APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Tawanan Tuan Muda

Istri Tawanan Tuan Muda

Demi membalas dendam atas pengkhianatan Sonny Wilson terhadap ayahnya, Evan Halbert, seorang miliarder arogan, memilih menikahi Caitlyn Wilson. Evan menjadikan putri musuhnya itu sebagai tawanan dan terus menyiksanya dengan perlakuan buruk. Namun, di balik kebencian yang membara, Evan justru mulai jatuh cinta pada Caitlyn. Kini ia terjebak dalam dilema besar. Akankah perasaan cintanya mampu menghapus dendam masa lalu yang selama ini ia genggam?
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang lelaki tampan keluar dari sebuah private jet kelas eksklusif di sebuah bandar udara. Ia menggunakan kacamata hitam sambil menatap luasnya hamparan lapangan terbang di hadapannya. Seorang lelaki berjas hitam menyambut kedatangannya dengan wajah gembira.

“Selamat datang kembali, Tuan Muda,” ujar lelaki empat puluh tahunan itu. Lelaki itu tidak menjawab. Ia berjalan ke arah mobil mewah yang sudah menunggunya. Luke Anderson sang asisten langsung membukakan pintu dengan cepat.

“Dimana Adam? Kenapa dia tidak ikut menyambut kedatanganku?” tanya Evan Halbert. Anak dari Steven Halbert yang menjadi orang terkaya di negeri ini. Dia pemilik perusahaan Taxon Group yang lebih dikenal sebagai perusahaan pengendali uang disini. Taxon Group adalah sebuah perusahaan pemberian pinjaman terbesar di negara ini. Selain itu ia juga memiliki beberapa supermall, real estate dan showroom kendaraan dari kelas mewah hingga umum. Meskipun bunga yang diberikan cukup besar, tapi orang-orang sering meminjam di tempat ini dengan berbagai alasan. Meskipun pernah mengalami kebangkrutan karena ada salah satu pihak yang berkhianat. Tetapi, di tangan lelaki ini perusahaan itu kembali melambung tinggi melebihi sebelumnya. Ia berhasil mencari investor dari luar negeri. Sehingga usaha sang Papa pun bisa kembali berjalan dan lebih cepat lagi.

“Tuan Adam sudah menunggu Tuan Muda di sebuah tempat. Kita harus kesana sekarang,” jawab Luke. Evan hanya mengangguk. Sambil memalingkan wajah ia membuka kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya. Ia memang sudah diberitahu oleh adik mendiang Papanya itu kemana mereka akan bertemu setelah ia tiba.

Tak butuh waktu lama Evan sudah berdiri di hadapan batu nisan besar bertuliskan Steven Halbert lengkap dengan tanggal kematiannya. Evan menghembuskan nafas beratnya mengingat kejadian sepuluh tahun silam itu. Ia yang baru saja kembali ke rumah sang kakek di Stockhold. Tidak bisa pulang dengan alasan pribadi. Mungkin terdengar egois, tapi semua orang memaklumi itu. Evan menghapus air matanya yang mengalir di balik kacamata hitamnya itu. Sang Paman mengetahui perasaan Evan langsung menepuk pundak lelaki itu dengan lembut.

“Tak perlu menyesali apa yang sudah terjadi, Evan! Kakak juga tau keadaanmu saat itu sedang tidak baik-baik saja,” ujar Adam menenangkan ponakannya. Evan berjongkok untuk menatap batu nisan itu dari jarak yang lebih dekat.

“Aku akan membalas setiap sakit hati yang kau rasakan, Dad,” gumam Evan mantap.

Di tempat lain. Seorang gadis cantik baru saja lulus kuliah dengan nilai terbaik. Ia keluar dari area kampus dengan mata yang tertutup rapat oleh tangan sahabatnya.

“Kemana lagi kita akan pergi? Apakah ini masih belum sampai?” tanya gadis yang bernama Caitlyn Wilson itu.

“Sabar, Sayang. Lima langkah lagi kau akan mendapatkannya,” balas Jenny Theron, sang teman.

“Aku pikir kita sudah terlalu jauh berjalan dari tempat wisuda tadi,” protes Caitlyn mengomel.

“Baiklah. Baiklah. Dalam hitungan ketiga. Bersiaplah untuk terkejut. Oke. Satu… dua… tiga!” Jenny membuka mata Caitlyn dan seketika gadis membuka mulutnya lebar-lebar. Meskipun tampak ada guratan ekspresi kecewa di wajahnya, tapi ia tetap berusaha tersenyum.

“Ayah. Bukannya Ayah sudah bersamaku sejak tadi. Kenapa tiba-tiba menjadi hadiah kejutan ku,” kata Caitlyn pura-pura kesal.

“Tunggu! Kamu harus lihat ini!” balas Sonny Wilson lalu berjongkok. Seketika tampak sosok lelaki tampan yang menggunakan seragam polisi berdiri di belakangnya

“Kejutan!” ujarnya sambil menggoyangkan buket bunga di tangannya.

“Max,” gumam Caitlyn dengan senyum bahagia. Ia berlari kecil ke arah lelaki itu kemudian memeluknya dengan erat.

“Kau jahat! Bukannya kau bilang tidak bisa datang karena sedang bertugas di luar kota?” Caitlyn memarahi Max sambil memukul lengan kekarnya pelan. Lelaki itu hanya tersenyum geli melihat tingkah teman baiknya itu marah.

“Hahaha. Aku pikir kau sudah lebih dewasa dari sebelumnya. Tapi, sepertinya nilai terbaikmu tidak merubah kepribadianmu,” ejek Max.

“Hei! Kau mau mengejekku lagi!”

“Sudah. Sudah. Jangan bertengkar. Kita harus simpan energi untuk pesta nanti malam. Oke?” kata Jenny sambil merangkul pundak kedua sahabatnya itu.

“Oke,” balas Caitlyn dan Max bersamaan.

Diam-diam Caitlyn mencuri pandang pada Max. Ia sangat senang lelaki itu ada disini sekarang. Sebenarnya ia sudah lama mencintai lelaki itu. Tetapi, ia belum berani mengatakannya secara langsung. Meskipun begitu teman-temannya sudah mengetahui hal itu. Sehingga, mereka menyusun rencana untuk mendekatkan Caitlyn dan Max. Tentu saja atas persetujuan Caitlyn.

Sore harinya Caitlyn datang ke Apartemen Mia. Teman baik Caitlyn juga yang tidak bisa datang ke acara kelulusannya karena sedang sakit. Caitlyn yang cemas membawakannya sup daging spesial agar Mia cepat sembuh. Dia memang lulus lebih cepat dari Jenny dan Mia karena kecerdasannya yang melebihi kedua sahabatnya itu.

Caitlyn memencet bel di samping pintu masuk apartemen Mia. Tetapi, Mia tak kunjung membukakan pintu. Sehingga Caitlyn mengulanginya beberapa kali karena semakin cemas.

“Tunggu! Tunggu!” Mia berteriak sambil membukakan pintu. “Caitlyn!” pekiknya terdengar kaget.

“Hai, Mia! Kudengar kau sedang sakit. Jadi, aku datang untuk memberikanmu sup daging ini agar kau cepat sehat!” ujar Caitlyn sambil menunjukkan tempat makan di tangannya.

“Ehms…. Caitlyn. Kenapa kau tidak memberitahuku dulu sebelum kau kemari?” tanya Mia dengan logat yang aneh. Dia bahkan terkesan gelagapan.

“Aku tidak sempat, Mia. Setelah membuat sup ini aku langsung cepat-cepat membawanya ke sini. Aku benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu sekarang. Aku ingin kau memakannya selagi hangat. Kau tau kan sup ini sangat baik untuk kesehatan,” kata Caitlyn sambil berjalan masuk ke dalam. Mia semakin gugup.

“Tapi, Caitlyn. Aku sudah cukup sembuh. Kau tidak perlu terlalu khawatir.” Mia berusaha untuk menghalangi Caitlyn masuk lebih dalam apartemen itu. Namun, Caitlyn yang sudah terbiasa ada disana. Tidak begitu mengindahkan tingkah konyol Mia. Ia menyentuh kening sahabatnya itu. Lalu menggeleng pelan.

“Sudahlah, Mia. Jangan banyak bercanda. Tubuhmu masih panas. Kedua pipimu saja masih terlihat merah. Kau harus secepatnya memakan makanan ini. Aku yakin setelah ini pasti kau sembuh.” Caitlyn mendorong pelan pundak sahabatnya itu yang masih terasa sedikit panas. Kemudian ia berjalan ke arah dapur. Namun, saat melewati kamar Mia yang terbuka. Tiba-tiba ia terkejut dan menjatuhkan wadah makan itu.

Prangg!

Tentu saja suara bising itu membangunkan lelaki yang sedang tidur di atas ranjang. Reflek lelaki itu beranjak dari tidurnya. Kemudian mereka berdua saling berpandangan untuk beberapa saat. Mata Caitlyn membulat melihat dada bidang lelaki itu hanya ditutupi selimut. Caitlyn reflek balik badan. Air matanya sudah berkumpul di pelupuk mata.

“Max,” gumam Caitlyn rak percaya. Tepat saat itu air matanya seketika mengalir deras.

“Caitlyn,” ujar Max terkejut juga.

“Caitlyn! Caitlyn! Kau harus mendengarkan penjelasanku!” kata Mia dengan cepat. Caitlyn langsung mengibaskan tangan sahabatnya itu.

“Mia! Bukankah kau sudah tau aku sangat mencintai Max? Kenapa kau bisa melakukan ini padaku? Bukankah selama ini kau mendukung hubunganku dengannya? Tapi, kenapa di belakang kau menghianatiku?” Caitlyn berucap dengan air mata yang mengalir deras.

“Maafkan aku, Caitlyn. Kau harus mendengarkan penjelasanku!” ujar Mia dengan menangis juga.

“Tidak, Mia. Kau jahat! Kau jahat!” Caitlyn berlari keluar dari apartemen itu dengan sakit hati. Ia tidak pernah berpikir jika sahabat yang selalu bisa diandalkan untuk mendekatkan dirinya dengan Max kini menjadi duri dalam perjalanan cintanya.

“Caitlyn tunggu!!” teriak Mia dan Max bersamaan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Arrogant vs Crazy
9.6
Mencari nafkah tak semudah kisah fiksi. Nesta, gadis lulusan SMA bertubuh mungil, harus berjuang keras demi menyambung hidup. Keajaiban datang saat PT Taruna menerimanya sebagai office girl. Namun, nasib sial menimpa ketika bos angkuh memecatnya di hari pertama kerja. Nesta tak menyerah begitu saja karena ia sangat membutuhkan uang halal. Strategi gila apa yang akan ia lancarkan agar bisa bertahan di sana dan menghadapi sang atasan yang sombong?
Sampul Novel Derita Cinta Sang Pelakor
8.7
Via memiliki segalanya dalam diri Jason, namun ia justru berpaling demi kemewahan dari Dimas, seorang miliarder beristri. Meski mengaku terikat perjodohan tanpa cinta, Dimas terdesak saat Via menuntut kepastian status. Di tengah dilema besar tersebut, sebuah rahasia kelam terungkap bahwa Dimas sebenarnya adalah kakak ipar Via sendiri. Kini, cinta terlarang ini memicu konflik batin yang menghancurkan saat identitas asli mereka saling bersilangan.
Sampul Novel Dosa Terindah
8.7
Andika, putra konglomerat, rela melepas segalanya demi Lisna meski ditentang keras oleh orang tuanya. Pengorbanannya berujung getir saat takdir memisahkan mereka. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali dalam situasi yang menyakitkan: Lisna telah menjadi milik pria lain. Meski begitu, Andika tidak menyerah dan terus memperjuangkan cintanya. Akankah takdir menyatukan mereka dalam ikatan sejati, ataukah mereka memang tidak ditakdirkan bersama?
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Istri Dari Desa
8.5
Asmi sering dihina oleh keluarga suaminya karena penampilannya yang gemuk dan asal-usulnya dari desa. Bahkan, sang ibu mertua menolak kehadirannya karena menganggapnya miskin serta tidak memiliki ayah. Namun, sebuah rahasia besar perlahan terungkap. Sang suami baru menyadari bahwa istrinya sebenarnya adalah pengusaha kaya raya dengan aset di mana-mana. Kini, saat identitas aslinya terbongkar, mampukah keluarga tersebut berhenti merendahkan sosok Asmi?