APKDock Logo
Sampul Novel Kado Dari Masa Lalu

Kado Dari Masa Lalu

8.5 / 10.0
Ulang tahun ke-35 Declan Montereau berubah drastis saat Elio, bocah empat tahun bermata abu-abu, muncul di depan pintunya dan mengaku sebagai putranya. Sebagai pebisnis sukses yang skeptis terhadap komitmen, Declan kini terpaksa menghadapi kenyataan yang mengguncang logika. Kemiripan fisik Elio tak terbantahkan, memicu pencarian mendalam tentang siapa wanita dari masa lalunya yang tega menyimpan rahasia sebesar ini sekaligus meninggalkannya tanpa kata.

Kado Dari Masa Lalu Bab 1

Declan Montereau duduk di kursi kayu tua di sudut ruang tamunya yang megah, menatap tumpukan kertas di depannya. Layar laptop yang menyala memperlihatkan angka-angka yang terus berubah, grafik naik turun yang mewakili kekayaan dan kesuksesan yang ia bangun sejak bertahun-tahun lalu. Namun, di dalam hatinya, tak ada satu pun grafik yang bisa menebus rasa kosong yang mulai merayapi.

Hari ini adalah ulang tahunnya yang ke-35. Bukan usia yang muda lagi, namun juga belum terlalu tua untuk mulai merasakan penyesalan. Tapi penyesalan itu belum pernah datang, bukan karena ia tak punya alasan, melainkan karena ia selalu menolak segala hal yang membuatnya lemah-terutama cinta dan keluarga.

"Selamat ulang tahun, Declan," suara halus dari kamar sebelah terdengar. Seorang wanita muda masuk membawa nampan berisi kue kecil dan lilin yang menyala.

Declan mengangguk singkat tanpa menoleh. "Terima kasih, Elise."

Elise tersenyum, seorang asisten pribadi yang sudah bertahun-tahun setia mendampinginya. "Acara kecil hari ini. Hanya kita berdua dan beberapa tamu di ruang makan."

Declan mengangguk lagi, tapi pikirannya melayang jauh. Ia selalu merasa acara ulang tahun seperti ini sia-sia. Setiap tahun, perayaan itu hanya mengingatkannya pada sesuatu yang hilang-sesuatu yang tak pernah ia miliki dan tak ingin ia cari.

Tepat saat jam berdentang menunjukkan pukul tujuh malam, suara bel pintu menggelegar di ruang tamu. Declan mengerutkan dahi, merasa risih oleh suara tak terduga di tengah malam.

"Siapa itu?" tanyanya pada Elise yang juga terlihat kaget.

Elise melangkah ke pintu, membuka sedikit tirai dan menatap ke luar. "Seorang bocah kecil, Pak."

Declan berdiri dengan langkah berat mendekati pintu. Ia membuka pintu depan dengan hati-hati, dan di sana berdiri seorang anak laki-laki berusia sekitar empat tahun, dengan rambut ikal coklat gelap dan mata abu-abu yang menusuk. Bocah itu memandangnya tanpa rasa takut, hanya dengan tatapan yang membuat jantung Declan seakan berhenti sejenak.

"Siapa kamu?" suara Declan terdengar serak, antara ingin tahu dan cemas.

Bocah itu mengangkat dagunya dengan sedikit bangga. "Namaku Elio. Mama bilang, kamu ayahku."

Declan terdiam. Kata-kata itu seperti petir di siang bolong, mengguncang semua keyakinannya selama ini.

"Ayahmu?" Declan mengulangi dengan suara nyaris tak percaya. "Apa yang kamu katakan?"

Elio mengangguk dengan mantap, tapi ia juga terlihat sedikit bingung. "Mama bilang kamu ayahku. Dia bilang kamu sudah lama mencariku."

Declan menghempaskan napas panjang, mencoba menenangkan dirinya. Ia menunduk, memperhatikan bocah kecil itu dengan lebih seksama. Ada sesuatu yang sangat familiar dalam wajah Elio-bukan hanya bentuk hidung atau warna mata, tapi ada getaran yang sulit dijelaskan oleh akal sehat.

"Siapa ibumu?" Declan akhirnya bertanya.

Elio menggeleng. "Mama tidak bilang. Tapi aku ingin tinggal sama ayah."

Suasana menjadi hening. Declan memandang bocah itu, dan sebuah gelombang emosi bergejolak dalam dadanya: keterkejutan, ketakutan, kemarahan, dan rasa bersalah yang tak pernah ia sadari sebelumnya.

Ia yang selama ini menolak pernikahan, menolak kehangatan keluarga, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya memiliki seorang anak. Anak yang selama ini tersembunyi dalam bayang-bayang masa lalu yang tak pernah ia ungkapkan.

Declan menarik napas dalam-dalam, kemudian berjongkok agar sejajar dengan Elio. "Dengar, Nak. Kamu harus cerita semuanya padaku. Dari awal. Aku janji akan dengar."

Elio mengangguk, menatap penuh harap.

Di ruang tamu, Elise berdiri terpaku. Ia tahu betul bagaimana Declan selama ini menghindari urusan pribadi dan keluarga. Namun kini, segalanya berubah dalam sekejap.

Flashback: Masa Lalu yang Terkubur

Beberapa tahun lalu, saat Declan masih muda dan idealis, hidupnya berputar antara karier dan impian-impian yang belum terwujud. Ia bertemu dengan seorang wanita bernama Lysandra, seorang artis muda dengan mata tajam dan senyum yang mudah membuat hati melemah. Mereka jatuh cinta dengan cara yang sederhana namun begitu intens.

Namun, keadaan memaksa mereka untuk berpisah. Declan yang berambisi besar, tidak siap untuk terikat oleh hubungan yang menurutnya akan membebani masa depannya. Lysandra menghilang tanpa jejak setelah memberitahu Declan bahwa ia hamil. Declan, yang tak ingin terjerat, memilih menutup rapat masa lalu itu.

Hingga hari ini.

Declan kembali ke realita saat Elio menatapnya dengan tatapan penuh kejujuran. "Aku ingin tahu kenapa kamu tidak pernah mencari aku."

Seketika, sebuah amarah membara membakar dadanya. Bagaimana bisa Lysandra membiarkan anak ini datang ke sini, mengganggu hidupnya yang sudah tertata sempurna?

"Kenapa ibumu tidak datang sendiri? Kenapa kamu harus di sini, Nak?" tanya Declan dengan suara dingin.

Elio menggeleng. "Mama bilang dia tidak bisa. Dia bilang kamu harus tahu aku ada."

Declan menunduk, merasakan beratnya tanggung jawab yang tiba-tiba menimpanya. Ia mencoba mengingat kembali setiap detik yang pernah ia habiskan bersama Lysandra, namun ingatan itu seperti kabut tebal yang sulit ditembus.

"Elio, aku tidak tahu bagaimana menjelaskan semuanya sekarang. Tapi aku janji, kita akan cari jawaban bersama."

Bocah kecil itu tersenyum tipis, seolah mengerti bahwa perjalanan ini baru saja dimulai.

Malam itu, Declan duduk termenung di ruang kerja, Elio tidur pulas di kamar tamu yang disiapkan Elise dengan hati-hati.

Ia memandangi foto lama yang ditemukan Elise di antara dokumen-dokumen pribadi Declan-foto Declan dan Lysandra, bahagia meski singkat.

Rasa bersalah dan penyesalan menusuk dalam dadanya. Ia sadar bahwa selama ini ia telah menolak lebih dari sekadar pernikahan. Ia menolak dirinya sendiri, menolak kemungkinan sebuah keluarga, dan menolak kebahagiaan yang sebenarnya pernah ia miliki.

Besok, ia harus menghadapi masa lalu itu, dan yang lebih penting, masa depan yang tiba-tiba muncul tanpa permisi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kado Dari Masa Lalu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan