APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan

Dua tahun berlalu sejak putus, Cica yang kini berusia dua puluh tahun harus menghadapi kenyataan pahit bertemu kembali dengan Soleh, mantan kekasihnya saat SMA. Pertemuan mereka jauh dari kata romantis karena Cica terperosok ke selokan berlumpur akibat asyik bermain ponsel. Alih-alih langsung menolong, Soleh justru menggoda Cica dengan gombalan receh yang memancing emosi. Tak terima, Cica menarik Soleh hingga mereka berdua sama-sama kotor oleh lumpur busuk itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Gue itu orangnya mudah ketawa... "

"G*la dong?" sela Cica.

"Bukan sayang. Ada kelanjutannya, jangan di jeda makanya. Gak enak tau kalau gak dilanjutin," idih, maunya situ kali ah, batin Cica.

Soleh ... Soleh. Kenapa perkataannya terdengar ambigu di telinga Cica?

"Mudah ketawa, mudah sedih, mudah seneng, ngambek, marah dan mudah-mudahan satu Bapak sama elu, Ca,"

"Dih?!" Cica melirik sinis mantannya, "mau jadi Abang tiri gue? Ogah gue. Sana ah minggat, gue mau lanjut kerja,"

Tadinya Cica mau ajuin cuti tidak kerja selama tiga hari. Pengin temenin Bapak di rumah. Di cancel deh, soalnya beliau kukuh bisa makan juga minum obat sendiri. Kalau sudah begitu Cica bisa apa?

"Silahkan aja. Gue 'kan di sini sebagai pengunjung kalau elu lupa," wajah tengilnya itu loh. Ingin Caci remas-remas sampai gantengnya hilang, eh?

Sialan.

Soleh mampu membuat Cica mati kutu alias skakmat.

"Cepetan mau pesen apa?!"

"Tidak ramah. Gue kasih bintang satu," lelaki itu tersenyum miring seolah mukanya ingin di pukul dengan kepalan tangan punya Cica.

"Soleh?!" gregetnya tak sadar mencengkeram note book miliknya.

"Yes, darling," genit Soleh.

Idih, namanya aja yang Soleh tetapi kelakuannya ... bikin geleng-geleng kepala.

"Ca?"

Cica mengubah raut wajahnya secepat mungkin. Tadinya asem kek jeruk nipis kini menunjukkan senyum manisnya. Iya, soalnya Ibu bos yang manggil Cica.

"Ibu dengar Bapak kamu sakit, ya?" Teri--pemilik rumah makan tempat Cica bekerja.

Beliau terkenal ramah, baik, dan tidak segan memberi bonus untuk Cica ketika lembur. THR menjelang lebaran yang jumlahnya tidak terkira itu. Katanya sih apresiasi untuk dirinya sudah bertahan selama tiga tahun.

***

"Namamu itu seperti Ghunnah, selalu mendengung di hati gue," mulai lagi gombalan receh ala Soleh Nur Kholik.

Usai diberi izin pulang cepat oleh Teri, Cica pun pamitan. Sudah adzan dzuhur. Waktunya Bapak makan siang serta minum obat.

"Motor elo simpan aja di sini. Kita pulangnya bareng pake mobil gue,"

Soleh menelungkupkan topi Cica sampai menutupi seluruh wajah gadis itu.

"Ish, jail banget sih lu?" cetus Cica sembari menepis tangan Soleh.

"Jangan bikin gue khilaf sama elo, Ca," Soleh menatap lekat gadis di hadapannya.

"Ap--- "

"... Paan sih lo?" Soleh tertawa renyah, "gak ada kosa kata lain kah selain itu?"

"Minta di cip*k. Gemesnya di luar nurul," lirih Soleh masih menatap lekat Cica. Atau gagal fokus pada bibirnya yang berwarna pink itu?

Sedangkan si empu mulai risih. Ia masih mendengar jelas suara gumaman Soleh.

Plak

Cica menabok lengan Soleh, "Dasar mes*m,"

"Aw, sakit cintaku," rintih Soleh.

Deg. Jantung Cica berdetak dua kali lebih cepat. Sudah bodo amat ketika Soleh memanggil dirinya cinta, sayang. Ini di tambah tatapannya yang ... lembut, teduh, rambut depan sengaja di acak-acak, bicaranya apalagi. Walah, bisa-bisa Cica pingsan efek tatapan yang dilayangkan Soleh kepadanya.

"Minggir. Gue mau balik,"

Jalan menuju parkiran di halangin loh sama Soleh. Cica ke kiri dia ikutan. Geser ke kanan, ikut juga membuat kesabaran Cica yang setipis kertas mau meledak, meluapkan emosinya.

Nyebelin. Cica padahal mau beli sesuatu. Takutnya toko tersebut keburu tutup karena pembelinya dimana-mana.

Srek

Gerakan cepat, Soleh merampas kunci motor yang di genggam oleh Cica. Dia bersiul seraya berjalan meninggalkan Cica masih nge-lag.

"Kita pulang bareng. Motor elo biar anak buah gue yang urus,"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah sang gadis hiper
7.9
Revi tumbuh dalam kehangatan keluarga yang harmonis, namun sebuah peristiwa kelam merenggut segalanya dan mengubah dirinya menjadi sosok yang terobsesi pada kepuasan seksual. Terjebak dalam lingkaran kegelapan yang seolah tanpa ujung, ia mulai meragukan harga dirinya sendiri. Di tengah kehancuran moral tersebut, Revi terus mempertanyakan apakah wanita dengan masa lalu sepertinya masih layak dicintai oleh pria baik-baik yang tulus.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Pacar
8.6
Nisa kembali bertemu dengan Leon, pria yang dahulu menjadi pusat dunianya. Namun, sebuah perubahan besar terjadi karena kini Nisa sama sekali tidak mengingat sosok Leon. Alih-alih cinta, Nisa justru merasakan kebencian mendalam dan berusaha menjauh dari pria tersebut. Di tengah situasi yang rumit ini, Leon harus berjuang keras untuk memenangkan kembali hati Nisa. Mampukah Leon membangun kembali puing-puing asmara saat sang wanita telah melupakan segalanya?
Sampul Novel Head Over Heels
8.7
Miko hadir dalam kehidupan sebagai sosok rival yang paling dibenci, namun kehadirannya justru memicu badai emosi yang tak terduga. Hubungan benci tapi rindu ini perlahan mengobrak-abrik seluruh perasaan dan logika yang ada. Di balik persaingan sengit mereka, tersimpan getaran yang mengguncang hati secara mendalam. Kisah ini mengikuti perjalanan emosional yang rumit saat musuh bebuyutan berubah menjadi seseorang yang paling memengaruhi jiwa.
Sampul Novel Lelaki Asing Yang Menodaiku
9.1
Alana melarikan diri dari rencana pernikahan karena merasa ternoda oleh pria misterius yang tidak ia kenali. Tragedi masa lalu sebagai TKW itu meninggalkan trauma mendalam hingga ia menutup diri. Sementara itu, Lars adalah CEO sukses yang merasa hidupnya hampa setelah kehilangan sebagian ingatan akibat kecelakaan. Saat takdir mempertemukan mereka, Lars merasa terobsesi pada Alana. Rasa rindu dan perih yang muncul mulai mengusik rahasia masa lalu mereka yang kelam.
Sampul Novel Mengejar Gadis Dingin
9.5
Amanda adalah siswi kutu buku yang sering dirundung karena kecerdasannya. Ketenangan hidupnya di perpustakaan mulai terusik hingga Deva, murid baru yang tenang, datang menjadi pelindungnya dari gangguan teman-teman. Kehadiran Deva membawa perubahan besar dalam keseharian Amanda yang kaku. Akankah kedekatan ini menumbuhkan cinta dan mengubah Amanda menjadi sosok yang lebih cantik serta hangat? Simak perjuangan Deva dalam mencairkan hati sang gadis dingin.
Sampul Novel Money Bowl ( Cara Cepat Kaya )
8.5
Moana menemukan mantra ajaib yang mampu mendatangkan kekayaan melimpah. Memiliki ambisi mulia, ia ingin menggunakan kekuatan tersebut untuk memperbaiki kondisi ekonomi orang banyak. Sayangnya, niat tulus Moana justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak licik demi kepentingan pribadi yang kotor. Kini, Moana harus berjuang keras untuk meluruskan kembali tujuannya dan memastikan ilmu sakti tersebut digunakan pada jalan yang benar sesuai fungsi aslinya.