APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel JARAN GOYANG PENARI JAIPONG

JARAN GOYANG PENARI JAIPONG

Terbakar api cemburu melihat Abimanyu memadu kasih dengan sahabatnya sendiri, Kamila nekat menempuh jalan hitam. Ia mengamalkan Ajian Jaran Goyang pemberian Nyai Winarsih, sosok tua yang secara misterius tetap berparas jelita. Kamila tidak menyadari bahwa tindakannya menyeretnya ke dalam pusaran sumpah masa lalu sang nyai. Obsesi buta ini membangkitkan petaka kuno yang telah terkubur puluhan tahun, mengancam nyawa demi sebuah cinta yang dipaksakan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Cinta itu adalah anugrah terindah dari Tuhan yang dapat dirasakan oleh semua makhluk ciptaan-Nya.

Cinta adalah Kuasa Tuhan yang paling mulia dan indah namun sekaligus juga bisa membawa luka dan kekecewaan.

Karena cinta manusia bisa berubah menjadi monster yang menakutkan.

Karena cinta manusia bisa menghalalkan segala cara untuk dapat meraihnya.

Karena cinta juga manusia bisa menyakiti dan saling membenci

Namun cinta yang sejati adalah cinta yang rela memberi tanpa berharap akan diberi.

Cinta yang sejati akan dapat menerima jika yang dicintai bahagia meski bersama yang lain.

Cinta yang sejati akan rela tersenyum meski hati terasa sakit karea cinta yang sejati pasti akan rela berkorban tanpa pamrih.

_BANDUNG 1990_

      Kamila bergerak dengan lincah ke mengikuti irama gendang. Ia dan beberapa orang rekannya tampil dengan cukup bagus dalam acara pagelaran tari tradisional yang diadakan di sebuah Gedung kesenian di kota Bandung. 

     Namun, Kamila harus cukup merasa puas menjadi yang kedua karena pusat perhatian semua orang adalah Sabrina. Gadis itu selalu menjadi saingannya dalam segala hal. Ia selalu menjadi pusat perhatian semua orang saat sedang menari termasuk mencuri perhatian dari Abimanyu Krisna. Lelaki pujaan hati yang selalu menghiasi mimpi-mimpi Kamila.

     Abimanyu bukanlah sembarang lelaki. Dia anak seorang pengusaha yang kaya raya,dia baru saja lulus menjadi mahasiswa hukum di Jakarta. Soal tampan, jangan ditanya. Rasanya Kamila belum pernah melihat ada yang setampan Abimanyu. Tampan mungkin banyak, tapi di mata Kamila Abimanyu itu sempurna. 

     “Mila,kamu ikut pulang bersamaku dan Mas Abi,ya!” seru Sabrina dengan ceria. Sabrina sama dengan Kamila, sama-sama masih kuliah di STSI Bandung,sama-sama mengambil jurusan seni tari. Kedua orangtua Sabrina bekerja di instansi pemerintahan. Sementara kedua orangtua Kamila mempunyai lahan pertanian di kota Sumedang. Lahan sebesar 20 hektar itu dikelola oleh petani-petani setempat. Keluarga Kamila bisa dibilang adalah orang terkaya di kampung Situraja Sumedang.

     Kamila kost tidak jauh dari kampusnya di daerah buah batu. Tapi,tentu saja bukan kost-kost an yang murah. Kamar kost Kamila termasuk mahal namun tentu saja fasilitasnya lengkap. Ada Ac, ranjang springbed, lemari, meja belajar, kamar mandi di dalam ,televisi dan juga laundry. 

     Itulah sebabnya Kamila terkadang merasa iri dengan Sabrina yang ‘biasa-biasa’ saja itu. ‘Bagaimana mungkin dia bisa mengalahkan aku yang anak orang kaya,’ batin Kamila.

     “Hei, kok malah melamun, ikut pulang denganku dan Mas Abi,yuk. Lumayan jauh loh dari sini kalau kamu harus naik taksi. Sayang ongkosnya,sekalian Mas Abi ajak kita makan,” kata Sabrina. 

     Kedua gadis itu memang berteman dekat. Kamila tadinya sangat menyukai Sabrina. Tapi,sejak ada Abimanyu di antara mereka, hati Kamila mulai membenci Sabrina.

“Nanti aku ganggu yang lagi kasmaran,” jawab Kamila basa-basi.

“Apaan sih,kamu ini. Sudahlah,hari sudah malam, nggak baik kalau kamu pulang sendiri.”

      Kamila melirik jam tangan yang melingkar di tangan kanannya, Sabrina benar, hari sudah malam, hampir jam Sembilan.

“Baiklah, aku numpang ya,” kata Kamila. 

     Sabrina pun langsung menggandeng tangan Kamila dengan gembira dan mereka pun langsung naik ke dalam mobil Abimanyu.

“Hai,Mas. Maaf ya, kalau aku ikut numpang, nggak ganggu kan?” sapa Kamila pada Abimanyu basa -basi. Pemuda tampan itu menoleh dan tersenyum pada Kamila. 

“Nggak apa-apa kok, Kamila. Sahabatnya Sabrina berarti sahabat saya juga,kan.”

     Kamila hanya meringis,sesungguhnya saat ini dia sedang dilanda api cemburu.

“Tarian kalian bagus sekali,loh,” kata Abimanyu.

“Kamila itu yang jago,Mas. Dia selalu mendapat nilai yang baik di kampus.”

“Oya? Tapi, buat aku,kamu yang paling cantik dan menarik,sayang,” gombal Abimanyu membuat Kamila mencibir, untung saja Abimanyu dan Sabrina sedang asik tidak sempat memperhatikan ekspesi wajah Kamila.

      Sebelum pulang Abimanyu mengajak kedua gadis itu untuk makan. Tapi,lagi-lagi Kamila merasa seperti menjadi obat nyamuk yang berputar-putar di sekeliling mereka. Hanya sebagai pelengkap.

     Setelah makan, mereka pun pulang. Abimanyu mengantarkan Sabrina terlebih dahulu, karena jika dia mengantarkan Kamila lebih dulu dia akan berputar-putar jalan.

“Pindah ke depan aja ,Mil. Kasian kalau Mas abi jadi supir,” kata Sabrina. Kamila pun hanya mengiyakan.

      “Kamu nggak punya saudara di Bandung?” tanya Abimanyu memecah keheningan di antara mereka.

“Nggak ada ,Mas. Aku anak satu-satunya,setelah melahirkan aku dulu Ibu sempat hamil lagi tapi kemudian keguguran. Jadinya aku tidak memiliki saudara lain. Sebenarnya Abah itu orang Cirebon, tapi kakek buyut Abah pindah ke Sumedang sejak jaman dulu, kemudian membeli sawah di Sumedang dan sampai sekarang kami semua tinggal di Sumedang.”

“Kenapa pilih seni tari?” tanya Abimanyu lagi.

“Karena aku suka menari sejak kecil. Entahlah, sejak aku kecil aku sering bermimpi didatangi oleh wanita cantik dan wanita itu mengajarkan aku menari Jaipong seperti itu,ya jadinya sampai sekarang aku suka menari jaipong.”

“Aku juga punya keluarga di Cirebon,loh. Papaku itu orang Cirebon juga.Tapi , mama orang Bandung asli,” kata Abimanyu. Kamila merasa senang Abimanyu mau bercerita soal keluarganya.

      Sepi kembali. Kamila hanya memandangi wajah Abimanyu yang tampan. Ingin bertanya tapi lidahnya terasa kelu. Hingga akhirnya mereka pun sampai di rumah kos Kamila. Kamila pun segera turun dan mengucapkan terima kasih.

“Seandainya saja ada ilmu yang bisa membuatmu jatuh cinta padaku sehingga membuatmu melupakan Sabrina seberat apapun pasti akan aku lakukan,Mas,” gumam Kamila sambil melangkah masuk dan langsung ke kamarnya yang terletak di lantai dua.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bulan di Darah Awan
9.8
Dunia kini diselimuti cahaya merah abadi yang membawa derita darah dan kesedihan mendalam. Di tengah perjuangan mempertahankan kewarasan, sebuah pertemuan singkat justru berujung pada luka lama yang kembali terbuka. Meski ada ikatan yang terasa berbeda, kebencian dari masa lalu menciptakan atmosfer yang menyesakkan. Rahasia yang tersimpan memicu amarah hingga hubungan yang baru saja dimulai ini terancam hancur, meninggalkan rasa sesak yang tak terlukiskan.
Sampul Novel Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya
8.9
Pasca kematian sang ayah oleh Rufus Black, Calista Kaz menyadari warisan darah penyihir dan psikokinesis dalam dirinya. Bersama Brisa, Ness, dan Darren, ia menuju Lembah Crystal demi memenuhi ramalan sebagai pembangkit naga. Namun, kegagalan Calista justru membuat lembah itu hancur diserang Zorca. Kini, di tengah perlindungan bangsa Elf Amorilla, Calista harus berjuang membangkitkan roh Arkhataya demi memenangkan pertempuran terakhir sekaligus mengurai kisah cintanya.
Sampul Novel Catatan Harian Jo
9.6
Jo adalah sosok makhluk tak kasatmata yang memendam kerinduan mendalam akan hadirnya cinta sejati di dalam hidupnya. Namun, meski ia memiliki keinginan yang begitu tulus, perjalanan Jo untuk menemukan pasangan yang mampu menerima keberadaannya tidaklah mudah. Ia terus menghadapi berbagai rintangan sulit dan kegagalan yang menyakitkan. Inilah kisah perjuangan Jo dalam mencari kasih sayang di tengah nasibnya yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.
Sampul Novel Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha
8.2
Pameran seni pertamaku hancur saat Baskara, Alpha pasanganku, justru melindungi wanita lain di berita. Dia mengabaikan ikatan kami demi aliansi baru dan menyebut karyaku sekadar hobi, bahkan mencuri ide bisnis triliunanku. Setelah empat tahun dihina sebagai Omega penurut, kesabaranku habis. Melalui dokumen palsu yang dikira pengalihan hak seni, aku menjebaknya untuk menandatangani Ritual Penolakan. Kesombongannya akan menjadi senjata penghancur dirinya sendiri.
Sampul Novel Omega-nya yang Terbuang, Kehancuran Raja Alpha
9.1
Lima belas tahun menjadi pendamping Baskara Adijaya, sang Alpha mematikan, hancur seketika saat aku merasakan pengkhianatannya. Aroma wanita lain dan pesan vulgar dari asistennya, Jasmine, mengungkap perselingkuhan keji mereka. Kondisi 'Penolakan Jiwa' menyerangku akibat ikatan yang tercemar, diperparah klaim kehamilan Jasmine. Kini, aku melepaskan peran sebagai penenang monster dalam dirinya. Tanpa menuntut harta, aku memilih bebas dan bersiap meruntuhkan dunianya.
Sampul Novel Pengkhianatan Sang Gamma, Pasangan Pendendam Sang Alpha
8.2
Lima tahun kuberikan segalanya untuk Lucian hingga ia menjadi Gamma, namun ia mengabaikan nyawaku demi saudara tiriku. Setelah disiksa di penjara atas perintahnya, aku menyadari ia hanya haus kekuasaan. Kini, saatnya pembalasan. Lucian hadir di upacara ikatanku dengan harapan palsu, hanya untuk menyaksikan aku bersanding dengan Alpha rival yang menjadi pasangan kedua sejatiku. Ini bukan tentang pengampunan, melainkan awal kehancurannya yang menyakitkan.