APKDock Logo
Sampul Novel Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu

Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu

9.2 / 10.0
Aluna Maheswari menderita akibat sikap dingin Renandio serta pengkhianatan keluarga besarnya. Usai menggugat cerai, ia bertemu Dion Ardianata, duda kaya yang membesarkan putranya, Elvano, sendirian. Hubungan mereka bermula saat Aluna menyelamatkan Elvano dari kecelakaan. Bocah yang merindukan kasih sayang ibu itu pun mulai melekat padanya. Meski benih cinta tumbuh, masa lalu yang kelam dan orang-orang yang iri menjadi penghalang besar bagi kebahagiaan baru mereka.

Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu Bab 1

Aluna Maheswari menatap langit senja yang mulai memudar di luar jendela kamar tidurnya. Warna oranye yang lembut mulai menghilang, digantikan oleh gelap malam yang semakin mendalam. Namun, dalam benaknya, langit senja itu tak lebih dari cermin keputusasaan yang kini merayap dalam hidupnya. Kehidupannya yang dulu penuh harapan kini terasa hampa-seperti langit yang mulai kehilangan warna.

Ia menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri setelah hari yang berat. Keputusan yang diambilnya untuk mengakhiri pernikahannya dengan Renandio Dirgantara, suami yang dulu pernah ia cintai, ternyata lebih sulit daripada yang ia bayangkan. Namun, dengan setiap air mata yang jatuh, dengan setiap kata-kata pedas yang terlontar dari mulut suaminya, ia tahu bahwa ia tak bisa bertahan lagi. Suaminya, yang dulu tampak seperti pria sempurna, ternyata hanyalah bayangan dari seseorang yang tak pernah benar-benar peduli padanya. Renandio lebih memilih untuk berada di sisi keluarganya daripada memperhatikan apa yang terjadi di dalam rumah tangga mereka.

Hari-hari yang berlalu tak ubahnya seperti badai yang datang dan pergi, tetapi tak pernah benar-benar mereda. Caci maki, kebohongan, dan pengkhianatan adalah teman sehari-hari Aluna. Meskipun keluarganya selalu menegaskan bahwa pernikahan ini adalah "pilihan terbaik," mereka tak pernah tahu penderitaan yang ia rasakan dalam diam. Orangtuanya-yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya-justru lebih memilih membela Renandio. Tidak ada satu kata pun yang terucap dari mereka ketika suaminya memanggilnya dengan hinaan yang terus mengiris hatinya. Bahkan, ibunya yang dulu begitu peduli, kini hanya diam, memilih menghindar dari kenyataan yang tak ingin mereka hadapi.

Dan ketika akhirnya Aluna menggugat cerai, itu bukan hanya karena dirinya sudah tak kuat lagi, tetapi juga karena ia tahu tak ada harapan yang tersisa. Renandio bahkan tak keberatan, karena di dalam hatinya, dia sudah lama terikat pada ambisi dan kekayaan keluarganya, bukan pada cinta yang seharusnya ada dalam pernikahan.

Proses perceraian itu panjang, penuh dengan rasa malu yang tak bisa ia hindari. Setiap kali orang-orang bertanya, ia harus menahan air mata, berusaha untuk tersenyum meski hati ini nyaris hancur. Apalagi saat pengadilan memutuskan hak asuh atas anak-anak mereka-meski Aluna sangat mencintai mereka, ia tahu bahwa keluarga Renandio lebih berkuasa. Semua yang ia perjuangkan untuk bertahan ternyata tak cukup.

Namun, di tengah kesedihannya, takdir membawa Aluna ke pertemuan yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Sebuah pertemuan yang mengubah jalan hidupnya untuk selamanya.

Semuanya dimulai saat ia sedang berjalan sendirian di taman dekat rumahnya. Ia sering menghabiskan waktu di sana, mencoba menenangkan pikirannya setelah perpisahan yang menyakitkan. Saat itu, di antara dedaunan yang berguguran, ia mendengar suara keras dari arah jalanan. Sebuah sepeda motor melaju cepat, dan sebelum ia sempat menghindar, ia melihat seorang bocah laki-laki kecil-berlari kencang, tampak bingung-terjebak di tengah jalan. Tanpa berpikir dua kali, Aluna berlari menerjang menuju bocah itu, dan dengan kekuatan yang masih tersisa, ia menarik tubuhnya ke samping.

Tepat saat sepeda motor itu melintas, Aluna dan bocah kecil itu jatuh ke tanah. Hatinya berdebar keras. Ia menatap bocah yang tertatih itu, menilai wajahnya yang tampak lelah dan penuh kecemasan. Ia adalah seorang anak kecil berusia sekitar tujuh tahun, dengan mata coklat yang dalam dan penuh kesedihan yang tak bisa ia sembunyikan.

"Maafkan aku, aku tidak sengaja..." kata Aluna, sedikit terengah-engah, mencoba untuk mengangkat bocah itu.

Bocah itu hanya terdiam, menatap Aluna dengan mata yang tampaknya penuh rasa takut, seperti ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Aluna melirik ke sekeliling-di dekat mereka, seorang pria dewasa berdiri mematung, tampaknya terkejut dengan kejadian itu. Sebuah senyum lembut muncul di wajah pria itu, meskipun matanya terlihat tegang dan penuh beban.

"Apa kamu baik-baik saja, sayang?" tanya pria itu dengan suara tenang, berjalan mendekat dan mengulurkan tangan untuk membantu bocah itu berdiri. Aluna memandangnya, matanya berbinar dengan kesadaran baru-pria ini tampaknya bukan orang biasa.

Bocah itu, yang sekarang sudah berdiri, mengangguk pelan. "Terima kasih... sudah menyelamatkanku," ucapnya lirih, tetapi terdengar tulus.

Pria itu menoleh ke arah Aluna, tatapannya penuh rasa terima kasih. "Terima kasih sudah menyelamatkan putraku," katanya dengan nada rendah namun hangat. "Namaku Dion Ardianata."

Aluna menatap pria itu dengan rasa penasaran. Dion Ardianata. Seorang pria dengan penampilan yang sangat menawan-dengan jas hitam yang tampak mahal dan aura yang penuh wibawa, seolah dunia di sekelilingnya tak pernah bisa menggoyahkan ketenangannya.

"Aluna Maheswari," jawabnya singkat. Ia merasa agak canggung, tetapi ada sesuatu dalam diri Dion yang membuatnya merasa nyaman, seperti ada perasaan saling memahami meski baru pertama kali bertemu.

"Terima kasih lagi, Aluna. Ini Elvano, putraku. Dan aku-" Dion berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Aku seorang duda. Istriku telah meninggalkan kami beberapa tahun yang lalu."

Aluna menunduk, merasakan simpati yang mendalam untuk bocah kecil itu. "Elvano, ya?" Ia tersenyum padanya, mencoba memberi kenyamanan pada anak yang jelas tampak tidak ingin berada di tempat itu. "Kamu pasti merasa kesepian tanpa ibu."

Elvano mengangguk pelan, lalu berkata dengan suara yang hampir tak terdengar, "Ibu... pergi untuk pria lain."

Aluna merasa dadanya terhimpit. Ia tak bisa membayangkan betapa beratnya bagi seorang anak untuk merasakan pengkhianatan semacam itu.

Dion memandang Elvano dengan tatapan lembut, namun ada sesuatu yang tajam di matanya. Sebuah keperihan yang sama seperti yang Aluna rasakan-kehilangan dan penolakan. Namun, mereka berdua berusaha untuk saling menguatkan.

Di hari itu, pertemuan yang tidak direncanakan itu menjadi titik balik dalam hidup Aluna. Ia tidak tahu mengapa, tetapi di saat ia melihat Elvano, hatinya mulai meleleh. Ia ingin melindungi bocah itu, memberinya cinta yang selama ini hilang. Dion, dengan segala kesempurnaannya, adalah seorang pria yang penuh misteri, dan meski ia tampaknya sudah cukup kuat untuk menghadapi dunia, Aluna bisa melihat bahwa ia juga membawa beban berat dalam hidupnya.

Namun, satu hal yang jelas-dalam dunia yang penuh luka ini, keduanya, Aluna dan Dion, saling menemukan pelipur lara yang tak terduga. Sebuah hubungan yang terjalin dalam diam, penuh dengan rasa sakit yang belum selesai, dan cinta yang mulai tumbuh di antara dua jiwa yang terluka.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan