APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalilah, Cintaku: Merayu Mantan Istriku yang Terabaikan

Kembalilah, Cintaku: Merayu Mantan Istriku yang Terabaikan

Tiga tahun Joelle mencoba meluluhkan hati Adrian, namun ia gagal karena pria itu mencintai wanita lain. Adrian hanya menjanjikan kebebasan jika Joelle memberinya anak. Saat Joelle berjuang melahirkan, Adrian justru pergi bersama kekasihnya. Setelah kewajibannya tuntas, Joelle memilih pergi dan memutus semua ikatan. Ironisnya, Adrian barulah tersadar dan kini bersujud memohon agar mantan istrinya itu bersedia kembali ke pelukannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Rasa frustrasi memenuhi hati Adrian. "Jika kakakmu membutuhkan uang, minta dia pergi ke Grup Miller."

"Bukan itu maksudku!" balas Joelle.

Pria itu telah salah paham.

Joelle bergegas mengejar Adrian dan jantungnya berdetak kencang. "Adrian, aku ingin bercerai!"

Mendengar pernyataan tersebut, Adrian menghentikan langkahnya, menoleh ke belakang dan ponsel di tangannya berhenti berdering.

Tinggi pria itu hampir 190 cm dan dia menjulang di atas Joelle.

Tatapannya sangat dingin dan suaranya dipenuhi ejekan ketika berbicara. "Joelle, apa kamu tidak bisa menggunakan taktik yang lebih bagus ketika ingin menarik perhatianku? Jika kamu serius ingin bercerai, kenapa kamu tidak menyampaikan maksudmu pada Nenek? Jika kamu tidak serius, jangan pernah mengucapkan perkataan itu dari mulutmu!"

Pintu dibanting hingga menutup dan suaranya menggema di udara. Joelle bersandar ke dinding, kedua kakinya terasa lemas sehingga terjatuh ke lantai.

Tawa pahit lolos dari bibirnya.

Pernikahan mereka diatur oleh Irene. Joelle mengetahui bahwa Adrian terpaksa menikah dengannya.

Jika benar-benar ingin bercerai, dia tahu berbicara dengan Irene merupakan cara paling efektif.

Tapi sebagian kecil dari dirinya yang bodoh masih berharap bahwa dia dan Adrian merupakan pasangan yang saling mencintai.

Dia memutuskan membicarakan topik ini dengan Adrian karena menganggap pria itu sebagai suaminya.

Namun, dia melupakan sebuah detail penting, Adrian tidak pernah berniat menikahinya.

Rasa enggan Adrian terlihat jelas sejak awal, meski Joelle berusaha mengabaikannya. Perkataan pria itu seolah ingin menekankan bahwa meski dirinya ingin bercerai, Irene tidak akan mendengarkan permintaannya. Jika dia serius, dia seharusnya pergi untuk menyampaikan niatnya pada Irene secara langsung.

Joelle pergi mandi, mengenakan pakaian bersih dan bersiap-siap untuk mengunjungi Irene.

Irene adalah sosok yang tegas, berwibawa, dan ditakuti oleh seluruh anggota keluarga. Dia memerintah dengan tangan besi dan tidak akan menolerir anggota keluarga yang melanggar peraturan. Namun, Joelle memiliki ikatan yang unik dengannya.

Salah satu alasan Joelle setuju menikahi Adrian adalah untuk memenuhi harapan Irene. Dia ingin merawat Adrian, membangun keluarga, dan memastikan Irene meninggalkan dunia ini tanpa penyesalan.

Akan tapi, Joelle merasa dia tidak dapat bertahan lebih lama lagi.

Melihat Adrian memberikan banyak perhatian pada wanita lain membuat hati Joelle dipenuhi rasa pahit dan cemburu.

Dia tahu Adrian tidak pernah mencintainya. Pria itu tidak akan pernah mencintainya!

Tepat ketika Joelle hendak pergi, ponselnya berdering. Dia melihat nama Shawn di layar ponsel.

"Kak Shawn? Ada apa?"

"Nona Joelle!"

Suara asisten Shawn terdengar panik dan Joelle belum pernah mendengarnya sepanik ini.

Darahnya seolah membeku dan dia mempererat cengkeramannya pada ponsel saat dia berdiri di tangga.

"Di mana Kak Shawn? Apa terjadi sesuatu padanya?"

"Semalam Pak Shawn menghadiri pertemuan bisnis dan dia dipaksa minum hingga mabuk. Dia seharusnya pulang, tapi Erick Lloyd bersikeras membawanya ke sebuah pemandian air panas.

Joelle membeku dan amarah memenuhi hatinya. "Apa Erick tidak menyadari bahwa tindakannya dapat membunuh kakakku?"

"Erick merupakan orang yang tidak bertanggung jawab! Dia bersikap arogan karena ayah dan kakaknya bekerja sebagai sopir Keluarga Miller. Nona Joelle, sebaknya Anda segera ke rumah sakit! Pak Shawn sedang menjalani operasi dan dokter telah mengeluarkan dua pemberitahuan kondisi kritis. Maaf Nona, saya terpaksa menelepon Anda!"

Suaranya bergetar karena hampir menangis. Joelle tahu asisten Shawn tidak akan menelepon jika dia tidak putus asa.

Shawn selalu melindungi Joelle dari berita negatif, tidak peduli seberapa buruk situasinya. Jika asistennya terdengar putus asa seperti sekarang, nyawa Shawn pasti sedang terancam!

Joelle terdiam dan dia merasa lehernya tercekik sehingga tidak dapat bersuara.

Dia berjalan sambil melamun sehingga terpeleset dan pergelangan kakinya terkilir. Rasa sakit yang tajam membuat Joelle tersadar dan air mata segera membasahi wajahnya.

"Astaga! Nyonya Joelle, kenapa Anda tidak berhati-hati?"

Leah bergegas mendekat dan membantu Joelle untuk berdiri.

Joelle mencengkeram lengan Leah dan pandangannya kabur karena air mata. Dia mencoba berbicara, tapi suaranya terputus-putus di antara isak tangisnya.

"Kakakku ... aku harus pergi ke rumah sakit untuk menemuinya!"

Leah segera bertindak ketika mendengar suara panik Joelle. "Baiklah, jangan khawatir Nyonya. Saya akan memanggil sopir untuk mengantar Anda!"

Leah adalah seorang asisten rumah tangga yang dapat diandalkan dan memiliki banyak pengalaman setelah melayani Keluarga Miller selama bertahun-tahun. Dalam waktu 5 menit, mobil sudah menunggu di depan vila.

Saat Joelle hendak masuk ke mobil, dia menoleh ke arah Leah. "Tolong, jangan beri tahu Nenek mengenai hal ini. Aku tidak ingin membuatnya khawatir."

Hati Leah melunak setelah mendengar permintaan Joelle.

Bahkan dalam keadaan panik dan penuh air mata, Joelle masih memikirkan kesehatan Irene.

'Nyonya Joelle adalah wanita baik yang sangat langka!'

"Jangan khawatir, Nyonya Joelle. Saya tidak akan memberi tahu Nyonya Irene. Silakan pergi untuk menemui kakak Anda."

Ketika Joelle tiba di rumah sakit, Shawn baru saja dibawa keluar dari ruang operasi.

Melihat Shawn terhubung dengan beberapa selang infus dan kabel alat medis, asistennya hampir jatuh ke lantai.

Saat Joelle mendekat, dia mendapati asisten Shawn sedang bersandar ke dinding dengan mata yang sudah memerah dan tatapan yang terlihat kosong.

Dia menahan keinginan untuk memarahi asisten tersebut karena tidak melindungi Shawn dengan baik. Dia memutuskan akan membicarakan topik itu di lain waktu.

Setelah kondisi Shawn stabil, Joelle meminta asisten itu keluar dari bangsal untuk berbicara.

"Ceritakan padaku, kenapa Kak Shawn tiba-tiba terluka?"

Asisten itu tampak ragu-ragu dan wajahnya terlihat khawatir. "Nona Joelle, Pak Shawn secara khusus meminta kami untuk tidak melibatkan Anda dalam urusan bisnis."

"Kita sedang menghadapi situasi hidup dan mati. Apa kamu berniat menyembunyikan informasi dariku?"

Kesabaran Joelle hampir habis dan dia berbalik untuk pergi.

"Nona Joelle, tidak ada gunanya kita membicarakan masalah ini." Suara asisten itu agak bergetar karena putus asa. "Sejak ayah Anda meninggal, Pak Shawn mengambil alih tanggung jawab atas Grup Watson. Dia telah berjuang keras untuk menegakkan martabat keluarga agar hidup Anda di Keluarga Miller akan lebih mudah."

Selama tiga tahun terakhir, Shawn berjuang keras untuk mempertahankan keluarganya. Akan tetapi, perusahaan mereka pasti sudah hancur sejak lama jika tidak mendapat bantuan finansial dari Adrian.

Shawn berharap Joelle hidup dengan nyaman bersama Adrian, tapi meski telah berusaha keras, dia tidak mampu membuat Adrian menghormati adiknya. Tidak peduli seberapa besar pengorbanan Shawn, Keluarga Miller tidak akan menghargai Joelle.

Amarah Joelle membara, tapi wanita itu menyadari bahwa dia tidak dapat mengubah realita yang ada.

Dia menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Apa dia tidak menyebutkan hubunganku dengan Adrian?"

Awalnya, Joelle berharap dapat membantu Shawn dengan cara berpihak pada Keluarga Miller.

"Pak Shawn menolak untuk menyebutkan hubungan kalian. Dia takut keadaan Anda di Keluarga Miller akan semakin sulit."

Joelle tertawa pahit.

Sejak awal, dia tidak pernah bisa berdiri di posisi yang sejajar dengan Adrian.

Tidak heran Adrian membencinya, terkadang Joelle hampir tidak bisa menoleransi dirinya sendiri.

Sekitar satu jam yang lalu, dia telah memutuskan untuk meminta cerai. Namun, sekarang dia mencoba menggunakan nama Adrian karena ingin membuat hidup Shawn lebih mudah.

"Katakan pada Kak Shawn bahwa aku adalah istri Adrian yang dipilih oleh Nenek. Selama aku masih menjadi istri Adrian, aku memiliki posisi di Keluarga Miller!"

Tiba-tiba, Joelle mendengar suara langkah kaki di belakangnya.

Joelle berbalik dan bertatapan dengan mata dingin Adrian.

Di samping pria itu berdiri seorang gadis berwajah lemah, mata lebarnya terlihat polos dan dia sedang memeluk lengan Adrian dengan erat.

Adrian memberikan tatapan dingin dan menghina ke arah Joelle, seolah merasa kesal jika menatapnya lebih lama.

Pria itu seolah mendapat pencerahan, ternyata Joelle tidak ingin bercerai.

Wanita yang beberapa saat lalu berbicara dengan tegas mengenai perceraian, sekarang tampak memamerkan posisinya sebagai menantu Keluarga Miller.

Ancaman Joelle untuk meminta cerai, merupakan sebuah taktik pertengkaran antar pasangan yang terbukti sebagai ancaman kosong.

Wanita licik ini sengaja membiusnya agar mereka menikah. 'Dia menggunakan taktik curang untuk menjebakku, mana mungkin dia meminta cerai dengan mudah?' Pernikahan tersebut merupakan penyelamat bagi keluarga Joelle yang berada dalam kesulitan finansial.

Setiap tahun, Adrian memberikan uang sebesar 200 miliar pada Grup Watson. Joelle pasti bodoh jika dia mengambil risiko kehilangan uang sebanyak itu dengan meminta cerai.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SANG JANDA
9.4
Pasca bercerai, Rahma berjuang keras demi menghidupi buah hati tercintanya melalui berbagai pekerjaan halal. Sebuah kecelakaan tak terduga mempertemukannya dengan Rian, pria tampan yang kemudian menjadi sosok pelindung bagi hidupnya. Meski tumbuh rasa nyaman, tembok perbedaan status sosial dan keyakinan menghalangi restu keluarga. Kini, mereka harus menghadapi tantangan berat dari nenek Rian demi mempertahankan cinta. Mampukah keduanya melewati ujian sulit tersebut?
Sampul Novel DI ANTARA DUA LELAKI
8.1
Kebahagiaan rumah tangga Lina yang telah terjalin selama sepuluh tahun kini berada di ambang kehancuran. Ardi, sang suami, perlahan mulai bersikap dingin dan terasa menjauh darinya. Di tengah kesepian itu, kehadiran Ivan sebagai kawan lama membangkitkan kembali getaran asmara masa lalu yang sempat padam. Lina pun terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan komitmen pernikahannya atau mengejar cinta baru yang membara bersama Ivan saat ini.
Sampul Novel Dirka & Viona
8.2
Dirka hidup bergelimang harta namun kesepian tanpa orang tua. Ia hanya ditemani para pelayan setia yang mencemaskan masa depan warisannya. Saat mengunjungi tempat penuh kenangan masa kecil, Dirka bertemu seorang gadis misterius yang berniat mengakhiri hidup. Pertemuan itu membangkitkan memori kelam masa lalunya. Meski sang gadis membisu, Dirka tak tega membiarkannya sendiri. Ia pun memutuskan membawa gadis itu pergi demi menyelamatkannya dari keputusasaan.
Sampul Novel Jovanca Sang Penggoda
7.9
Jovanca adalah wanita cantik yang hidup keras sebagai yatim piatu. Demi bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi, ia bekerja serabutan hingga merasa jenuh. Keadaan ini mendorongnya memanfaatkan pesonanya untuk menggoda pria demi kesenangan. Namun, permainan itu justru menjadi bumerang saat ia dikejar banyak pria beristri. Di tengah kekacauan tersebut, hati Jovanca justru tertambat pada lelaki lain. Terjebak dalam intrik cinta, mampukah ia menemukan kebahagiaan?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Kekasih yang Dicemooh
9.1
Johanna terpaksa menjadi simpanan Carson demi menyelamatkan keluarganya dari kebangkrutan. Meski awalnya dimanja, ia hancur saat tahu dirinya hanya pion dalam rencana licik Carson. Johanna pun pergi untuk memulai hidup baru yang mandiri. Saat bertemu kembali, ia telah berubah menjadi wanita tangguh yang dikerumuni banyak pria. Carson yang menyesal memohon kesempatan kedua, namun Johanna justru mengaku sudah menikah dan menolaknya dengan dingin.
Sampul Novel Mantan Jadi Bos
9.4
Alula kehilangan pekerjaan tanpa pesangon karena menolak jadi istri keempat bosnya. Padahal, ia tulang punggung keluarga demi ibu dan adiknya. Lewat bantuan teman, Alula kembali bekerja, namun CEO barunya adalah mantan kekasih yang dulu ia tinggalkan tanpa alasan. Sang mantan pun memanfaatkan posisi ini untuk membalas dendam. Meski terus disakiti, Alula justru merasakan kembali benih cinta. Sanggupkah ia bertahan menghadapi dendam sang bos?