APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Raka menyimpan surat perjanjian yang sudah ditandatangani oleh Marshel dan memberikan selembar cek senilai 1M untuk Marshel. Ethan tersenyum sinis saat melihat wajah senang Marshel karena telah mendapatkan uang sebanyak itu. Ethan dan Raka segera keluar dari rumah Emma, lalu kembali ke kantor.

Ethan mengikuti rapat di kantornya dengan tidak fokus. Dia terus memikirkan Emma dan tempat tinggalnya yang begitu jauh dari kata mewah. Ethan juga menyayangkan atas sikap ayah Emma yang begitu kejam pada anak satu-satunya. Apalagi Emma adalah seorang perempuan.

"Bos, bagaimana ini? Rapatnya udah selesai," bisik Raka di telinga Ethan.

"Semua laporan segera dilaporkan ke Raka atau Pricillia. Rapat selesai." Ethan segera keluar dari ruang rapat dan meninggalkan semua peserta rapat dalam keadaan bingung. Biasanya Ethan akan memberikan banyak pertanyaan dan keluhan untuk para petinggi di perusahaannya, tetapi kali ini dia hanya pergi begitu saja.

"Ada apa sama si Bos?" tanya Pricillia, sekretaris Ethan.

"Aku juga nggak tahu," jawab Raka sedikit cuek. Raka bisa menebak jika bos sekaligus sahabatnya itu sedang memikirkan Emma. Raka baru melihat Ethan menyukai perempuan sampai seperti itu.

 Malam hari setelah Ethan selesai bekerja, dia dan Raka menunggu di depan jalan masuk rumah Emma. Ethan tidak tahu apakah Emma sudah diusir pergi oleh sang ayah atau belum. Ethan meminta Raka untuk melihat ke sekitar rumah Emma. Ethan menunggu dengan gelisah.

Ethan keluar dari mobilnya dan masuk ke jalan sempit ke rumah Emma. Ethan melihat Emma sedang didorong keluar dengan paksa oleh sang ayah. Ethan tidak mengharapkan hal itu terjadi. Dia hanya ingin Marshel mengusirnya tanpa ada kekerasan. Emma terlihat menangis dan memohon pada ayahnya untuk tidak mengusirnya dari rumah.

"Pergilah, kamu bisa cari rumah tinggal sendiri. Aku tidak mau melihat wajahmu lagi. Aku juga tidak bisa menampung kamu lagi di sini." Marshel mengatakan hal itu dengan begitu kejam.

"Pa, maafin Emma. Kalau memang Emma bersalah, Emma akan memperbaiki itu. Emma akan mencari uang untuk Papa juga. Jangan usir Emma, Pa." Suara tangisan Emma membuat hati Ethan merasa sesak.

"Sialan, pria itu sangat brengsek. Dia tidak pantas jadi seorang ayah," gumam Ethan dan beranjak menghampiri Emma, tetapi dicegat oleh Raka.

"Tunggu, Bos. Biarkan mereka selesaikan dulu urusan mereka." Raka menahan Ethan untuk ikut campur.

"Aku tidak meminta dia untuk berbuat seperti itu pada anaknya sendiri." Ethan menepis tangan Raka dan menghampiri Emma.

Marshel menciut melihat kedatangan Ethan. Marshel langsung masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya. Emma memanggil ayahnya dan terus menangis. Ethan berjongkok di samping Emma yang terjatuh saat didorong keluar oleh sang ayah.

"Ayo ikut aku," ajak Ethan pada Emma yang masih bingung dengan apa yang dilakukan ayahnya.

"Siapa kamu?" tanya Emma mengusap air matanya dengan kasar. Dia tidak ingin terlihat lemah di hadapan orang lain. Apalagi orang itu tidak dikenalnya.

"Hai, Emma. Saya Raka kakaknya Ardian. Ini Ethan, bos saya." Raka memperkenalkan dirinya serta Ethan tanpa diminta.

"Mau apa kalian ke sini?" tanya Emma lagi dengan waspada.

"Aku ke sini mau jemput kamu. Ikut aku atau kamu akan jadi gelandangan." Ethan berbicara dengan nada dingin dan langsung ke intinya.

"Untuk apa aku ikut kamu? Aku tidak kenal dengan kamu." Emma beranjak dan membawa satu koper barang-barangnya, lalu berjalan menjauhi rumahnya dan meninggalkan Ethan.

"Mau ke mana kamu malam-malam begini?" teriak Ethan dan seketika Emma berhenti melangkah. Dia memang tidak punya tempat tujuan dan uangnya tidak akan cukup untuk menyewa hotel atau penginapan.

"Apa urusan kamu?" tanya Emma dengan sedikit berharap, orang di depannya ini bisa membantunya.

"Ikut aku dan kamu akan mendapatkan tempat tinggal yang layak." Ethan mengatakannya dengan lebih lembut.

Emma berpikir sejenak untuk memutuskan apakah dia akan mengikuti orang yang baru dikenalnya atau dia memilih menolak bantuan dari Ethan dan menjadi gelandangan di jalan. Emma melihat ke arah Ethan dan Raka bergantian. Emma tahu jika Ardian memiliki seorang kakak, tetapi Emma baru melihatnya sekarang. Ethan menunggu keputusan Emma dengan gelisah.

"Aku janji tidak akan merugikan kamu," ucap Ethan dengan wajah serius.

"Baiklah, aku akan ikut dengan kamu. Aku harap keputusanku tidak salah." Emma akhirnya memutuskan untuk mengikuti Ethan.

Emma mengikuti Ethan ke kompleks gedung apartemen yang terdapat di Gianyar. Ethan telah mempersiapkan tempat tinggal untuk Emma, sebuah apartemen sederhana yang bersih dan nyaman. Ethan tidak akan memberikan hal yang berlebihan karena Emma belum menjadi miliknya. Suatu saat, jika Emma sudah menjadi miliknya, Ethan akan memberikan apa pun untuk Emma.

"Maaf kalau apartemennya seperti ini," ucap Ethan berpura-pura merasa tidak enak hati.

"Tidak apa, Tuan. Terima kasih sudah membantu saya," ucap Emma pada Ethan.

"Kalau ada apa-apa hubungi aku segera. Ini kartu namaku." Ethan memberikan kartu namanya pada Emma.

"Kalau boleh, aku minta nomor telepon Kak Raka aja. Aku kenal sama Kak Ardian," ujar Emma sambil berharap.

"Tidak, kamu langsung hubungi aku aja. Raka, kamu keluar." Ethan memerintahkan Raka untuk keluar apartemen Emma terlebih dahulu. Dia tidak ingin Emma lebih memilih Raka daripada dirinya.

"Baiklah, aku akan menghubungi kamu karena kamu yang telah membantu aku." Emma akhirnya menuruti permintaan Ethan.

"Kalau begitu aku permisi dulu. Istirahatlah." Ethan mengusap lembut kepala Emma. Ethan sebenarnya masih ingin berada di apartemen Emma, tetapi dia tidak ingin membuat Emma merasa tidak nyaman.

"Terima kasih sekali lagi, Tuan," ucap Emma sambil menunduk dalam.

"Namaku Ethan. Panggil saja aku Ethan atau ditambah Kak seperti Raka." Ethan memprotes panggilan Emma padanya. Dia merasa iri dengan Raka dan Ardian yang dipanggil Emma dengan sebutan "kak".

Emma mengangguk tanda mengerti dan mengantar kepergian Ethan di depan pintu apartemennya. Ethan pergi meninggalkan kompleks apartemen milik Emma menuju ke kantornya lagi. Ethan tersenyum tipis karena dia telah berhasil dengan langkah awalnya mendekati Emma. Raka hanya bisa menggelengkan kepalanya, melihat tingkah bosnya sekaligus sahabatnya.

"Apa kamu sesenang itu?" tanya Raka sambil melirik ke arah Ethan yang sedang tersenyum tipis. Ethan hanya menatap tajam pada Raka.

"Siapkan surat kontrak untuk Emma. Aku mau dia menjadi milikku seutuhnya," ujar Ethan sambil terus tersenyum.

"Mungkin dia tidak akan mau menandatangani itu." Raka menjawab dengan santai dan dipukul langsung oleh Ethan. Raka mengaduh sambil memegang bahu yang dipukul Ethan.

"Kerjakan saja, soal mau atau tidak, itu urusan aku." Ethan sudah memikirkan semuanya. Dia akan mulai mendekati Emma dengan caranya sendiri.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel terjebak dalam pernikahan hambar bersama Andre, pria kasar yang tak pernah menghargainya. Di tengah rasa frustrasi, wanita 24 tahun ini justru menjalin hubungan gelap dengan Arman, calon suami dari adik iparnya, Bella. Bagi Amel, Arman adalah pelarian sempurna dari derita batin dan finansial. Meski bertahun-tahun tak terendus, rahasia mereka terancam saat Andre tiba-tiba ingin berubah. Akankah Amel memilih setia pada penebusan Andre atau tetap bersama selingkuhannya?
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
8.0
Aluna bekerja keras di Hotel Aurelia demi biaya pengobatan adiknya. Namun, hidupnya hancur saat akun sistemnya dituduh membocorkan video rahasia Davin Elvard Renata dari Presidential Suite. Meski dijebak oleh rekan internal, miliarder itu tak peduli dan memaksa Aluna menjadi tawanan pribadinya sebagai bentuk tanggung jawab. Terjebak dalam konspirasi besar dan ancaman Davin, Aluna harus bertahan di tengah permainan kekuasaan yang penuh rahasia dan ketakutan.
Sampul Novel Is This Love?
8.7
Farrel Aditama Effendi dikenal sebagai pria kaya yang gemar bersenang-senang, berbeda jauh dari Fachmi, kembarannya yang kaku. Karena obsesi memiliki sang kakak, Farrel bertekad menggagalkan pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, rencana sabotase ini berbalik saat Farrel justru jatuh cinta pada wanita tersebut saat menyamar menjadi Fachmi. Kini, ia terjebak dalam dilema besar jika rahasia tentang identitas aslinya terbongkar.
Sampul Novel Istri Kedua
7.9
Indira sangat antusias memulai karier sebagai sekretaris pengganti di perusahaan raksasa ibu kota. Namun, sebuah momen canggung terjadi saat ia memergoki bosnya, Edbert, bermesraan dengan sang istri, Merry. Alih-alih marah, Merry justru meminta Indira duduk dan mengajukan permohonan gila agar suaminya menikahi sekretaris itu. Edbert sangat terkejut mendengar ide poligami tersebut. Akankah Indira bersedia menjadi istri kedua demi memenuhi permintaan Merry?
Sampul Novel Nodamu Bukan Masalah Bagiku
8.0
Riko, seorang CEO kaya, tak sengaja menyelamatkan Nabila dari suaminya yang kejam. Nabila dipaksa menjadi wanita malam demi uang, namun Riko hadir menolongnya mengurus perceraian. Benih cinta tumbuh di antara mereka, meski ibu Riko menentang keras hubungan tersebut karena masa lalu Nabila. Kini, keduanya harus berjuang bersama demi mendapatkan restu orang tua dan membuktikan bahwa cinta mereka mampu melampaui segala prasangka serta ego keluarga.
Sampul Novel Om Bule Menjadi Kekasihku
8.4
Ela, karyawan swasta, menikmati liburan 12 hari di Luzern dan bertemu Ali, pengusaha properti asal Libanon. Kedekatan mereka memicu skandal saat paparazzi menuduh Ela sebagai orang ketiga dalam hubungan Ali dengan artis Nihan. Di luar dugaan, Ali justru mengakui Ela sebagai kekasihnya saat konferensi pers. Meski Ela ragu karena perbedaan negara, Ali membuktikan keseriusannya dengan menyusul ke Jakarta demi memperjuangkan cinta mereka berdua.