APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KAMU SINI DONG DEKETAN

KAMU SINI DONG DEKETAN

Darwis, seorang wartawan, terjebak konflik asmara rumit saat kekasihnya, Wulan, harus berobat ke luar negeri. Ia menikahi Marlenna yang ternyata mengandung anak Marcel, sementara benih cinta tumbuh antara Darwis dan Arini sebelum maut memisahkan mereka. Situasi kian pelik ketika Wulan sembuh dan Aldi kembali muncul pasca kecelakaan. Di tengah godaan cinta lama dan pengkhianatan, kehadiran bayi mungil bernama Arini menjadi pengikat kesetiaan bagi rumah tangga Darwis dan Marlenna.
Bab
Bagikan

Bab 3

HAPPY BIRTHDAY ARINI… Tulisan itu terpampang besar dan indah di pintu masuk area taman pinggiran kota. Sore nampak begitu sejuk di tengah hijaunya daun dan banyak pepohonan di sana. Beberapa tamu undangan sudah datang dengan mengisi buku daftar tamu terlebih dahulu yang di jaga oleh beberapa cewek berpakaian peri, karena konsep ulang tahun Arini di tahun ini mengambil tema fantasi peri yang cantik dan tampan, bahkan beberapa tamu undangan pun khususnya cewek mengenakan kostum pergi beraneka warna lengkap dengan make up dan juga wig cantik penghias kepala. Hiasan pesta ulang tahun berupa puluhan balon, pita warna-warni, dan juga lampu kerlap-kerlip menghiasi setiap batang pepohonan sehingga nampak seperti sebuah hutan peri di negeri dongeng yang penuh warna. Pak Burhan, papanya Arini, nampak gagah dan elegant menyambut beberapa tamu kolega bisnisnya, begitu juga dengan Bu Laras yang sedang menemani ngobrol beberapa ibu-ibu sosialita lainnya. Sebagai orangtua, Pak Burhan dan Bu Laras selalu mempersiapkan sesuatu yang terbaik untuk anak satu-satunya mereka, yaitu Arini, si cewek tajir, pintar, tapi sedikit introvert, namun hari itu di pesta spesialnya Arini dituntut untuk bahagia penuh senyuman menyambut beberapa temannya yang hadir berdatangan bergerombol. Di pinggiran danau area taman, Arini sedang ngobrol bersama beberapa teman cewek. Mereka nampak asyik membahas topik cowok mereka masing-masing, ada Lisa yang mengeluh karena cowoknya selingkuh, ada Yuni yang sedang happy karena baru jadian kemarin, ada Sissy yang baru putus, dan ada juga Betty yang akan menikah di bulan depan. Arini menanggapi curhatan teman-temannya dengan senyuman, dan terkadang ikut sedih dan juga ketawa tergantung mood obrolan. “Marcel mana?” tanya Mia menatap Arini. “Ehmmm mungkin masih di jalan.” jawab Arini singkat. “Marcel pasti datang kan?” tanya Mia lagi. “Iya mungkin.” jawab Arini seakan ragu, sehingga membuat Mia dan teman lainnya heran dengan jawaban Arini. “Kok mungkin?” tanya Mia semakin penasaran. Arini hanya tertunduk sedih, sehingga membuat mereka ikutan sedih juga. “Kamu masih musuhan sama Marcel karena masalah yang satu itu?” tanya Lisa, dan Arini mengangguk kecil. “Masalah apa?” tanya Mia, diikuti oleh Yuni, Betty dan Sissy yang nampak penasaran dengan progress hubungan Arini dan Marcel yang mereka anggap sebagai pasangan termesra di antara geng persahabatan mereka. ‘Biasalah masalah kecil.” jawab Arini kembali singkat. “Cerita dong…” balas Mia, Yuni, Betty dan Sissy yang nampak semakin penasaran. Sejenak Arini terpaku diam menatapi mereka yang udah siap mendengar jawaban Arini, “Marcel mau ngelamar aku, tapi aku jawab aku belum siap.” kata Arini menjelaskan singkat. “Terus Marcel marah sama kamu, gitu?” balas Mia. “Nggak tau.” jawab Arini. Sissy nimpalin, “Kalo aku jadi kamu, aku akan langsung terima lamarannya Marcel. Kadang aku heran sama kamu, Arini… Kamu tuh udah dikasih cowok terbaik dari Tuhan, yang pastinya type cowok kayak Marcel itu idaman semua cewek. Udah mukanya cakep, body-nya keren, tajir anak pengusaha. Apa sih yang bikin kamu ragu sama Marcel?” Arini menggeleng pelan, “Aku juga nggak tau.” Betty menghela nafas, lalu melanjutkan bicaranya, “Kalo kamu nggak mau, biar Marcel buat aku aja, gimana? Mumpung aku udah jomblo nih.” Serentak ucapan Betty barusan mengundang tawa mereka, “Maunyaaa tuh…” balas Yuni, dan kembali mengundang tawa mereka. Arini hanya tersenyum kecil, lalu kembali terpaku diam sehingga membuat mereka semakin penasaran. Tak berapa lama tatapan Arini teralihkan ke pintu masuk utama, sehingga mengundang mereka untuk ikut menatap ke pintu masuk utama juga, dan mereka melihat Marcel yang tampan dan juga gagah dengan setelan jas kerennya berwarna hitam pekat. “Nah itu Marcel.” kata Lisa, “Akhirnya datang juga si ganteng.” balas Betty terlihat senang. “Kok kamu yang girang sih.” kata Sissy yang berdiri tepat disampingnya Betty, “Harusnya yang girang itu Arini, bukan kamu, Bet.” lanjut Sissy nimpalin, diikuti tawa canda mereka sehingga membuat Betty cemberut, “Emang salah aku ikutan happy melihat pacar temen datang? Nggak salah dong.” balas Betty mempertahankan diri, “Kan tadi Arini cerita kalo lagi ada masalah sama Marcel, terus Marcel datang, itu tandanya hubungan mereka akan baik-baik saja. Aku ikut seneng dong. Nggak salah kan…?” lanjut Betty lagi. “Iyaaa dehhh nggak salah…” kata Mia nimpalin diiringi senyuman canda.

Setelah menyapa Papa dan Mamanya Arini, serta sedikit ngobrol dengan teman cowoknya yang kebetulan hadir di sana, Marcel celingukan mencari Arini, dan di satu titik tatapan mereka bertemu, selang beberapa detik Marcel melemparkan senyumannya, dan di balas senyuman kecil oleh Arini. Tanpa pikir panjang Marcel segera beranjak menghampiri Arini yang masih berdiri bersama teman-temannya. “Hai semua…” sapa Marcel pada Mia, Yuni, Lisa, Betty dan Sissy. Mereka balas sapaan Marcel, “Hai jugaaa…” Marcel nampak happy dengan tampang ceria berdiri di dekat mereka, “Lagi seru ya ngobrolnya? Aku ganggu nggak nih…?” tanya Marcel memulai pembicaraan dengan mereka. “Nggaklah…” jawab Mia lebih dulu, diikuti yang lain. “Syukur deh kalo gitu.” balas Marcel lega hatinya, lalu tatapan Marcel berpaling kearah Arini dan kembali Marcel menyapanya lembut, “Hai…” Arini membalasnya dengan anggukan serta senyuman kecil, “Hai juga…” lalu keduanya saling terpaku diam seakan sungkan bercampur grogi karena ada mereka di sana. Mia yang lebih dulu nyadar jika Arini dan Marcel perlu waktu untuk berduaan, “Ehmmm kita kesana aja lanjutin ngobrolnya, yukkk… Biar Arini sama Marcel nggak grogi kita pelototin terus dari tadi.” kata Mia diselingi tawa kecil, setelah itu barulah mereka nyadar kalo keberadaan mereka menganggu Arini dan Marcel yang mungkin aja ingin berduaan, dan akhirnya mereka sepakat pamitan pada Arini dan Marcel, lalu beranjak meninggalkan mereka dan melanjutkan ngobrol di area lain, tapi masih area pinggiran danau tenang. Sesekali meskipun udah saling berjauhan, mereka masih melihati Arini dan Marcel.

Sekarang Arini bisa ngobrol berduaan dengan Marcel di tengah keramaian para tamu undangan yang semakin lama semakin banyak berdatangan. Marcel memfokuskan pandangannya tepat menatap kedua matanya Arini, lalu dengan lembut Marcel mengucapkan sesuatu untuk Arini, “Selamat ulang tahun ya, Arini. I wish you all the best in your life.” Arini tersenyum kecil, “Makasih.” Tatapan matanya Marcel tak berpindah seakan masih betah melihati cantiknya paras Arini, “Kalo aku boleh tau, apa harapan terbesar kamu di tahun ini?” Arini terpaku sejenak, terpikir sesuatu dibenaknya, lalu terucapkan kata-kata itu, “Aku ingin bertemu dengan jodohku.” Marcel masih menatapi Arini, dan kali ini semakin bertambah lebih dalam menatap, “Aku?” tanya Marcel. Arini tak menjawabnya, lalu gerakan refleksnya mengalihkan perhatian Arini pada seseorang yang baru datang memasuki pintu utama gerbang taman, dialah Darwis.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin
9.3
Aisyah hanyalah gadis sederhana yang menjalin kasih dengan Krisna, seorang pria dari kalangan bangsawan. Namun, hubungan mereka terhalang restu ayah Krisna karena perbedaan keyakinan serta status sosial yang sangat kontras. Demi mempertahankan cintanya, Krisna nekat melawan kehendak sang ayah dan memilih pergi menjauh bersama Aisyah. Apakah perjuangan mereka mampu meluluhkan hati sang ayah hingga restu akhirnya diberikan bagi masa depan mereka berdua?
Sampul Novel Bayangan Cinta Terlarang
8.0
Maya adalah arsitek sukses yang memiliki segalanya, namun hidupnya terasa hampa meski sudah bertunangan dengan Daniel. Segalanya berubah saat ia bertemu Ethan, pengusaha karismatik yang memicu gairah terpendamnya. Mereka terjebak dalam perselingkuhan membara yang penuh risiko. Di tengah kecurigaan Daniel yang mulai menguat, Maya dihantui rasa bersalah. Kini ia harus memilih antara kenyamanan hidup lama atau mengejar cinta terlarang yang bisa menghancurkan dunianya.
Sampul Novel Dalam Pelukan Sang Miliarder
9.7
Raissa terancam kehilangan panti jompo tempat tinggalnya akibat rencana penggusuran oleh taipan kejam, Arkhan Alvaro. Demi menyelamatkan tempat itu, Raissa nekat menghadapi sang miliarder yang dingin. Namun, Arkhan justru memberikan penawaran mengejutkan: panti akan selamat jika Raissa bersedia menjadi miliknya sepenuhnya. Terjebak dalam dilema antara pengorbanan dan harga diri, hubungan penuh paksaan ini mulai memicu konflik emosi yang mendalam bagi mereka.
Sampul Novel KABUT CINTA DI KOTA HUJAN
8.9
Gayatri terpaksa menikahi Baskoro demi beban sang ibu, meski tahu suaminya masih mencintai mantan kekasihnya, Saras. Di tengah dinginnya Kota Hujan, pernikahan muda ini goyah saat Bima, atasan Baskoro, mulai mendekati Gayatri. Keadaan kian rumit dengan kembalinya Andika, mantan Gayatri, serta kepulangan Saras dari luar negeri. Di sela perjuangan kuliah dan badai pertengkaran, mampukah keduanya menjaga kesetiaan dan mempertahankan rumah tangga mereka?
Sampul Novel Kutukan Cinta Sang CEO
9.7
Khaidar Wijaya memikul kutukan maut: siapa pun yang tulus mencintainya akan ditimpa petaka hingga tewas. Setelah kehilangan orang tua, ia hidup terasing demi melindungi sesama. Saat neneknya sekarat dan ingin kutukan itu sirna, Khaidar terpaksa menikahi Viona, mantan teman sekolah yang membencinya. Kesepakatan ini diambil demi ketenangan sang nenek. Akankah Viona mampu menjaga hatinya tetap dingin, atau ia justru akan menjadi korban cinta berikutnya?