APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel ISTRI ORANG

ISTRI ORANG

Ayana terjebak dalam kesepian akibat sikap dingin Devaro, suaminya. Di tengah kehampaan itu, kehadiran Javier sang bos memberikan warna baru hingga Ayana jatuh hati. Tanpa disadari, hubungan terlarang mereka adalah bagian dari rencana balas dendam Javier terhadap Devaro. Namun, niat jahat itu perlahan terkikis oleh cinta tulus yang tumbuh tak terduga. Akankah Devaro sanggup menghadapi kenyataan bahwa istrinya telah berpaling pada pria yang sangat membencinya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Devaro Sung Chares. Adalah pria yang kini telah resmi menjadi suami Ayana. Mata kelabu pria itu nampak tajam. Tidak sedikitpun dia menatap Ayana yang kini telah resmi menjadi istrinya.

Devaro terlalu sibuk meladeni tamu undangan, tanpa memperdulikan Ayana yang sendirian. Pria itu nampak ramah dikhalayak ramai. Tapi tidak dengan dirinya.

Saat pestanya selesai. Ayana merebahkan tubuhnya yang terasa lelah. Bahkan Ayana belum sempat melepas gaun pengantin yang masih melekat ditubuhnya. Matanya menatap nanar ke sekeliling kamar yang nampak asing baginya.

Kini dia berada dikamar pengantin yang telah dihias begitu indah.

Saat Ayana ingin melepas gaunnya, tiba-tiba pintu terbuka. Menampilan Devaro yang masuk begitu saja.

Ayana menoleh kearahnya. Ada sedikit kegugupan menyelimuti hatinya. Dia pikir kedatangan Devaro untuk meminta haknya sebagai suami Ayana. Namun ternyata Ayana salah.

"Maaf aku tidak bisa menolak pernikahan ini. Aku tidak berdaya jika berhadapan dengan ayahku. Sebaiknya kau jangan terlalu banyak berharap padaku, karena itu akan membuatmu kecewa."

Deg

Ayana hanya mematung ditempatnya. Sampai akhrinya Devaro masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Pernyataan dari Dev, membuat Ayana sadar akan posisinya. Begitu sakit, meski dia juga belum mencintai pria itu. Namun pernyataan Dev, begitu menyakitkan.

"Heh, siapa juga yang ingin berharap!"

***

Mengingat perlakuan Dev, yang begitu dingin dan bersikap acuh padanya. Membuat Ayana merasa sedih dan kesepian. Tidak ada yang bisa dia lakukan disana. Hanya menyendiri sembari menatap taman disekelilingnya.

Sesekali Ayana ingat tentang Kakeknya. Memikirkannya saja sudah membuat Ayana sedih. Dia sangat merindukan pria tua itu.

"Nyonya Ayana, Tuan meminta Anda untuk makan bersama."

"Katakan Saya tidak lapar. Saya bisa makan sendiri jika merasa lapar," saut Ayana dengan acuh.

"Tapi, Nyonya. Tuan tidak suka dibantah. Jika Anda menolak, maka saya lah yang akan menerima hukumannya."

Sontak hal itu membuat Ayana merasa kesal. "Ck, iya-iya."

Ayana beranjak dari tempat itu dengan perasaan kesal. Matanya langsung menatap Dev, yang sedang sibuk dengan hidangannya.

Jangankan untuk menyapa. Bahkan menatap Ayana saja, Dev tidak ingin.

Ayana mengambil tempat duduk dan mulai menyantap hidangannya dengan tenang dan seanggun mungkin. Dia berusaha sebisa mungkin menguasai dirinya agar terbiasa dengan pria dihadapannya ini.

Baru saja satu suapan masuk kedalam mulut Ayana, tiba-tiba saja Dev beranjak dan ingin pergi meninggalkannya makan sendirian.

"Saya sudah selesai."

Sontak hal itu membuat Ayana menatapnya jengkel. Bukankah dia yang meminta Ayana untuk makan bersama. Tapi kenapa malah meninggalkannya begitu saja, bahkan Ayana belum selesai dengan makanannya.

Tanpa menunggu tanggapan Ayana, Dev berlalu begitu saja.

Ayana langsung mendengus. Selera makannya tiba-tiba hilang seketika. Ayana memilih kekamarnya dan meninggalkan makanannya begitu saja.

Saat berjalan disepanjang koridor, Ayana berhenti didepan ruangan kerja suaminya. Ayana yakin, Dev pasti ada didalam. Sebab itulah dia memberanikan diri masuk, dan mengutarakan niatnya.

Ayana mengetuk pintu dengan pelan sebelum masuk kesana. Matanya bersibobrok dengan wajah Dev, yang nampak kelelahan.

"Maaf mengganggumu. Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan."

"Katakan."

"Apa boleh saya bekerja? Saya merasa bosan disini. Tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya dulunya seorang jurnalis, dan...... " Belum sempat Ayana menyelesaikan ucapannya, Dev telah menyelanya duluan.

"Tidak boleh."

"Ap-apa?" Ayana menatapnya bingung.

"Saya tidak suka mengulangi ucapan saya. Jika tidak ada urusan lagi, keluarlah. Saya sibuk!"

Bukannya pergi, Ayana malah bergeming ditempatnya. Menatap Dev penuh arti.

"Kenapa masih disana? Jika kau bosan, minta pelayan mengantarmu belanja atau apalah. Asal jangan bekerja."

Mendengar hal itu, membuat Ayana semakin kecewa.

"Saya tidak mengerti dengan pernikahan ini... Anda bahkan tidak sekalipun memperlakukan saya layaknya seorang istri."

"Sudah saya katakan, jangan terlalu berharap. Itu akan membuatmu kecewa. Tolong mengertilah, ini juga tidak mudah bagiku... "

"Kalau begitu kenapa Anda tidak menceraikan saya saja! Bukankah itu lebih baik. Hidupku juga bisa lebih jelas, setidaknya," ucap Ayana sedikit tegas. Matanya menunjukkan perlawanan pada pria itu. Namun tidak sedikitpun Dev tersinggung dengan ucapannya.

"Meski saya tidak mencintaimu, tapi saya tidak akan pernah menceraikanmu! Kita akan terikat dalam pernikahan ini selamanya."

"Persetan dengan pernikahan. Saya tidak peduli. Ceraikan saya sekarang juga, berikan saya kebebasan itu!"

"Sebaiknya kau istirahat. Wajahmu nampak lelah." Dev mencoba mengalihkan pembicaraannya.

Ayana diam sejenak, sebelum memilih pergi dengan perasaan kesal, kecewa dan amarah karena Dev telah memperlakukannya seenaknya.

******

Dinginnya angin malam, tidak membuat Ayana merasa kedinginan. Pikirannya begitu kacaw, ketika sadar bahwa dia telah terperangkap dalam pernikahan ini. Ayana tidak mengerti apa yang membuat Dev seperti itu. Jika pria itu tidak mencintainya, setidaknya jangan membuatnya merasa terkekang.

Tentu saja Ayana merasa tertekan harus menjalani hidup seperti ini setiap harinya.

Kini matanya menatap kosong. Ayana sudah tidak sanggup lagi harus berada dibawah kendali orang lain. Dia ingin bebas. Dan salah satu kebebasan yang ada dipikirannya adalah dengan cara mengakhiri hidupnya.

Kini Ayana sudah berada diatas balkon kamarnya. Tidak sedikitpun dia takut saat menatap kebawah. Dia sudah sangat lelah karena terus tertekan. Akhirnya wanita itu memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Namun saat Ayana hendak melompat. Tiba-tiba saja sebuah tangan kekar menahannya.

Ayana terkejut saat aksinya tiba-tiba gagal. Dan menatap si pemilik tangan yang telah menahannya.

"Lepaskan aku! Biarkan aku mati. Untuk apa aku hidup dalam kendali orang lain," Ayana mencoba memberontak sekuat tenaganya. Namun Dev, langsung menggendongnya dan membawanya masuk.

"Bodoh! Apa kau pikir dengan cara mengakhiri hidup semua masalahmu akan terselesaikan? Apa kau tidak memikirkan kakekmu yang pastinya akan sangat terpuruk dengan kepergianmu! Jika ingin mati, kenapa tidak disaat sebelum menikah denganku! Setidaknya aku tidak mendapat masalah karena ulahmu."

Ayana terdiam. Air matanya mengalir semakin deras. Tidak bisa dipungkiri bahwa ucapan Dev benar adanya. Kakeknya pasti akan sedih dengan kepergiannya.

"Kau jahat, Dev. Kakek berbohong! Dia bilang kau pria baik. Tapi rupanya kau sama saja. Kau pria terjahat yang pernah aku kenal," ucap Ayana disela isak tangisnya.

Dev sendiri mengusap kasar wajahnya saat melihat Ayana menangis seperti ini. Ada rasa iba didalam dirinya untuk membuat wanita itu sedikit tenang.

"Baiklah. Jika kau memang ingin bekerja, maka lakukanlah. Aku tidak akan melarangmu. Tapi ingat! Jangan pernah melakukan tindakan bodoh seperti tadi lagi. Kau hanya membuatku semakin pusing!"

Ayana mengangkat wajahnya. Ada binar bahagia dimatanya saat mendengar keputusan Dev. Lalu pria itu meninggalkannya sendirian dikamar dengan perasaan jengkel. Namun Ayana tidak memperdulikan hal itu. Yang terpenting sekarang dia bisa menyibukkan diri dengan melanjutkan cita-citanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant vs Crazy
9.6
Mencari nafkah tak semudah kisah fiksi. Nesta, gadis lulusan SMA bertubuh mungil, harus berjuang keras demi menyambung hidup. Keajaiban datang saat PT Taruna menerimanya sebagai office girl. Namun, nasib sial menimpa ketika bos angkuh memecatnya di hari pertama kerja. Nesta tak menyerah begitu saja karena ia sangat membutuhkan uang halal. Strategi gila apa yang akan ia lancarkan agar bisa bertahan di sana dan menghadapi sang atasan yang sombong?
Sampul Novel DERITA PERNIKAHAN PAKSA
9.3
Hidup Vivian hancur setelah terikat pernikahan paksa dengan Maximilian Windsor. Setiap hari ia harus menanggung siksaan fisik dan batin yang meninggalkan trauma mendalam. Di tengah penderitaan tersebut, muncul River, pria lembut yang menjadi pelindung sekaligus penyemangat hidupnya. Namun, obsesi Max yang kian gila memicu insiden tak terduga hingga Vivian mengandung anak dari pria yang paling ia benci. Kini ia terjebak di antara cinta tulus River atau Max yang merupakan ayah dari bayinya.
Sampul Novel Gadis Penghibur Tuan CEO
8.5
Ajeng Kirei Aswari dijual ayahnya ke tempat prostitusi saat berusia 18 tahun. Selama sepuluh tahun, ia menjalin hubungan dengan Reynold Bill Timur, CEO sukses yang menjadi tumpuan hidupnya. Namun, keluarga Bill menentang status Ajeng dan menjodohkan Bill dengan wanita sederajat. Tak mampu menolak, Bill tetap membawa Ajeng ke dalam skandal di tengah pernikahannya. Mampukah Ajeng bertahan bersama Bill meski harus menyakiti perasaan wanita lain yang tak bersalah?
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Tidak Pernah Melihat Kembali: Hati Menginginkan Apa yang Diinginkannya
8.0
Lorenzo dianggap mencintai Gracie hingga ia tega memberikan donor jantung putri mereka kepada wanita lain. Kecewa berat, Gracie menggugat cerai dan bersekutu dengan Waylon, paman Lorenzo, untuk membalas dendam. Rencana itu sukses menghancurkan hidup Lorenzo hingga ia memohon ampun dalam penyesalan. Namun, saat Gracie mengira urusannya selesai, Waylon justru menolak melepaskannya. Kini ia terjerat dalam dominasi pria yang membantunya bangkit tersebut.
Sampul Novel I Stuck On You
7.9
Pasca patah hati, penulis amatir Nadya Ivanka terpikat oleh Ethan Sullivan, pria tampan asal Australia. Nadya tak menyangka bahwa Ethan adalah bos media besar dan pemilik resor mewah. Meski trauma masa lalu menghantuinya, pesona Ethan di Bali mulai meruntuhkan pertahanan Nadya. Sementara itu, Ethan yang biasanya dingin karena luka lama justru terobsesi pada kesederhanaan Nadya. Akankah keduanya mampu melupakan pedihnya masa lalu demi memulai lembaran cinta yang baru?