APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel IZINKANLAH AKU MENCINTAIMU

IZINKANLAH AKU MENCINTAIMU

Gaza menceraikan Rania tepat pada malam pertama mereka akibat fitnah video syur. Meski Rania membantah, sang suami tetap mengusirnya. Di tengah kehancuran itu, Azka, saudara kembar Gaza yang hidup sederhana dan sering diremehkan keluarga, muncul untuk menikahi Rania. Walau para ibu meragukan masa depan mereka karena perbedaan kasta ekonomi dengan Gaza, Rania tetap memulai hidup baru. Akankah ia setia pada Azka atau goyah saat Gaza datang meminta maaf?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Rania! Kamu nggak tuli, kan?" Bentaknya lagi.

Apa yang harus kujelaskan? Sedangkan aku sendiri tak paham kenapa Mas Gaza bisa tiba-tiba murka bahkan kini menjatuhkan talaknya, tepat setelah dia membuka ponsel dari saku celananya.

"Apa salahku, Mas? Hingga kamu tega menjatuhkan talak di hari yang sama kamu mengucap qabul. Kenapa tak tabayyun dulu? Kenapa ucapan talak seolah begitu ringan bagimu?" Aku tergugu di samping umi. Wanita paruh baya yang baru tadi pagi bergelar sebagai mertua. Air matanya masih bercucuran sepertiku, sedih dan terluka mendengar talak yang begitu lantang diucapkan anak lelakinya.

"Kamu masih bertanya apa salahmu, Ran? Apa urat malumu sudah putus?" Mas Gaza kembali memberondongku dengan dugaannya yang aku sendiri masih tak mengerti apa maksudnya.

"Aku benar-benar nggak paham apa salahku, Mas," jawabku lagi.

"Bahkan aku sendiri malu untuk menceritakannya," ucap Mas Gaza lagi. Sorot mata yang sedari tadi begitu tajam, kini mulai terlihat rapuh. Ada kecewa, duka dan benci yang tersirat di kedua matanya.

Serapuh itukah Mas Gaza? Apa yang sebenarnya terjadi hingga membuatnya seperti ini? Selama hampir enam bulan mengenal dia, aku belum pernah melihatnya sekecewa ini.

Aku dan Mas Gaza memang belum lama saling mengenal tapi orang tua kami sudah sejak lama bersahabat. Awalnya mereka memang berniat menjodohkan aku dengan Mas Gaza namun belum sampai diadakan pertemuan keluarga untuk membahas itu, kami sudah saling jatuh cinta. Cinta itu datang begitu saja saat ketiga kali aku dan dia bertemu di kampus yang sama.

Pertemuan ketiga yang begitu istimewa, saat itu aku dan dia sama-sama berada di sebuah rumah makan. Aku ingin pulang sementara dia sepertinya baru saja datang bersama ketiga temannya. Dua orang perempuan dan seorang laki-laki yang tak asing bagiku. Laki-laki yang pernah menjadi teman sekolahku saat SMA dulu.

"Rania anaknya tante Erita, kan?" tanyanya saat dia melihatku kebingungan karena ban motor yang bocor.

"Iya, dia Rania," ucap laki-laki di sebelah Mas Gaza. Ahdan namanya. Dia tersenyum ramah menatapku.

"Oh, kalian sudah saling kenal?" tanya Mas Gaza kemudian. Aku dan Ahdan mengangguk bersamaan.

"Dunia begitu sempit rupanya, ya," ucap Mas Gaza lagi, lalu dia tertawa kecil. Tawa yang membuatku tak bisa tidur berhari-hari manakala mengingatnya. Mungkin itulah yang dinamakan cinta pada pandangan ketiga.

"Ohya, Ran. Ini Ahdan sahabat dekatku. Sedangkan mereka berdua, Windy dan Yoanda. Sahabat kami juga. Kami bersahabat sejak masuk bangku perkuliahan hingga kini, hampir empat tahun lamanya," ucap Mas Gaza lagi. Dia memperkenalkan ketiga sahabatnya padaku.

"Bagaimana kabarmu, Dan?" tanyaku basa-basi pada Ahdan yang masih menatapku tak berkedip beberapa saat lamanya.

"Alhamdulillah baik. Kamu sendiri kenapa akhir-akhir ini nggak pernah posting di media sosialmu, sibuk?" tanyanya tiba-tiba, membuatku mengerutkan alis seketika.

Berulang kali kueja pertanyaan Ahdan namun masih saja tak kumengerti. Apa selama ini dia mengikutiku di media sosial hingga dia tahu kapan aku on dan kapan aku off? Tapi buat apa dia mengikutiku? Bahkan selama menjadi teman sekelasnya dulu, aku dan dia juga tak terlalu akrab.

"Eh ... iya aku agak sibuk akhir-akhir ini," balasku kemudian.

"Ohya, maaf aku harus segera pulang. Ibu pasti sudah menunggu pesanannya," ucapku lagi.

Aku memang sengaja mampir ke rumah makan ini untuk membelikan nasi kebuli pesanan ibu.

"Tapi ban motor kamu bocor, Ran. Aku antar pulang aja gimana?" Mas Gaza menawarkan jasa. Namun aku menolak. Meski ibu sudah mengenal baik orang tuanya tapi ibu pasti tak suka jika aku pulang diantar laki-laki bukan mahram.

"Maaf, Mas. Aku pulang sendiri saja. Mau cari bengkel dulu," ucapku lagi. Di saat yang sama, dua sahabat wanita Mas Gaza pamit untuk masuk lebih dulu. Perempuan bernama Yoanda itu menatapku sinis, seolah tak suka jika aku berlama-lama dengan sahabatnya. Entah karena apa.

"Kalau begitu biar aku yang dorong motornya, ya? Ada bengkel tak jauh dari sini tapi lewat gang sebelah. Kamu pasti nggak tahu tempatnya," ucap Mas Gaza lagi. Tanpa kuiyakan dia sudah memintaku untuk menyerahkan stang motor ke tangannya.

"Dan, kamu masuk dulu sama si Windy dan Yoanda. Nanti kususul. Pesan saja suka-suka kalian, oke?"

Kulihat Ahdan hanya mengangguk pelan, membiarkanku pergi bersama sahabatnya. Sampai di belokan iseng kumenoleh ke belakang, masih ada Ahdan dengan tatapannya yang begitu sulit kuartikan.

Sejak saat itu, hubunganku dengan Mas Gaza kian dekat hingga dia mengungkapkan kekagumannya padaku. Tanpa menunggu waktu lama, dia melamarku sebulan lalu. Ibu begitu terharu saat itu, karena setelah menikah Mas Gaza akan memboyongku ke rumah umi.

Waktu yang begitu mendebarkan buatku dan ibu yang sejak dulu hampir tak pernah berpisah. Mas Alif pun menitikkan air mata, melihatku begitu bahagia menerima pinangan laki-laki yang kucinta.

Kuseka kembali air mata yang menitik di pipi. Ah momen bahagia yang tak lama kurengkuh, karena detik ini semua senyum bahagia itu pun luruh.

"Katakan saja di sini, Mas. Apa salahku hingga kamu tega menjatuhkan talak itu," ucapku lirih. Dadaku sesak karena terus menangis sedari tadi.

"Dengan siapa dan kapan kamu melakukan ini, Ran?" tanya Mas Gaza tiba-tiba. Dia menatapku begitu tajam sembari mengulurkan ponselnya.

Betapa terkejutnya aku saat melihat video yang ada di ponselnya itu. Kepalaku mendadak pening, mata berkunang-kunang hingga semua gelap seketika, dan aku tak sadar apa yang terjadi setelah itu.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku
8.7
Alina hanya ingin lulus tenang dari Horizon International Academy, namun takdir menyeretnya ke hidup Arion Mahendra Kwon. Arion adalah atlet elit berkuasa yang dingin dan ditakuti. Perbedaan status sosial yang kontras tak menghalangi mereka terikat dalam rahasia pernikahan tersembunyi. Di balik kebencian yang membara, muncul benih cinta yang tak terduga. Kini Alina terjebak dalam dilema: bertahan di sisi Arion yang berbahaya atau hancur dalam api asmara mereka.
Sampul Novel Benci Membawa Cinta
8.2
Eleonore Duvall, pewaris sombong Duvall Enterprises, terjebak pernikahan dua tahun dengan Kaelan Ravenswood, pria yang dituduh membunuh keluarganya. Meski dianggap parasit, Kaelan menyimpan obsesi sejak malam rahasia mereka di masa lalu. Ia bertekad mencegah perceraian demi melindungi rahasia besarnya. Di tengah penyelidikan Eleonore atas kematian tragis keluarganya, kebencian mendalam mulai goyah oleh gejolak cinta yang tak terduga dan identitas asli sang suami.
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Masa kecil yang penuh kemiskinan dan hinaan mengubah Alena dari gadis lembut menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, adik tirinya yang manja, Alyssa, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?
Sampul Novel Jika Nanti Jatuh Cinta Lagi
8.6
Bagi Ervano Bhalendra, pernikahan adalah masa lalu yang ingin ia lupakan. Setelah kegagalan rumah tangga dengan Irina dan luka mendalam akibat kehilangan Elvin Eleanor, chef tampan ini memilih menutup hati rapat-rapat. Namun, tembok pertahanan Ervan runtuh seketika saat Magisa Prastiwi hadir dalam hidupnya. Sosok Magisa mampu mencairkan sikap kaku Ervan, membangkitkan kembali semangatnya untuk mengejar cinta sejati yang sempat hilang dari radarnya.
Sampul Novel Luka Terindah
9.7
Kehancuran rumah tangga akibat pengkhianatan mendalam memaksa seorang wanita memilih antara memberi kesempatan kedua atau pergi selamanya. Meski telah mengenal pasangan sejak kecil, kenyataan pahit membuktikan bahwa kedekatan lama tidak menjamin kebahagiaan. Pria yang seharusnya menjadi pelindung justru menjadi sumber luka paling besar. Kini, ia terjebak dalam keraguan mendalam tentang sosok pria mana lagi yang bisa dipercaya setelah dikhianati.
Sampul Novel Menikahi Duda Arogan
8.2
Pasca berpisah dari Adam, Melati terpaksa memulai lembaran baru dengan menikahi seorang duda angkuh yang telah memiliki anak. Pernikahan ini bukan atas dasar cinta, melainkan karena desakan kuat dari ibu dan putra pria tersebut. Kehadiran Melati membawa perubahan besar dalam keseharian Andi yang selama ini terasa kaku dan monoton. Kini, dinamika hidup sang duda arogan pun berubah total saat ia harus beradaptasi dengan sosok istri barunya di rumah.