APKDock Logo
Sampul Novel Istri Tuan Noah

Istri Tuan Noah

8.5 / 10.0
Akibat sebuah peristiwa tak terduga, Clara terpaksa menikahi pria yang seharusnya menjadi pasangan saudara kembarannya. Situasi rumit ini membuat Clara harus membesarkan seorang bayi mungil sendirian setelah kembarannya memilih pergi jauh. Kini, ia terjebak dalam peran ganda sebagai istri sekaligus ibu pengganti bagi anak tersebut. Seiring berjalannya waktu, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka dalam pernikahan yang penuh keterpaksaan ini?

Istri Tuan Noah Bab 1

Ini terdengar seperti sebuah petir di siang bolong. Impian yang hampir saja tercapai mendadak musnah dan harus dilepaskan. Di sudut ruangan kamarnya yang penuh barang berserakan, Clara tersungkur memeluk kedua lututnya sambil terisak. Tubuhnya tergunjang, hatinya bergetar hebat.

"Kalian egois!" seru Clara sambil menendang sebuah benda yang ada di lantai.

Kini Clara mendongak dengan kedua kaki selonjor dan kedua tangan kemudian menangkup wajah.

"Selalu saja aku yang dikorbankan!" seru Clara lagi.

Tidak lama setelah itu, terdengar suara beberapa langkah kaki beriringan mendekat dan berhenti setelah masuk di kamar Clara yang bak kapal pecah.

"Cukup, Clara!" teriak suara serak dari ambang pintu. "Kau tidak usah mengamuk seperti ini!"

Clara membuka kedua telapak tangan dari wajahnya hingga kini bisa melihat dengan jelas siapa yang sudah berada di dalam kamarnya. Ayah dan ibu sudah melangkah masuk, sementara di belakang mereka terlihat sosok pria belasan tahun memasang wajah iba.

Clara kini mengusap wajah lalu berdiri tegak menatap wajah kedua orang tuanya bergantian. Tadi, sebelum kamar ini berantakan, sudah lebih dulu terjadi adu mulut ruang tamu.

Perdebatan antara anak dan orang tua yang pada akhirnya berujung pertengkaran.

"Kenapa harus aku, Ayah?" kata Clara dengan mata memerah. "Kenapa?"

"Karena memang harus kau!" jelas Bill. Di sampingnya, sang istri tengah memegang lengannya coba untuk menenangkan.

"Karena Cloe, kakakmu! Kau harus mengalah padanya!" sambung Bill lagi.

Clara mendecih dan sedikit menelengkan kepala. "Mengalah? Ini bukan mengalah, Ayah. Ini tidak jauh berbeda dengan mengorbankan!"

Bill semakin mendekat. "Memang. Apa salahnya kau berkorban untuk keluargamu? Chloe sudah banyak berkorban, kau harusnya bisa balas budi."

Clara sungguh tidak menyangka kalau kedua orang tuanya tega berbuat seperti ini. Menyuruhnya menikah dengan kekasih kakaknya, apa-apaan ini? Clara ingin memaki tapi sama sekali tidak bisa.

Bagaimana kata ayah, memang Chloe sudah banyak membantu keluarga ini termasuk dengan kebutuhan sehari-hari. Untuk Clara, bukan berarti tidak membantu. Dia hanya sedang mengejar mimpi menjadi seorang designer. Dan betapa sedihnya saat mimpi itu hampir tercapai, Clara harus mundur.

"Tidakkah ayah dan ibu kasihan padaku?" Clara menatap mereka iba. "Aku sedang coba mewujudkan mimpiku. Kenapa kalian rusak?"

Saat Bill hendak maju dan mungkin akan memarahi Clara, Tania melerai dan menyuruh Bill diam dulu. Setelah itu, Tania yang maju menghampiri Clara.

"Sayang, kita hanya butuh bantuanmu," kata Tania sembari meraih telapak tangan Clara.

Clara buang muka dan diam-diam, air mata kembali menitik.

"Kalau keadaannya tidak mendesak seperti ini, ayah dan ibu tidak mungkin berbuat sampai sejauh ini padamu," sambung Tania lagi.

Bill ingin maju dan ikut bicara, tapi dengan cepat Tania melotot lalu memberinya kode dengan sebuah kedipan mata.

"Hanya kau yang bisa menolong keluarga kita saat ini," ujar Tania memohon.

"Apa tidak ada cara lain, Bu? Ini terlalu kejam menurutku." Pria yang semula berdiri di ambang pintu ikut bicara. Dia adalah Glen yang tak lain adalah adik Clara dan Chloe.

Clara dan Cloe adalah putri dari pasangan Bill Holand dan Tania Ricardo. Mereka berdua terlahir sebagai dua anak yang kembar. Tidak terlalu identik memang, jika di amati, banyak perbedaan diantara keduanya melalui sisi wajah.

Itu tidak penting sekarang. Sekarang adalah, bagaimana Clara harus menghadapi kehidupan yang sama sekali tidak sejalan dengan keinginannya.

Bill dan Glen sudah keluar meninggalkan kamar, dan kini hanya ada Tania dan Clara.

"Nasib keluarga kita ada di tanganmu, Sayang." Sekali lagi Tania coba terus membujuk. "Ibu tidak akan memaksa jika kejadiannya tidak sekacau ini."

"Lalu bagaimana dengan perasaanku?" Clara masih sesenggukan.

"Kau tepiskan dulu sekarang. Jangan berpikir ibu kejam, tapi ibu hanya tidak ada pilihan lain. Kakakmu sudah pergi jauh dan harus menggapai mimpinya yang tertunda."

Rania mendecih lalu membuang muka. Ia melepas genggaman tangan ibunya lalu menyeka air mata. Dalam hatinya Clara tengah memaki keadaan ini.

Chloe pergi tanpa penjelasan dan hanya mengatakan akan mengejar kesempatan menjadi model internasional yang memang selama ini ia impikan. Clara juga begitu, tapi kenapa harus begini. Selalu saja Chloe yang menang.

"Ibu harusnya tahu kalau aku juga sedang mengejar mimpiku menjadi designer," kata Clara tanpa menoleh.

"Ibu tahu. Ibu sungguh tahu, Sayang." Tania membalas. "Tapi impian kakakmu jauh lebih besar akan keberhasilannya dibandingkan dirimu."

Oh astaga! Kejam sekali ini. Kenapa rasanya sakit sekali?

Clara merasa hatinya sedang disayat-sayat hanya karena sekedar mendengar kalimat sang ibu. Bagaimana mungkin seorang ibu bisa pilihkasih seperti itu? Clara tidak habis pikir.

"Terserah apa mau kalian saja, aku tetap akan kalah," kata Clara kemudian.

Diam-diam Tania tersenyum. "Apa itu artinya kau setuju?"

Huh! Ibu macam apa ini!

Tidakkah dia tahu hati ini sangat sakit?

Clara ingin memaki dengan sangat keras saat ini. "Ya." Namun hanya satu kata itu yang akhirnya keluar dari mulut Clara.

Saat itu juga, Tania menghambur memeluk Clara dengan erat. "Terimakasih, Sayang."

Setelah ibu pergi dan hanya tinggal sendirian di dalam kamar, Clara kembali menggeram dan mengacak-acak rambutnya. Ketika melihat beberapa lembar kertas yang berserakan, Clara tertunduk dan diam.

Perlahan Clara turun hingga terjatuh lagi di atas lantai. Lembaran kertas itu ia pungunti lalu dipandangnya dengan derasnya air mata yang membasahi pipi.

Gambar-gambar gaun indah yang sudah ia rancang, kini tiada artinya. Keikutsertaan lomba hingga sampai di titik sepuluh besar harus ia tinggalkan begitu saja.

"Memang jahat!" teriak Clara. "Kalian jahat!"

Semua menjadi gelap dan Clara terjatuh pingsan tanpa ada yang tahu. Mereka--orangtua Clara--tengah bergembira karena akhirnya Clara mau menggantikan Chloe menikah dengan pria yang tak lain putra dari pasangan Josh Pedro dan Lilyana Wang. Mereka sepasang suami istri yang sudah sikenal banyak orang sejagad negara.

Mungkin, itu sebannya Bill dan Tania tidak berani melawan karena pada dasarnya perusahaan milik Bill bisa saja hancur karena dilengser pihak Josh.

"Aku rasa kalian memang kejam," kata Glen sebelum masuk ke dalam kamar.

"Kau tahu kalau ayah dan ibu tidak ada pilihan kan?"

"Itu karena kalian terlalu memanjakan Chloe sampai-sampai dia selalu berbuat seenaknya. Clara bukan hanya akan menjadi istri pria itu, tapi kalian juga harus ingat kalau Clara pastilah akan menjadi ibu dari anak Chloe yang sudah ditinggalkan di rumah konglomerat itu."

Bill dan Tania diam sejenak. Mereka tahu ini akan sangat berat untuk Clara. Namun, lagi-lagi rasa kasihan dan peduli itu tertepiskan oleh pentingnya perusahaan dan martabat yang harus diselamatkan.

"Dan kalian juga harus berpikir, apa nantinya pria itu akan menerima Clara dengan baik atau tidak. Sungguh tidak punya hati!"

Setelah berkata demikian, Glen pun menghilang masuk ke dalam kamar.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Istri Tuan Noah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita cantik dengan reputasi buruk sebagai perusak hubungan, memutuskan untuk bertobat. Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Namun, Amber dirampok dan terdampar di hutan beku. Satu-satunya harapan hidupnya adalah pria misterius bernama Tuan Dingin. Duda yang membenci wanita ini dicap kanibal oleh warga sekitar. Akankah Amber mampu meluluhkan hatinya atau justru menjadi korban kebencian sang pria?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan