APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki

Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki

Nayara adalah staf administrasi cantik yang tetap rendah hati meski tampil modis di sebuah perusahaan besar Jakarta. Kehidupannya bersinggungan dengan Leonardo Arvandre, miliarder muda keturunan Prancis-Indonesia sekaligus pewaris tunggal Arvandre Global Corporation. Sejak pertemuan pertama mereka tiga tahun lalu, keduanya terjerat dalam hubungan yang rumit. Kini mereka terjebak antara perasaan cinta, harga diri, dan rahasia besar yang masih tersimpan rapat.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suasana ruang kerja Leonardo seakan membeku. Dari balik jendela besar, cahaya sore menyelinap masuk, menimpa wajah pria itu yang terlihat begitu tenang. Sementara di seberangnya, Nayara duduk dengan tubuh kaku, jantungnya berdegup kencang, dan matanya masih menatap tak percaya.

"Apa maksud Anda dengan... ingin mengenal saya lebih jauh?" suara Nayara akhirnya pecah, nyaris bergetar.

Leonardo tidak menjawab langsung. Ia menatap Nayara dalam-dalam, lalu menyandarkan punggung ke kursinya. "Maksudku sederhana, Nayara. Aku ingin kamu menjadi kekasihku."

Hening.

Seakan seluruh ruangan terhisap udara, Nayara membeku. Ia sampai harus memastikan telinganya tidak salah dengar.

"A... apa?" bibirnya gemetar. "T-tunggu. Kekasih Anda?"

"Ya," jawab Leonardo datar, seolah sedang membicarakan urusan bisnis.

Nayara menutup mulut dengan tangan, lalu mendengus, mencoba menahan tawa getir. "Hahaha... astaga. Tuan pasti bercanda, kan? Mana mungkin... saya?"

Leonardo mengangkat alis. "Apa yang lucu?"

"Semua ini!" Nayara menepuk dadanya sendiri dengan emosi. "Saya? Kekasih Anda? Tuan Leonardo Arvandre, miliarder, pewaris konglomerasi besar dunia, datang-datang bilang ingin menjadikan saya kekasihnya? Kenapa bukan perempuan lain saja? Perempuan yang lebih cantik, lebih seksi, lebih sepadan dengan Anda? Bukannya saya hanya staf biasa, bahkan bukan siapa-siapa?"

Suara Nayara meninggi, matanya berkaca-kaca tapi penuh keberanian.

"Saya ini perempuan biasa, Tuan! Hidup sederhana, miskin, tidak punya apa-apa selain pekerjaan ini. Saya bukan tipe perempuan yang bisa Anda pajang di samping Anda saat acara formal. Jadi kenapa harus saya?!"

Napasnya terengah setelah kata-kata panjang itu meluncur.

Leonardo masih menatapnya tanpa ekspresi. Seolah tidak terguncang sedikit pun oleh ledakan emosi Nayara. Bahkan, ia tampak tenang... terlalu tenang.

Perlahan, ia membuka laci meja kerjanya, menarik sebuah map tebal berwarna hitam, lalu meletakkannya di hadapan Nayara.

"Apa ini?" Nayara menatap dengan bingung.

"Kontrak," jawab Leonardo singkat.

Nayara mengernyit. "Kontrak? Maksudnya?"

Leonardo menautkan jemarinya. "Jika kamu setuju menjadi kekasihku, semuanya akan jelas secara hitam di atas putih. Tidak ada yang abu-abu, tidak ada yang menggantung."

Nayara ternganga. "Anda... serius?"

Leonardo menatapnya dalam. "Aku selalu serius."

Tangannya bergerak membuka map itu. Di dalamnya, beberapa lembar kertas dengan tulisan resmi, lengkap dengan logo perusahaan Arvandre di pojok atas.

"Aku tahu kamu butuh uang, Nayara," ucap Leonardo tiba-tiba.

Nayara sontak terlonjak, matanya melebar. "A-apa? Dari mana Anda tahu?"

Leonardo mencondongkan tubuhnya, sorot matanya tajam menembus pertahanan Nayara. "Aku tahu tentang ibumu. Aku tahu kamu bekerja keras siang dan malam demi biaya pengobatannya. Aku tahu kamu menahan diri, hidup sederhana, demi bisa tetap membayar rumah dan kebutuhan sehari-hari. Jangan kaget, Nayara. Aku tidak pernah melangkah tanpa riset."

Nayara terdiam. Tubuhnya bergetar. Ada rasa malu, marah, sekaligus tak berdaya. "Anda... menyelidiki saya?" suaranya lirih, nyaris serak.

Leonardo tidak menjawab, hanya menatapnya datar.

Nayara menggenggam tangannya erat, lalu mendesis. "Kalau Anda tahu, maka Anda juga tahu saya tidak butuh belas kasihan."

"Ini bukan belas kasihan," potong Leonardo cepat. "Ini tawaran. Kontrak. Kamu dapat uang dalam jumlah besar, rumah, mobil, dan uang bulanan. Sebagai gantinya, kamu menjadi kekasihku-secara resmi."

Nayara membeku. Rasanya seperti mimpi buruk.

Leonardo melanjutkan dengan tenang, seakan sedang menjelaskan pasal bisnis. "Kamu akan mendapatkan rumah mewah yang bisa kamu tempati bersama ibumu. Sebuah mobil, supir pribadi bila perlu, dan uang bulanan dalam jumlah yang cukup untuk membuatmu tidak perlu bekerja lagi. Semua tertulis di sini."

Tangannya menepuk kertas kontrak.

Nayara menelan ludah. "Berapa... jumlahnya?" tanyanya dengan suara hampir tak terdengar.

Leonardo menatapnya lurus. "Uang muka seratus juta. Uang bulanan lima puluh juta. Plus semua fasilitas yang sudah kusebutkan."

Nayara menutup mulut, dadanya naik turun cepat. Angka itu begitu besar. Bahkan gajinya setahun pun tidak ada apa-apanya dibanding jumlah itu. Dengan uang sebanyak itu, ia bisa melunasi hutang rumah sakit, memberi ibunya perawatan terbaik, bahkan menyekolahkan adik sepupunya yang sempat putus sekolah.

Tapi... harga dirinya?

"Kenapa saya?" suara Nayara serak, matanya berkaca-kaca. "Kenapa bukan orang lain? Perempuan lain di luar sana rela mengantri hanya untuk jadi kekasih Anda. Mereka jauh lebih pantas. Sedangkan saya..." ia menggigit bibir, "saya bukan siapa-siapa."

Leonardo tetap tenang. "Justru karena kamu bukan siapa-siapa, Nayara."

Nayara menatapnya bingung.

"Perempuan yang terbiasa hidup dengan kemewahan sering kali lupa siapa dirinya. Mereka mudah goyah. Mereka punya banyak kepentingan. Aku tidak butuh itu. Aku hanya butuh seseorang yang jujur, sederhana... dan kamu adalah itu."

Nayara merasa dadanya semakin sesak. Kata-kata itu seakan menamparnya.

Namun saat ia meraih kontrak itu, matanya terpaku pada salah satu pasal yang membuat darahnya berdesir panas.

"Tidak boleh berdekatan dengan lelaki lain, dalam bentuk apa pun."

Nayara mengangkat kepalanya cepat. "Apa-apaan ini?!"

"Itu syarat utama," jawab Leonardo datar.

Nayara membanting map itu di meja. "Anda gila! Saya manusia, bukan barang kepemilikan Anda! Bagaimana bisa Anda menulis syarat seperti ini?!"

Leonardo tidak bergeming. "Itu demi kepastian. Aku tidak ingin berbagi. Kalau kamu menjadi kekasihku, maka kamu hanya milikku. Tidak ada yang lain."

Nayara berdiri dengan napas terengah. "Tuan, saya sudah bilang, saya perempuan biasa. Saya tidak bisa jadi bagian dunia Anda, apalagi dengan syarat gila seperti ini!"

Namun sebelum ia melangkah pergi, suara berat Leonardo menghentikannya.

"Pikirkan baik-baik, Nayara. Jangan buru-buru menolak. Aku tahu kamu butuh ini."

Langkah Nayara terhenti di depan pintu. Air matanya jatuh begitu saja. Ia menoleh sekilas, menatap Leonardo dengan mata berkilat.

"Uang bisa menyelamatkan ibu saya, Tuan. Tapi kalau harga diri saya harus dijual... apa bedanya saya dengan perempuan murahan?" suaranya lirih, namun menusuk.

Leonardo menatapnya lama, sebelum akhirnya berkata pelan. "Kamu berbeda, Nayara. Justru karena itu aku memilihmu."

Nayara menggertakkan gigi, lalu membuka pintu dengan kasar dan melangkah keluar.

Namun di dalam hatinya, pertempuran besar baru saja dimulai-antara kebutuhan, cinta diri, dan tawaran gila yang bisa mengubah hidupnya selamanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANTARA BISNIS DAN CINTA
9.4
Pasca kematian ayahnya, Jessica Marie Armantyo harus memimpin PT Gembira Raya karena Arnold, kakaknya, terjerat judi. Masalah memuncak saat Joshua Danujaya merebut posisi pemegang saham mayoritas lewat utang Arnold. Jessica yang skeptis terpaksa bekerja sama dengan Joshua yang ambisius. Di sisi lain, hubungan sepuluh tahun Jessica dan Alan kandas karena karier YouTube Alan. Di tengah patah hati, pesona Joshua mulai menggoyahkan kebencian Jessica. Akankah cinta bersemi dari persaingan bisnis ini?
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak
9.1
Terikat trauma pengkhianatan yang sama, aku dan seorang duda kaya sepakat menjalani pernikahan kontrak tanpa cinta. Rencanaku sederhana: melahirkan, menerima bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, takdir menyeretku ke pusaran konflik para penguasa. Saat aku bersikeras bahwa aku bukan siapa-siapa baginya, dia justru mengikatku dalam pernikahan sungguhan. Kini, di tengah ancaman yang mengincar, sang suami kontrak justru menjadi pelindung utamaku.
Sampul Novel Dosen ku
9.8
Zahra, gadis 22 tahun yang sederhana, memilih bekerja di perusahaan milik Alvino Daffa Haidar demi mandiri tanpa menyusahkan ayahnya yang juga kaya. Sosoknya yang anggun dengan pakaian syar'i dan riasan tipis bedak bayi memikat perhatian. Di sisi lain, Alvino adalah pewaris dingin dari keluarga terkaya di Indonesia. Ternyata, sang ayah telah menyiapkan rencana perjodohan bagi Alvino dengan putri sahabat lamanya. Siapakah sosok wanita yang akan menjadi takdirnya itu?
Sampul Novel Mutiara Istri Yang Dijual
8.5
Kebahagiaan Tiara hancur saat Andre, suaminya sendiri, menjualnya kepada pengusaha bernama Dewa demi melunasi utang. Meski awalnya pahit, benih cinta mulai tumbuh di hati Tiara saat hidup bersama Dewa. Namun, Dewa justru mengusir Tiara yang tengah hamil saat mantan kekasihnya kembali. Bertekad membesarkan bayinya sendirian, Tiara menata hidup baru. Saat kandungannya berusia tujuh bulan, Dewa datang memohon kembali, namun Tiara tak akan menyerah semudah itu.
Sampul Novel Pernikahan kontrak (cinta)
9.7
Demi uang, Tamara Utami setuju menjalani pernikahan kontrak dengan Adam Malik, pengusaha kaya yang terdesak tuntutan keluarga. Namun, keputusan ini membawa penderitaan bagi Tamara akibat perlakuan ibu mertuanya. Saat Tamara ingin mengakhiri kesepakatan karena merasa salah melangkah, Adam justru mengancamnya dengan denda penalti yang fantastis. Meski terjebak dalam hubungan dingin dan penuh kebencian, Tamara kini berani menantang otoritas sang suami.
Sampul Novel Rahasia Pengantin Tersembunyi Tuan Muda
9.7
Adelia terpaksa menggantikan posisi Helia, kakaknya yang hilang, untuk menikahi Darren Aditya. Darren adalah putra konglomerat yang dikenal dingin, misterius, dan selalu menutupi wajahnya karena cacat fisik. Meski rumor menyebutnya sebagai pria berbahaya dengan amarah yang sulit dikendalikan, Adelia justru menemukan kenyataan berbeda di balik topeng tersebut. Di balik sikap kerasnya, tersimpan luka mendalam dan kerinduan besar yang selama ini Darren sembunyikan dari dunia.