APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jodoh yang ditakdirkan

Jodoh yang ditakdirkan

Terpisah sejak kecil akibat perceraian, si kembar Yunara dan Lunara bertemu kembali di hari pernikahan Yunara. Lunara hadir mencari sang ayah, namun takdir justru berubah drastis bagi keduanya. Yunara terjerat dengan pria asing yang obsesif, sementara Lunara terjebak situasi rumit bersama suami kakaknya sendiri. Pernikahan Lunara yang sudah di depan mata pun hancur karena kesalahpahaman. Kini, mereka harus memilih: pasrah pada nasib atau berjuang demi cinta sejati.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mobil fortuner putih milik Ivan baru saja memasuki gerbang kediaman orang tuanya.

Begitu memasuki halaman, akan terlihat puluhan jenis bunga yang tertata rapi di sekitar halaman depan.

Maklum, nyonya rumah yang tidak lain adalah mamanya Ivan, sangat menyukai bunga.

Di sisi sebelah kiri bahkan terdapat sebuah rumah kaca yang juga penuh tanaman langka.

Rumah mewah bergaya eropa dengan pilar-pilar besar sebagai tiangnya itu berada di kawasan elit. Tidak sembarang orang bisa memiliki rumah di kawasan itu.

Hanya orang yang super kaya yang mampu membeli tanah yang harga permeternya bisa membuat orang tercengang.

Namun sayang, rumah dua lantai yang sangat besar dan mewah itu, hanya ramai di saat akhir pekan saja, seperti halnya hari ini.

Di hari biasa, penghuninya lebih banyak menghabiskan waktu di luar, dengan kesibukan masing-masing.

Ivan terus melajukan mobilnya hingga tiba di teras rumah utama.

Jarak dari pintu gerbang ke rumah utama, lumayan jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki.

Tiba di teras depan, Ivan memarkir mobilnya begitu saja, dan langsung masuk ke dalam. Dia tidak perlu memasukkan mobilnya ke garasi, karena nanti akan ada pengurus rumah yang akan mengurus mobilnya.

Ivan masuk melalui pintu samping yang terhubung langsung dengan ruang keluarga. Tujuannya agar dia bisa langsung menuju ke kamarnya yang berada di lantai-2, karena tangga berada di ruang itu.

Namun siapa sangka, saat memasuki ruang keluarga, dilihatnya semua keluarganya masih berkumpul di sana, padahal ini sudah jam 10 malam. Biasanya di jam segitu, semuanya sudah pada tidur.

Ruangan yang tadinya ramai dengan canda tawa, tiba-tiba hening begitu melihat kedatangan Ivan.

Semua pasang mata secara bersamaan langsung menatap ke arahnya dengan tatapan ingin tahu.

"Baru pulang, Van?" tegur pria yang usianya paling tua di antara yang lainnya.

Sebagai orang yang lebih tua, dia mengambil inisiatif berbasa-basi lebih dulu.

Dia adalah Johan Sanjaya, papanya Ivan. Pria berusia 60 tahun itu masih terlihat gagah dan bugar, meskipun tampak kerutan di beberapa bagian wajahnya.

"Sini Van, cerita sama mama, apa lamaranmu di terima?" tanya seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan awet muda.

Dia adalah Abigail Sunandar, mamanya Ivan.

Meski usianya sudah menginjak kepala lima, tidak tampak kerutan sama sekali di wajahnya. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang di habiskannya untuk mendapatkan hasil seperti itu.

Abigail sengaja menggeser duduknya, dan menepuk kursi di sebelahnya, agar Ivan duduk di sana.

"Kalian semua belum tidur?"

Bukannya menjawab, Ivan malah balik bertanya dengan heran. Dia berjalan menghampiri mamanya, dan duduk di sebelahnya.

"Kami semua menunggumu, Kak, kami penasaran ingin tahu, apa jawaban kakak ipar!" sahut wanita yang berwajah chubby dengan nada menggoda.

Dia adalah Karin Sanjaya, adik kedua Ivan. Usianya hanya selisih tiga tahun dari Ivan, namun dia telah berkeluarga dan memiliki sepasang anak, bernama Adelia ( 3 thn ) dan Azka ( 1 thn ).

Wanita berambut sebahu itu memang terlihat lebih berisi usai melahirkan anak keduanya. Namun untungnya dia memiliki tubuh yang cukup tinggi, sehingga tersamarkan.

Sejak menikah, Karin ikut tinggal bersama suaminya. Hari ini dia ada di sana karena biasanya setiap akhir pekan, dia akan membawa keluarga kecilnya untuk menginap di rumah orang tuanya.

"Astaga, jadi kalian semua berada di sini, hanya untuk menanyakan ini?" Ivan menatap tidak percaya ke arah semua yang hadir di sana.

"Aku tadi sudah membujuknya untuk tidur, Kak, tapi dianya ngotot ingin menunggu Kakak pulang!" sahut seorang pria muda yang duduk di samping Karin.

Dia adalah Andre Prasetyo, suami Karin. Dia memiliki sebuah showroom mobil di Jakarta. Dia dan Karin tadinya teman kuliah, dan setelah lulus, Andre memutuskan untuk melamarnya.

Sama seperti Karin, Andre juga memiliki tubuh yang sedikit gemuk. Tapi, jika Karin gemuk karena habis melahirkan, Andre justru sudah gemuk sejak dia masih kuliah dulu.

"Lalu, kamu Key, masih di sini, apa mau menanyakan hal itu juga?"

Ivan menatap tajam pada gadis berusia 20 tahun yang ada di seberangnya.

Gadis yang ditatap Ivan langsung nyengir salah tingkah

"Hehehe ... Kakak tau aja!"

Dia adalah Keyla Sanjaya, adik ketiga sekaligus adik paling bungsu Ivan.

Keyla masih kuliah dan memiliki tubuh yang paling imut di antara kedua saudaranya.

Jika Ivan dan Karin memiliki tinggi di atas rata-rata, berbeda halnya dengan Keyla yang tingginya hanya mencapai 155cm saja.

Namun, Keyla memiliki wajah yang lebih cantik dibandingkan Karin.

Dia dan Ivan sama-sama mengambil sisi wajah Abigail.

"Kamu akhirnya memutuskan untuk menikah, tentu saja ini merupakan berita besar. Apanya yang aneh, sih!" Johan menyahut dengan nada sewot.

"Jadi bagaimana Van, apa Yuna menerima lamaranmu!" Abigail kembali bertanya dengan tidak sabar, tanpa mempedulikan komentar Johan.

Sejak semula Abigail memang yang paling antusias dengan pernikahan ini.

Saking inginnya melihat Ivan menikah, dia bahkan turun tangan sendiri menyiapkan semua kejutan hari ini.

Dari menyiapkan cincin, mengosongkan restoran, menghiasinya dengan lilin dan bunga segar, juga mendatangkan pemain musik.

Harapannya hanya satu, agar lamaran Ivan diterima.

Ivan menghela napas sejenak sebelum menjawab mamanya.

"Seperti keinginanmu, Ma, sebentar lagi kamu akan mendapatkan menantu yang kamu inginkan!" jawab Ivan dengan tidak bersemangat.

Ruangan langsung heboh begitu mendengar jawaban Ivan. Untung saja semua kamar di rumah itu kedap suara, jika tidak, pasti suara mereka akan mengganggu Azka dan Adel yang lagi tidur.

Wajah Abigail tampak bahagia mendengar kabar baik itu, saking bahagianya hingga dia tidak memperhatikan wajah tertekan anaknya.

"Okay, aku ke atas dulu! Nanti katakan saja kapan kalian akan datang melamar secara resmi!"

Ivan pamit, lalu segera naik ke lantai dua.

Saat menaiki tangga, didengarnya keluarganya masih sibuk membahas rencana lamaran nanti. Sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang buat mereka.

Begitu masuk ke kamarnya, Ivan langsung menuju ke kamar mandi, dan mengisi air di bathub. Dia ingin berendam sebelum tidur untuk menenangkan pikirannya yang lagi kacau. Sejujurnya dia menyesali keputusannya melamar Yuna.

"Hmm ... semoga saja apa yang aku lakukan kali ini benar!" gumam Ivan sambil menghela napas panjang.

Sama halnya seperti keluarganya, malam ini sepertinya dia juga akan sulit untuk tidur. Bukan karena bahagia, tapi karena tertekan.

Setelah mandi Ivan memutuskan untuk pergi ke ruang kerjanya yang pintunya terhubung langsung dengan kamarnya, untuk mengerjakan beberapa dokumen di sana.

Dia berharap dengan menyibukkan diri, dia bisa mengalihkan sejenak pikirannya tentang Yuna.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Pertama Adinda
8.0
Dinda, siswi energik yang baru pindah ke Malang, bertemu Mahesa, pemuda dingin calon psikolog, saat melanggar aturan sekolah. Kebersamaan mereka di kelas memicu benih cinta, namun kebahagiaan itu terancam oleh Raditya. Sang Ketua OSIS yang sakit hati ini membongkar rahasia kelam keluarga Mahesa demi balas dendam. Tak disangka, skandal tersebut mengungkap fakta mengejutkan bahwa Mahesa adalah kakak kandung Dinda. Kini Dinda terjebak dalam dilema rasa yang telanjur mendalam.
Sampul Novel Iparku Ayah Anakku
8.0
Andini memulai babak baru sebagai sekretaris di kantor Rama, kakak iparnya sendiri. Namun, sebuah insiden fatal saat Rama mabuk membuat Andini mengandung darah dagingnya. Rama yang sangat mendambakan keturunan memohon agar Andini bersedia menjadi istri kedua. Terjepit antara rasa bersalah pada Anjani dan tuntutan situasi, Andini harus menghadapi dilema besar. Mampukah rahasia ini terkubur, ataukah pengkhianatan tak sengaja ini akan menghancurkan kebahagiaan kakaknya?
Sampul Novel Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap
9.5
Bara mengabdi enam tahun demi Isabella, bahkan merawat ibu mertuanya saat sang istri membangun karier. Namun, Isabella justru mengkhianatinya dengan menyebut pernikahan mereka hanya utang budi. Saat ibu Isabella wafat, wanita itu malah bersama mantannya dan mengandung. Tragedi berlanjut hingga keguguran dan perceraian terjadi. Saat Bara nyaris ditabrak, Isabella mengorbankan nyawa demi melindunginya. Di detik terakhir, terungkap rahasia bahwa janin itu adalah darah daging Bara.
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehidupan Rossa hancur setelah hamil akibat cinta satu malam dengan orang asing. Di tengah kemelut itu, ia terpaksa menikahi tunangan masa kecilnya demi kesepakatan bisnis. Meski awalnya dingin, Rossa perlahan menyerahkan hatinya. Namun saat akan melahirkan, ia justru menerima surat cerai yang menghancurkan jiwanya. Setelah memilih pergi, takdir kembali mempertemukan mereka. Sang suami mengaku sangat mencintainya, tapi akankah Rossa bersedia membuka hatinya lagi?
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters berubah menjadi dilema besar saat ia menyadari dirinya tengah mengandung. Di sisi lain, sang suami, Julian Ryder, telah menegaskan bahwa ia tidak menginginkan kehadiran seorang anak dalam pernikahan mereka. Terjepit di antara cinta pada janinnya dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras ide untuk menggugurkan kandungannya. Kini, ia harus menyusun rencana rahasia demi melindungi sang buah hati dari pengetahuan Julian.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel menjalani hidup penuh hinaan sebagai menantu yang dipaksa memakan sisa hidangan keluarga istrinya di lantai. Penindasan kejam dari Shirley dan kerabatnya membuat Marcel putus asa hingga ia nekat menenggak formula rahasia peninggalan orang tuanya. Bukannya tewas, cairan itu justru membangkitkan kekuatan luar biasa dalam dirinya. Kini, sang ahli obat yang dulunya dianggap sampah telah bangkit untuk membalikkan keadaan. Akankah mereka yang merendahkannya bersujud memohon ampun?