APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istriku Sibuk, Hatiku Kosong

Istriku Sibuk, Hatiku Kosong

Kehidupan rumah tangga Damien kini terasa hampa. Sejak naik jabatan, Nadine Larasati jarang pulang dan terus menolak permintaan Damien karena alasan kelelahan bekerja. Dengan penghasilan lebih rendah, Damien pun terpaksa menjadi bapak rumah tangga sepenuhnya. Namun, kecurigaan muncul saat Nadine tiba-tiba membawa seorang asisten rumah tangga muda ke rumah mereka. Kedatangan gadis misterius itu membawa firasat buruk yang membuat hati Damien kian sesak dan gelisah.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari-hari berikutnya terasa seperti pengulangan dari rutinitas yang sama-sepi, sunyi, dan penuh dengan ketegangan yang semakin mendalam. Damien masih berusaha beradaptasi dengan kehadiran Lia di rumah mereka, meskipun perasaan tidak nyaman itu terus menghantuinya. Setiap kali ia berpapasan dengan gadis itu, ada perasaan aneh yang muncul. Lia hanya bekerja di belakang layar, tapi entah mengapa kehadirannya membuat semuanya semakin terasa berat.

Nadine semakin jarang ada di rumah, dan ketika dia pulang, suasana seakan terkunci dalam diam yang membekukan. Damien mulai merasakan bahwa hubungan mereka semakin dipenuhi oleh kebekuan, tak ada percakapan hangat, tak ada tawa, tak ada keintiman. Semua yang ada hanya rutinitas, hanya tugas-tugas yang harus diselesaikan. Bahkan saat mereka makan malam bersama, itu terasa seperti makan dengan seorang asing. Nadine tidak lagi tersenyum padanya, tidak lagi memperhatikan sekecil apapun dirinya.

Pada suatu malam, setelah Nadine kembali larut, Damien menemukan dirinya duduk di ruang tamu, memandang Lia yang sedang duduk di kursi yang sama, matanya kosong menatap layar ponsel. Tak ada lagi topik yang ingin dibicarakan dengan Nadine, tak ada lagi interaksi yang terasa nyata. Dan Lia, gadis itu, hanyalah pengingat betapa asingnya rumah ini bagi dirinya.

"Kenapa kau tidak tidur?" Damien akhirnya bertanya, suaranya pecah di keheningan yang melingkupi.

Lia menoleh, seolah baru menyadari keberadaan Damien. "Maaf, Pak. Saya... saya hanya ingin memastikan semuanya baik-baik saja," jawabnya dengan nada halus, sedikit canggung.

Damien menarik napas dalam-dalam. "Kau merasa nyaman di sini?"

Lia mengangguk, meskipun ada ketegangan di wajahnya. "Ya, terima kasih, Pak. Nadine baik kepada saya."

Damien menyandarkan punggungnya ke kursi, menatap Lia dengan tatapan yang lebih serius. "Nadine... Dia semakin sibuk belakangan ini, kan?"

Lia tampaknya merasakan ketegangan yang ada. "Saya... tidak tahu banyak, Pak. Saya hanya bekerja di sini." Suaranya pelan, seperti sedang berusaha menjaga jarak, tapi Damien bisa melihat ada sesuatu yang lain di balik kata-katanya. Sesuatu yang tersembunyi, yang lebih dalam.

"Begitu," gumam Damien. Ia merasa seperti ada kabut yang semakin tebal menyelimuti pikirannya. Sesuatu tidak beres di sini, dan perasaan itu terus berkembang. Nadine mungkin terlihat sibuk, tetapi ada sesuatu yang lebih besar yang tidak ia ketahui. Sesuatu yang mungkin mengancam lebih dari sekadar hubungan mereka.

Di malam yang sama, ketika Lia sudah tidur, Damien duduk di meja kerja Nadine, menatap laptop yang terbuka di atas meja. Ada sedikit dorongan untuk mengetahui lebih banyak, untuk menggali lebih dalam ke dalam kehidupan Nadine yang selama ini tampak begitu tertutup. Setelah ragu sejenak, ia akhirnya memutuskan untuk membuka email yang ada di layar. Tanpa banyak berpikir, ia mulai mencari-cari, berharap untuk menemukan petunjuk tentang apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya.

Tiba-tiba, sebuah nama muncul di salah satu email yang baru saja diterima Nadine. Nama itu tidak asing bagi Damien. Seseorang dari perusahaan tempat Nadine bekerja, seorang pria bernama Adrian Hidayat. Adrian? Pikir Damien, siapa dia? Mengapa Nadine berkomunikasi begitu sering dengan orang ini?

Insting Damien mulai berbicara. Ada yang tidak beres, dan rasa tidak nyaman itu semakin kuat. Ia membaca lebih lanjut, mencoba mencari tahu lebih banyak. Satu email dari Adrian yang baru saja masuk membuat perasaan Damien bergejolak. "Aku akan mengurus semuanya, Nadine. Jangan khawatir, kita akan bertemu seperti yang direncanakan."

Apa yang sedang terjadi? Pertanyaan itu muncul dengan cepat dalam pikiran Damien. Bertemu? Dengan siapa? Dan kenapa Nadine merasa perlu untuk menjaga ini tetap tersembunyi darinya?

Damien menutup laptop dengan tangan yang sedikit gemetar. Satu hal yang pasti, ia tidak bisa lagi menutup mata terhadap kenyataan. Ada sesuatu yang lebih besar yang sedang terjadi, dan ia tidak akan membiarkannya begitu saja.

Paginya, ketika Nadine kembali ke rumah setelah semalam yang panjang, Damien tidak bisa lagi menahan rasa curiganya. Ia menghadapi Nadine dengan mata yang penuh tanya.

"Nadine," suaranya rendah, tapi tegas. "Ada yang ingin aku bicarakan denganmu."

Nadine menatapnya, tampaknya terkejut. "Ada apa, Damien?"

"Siapa Adrian Hidayat?" tanya Damien, suaranya penuh tekanan.

Nadine terdiam sejenak, kemudian mengalihkan pandangannya. "Itu... itu hanya seorang kolega. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

Tapi Damien tidak bisa menepis perasaan bahwa ini lebih dari sekadar 'kolega'. Ada yang ia sembunyikan, dan Damien merasa bahwa ia mulai memasuki area yang sangat berbahaya-tempat yang penuh dengan kebohongan dan pengkhianatan.

"Jangan berbohong padaku," kata Damien, suaranya semakin tajam. "Aku tahu ada sesuatu yang kau sembunyikan. Apa hubunganmu dengan pria itu?"

Nadine terdiam, tidak dapat lagi menghindar dari kenyataan. Mata mereka bertemu, dan Damien bisa melihat ketegangan di wajah Nadine. Beberapa detik terasa seperti berjam-jam. Akhirnya, Nadine menghela napas panjang.

"Aku... aku tidak tahu harus mulai dari mana," katanya pelan, suara penuh penyesalan. "Damien, aku sudah terjebak dalam sesuatu yang lebih besar dari yang kau pikirkan."

Damien merasa hatinya berdegup kencang. Apa yang baru saja dia dengar? Apa yang sebenarnya terjadi pada pernikahan mereka? Dan apakah ia siap untuk menghadapi kebenaran yang mungkin akan menghancurkan segalanya?

Damien tidak tahu apakah ia masih bisa memperbaiki semuanya, atau apakah kenyataan yang baru saja terungkap akan mengubah segalanya selamanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Because of Mistake
9.6
Akibat kesalahpahaman fatal, Eudora terperangkap dalam penderitaan sebagai tawanan Legolas yang haus akan balas dendam. Kehidupannya hancur dalam siksaan hingga ia merasa maut lebih baik daripada bertahan hidup. Namun, kebenaran akhirnya terkuak bahwa Eudora adalah sosok penyelamat nyawa Legolas di masa lalu. Kini, rasa benci dan kekecewaan mendalam menyelimuti hati Eudora. Akankah cinta bersemi kembali atau mereka justru terjebak menjadi musuh abadi?
Sampul Novel Bismillah Anna
9.2
Anna memendam cinta pada Malik sejak SMP, meski Malik bersikap dingin dan menyukai wanita lain. Di tengah perjuangan menjadi dokter muda, Anna harus menghadapi duka mendalam karena kehilangan sosok ayah tercinta. Meski takdir terasa pahit dan cintanya tak terbalas, Anna berusaha tegar menjalani hidupnya yang penuh cobaan. Akankah kesabaran Anna berujung pernikahan dengan Malik, atau justru ia akan bersatu dengan pria lain yang jauh lebih misterius?
Sampul Novel Ipar adalah Maut Pernikahan
9.6
Dian terjebak dalam perselingkuhan dengan Raihan, pria yang terikat pernikahan tanpa cinta. Meski dihantui rasa bersalah terhadap suaminya, Galih, dan sahabatnya, Laras, Dian sulit melepaskan diri. Saat ia mencoba menjauh, obsesi Raihan justru kian menguat. Situasi memanas ketika Laras mendatangi kamar Dian tanpa curiga. Kini, Dian harus menghadapi konsekuensi atas dosa yang mengancam menghancurkan reputasi, persahabatan, serta masa depannya selamanya.
Sampul Novel Jesslyn Terpaksa Menikah
9.1
Jesslyn menolak keras keinginan ayahnya untuk menjodohkannya secara sepihak. Di tengah luka hati yang belum pulih akibat baru putus cinta, ia justru dipaksa menikah dengan pria asing yang kabarnya sudah memiliki kekasih. Tanpa rasa cinta dan kepercayaan yang tersisa, Jesslyn harus merelakan masa mudanya demi rencana orang tua yang tak bisa ia hindari. Akankah pernikahan tanpa perasaan ini membawa kebahagiaan atau justru menambah penderitaan baru bagi hidupnya?
Sampul Novel Ketika Hati Mulai Mendua
7.9
Keharmonisan rumah tangga Anis dan Affandy Nugraha hancur seketika saat sosok masa lalu kembali hadir. Affandy kehilangan logika karena pesona sang mantan, meski Anis menegaskan bahwa masa lalu seharusnya dibuang jauh-jauh. Di tengah pengkhianatan ini, Angga sang putra sulung menjadi pilar kekuatan bagi ibunya. Ia mendorong Anis untuk bangkit menjadi wanita tangguh demi masa depan Angga dan Anggi, sekaligus membuktikan martabatnya di hadapan mereka yang berselingkuh.
Sampul Novel Kontrak Cinta Terlarang
8.8
Dua tahun membina rumah tangga, Celine harus menelan kenyataan pahit bahwa Alister, suaminya, adalah seorang penyuka sesama jenis. Tekanan keluarga untuk segera memiliki keturunan membuat Alister nekat menyewa pria bernama Jonathan demi menghamili istrinya melalui pernikahan kontrak. Terjebak dalam rencana gila sang suami, Celine kini menghadapi dilema moral yang hebat. Mampukah ia menjalani skenario terlarang ini demi sebuah ekspektasi keluarga yang semu?