APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jejak Cinta Terlarang di Kampus Perjuangan

Jejak Cinta Terlarang di Kampus Perjuangan

Di kampus penuh aktivisme, Adrian nekat menjalin asmara terlarang dengan Maya, tunangan Romeo. Meski terpisah jarak, Romeo berupaya menjaga komitmennya di bawah tekanan norma keluarga. Namun, Rina memanfaatkan kekecewaan Romeo untuk menghidupkan cinta lamanya, meski berujung pada luka batin. Saat rahasia terungkap, mereka semua terjebak dalam dilema antara perasaan, idealisme, dan tanggung jawab. Kisah ini mengulas pengorbanan serta pencarian jati diri di tengah konflik cinta yang rumit.
Bab
Bagikan

Bab 3

Reuni SMA, suatu kesempatan untuk bertemu kembali dengan teman-teman lama, namun juga membawa Rina pada konfrontasi yang sulit. Saat acara reuni berlangsung, Rina melihat Romeo yang tengah berbincang dengan teman-teman mereka di sudut ruangan. Ketegangan terlihat di wajah Rina, namun keputusan untuk mengungkapkan rahasia yang telah diketahuinya pun akhirnya diambil.

Rina, setelah mempertimbangkan dengan matang dan menerima saran dari adik Romeo, memilih menyapa Romeo di tempat yang agak sepi di acara reuni. Hatinya berdebar kencang, dan ketidaknyamanan terpancar dari wajahnya.

Rina: (dengan suara gemetar) "Romeo, bisa kita bicara sebentar?"

Romeo: (tersenyum) "Tentu, Rina. Ada apa?"

Rina: (menghela nafas dalam) "Ini sulit untuk diucapkan, tapi aku pikir kamu berhak tahu. Aku mengetahui sesuatu yang mungkin akan menyakitimu."

Romeo: (penasaran) "Apa yang terjadi, Rina?"

Rina: "Aku melihat Maya dan Adrian, mereka... mereka memiliki hubungan terlarang. Aku tidak tahu apakah kamu sudah tahu atau tidak, tapi aku merasa kamu berhak tahu kebenarannya."

Romeo, dengan wajah yang tadinya penuh senyum, tiba-tiba terdiam. Keterkejutan dan kebingungan terpancar dari matanya. Rina yang diam-diam mencintai Romeo sejak SMA, kini merasa hatinya bergetar di hadapan pria yang pernah menjadi bunga mata pelajaran terindah di masa sekolah mereka.

Romeo: (dengan suara serak) "Terima kasih, Rina, sudah memberitahuku. Aku... aku butuh waktu untuk merenungkan semuanya."

Rina, sambil menahan perasaan bercampur baur di dalam hatinya, hanya bisa mengangguk. Momen reuni yang seharusnya penuh keceriaan, kini menjadi titik balik bagi kisah cinta terlarang yang telah mengubah dinamika hubungan di antara mereka semua.

Dalam kedalaman hati Romeo, perasaan sakit hati dan dendam membentuk badai emosional yang tak terbendung. Kabar tentang cinta terlarang antara Maya dan Adrian seolah merobek-robek kebahagiaan dan kepercayaan yang telah lama dibangunnya. Suasana hatinya kini dipenuhi dengan kekecewaan yang mendalam dan pertanyaan yang tak terjawab.

Setiap langkah, senyum, dan momen indah yang pernah dia bagikan bersama Maya, kini terasa seperti penghinaan. Hatinya yang dulu dipenuhi cinta, kini dirasuki oleh rasa sakit yang sulit diungkapkan. Segala kenangan indah seakan-akan menjadi pisau tajam yang menusuk-nusuk, mengingatkannya pada setiap kata kasih, janji, dan keintiman yang sekarang terasa seperti kepalsuan.

Dendam tumbuh di dalamnya, seolah menjadi api yang tak kunjung padam. Dendam pada Maya, yang seharusnya menjadi pendampingnya sepanjang hidup, kini menjadi sumber kepedihan. Dendam pada Adrian, sahabat dekatnya yang dianggapnya sebagai bagian dari kehidupannya, menguatkan tekadnya untuk menjauh dari kedua orang tersebut.

Pertanyaan "mengapa" dan "bagaimana" menciptakan pertarungan batin yang tak henti-hentinya. Rasa sakit hati yang mendalam diwarnai oleh keinginan untuk melupakan, namun sekaligus merencanakan balas dendam sebagai bentuk pemulihan dari luka yang begitu dalam. Suasana hati Romeo, yang dulu dipenuhi oleh kebahagiaan dan cinta, kini menjadi gelap dan dingin, membentuk bayang-bayang kekecewaan yang menghantuinya setiap hari.

Rina, meski hatinya bergetar oleh rasa sakit melihat kekecewaan Romeo, memutuskan untuk bermain peran yang tampaknya memberikan saran dan dukungan agar Romeo dapat mengatasi emosinya. Di hadapan Romeo, Rina berusaha menunjukkan dirinya sebagai teman yang peduli dan bijak.

Rina: (dengan wajah penuh keprihatinan) "Romeo, aku tahu ini sulit bagimu. Tapi ingatlah, kemarahan dan dendam hanya akan merugikan dirimu sendiri. Cobalah untuk tenang dan pikirkan dengan jernih."

Romeo: (menghela nafas) "Aku tahu, Rina, tapi rasanya sulit sekali. Mereka berdua, begitu dekat denganku, tapi menyembunyikan hal seperti ini."

Rina: (mengangguk) "Saya sepenuhnya mengerti perasaanmu, Romeo. Tapi kita perlu mengambil langkah yang bijak. Jangan biarkan emosi menguasai dirimu."

Di balik nasihat dan kata-kata bijak yang Rina sampaikan, sebenarnya ada perhatian penuh yang ia berikan kepada Romeo. Rina sadar bahwa momen ini dapat membangun kedekatan emosional dengan Romeo. Ia dengan cermat memberikan dukungan, membuat Romeo merasa ada yang memahami dan mendukungnya.

Romeo: (mengangguk) "Terima kasih, Rina. Kau selalu memberikan nasihat yang baik. Aku perlu waktu untuk merenung."

Rina, sambil memberikan senyuman tulus, meneruskan peran yang ia mainkan. Di dalam hatinya, ia merencanakan langkah-langkah lebih lanjut untuk membuat dirinya semakin dekat dengan Romeo. Keinginan untuk memenangkan hati Romeo yang hancur ini menjadi dorongan yang semakin kuat, dan Rina yakin bahwa perannya sebagai teman penyemangat dapat membuka pintu ke hati Romeo.

Romeo, yang sejatinya tidak memiliki perasaan cinta terhadap Rina, memutuskan untuk bermain peran dengan maksud yang lebih tersembunyi. Dalam hatinya yang penuh dendam dan kekecewaan terhadap Maya, Romeo ingin membalas sakit hati tersebut dengan cara yang tidak terduga. Ia berencana menunjukkan kemesraan dengan Rina agar Maya merasakan rasa cemburu dan kehilangan.

Rina, yang masih terperangkap dalam perannya sebagai teman yang peduli, tidak menyadari maksud tersembunyi di balik tindakan Romeo. Mereka mulai terlihat sering bersama, bergaya kemesraan yang seolah mengesankan adanya hubungan yang lebih dari sekadar pertemanan. Romeo berusaha menunjukkan kepada Maya bahwa ia juga bisa menikmati momen kebersamaan tanpanya.

Rina: (dengan senyum tipis) "Romeo, apa yang sedang kau lakukan? Aku merasa ada yang berbeda dalam sikapmu."

Romeo: (dengan nada acuh) "Aku hanya berusaha melupakan dan melanjutkan, Rina. Tidak ada yang harus kau khawatirkan."

Namun, di dalam hati Romeo, maksudnya adalah menciptakan ketidakpastian dalam hati Maya. Ia ingin Maya merasakan sejauh mana keputusasaan dan rasa cemburu yang mungkin muncul ketika melihatnya bersama dengan Rina. Balas dendam menjadi pendorongnya, dan Rina menjadi alat yang tak disadari untuk mencapai tujuannya.

Romeo, sementara terlibat dalam permainan yang rumit ini, tidak menyadari bahwa dendam dan balas dendam cenderung memperburuk keadaan. Kehidupan cinta yang semula penuh keindahan kini menjadi panggung konflik dan intrik yang dapat merusak hubungan lebih lanjut.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Cerai!
8.5
Yutaka dan Arabella terikat perjodohan dengan perjanjian cerai setelah enam bulan. Meski Yuta kerap memprovokasi dengan isu selingkuhan, kebersamaan mereka justru menumbuhkan perasaan tulus. Namun, saat Arabella siap jujur, masa lalu Yuta muncul dan mengacaukan segalanya. Di tengah kontrak yang hampir berakhir, keduanya terjebak antara gengsi dan cinta yang tak terduga. Akankah perpisahan tetap menjadi jalan akhir bagi pasangan yang mulai saling mencintai ini?
Sampul Novel Cinta di Musim Semi
9.6
Kehidupan kota Amara terusik saat sebuah surat lama memaksanya kembali ke kampung halaman demi mengungkap rahasia kelam. Di sana, ia terjebak di antara Rendra, sosok dari masa lalunya, dan Daffa, fotografer misterius yang tiba-tiba hadir. Di tengah tumpukan memori dan misteri, Amara harus berjuang menghadapi luka lama serta pengkhianatan. Apakah kebenaran yang terungkap akan membawa kesembuhan bagi hatinya atau justru menghancurkan segalanya?
Sampul Novel I Love You Chef
8.9
Renata Deanita akhirnya jatuh hati pada atasannya yang dingin dan angkuh, Arjuna Tunggajaya Nuraga. Meski terlihat galak, Arjuna ternyata menyimpan rasa yang sama namun takut terluka lagi setelah ditinggal sang istri. Sebuah ciuman spontan di Bandung membawa mereka ke dalam malam penuh gairah hingga sepakat untuk menikah. Namun, saat hubungan mereka semakin serius, ancaman tak terduga mulai mengintai. Sanggupkah cinta mereka bertahan dari gangguan orang asing?
Sampul Novel Karena Aku Ingin Mati, Aku Jadi Belok
8.2
Gala adalah pria yang dihantui rasa takut akan luka emosional, sementara Lingga merupakan sosok haus popularitas yang justru membenci sanjungan. Di balik topeng kemunafikan, keduanya terjebak dalam hubungan penuh ancaman dan pemerasan untuk meraih kebahagiaan semu. Kolaborasi antara jiwa yang fasik dan munafik ini melahirkan dinamika cinta yang destruktif, di mana mereka saling menyakiti demi memuaskan hasrat batin serta obsesi gelap masing-masing.
Sampul Novel Messy LOSY
9.3
Keenan adalah pria munafik yang kerap menyiksa Dilara secara fisik dan mental. Meski terus disakiti, Dilara awalnya bertahan dalam hubungan toksik yang penuh pengkhianatan serta perselingkuhan ini. Saat rasa lelah memuncak dan ia berniat pergi, Keenan justru terus mengekang dan memaksanya menetap. Di tengah luka dan air mata yang jauh dari ekspektasi indahnya cinta, mampukah Dilara bangkit melawan rasa sakit demi menemukan kebahagiaan sejatinya?
Sampul Novel Pria Yang Disimpan
9.7
Nadia terjebak dalam pernikahan pilu bersama Robin, yang menyembunyikan penyakit rahasia hingga ia terus disalahkan mertua. Di sisi lain, Riska merasa terasing karena Alvin sang kapten kapal jarang pulang, sementara ia harus menghadapi tekanan ibu mertuanya. Di tengah konflik itu, muncul Arfan, pria trauma yang perlahan membuka hati kembali. Takdir rumit kini mengikat mereka dalam pusaran perasaan yang tersembunyi, menguji kesetiaan serta cinta yang tersimpan.