APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Setiap wanita mendambakan paras cantik dan awet muda, namun jalan pintas yang diambil Mayang justru membawanya ke dalam kegelapan. Tanpa disadari, obsesi tersebut adalah jebakan licik yang dirancang oleh suaminya sendiri, Edi. Di balik janji kecantikan abadi, Edi memiliki rencana tersembunyi untuk mengubah istrinya menjadi sosok Kuyang yang mengerikan. Kini, Mayang terjebak dalam transformasi mistis yang mengancam nyawanya akibat ambisi yang salah.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Syarat seperti apa?" Ia menatap lekat wajah suaminya.

Edi menghela napas sejenak. "Sudah kukatakan jika kau setuju akan kuberi tahu. Bagaimana? Apa kau setuju?” Sangat jelas, Edi terdengar memaksa.

"Apa saja yang kudapat selain jadi cantik dan awet muda?" Mayang begitu antusias hingga penasaran. Ia tak mau jika nanti keputusannya membuat penyesalan dikemudian hari.

"Kamu juga akan mendapat hidup abadi Mayang. Kau banyak memiliki kesempatan untuk menikmati hidup. Bahkan jika nanti aku mati lebih dulu." Edi mengatakan dengan pasti dan meyakinkan. Matanya menyala dengan penuh semangat.

Terang saja Mayang percaya, dengan berbinar ia sudah membayangkan kehidupannya yang akan datang. Jika benar ia akan Abadi, ia tak perlu takut lagi memikirkan kematian. Ia bukan hanya bisa menjumpai anak cucu, namun juga cicit-cicitnya kelak.

"Tentu aku mau. Eh, tapi ..., kenapa kau tak menggunakannya juga? Kita bisa hidup lama bersama."

Suaminya mengulum senyum dan melontarkan bualan. "Aku juga sudah menggunakannya. Kau saja yang tak tahu umurku yang sebenarnya."

Mayang masih saja berpikir, ada yang aneh dengan kalimat suaminya. Saat ini, ia kembali menimbang untuk memutuskan.

"Bagaimana? Mau dipakai sekarang?" lanjutnya.

Dengan tersenyum Mayang mengangguk. Rasa ragu wanita itu luntur seketika saat Edi bertanya smabil tersenyum. Tak ada suami yang akan melakukan hal buruk terhadap istrinya, bukan?

Pertama-tama Edi meminta kembali botol dari tangan Mayang dan membuka penutupnya, menginstruksi  Mayang agar membuka mulut dengan kepala yang sedikit bertengadah. lalu, perlahan ia menuangkan minyak ke mulut sang istri. Hanya beberapa tetes. Setelah ritual itu. Wajah Edi tampak sangat senang. Ia juga terlihat menghela napas lega, seakan ada beban yang terlepas dari rongga dadanya.

Dan bodohnya, Mayang tak menaruh curiga sedikit pun saat menyadari hal itu.

"Sebelum kau tahu syaratnya, kau harus tahu tentang minyak ini Yang. ini adalah minyak kuyang. Apa kau pernah dengar temtang ini?" Edi memastikan sambil menyeringai.

Mayang membeliak. Ia merasa jadi manusia paling bodoh sekarang, sebab tak menanyakan hal itu lebih awal. Dan hanya memikirkan keuntungan yang ia dapat tanpa mempertimbangkan kemungkinan lain yang menimbulkan risiko.

Wanita paruh baya itu yakin, Edi pasti juga berbohong bahwa dia juga menggunakan minyak tersebut. Ah, hal ini lah yang terasa mengganjal aneh dipikirannya tadi. Mayang benar-benar bodoh.

Minyak kuyang biasanya hanya digunakan oleh perempuan. Minyak tersebut pun bukan membuat orang hidup abadi, namun tepatnya susah mati. Selain itu, penggunanya akan dituntut terus menerus mencari darah wanita yang melahirkan atau janin untuk dijadikan makanan. Mayang bergidik. Apa ia akan jadi mengerikan seperti itu setelah ini?

"Apa kepalaku akan terlepas dari badan saat ini juga?" Dengan polosnya ia bertanya seraya meraba leher. Ekspresi wajah Mayang juga terlihat takut. Iatak bisa membayangkan bagaimana rasanya kepala dan isi perut meninggalkan tubuh.

"Tidak sekarang. Itu akan mulai terjadi jika kau memenuhi syaratnya. Setelah menelan minyak tadi, kau sudah tak boleh bersyahadat!"

Alis Mayang tersentak bersamaan. Dan Ia lagi-lagi membeliak.

"Astagfirullah! Kau menukar tauhidku dengan ini Edi? Tega sekali kau!" Dada wanita itu mulai sesak, tangan kanannya ia letakkan di sana. Penglihatan Mayang pun mulai samar sebab matanya kini mulai berembun.

"Selalu ada harga untuk setiap keinginan Mayang. Kau yang bodoh, tak tahu itu!" Edi mengatakannya dengan jengkel.

"Kau mengelabuiku! Aku tak mau melakukannya. Kau suami biadab Edi! Sungguh aku tak mau melakukannya. Ini gila!" Teriak Mayang sambil mulai menangis.

"Aargh!"

Sesaat kemudian, Mayang tiba-tiba mengerang kesakitan. Perutnya perih seperti disayat-sayat. Dua tangannya sekarang memeluk perut.

"Jika kau tetap menentang. Minyak yang sudah kau telan tadi, akan mulai menggerogoti organ dalammu. Itu reaksi dari kalimat istigfarmu tadi dan kau pasti sudah tahu, kau tidak akan mati walau isi perutmu sudah membusuk. Bayangkan saja Sendiri.” Ia bergidik sebentar. “Ya, selain syahadat, orang yang sudah menelan minyak kuyang harus menanggalkan keislamannya,” lanjut Edi, ia menerangkannya secara detail tanpa rasa bersalah sedikit pun.

"Bangsat kau Edi! Kenapa tak mengatakan semuanya dari awal?” Sekarang Mayang semakin geram.

Edi yang merasa terhina jelas saja marah. Tangannya terkepal langsung ia layangkan ke wajah Mayang yang berada di hadapannya. Terang saja, istrinya itu langsung terseruduk ke lantai. Bukan hanya keriput di tepi matanya sekarang. Tapi, juga lebam.

"Ingat! Itu maumu Mayang. Aku cuma membantu dan malah kau sumpahi. Dasar istri tak tahu terima kasih. Jika bukan aku, tak ada orang yang mau menikahi jandanya Jali. Kau tahu! Begitu pun kau tak bersyukur!” Edi meradang. Suaranya lantang hingga mengundang beberapa tetangga datang.

Tulang pipi mayang bekas ditinju berdenyut. Namun hatinya lebih terasa sakit saat mendengar kalimat hinaan itu terlontar dari mulut suaminya.

Ya, Mayang tahu. Meski tak Edi katakan. Semuanya benar. Mana ada yang mau menikahi jandanya Jali selain dia. Mantan suaminya dulu yang mati mengenaskan setelah diarak dan dirajam massa sebab tertangkap basah menggauli perawan desa sebelah. Dan itu menyisakan aib yang seakan ditempel tepat di wajah Mayang. Seolah dialah penyebab melencengnya perangai mendiang suaminya itu. Sungguh miris jika diingat kembali. Dan sangat menyedihkan jika setiap perselingkuhan seorang suami, selalu istri yang dikatakan jadi penyebabnya dan harus menanggung hasil perbuatan yang bahkan Mayang pun tak pernah tahu dimulai sejak kapan.

"Edi, kau apa kan Mayang! Astagfirullah ...."

Mesih juga datang, hanya ia tetangga yang berani masuk dan langsung mendekat mengangkat wajah Mayang. Selama bertetangga dengan pasangan itu, ia tak pernah mendengar suami istri tersebut beradu mulut, apa lagi sampai terjadi kekerasan seperti ini.

Edi dengan cepat menyembunyikan minyak kuyang yang masih ada di lantai sebelum Mesih mengalihkan pandangan dari Mayang. Ia tak ingin urusan ini jadi panjang jika ada tetangga yang tiba-tiba jadi pahlawan kesiangan. Bisa-bisa ia akan bernasib sama seperti mendiang suami Mayang.

"Maaf Mayang. Aku khilaf. Sungguh, aku hanya sedang banyak pikiran. Maaf aku tak bisa mengontrol diri dan menjadikanmu pelampiasan." Tentu saja lelaki itu bersandiwara. Ia tak mau para tetangga yang ikut bercokol di pintu tahu kejadian sebenarnya.

Mayang yang sudah terlanjur sakit hati pun, juga tak ingin buka suara. Percuma. Sampai berbusa mulitnya untuk menjelaskan pun sudah tak berguna. Ia sudah terlanjur menjadi iblis sekarang. Tak ada hal yang bisa Mayang lakukan untuk mencegahnya, bahkan jika ia mengadu pada Mesih, tetangganya yang sudah uzur itu. Mayang kini hanya bisa terisak menahan sakit dan menyesali kebodohannya.

Ya, dia bodoh. Terlalu percaya dengan Edi. Seandainya tahu akan begini, Mayang lebih memilih berwajah tua seperti seharusnya, meski nanti berujung ditinggalkan sang suami.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Ace Tribes
9.5
Chryssant Elettra alias Ysee terlempar ke benua Earthalic setelah terkena kutukan akibat perundungan kawanannya. Ia nyaris tewas di tangan Putra Mahkota Remus Valez karena dituduh sebagai dalang agresi suku Ace. Setelah kejujurannya terbukti, Ysee dipaksa menjadi pelayan pribadi di manor Remus. Namun, kehadirannya justru mengungkap berbagai rahasia gelap yang selama ini tersembunyi. Tanpa sadar, mereka berdua hanyalah pion dalam skema besar yang mengancam kehancuran.
Sampul Novel Cinta Yang Ditulis Ulang
9.3
Madelyn Jent wafat penuh sesal setelah delapan tahun pernikahan hambar dan vonis kanker mematikan. Di detik terakhir, Zach Jardin tak kunjung datang hingga Madelyn bersumpah takkan mencintainya lagi jika waktu terulang. Keajaiban membawanya kembali ke usia delapan belas tahun. Madelyn bertekad menjauhi Zach demi masa depan baru, namun takdir berkata lain. Pria itu justru muncul kembali, mendekat dengan aura intimidasi dan janji untuk menjaganya seumur hidup.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang berat akibat tuntutan sistem aneh yang mengikatnya. Ia sangat murka dan mengutuk perintah sistem yang menargetkan seorang gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski merasa sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, Dana merasa tidak berdaya untuk melawan otoritas sistem tersebut. Sambil meratapi nasibnya yang tragis, ia terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa mengelak sedikit pun.
Sampul Novel JARAN GOYANG PENARI JAIPONG
8.3
Terbakar api cemburu melihat Abimanyu memadu kasih dengan sahabatnya sendiri, Kamila nekat menempuh jalan hitam. Ia mengamalkan Ajian Jaran Goyang pemberian Nyai Winarsih, sosok tua yang secara misterius tetap berparas jelita. Kamila tidak menyadari bahwa tindakannya menyeretnya ke dalam pusaran sumpah masa lalu sang nyai. Obsesi buta ini membangkitkan petaka kuno yang telah terkubur puluhan tahun, mengancam nyawa demi sebuah cinta yang dipaksakan.
Sampul Novel KEBANGKITAN HADES BAKER
9.1
Hades, seorang pemuda rupawan, mendapatkan kesempatan langka untuk bangkit kembali demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya. Ia terlempar melintasi waktu menuju tahun 2001. Di masa lalu tersebut, Hades tidak menyia-nyiakan peluang emas yang ada. Ia menyusun strategi cerdik guna mengumpulkan kekayaan melimpah dan memperkuat dirinya. Perjalanan lintas zaman ini menjadi awal bagi Hades untuk mengubah nasib serta membalas semua ketidakadilan.