APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jodohku Ceo Dingin

Jodohku Ceo Dingin

Vivi Raminta terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa ibunya menikah dengan Devo, CEO dingin yang sangat ia benci. Keputusasaan Vivi memuncak setelah kekasihnya berkhianat demi wanita kaya. Di sisi lain, Devo setuju menikah hanya untuk menutupi skandal perselingkuhannya dengan artis bernama Karen. Meski terikat motif berbeda, benih asmara mulai tumbuh di antara keduanya. Kini, mampukah Devo melepas Karen demi Vivi saat cinta sejati mulai menguji ego mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi ini Devo melihat televisi dan dia melihat  Karen wanita yang dia cintai. Dia tersenyum ketika menatap Karen di televisi. Pelayan masuk ke dalam kamar dan Devo terlihat terkejut.

“Maaf Den Devo sarapannya sudah siap,” ucap pelayan.

Devo teringat kalau dia ada janjian sama Vivi untuk mengambil flashdisk itu. Dia segera mengambil tasnya dan turun ke bawah. Hari ini dia sarapan sendirian, sejak dulu dia selalu sendiri kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Devo mengirim pesan ke Vivi ke alamat café, dia tidak ingin buang waktu Karen masih banyak pekerjaan.  Vivi mendapatkan pesan dari Devo tentang alamat café itu, dia segera ke café dengan naik bus. Ponselnya berdering ternyata dari Rio kekasihnya.

{“Halo sayang kamu dimana?” tanya Rio.

“Aku lagi mau ke café mau ketemu teman,” ucap Vivi.

“Bagaimana wawancara kerja kamu kemarin?” tanya Rio.

Vivi menghela nafas panjang sambil berkata”Aku tidak tahu hasilnya namun wawancara buruk,” ucap Vivi.

“Semangat  aku harap kamu segera dapat pekerjaan,” ucap Rio.]

Rio menutup teleponnya, Vivi merasa sedih dengan ucapan Rio. Sudah dua tahun ini dia menganggur padahal dia sudah mendaftar ke banyak perusahaan namun tetap saja tidak diterima. Kadang dia berpikir apakah mungkin dari penampilan dia tidak menarik sehingga sulit mendapatkan pekerjaan. Busnya sudah sampai di depan café. Sebelum turun Vivi membayar dulu ke sopir. Vivi berjalan masuk ke dalam café. Dia melihat Devo sedang duduk di meja belakang sambil pakai kacamata. Vivi menghampiri Devo yang sedang sibuk dengan ponselnya.

“Halo Devo,” ucap Vivi.

Devo menatap Vivid an  dia melihat penampilan Vivi ini berantakan.

“Kamu duduk dulu,” ucap Devo.

 Vivi duduk dan dia melihat Devo tampak dingin cuek ketika berhadapan dengan Vivi.

“Mana flashdisk nya,” ucap Devo.

 Vivi mengambilnya di tas dan memberikannya kepada Devo. Devo menerima dengan cepat lalu memasukkan ke kantong celana. Vivi menatap Devo dalam hatinya dia tidak mengerti dengan jalan pikiran pria yang ada di hadapannya.

“Kamu belum melihat isinya,” ucap Devo.

“Aku tidak menyangka ternyata kamu menjalin hubungan sama artis yang  sudah bertunangan,” ucap Vivi tidak sanggup melanjutkan perkataannya Devo segera menutup mulutnya. Vivi terkejut ketika Devo menutup mulutnya. Mereka saling berpandangan dengan sangat dekat, Devo tampak canggung segera melepaskan tangannya dari mulu Vivi.

“Kamu jangan bilang apapun dan lebih baik kita pergi,” ucap Devo.

“Kamu mau kemana?” tanya Vivi.

“Nanti kamu akan tahu dengan ucapan aku,” ucap Devo.

Devo dan Vivi pergi naik mobil ke suatu resto namun Vivi terkejut dengan resto itu sepertinya ada acara pernikahan. Vivi turun dari mobil dan melihat ke arah resto, Devo segera turun dan dia tampak bingung dengan sikap Vivi.

“Ini Restonya ada acara pernikahan kita lebih baik cari resto yang lain,” ucap Devo.

Vivi diam saja tidak menanggapi ucapan Devo, dia sangat terpukul dengan semua ini. Vivi berjalan ke arah resto. Di depan Resto ada tulisan Rio dan Vera, dalam hatinya namanya seperti nama kekasihnya. Mungkinkah itu adalah Rio namun itu tidak mungkin tadi Pagi Rio baru saja menelponnya. Devo melihat Vivi yang berjalan ke arah resto dan dia mengejarnya. Devo melihat Vivi seperti orang yang hilang arah. Vivi berjalan ke dalam resto dia melihat foto Rio dan wanita lain. Dia terkejut kekasihnya itu menikah dengan wanita lain tanpa dia tahu. Ketika dia ingin masuk ke dalam dicegah oleh pelayan.

“Maaf apakah ibu tamu undangan?” tanya pelayan.

“Saya ingin bertemu dengan Rio,” ucap Vivi dengan kesal.

Devo melihat Vivi mulai histeris dia segera menghampiri pelayan itu sambil berkata”Kita tamu undangan namun kita mau ganti baju sebentar, kebetulan kita dari luar kota,” ucap Devo.

“Kalau begitu silahkan kamar mandinya di sana,” ucap pelayan.

 Devo menggandeng Vivi pergi meninggalkan resto dan dia berkata”Kamu kenapa seperti orang tidak waras kayak gitu,” ucap Devo.

Vivi hanya diam saja sambil menangis dalam hatinya dia tidak menyangka kalau kekasihnya mengkhianatinya.

“Pengantin pria itu adalah kekasihku, aku tidak sangka dia menikah hari ini,” ucap Vivi dengan suara lirih.

 Devo terkejut dengan ucapan Vivi dia tidak menyangka kalau Vivi mengalami masalah yang pelik.

“Kamu tidak apa-apa, apakah kamu baik-baik saja?” tanya Devo.

Vivi merasa hatinya hancur sebenarnya apa salahnya sehingga dia bisa begini, Rio kekasih yang sudah menemaninya selama lima tahun tega menghancurkan hatinya.

“Aku mau masuk ke dalam,” ucap Vivi sambil berjalan ke arah resto

“Untuk apa kamu mau ke dalam nanti kamu bikin keributan,” ucap Devo sambil memegang tangan Vivi.

Vivi hanya menangis dan tidak bisa berbuat banyak, dia tidak menyangka kalau hatinya akan hancur seperti ini.

“Vivi aku tahu kamu pasti sakit hati namun sekarang lebih baik kita pulang saja daripada kita menghancurkan pesta orang lain,” ucap Devo.

Acara Pernikahan segera dimulai dan Vivi tetap akan menemui Rio.

“Aku akan menemui dia,” ucap Vivi.

“Hentikan kamu nanti akan dipermalukan apalagi mereka sudah sah jadi suami istri,” ucap Devo.

 Vivi tahu kalau Rio sudah menikah dan memilih wanita lain namun kenapa hatinya sakit sekali. Devo merasa iba dengan Vivi dia awalnya ingin memberi peringatan untuk Vivi untuk tutup mulut tentang hubungannya dengan Karen. Ponsel Devo berdering dia mengambil ponsel dari kantong.

[“Halo kakek ada apa?” tanya Devo.

“Devo segera pulang kakek ingin menikahkan kamu dengan wanita cantik,” ucap Kakek.

Devo sangat terkejut dia tidak mengerti apa maksud kakek dengan menikahinya padahal dia juga belum dapat kabar apapun.

“Kakek ini salah paham aku juga belum mengenal wanita itu,” ucap Devo.

“Kamu itu tidak perlu mengenal wanita ini, dia adalah gadis cantik dari keluarga terpandang, selain itu dia baik,” ucap Kakek.

Devo teringat Karen dia tidak mungkin menikah dengan wanita lain selain Karen. Dia harus cari cara agar bisa keluar dari masalah ini.

“Aku tidak bisa Kakek menikah sekarang lagi pula menikah bukan main-main,” ucap Devo.

“Cepat kamu pulang sekarang,” ucap Kakek.]

Devo bingung dengan sikap Kakek apalagi ini Vivi terus saja menangis.

“Vivi ayo kita pergi,” ucap Devo.

 Devo menggandeng tangan Vivi pergi ke rumah Kakek. Sampai di sana Vivi terkejut dengan rumah Devo yang besar dan mewah. Devo membawa Vivi menghadap Kakek yang berada di ruang tamu. Kakek sedang membaca koran.

“Kakek aku Devo sudah datang,” ucap Devo.

 Kakek meletakkan korannya dan dia tampak heran Devo bersama wanita yang tidak dikenal.

“Siapa wanita ini?” tanya Kakek.

Devo memegang tangan dengan erat sambil berkata”Dia adalah pacarku dan aku akan menikahinya, jadi Kakek tidak bisa menikahkan aku dengan sembarang wanita,” ucap Devo.

Vivi terkejut apa maksudnya mereka pacaran padahal mereka baru saja bertemu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan
8.2
Amora Carolline terjepit dalam dilema besar antara ambisi karier dan asmara. Kehadiran Arka Christian, pebisnis sukses yang menawarkan kemewahan, membawa Amora ke dunia gemerlap. Namun, muncul Vano Elbar, pria pilihan ibunya yang menawarkan kehangatan serta ketulusan dalam kesederhanaan. Kini, Amora harus menentukan arah hidupnya: mengejar harta bersama Arka yang penuh tekanan, atau memilih cinta tulus Vano meski hidup terbatas. Sebuah pencarian makna cinta sejati.
Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
8.1
Banyak pihak menanti Rhett menceraikan Jillian demi cinta lamanya. Namun, kejutan terjadi saat konferensi pers digelar. Bukannya berpisah, sang CEO justru memamerkan buah hati mereka ke hadapan publik. Rhett dengan tegas membantah isu keretakan rumah tangga yang beredar luas. Ia menyatakan bahwa hubungan mereka sangat harmonis dan kini semakin lengkap berkat kehadiran sang bayi. Harapan orang-orang untuk melihat mereka bercerai pun sirna seketika.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Barra Farzan, seorang duda yang mendambakan kebahagiaan, akhirnya menikahi Astra, putri konglomerat cantik. Namun, saat resepsi pernikahan berlangsung penuh tawa, seorang wanita tiba-tiba muncul dan menampar Astra. Ia mengaku sebagai istri sah Barra yang ditinggalkan bersama anak mereka. Tuduhan pelakor pun seketika menghancurkan suasana. Rahasia gelap apa yang disembunyikan Barra? Sanggupkah mereka bertahan, atau Barra hanya akan menjadi suami bayaran?
Sampul Novel Gairah Liar Sang CEO
9.7
Rafael Aditya Syahreza, CEO yang kerap bergonta-ganti pasangan, menjerat Vanessa setelah sebuah ketidaksengajaan di ranjang. Ternyata, Vanessa adalah kekasih Adrian, adik kandungnya sendiri. Rafael memanfaatkan situasi ini demi kepuasan nafsu sekaligus menuntaskan dendam masa lalu. Akankah ia berhasil merebut Vanessa dari adiknya? Bagaimana nasib Vanessa saat menyadari dirinya hanya alat balas dendam, dan mampukah ia menerima kenyataan pahit tersebut?
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Aldo Bimantara merupakan pria matang dari keluarga terpandang yang tetap terlihat awet muda meski sudah memasuki usia pernikahan. Sebagai sosok sukses, ia mengelola dua cabang restoran besar yang berlokasi di Medan dan Semarang. Di balik statusnya sebagai putra konglomerat, Aldo berjuang menyeimbangkan tuntutan hidup dengan kariernya yang gemilang. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup sang pengusaha kaya dalam menghadapi dinamika romansa modern.