APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Jaminan Sang Laksamana

Istri Jaminan Sang Laksamana

Admiral Shawn Miller, Jenderal bintang satu termuda AS, terjebak perjanjian gelap dengan mafia Yousef Kanishka. Demi data rahasia negara, ia menyetujui pernikahan rahasia dengan putri Kanishka, Kiran, sebagai jaminan. Syaratnya mutlak: Shawn dilarang menyentuh istrinya tersebut. Tanpa pernah bertemu sebelumnya, Shawn terpana saat menyadari jaksa cantik di pengadilan militer adalah sosok wanita yang kini terikat secara hukum dengannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kembali ke barak di pangkalan angkatan laut di Hawaii, Shawn berjalan melewati beberapa perwira dari berbagai negara dan sempat memberi hormat padanya. Shawn hanya berjalan dingin tanpa membalas. Ia memang terkenal perwira yang tak ramah dan angkuh. Tak sedikit yang membenci dan iri pada Shawn.

Di usianya yang ke 25 tahun ia bahkan sudah mendapatkan penghargaan Silver Star Medal, sebuah penghargaan untuk penghargaan pribadi tertinggi ketiga dalam militer Amerika Serikat untuk prajurit dalam penyerangan. Shawn memimpin armada yang menyerang salah satu kelompok perompak Somalia yang menahan sebuah kapal tanker milik US.

Tak hanya itu sebelumnya ia terlibat dalam sebuah misi khusus di Timur Tengah bersama tim Raider angkatan darat. Misi yang berhasil menangkap salah satu gembong teroris paling dicari itu dipimpin oleh Shawn yang bahkan baru genap berusia 25 tahun saat itu.

Kecemerlangan dan prestasinya yang luar biasa tak diimbangi dengan sikap baik dan ramah yang tak ia miliki sama sekali. Shawn terkenal sedikit brutal dan dianggap senang menyiksa pelaut junior yang berada dalam armadanya.

Dan rumor pembullyan itu semakin santer terdengar sampai ke beberapa perwira tinggi. Tapi siapa yang berani menuntut Shawn Miller. Ia dilindungi oleh Laksamana utama dan Menteri Pertahanan. Bahkan Presiden US sendiri menyukai Shawn dan sering memujinya sebagai salah satu aset negara yang luar biasa. Ia adalah superhero, pahlawan yang tampan, dingin tapi tak memiliki sikap yang baik.

Masuk ke dalam ruangannya, Shawn menerima salam hormat dari seorang anak buahnya yang kemudian membukakan pintu. Shawn masuk begitu saja lalu membuka topinya.

“Pak, Letnan Blue Handerson melapor, Pak!” ujar Blue memberi hormat dan melaporkan keberadaannya. Ia menyodorkan sebuah surat pada Shawn yang sudah sudah duduk di meja kerjanya.

“Duduklah, Blue.” Blue mengangguk dan keluar dari sikap siap-nya. Ia kemudian duduk di kursi depan meja kerja Shawn dan siap mendengarkan perintah.

“Apa kabarmu, Blue? Lama tak melihatmu,” tanya Shawn sambil membaca surat tugas yang diberikan oleh Blue pada Shawn.

“Baik, Admiral. Terima kasih sudah menanyakan.” Shawn hanya mengangguk saja dan masih membaca surat itu. Ia lalu mengambil pena dan membubuhkan tanda tangannya, tanda ia menyetujui pemindahan Blue ke kesatuannya.

“Bagaimana Phillips, aku dengar dia dipindah ke USS Missouri?” Blue tersenyum tipis dan mengangguk.

“Ya begitulah, Pak. Bagaimana denganmu?”

“Biasa saja. Semua seperti biasa.” Blue tersenyum lagi mendengar Shawn yang bersikap dingin seperti biasa.

“Kamu sudah makan malam?” tanya Shawn dengan nada datar dan dingin yang sama.

“Aku tak apa, Admiral.” Blue menolak agar tak enak.

“Sudahlah, tak apa. Ayo, aku traktir minum bir saja kalau begitu. Anggap saja untuk merayakan kembalinya kamu di sini,” Blue tergelak dan mengangguk. Ia berdiri dan berjalan keluar mengikuti Shawn.

Blue Handerson sebenarnya adalah salah satu perwira yang sudah menjadi wakil Shawn Miller beberapa tahun lalu. Tapi kemudian ia dipindahtugaskan pada perwira lain yang akan memasuki masa pensiun.

Beberapa perwira yang melewati Shawn memandang sedikit aneh pada Blue Handerson yang mau saja menjadi ajudan Admiral Miller. Tak sedikit yang menyayangkan dan mengira jika Shawn pasti sering membully Blue.

“Aku yang bodoh atau semua orang memang memperhatikanmu?” tanya Shawn begitu duduk di kursi sebuah bar dan mengambil botol bir yang dihidangkan untuknya.

Pangkalan militer angkatan laut US sangat lengkap. Terdapat bar yang juga selalu ramai dikunjungi oleh para pelaut yang sedang berlatih.

Blue hanya tersenyum dan mendengus pelan. Ia ikut mengambil botol bir dan meminumnya bersama Shawn.

“Mereka tak menyukaimu, Admiral,” jawab Blue sedikit tersenyum melirik pada Shawn. Shawn hanya menaikkan ujung bibirnya. Hanya sebatas itu senyuman Shawn Miller jangan harap dia akan memberi lebih.

“Tidak ada yang menyukaiku, Blue. Aku rasa hanya kamu yang betah denganku.” Blue tersenyum dan sedikit mengadukan ujung botol birnya dengan milik Shawn.

“Senang bisa kembali bekerja denganmu, Admiral!” Shawn hanya mengangguk saja. Sebuah notifikasi lantas masuk ke dalam ponselnya dan Shawn membukanya lalu menyengir.

“Mau ikut aku ke New York? Ada barang baru,” ujar Shawn kemudian setelah meletakkan ponselnya. Blue menoleh pada atasannya itu dan tersenyum tipis.

“Dari Dubrich?” Shawn mengangguk tapi tak menoleh pada Blue.

“Tapi besok adalah malam kenaikan pangkatmu sebagai Laksamana Madya, Pak,” balas Blue mengingatkan jadwal Shawn.

“Oh ya, aku lupa,” jawab Shawn seenaknya. Blue hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan.

“Kita bisa berangkat malam ini dan kembali besok siang. Aku rasa itu cukup.” Blue memberikan solusi dan Shawn mendengus menaikkan sedikit ujung bibirnya. Matanya kemudian menoleh pada pintu masuk bar dan langsung mendengus kesal.

“Shawn!” pekik Amy tertahan saat melihat Shawn. Dengan hotpants jeans ketat dan corp top seperti bra, ia masuk dengan seenaknya di kawanan pelaut yang melihatnya dengan mata liar. Bagaimana tidak, hampir 100 persen komunitas di pangkalan adalah pria. Hanya sedikit sekali perwira maupun pelaut yang berjenis kelamin perempuan. Jadi begitu mereka melihat wanita seksi melewati mereka, seisi bar terdiam.

Yang membuat aneh, ia malah menghampiri Shawn dengan cengiran yang melebar dari ujung ke ujung mulutnya.

“Hai Shawn!” sapa Amy dengan manja dan tersenyum menggoda. Shawn tak mau melihat sama sekali. Ia memilih untuk minum dan menghadap konter bar.

“Aku datang kemari untuk berterima kasih atas apa yang kamu lakukan tadi siang,” tambah Amy lagi makin berbicara pada Shawn tapi ia masih tak perduli dan mau melihat.

Mata Blue lantas melirik pada Shawn dan Amy bergantian. Blue selalu penasaran, mengapa putri satu-satunya Menteri Pertahanan bisa ada di barak pelaut pria dan menggoda salah satu Laksamana mereka?

“SHAWWNNN!” rengek Amy mulai memegang lengan Shawn. Shawn langsung menoleh dan mendelik pada Amy yang berani memegangnya. Shawn paling tidak suka jika ada perempuan yang menyentuhnya kecuali dia ijinkan.

“Jangan menyentuhku!” tapi Amy memang sudah putus urat malu dan takutnya pada Shawn. Ia tak perduli dan malah makin bergelayut manja.

“Ayolah, kenapa kamu seperti itu padaku!” Amy makin menyebalkan dan merengek. Shawn melepaskan tangannya dari Amy dan tak perduli jika gadis cantik itu cemberut. Blue masih terus memperhatikan sampai Amy ikut melihat lalu tersenyum.

“Hei, kamu?” tunjuknya pada Blue. Ia tahu dan pernah kenal perwira itu tapi lupa dimana. Shawn makin kesal dan mengeluarkan uang seratus dolar dan membayar dua botol bir pada bartender.

“Ambil saja kembaliannya. Ayo Blue!” perintah Shawn berbalik dan meninggalkan Blue yang terpaksa ikut Shawn.

“HEI!” Amy tak menyerah dan berjalan cepat membuntuti Shawn. Shawn sudah sangat gerah pada wanita bernama Amelia Baker itu. Dia seperti lalat yang terus mengikuti Shawn kemanapun. Dia benci semua tentang wanita itu, wajahnya, suaranya semuanya.

“SHAWN!” teriak Amy memanggil Shawn. Untung dia tak memakai sepatu tinggi tapi hak sepatu sportnya masih cukup tinggi.

“Apa lagi!” bentak Shawn dan tak sengaja berbalik terlalu cepat sehingga Amy terkejut. Ia tersentak dan menabrak dada Shawn. Amy terjatuh di pelukan Shawn Miller yang melebarkan mata sipitnya pada wanita cantik yang begitu dekat dengan wajahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Code Name Amaryllis
8.6
Indonesia tahun 2050 hancur akibat korupsi yang melumpuhkan hukum. Demi memulihkan keadilan, Presiden membentuk lembaga rahasia berisi pemuda berbakat dengan peralatan mutakhir. Mereka bergerak di balik bayang-bayang untuk menghancurkan konspirasi para pejabat korup. Cerita ini berfokus pada agen muda berkode Amaryllis yang mempertaruhkan nyawa dalam misi penuh intrik dan aksi berbahaya. Sebagai harapan terakhir bangsa, mampukah Amaryllis menumpas akar kejahatan di tanah air?
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Upaya Laras melarikan diri dari rumah berubah menjadi mimpi buruk saat ia dan ketiga buah hatinya diculik oleh seorang sopir travel. Di dalam penyekapan yang penuh siksaan, Laras harus menelan pil pahit kehilangan salah satu anaknya. Tragedi ini memicu dendam membara dalam dirinya. Ia bertekad mengungkap dalang serta motif keji di balik penderitaan mereka. Mampukah Laras menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa dan lolos dari jeratan maut yang mengancam nyawa?
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Demi melunasi utang sang ayah, Mayzura terpaksa menghadapi pernikahan dengan pria tua. Saat mencoba melarikan diri bersama kekasihnya, ia diselamatkan oleh Sadewa dari ancaman penjahat. Sadewa pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya hingga hari pernikahan tiba. Namun, kedekatan mereka justru memicu perasaan cinta yang tak terduga. Mampukah Sadewa melewati segala rintangan demi Mayzura? Lantas, apa rahasia besar di balik identitas asli sang bodyguard?
Sampul Novel I'm Not a Gangster
9.8
Seorang pemuda desa terpaksa merantau ke kota besar demi menyambung hidup. Dengan tekad sederhana, ia bercita-cita menjadi seorang pengawal profesional. Namun, takdir justru menyeretnya ke dalam gelapnya dunia kriminal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tanpa disadari, ucapan masa lalunya menjadi kenyataan pahit yang menuntunnya menjadi sosok gangster. Kini ia terjebak dalam pusaran konflik bawah tanah yang menguji prinsip serta keberaniannya.
Sampul Novel Mafia dalam penjara
8.5
Seorang narapidana harus menjalani masa hukuman di balik jeruji besi demi menebus dosa masa lalunya. Namun, ia segera menyadari adanya kejanggalan besar yang menyelimuti seluruh area lembaga pemasyarakatan tersebut. Atmosfer yang tidak biasa dan berbagai kejadian misterius mulai memicu rasa curiga yang mendalam. Apa sebenarnya rahasia gelap yang tersembunyi di dalam penjara ini? Ikuti perjalanan penuh aksi dan teka-teki ini hingga akhir cerita.
Sampul Novel Obsesi saya
9.1
Mimpi seorang wanita untuk menjadi model ukuran plus hancur seketika setelah ia menjadi korban penculikan keji oleh pedagang pasar gelap. Di tengah keputusasaan, ia justru terjerat dengan pria yang memiliki obsesi ekstrem terhadapnya. Pria posesif ini bertekad menjadikannya istri dan menghalalkan segala cara demi memilikinya seutuhnya. Kini ia terjepit dalam dilema besar: haruskah ia menyerah pada keadaan atau berjuang meloloskan diri dari cengkeraman maut sang pria?