APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kepentok cinta om cupu

Kepentok cinta om cupu

Zoya Raveena, gadis muda yang gemar bertaruh, terpaksa menyatakan cinta kepada Danu Atmadja demi memenuhi hukuman taruhannya. Danu adalah pewaris bisnis kaya raya yang sengaja berpenampilan kuno meski aslinya sangat tampan. Saat perasaan tulus mulai tumbuh di antara mereka, sosok dari masa lalu muncul mengancam hubungan tersebut. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan ikatan mereka dari badai konflik yang siap menghancurkan kebahagiaan yang baru saja dimulai.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Auuu!" pekik Zoya saat lututnya membentur meja ketika dirinya hendak berdiri.

"Jangan pergi dulu om, saya diterima atau tidak?" ucap Zoya seraya meringis menahan sakit.

"Kamu masih berharap jawaban saya!" tanya Danu penuh penekanan.

"Iyalah… itu memang yang saya tunggu dari tadi om gante—"

"Tidak!" tegas Danu.

"Berapa yang kamu butuhkan, jawab!" sentak Danu hingga membuat Zoya terjingkat karena terkejut.

"Berapa apanya?" Zoya bingung menanggapi pertanyaan Danu.

"Bukankah uang yang kamu inginkan, hah! Sampai rela merendahkan diri seperti ini!" sarkas Danu dengan sorot mata tajam saat amarah tidak lagi bisa dia tahan.

"Bu–bukan, bukan itu maksud saya. Saya han—"

"Hanya apa? Hanya Ingin mempermainkan saya karena penampilan saya, begitu!" sentak Danu sekali lagi sampai membuat Zoya kehilangan kata-katanya.

"Sial! Ayo kita pergi!" pungkas Danu belum akhirnya memutuskan pergi dari kafe itu meninggalkan Zoya yang berdiri termangu.

"Kenapa jadi begini.. Aku tidak bermaksud merendahkan dia." Zoya terduduk lemas di kursinya lagi, seraya menatap nanar punggung Danu yang menjauh.

"Aku, aku hanya…" tidak terasa bulir bening sudah meluncur membasahi pipi.

"Tidak Zo, ini memang salahmu." gumamnya berusaha menyakinkan diri seraya mengusap kasar kedua pipinya.

Beberapa saat berlalu setelah kesadarannya kembali, dengan gontai Zoya pergi meninggal kafe, membawa rasa sesak bercokol dalam hati, juga penyesalan tanpa arti atas apa yang sudah terjadi.

Seperti pepatah mengatakan 'bubur tidak mungkin kembali menjadi nasi' dan itulah yang berusaha gadis dua puluh tahun itu tanamkan dalam sanubarinya. Agar kesalahan yang baru saja dia lakukan tidak meninggalkan penyesalan tak bertepi.

Bukan uang atau ingin mempermalukan pria itu tujuan Zoya sebenarnya, dia hanya sedang menerima tantangan sebagai hukuman karena kalah bertaruh bersama kedua sahabatnya.

Gila memang..

Tapi itulah yang Zoya the geng sering lakukan, bertaruh demi sebuah kepuasan batin, guna menunjukkan siapa yang paling unggul diantara mereka. Dan sialnya ratu hoki yang biasanya selalu menjadi pemenang kini seolah merubah sejarah baru dalam hidupnya.

Setelah kembali ke tempat nongkrong mereka yang berada tepat di depan kafe, serta tidak mendapati kedua sahabatnya disana, Zoya meyakini jika mereka sudah pulang lebih dulu. Gadis itu menghela nafas kasar seraya duduk di kursi panjang yang menghadap ke arah kafe, menatap getir meja menghadap jendela dalam kafe yang menjadi saksi akan kegilaannya tadi.

"Seharusnya aku tidak melakukan ini, hah. Pasti dia sangat membenciku, semoga tidak ada lagi pertemuan selanjutnya dengannya." gumam Zoya yang kembali bangkit dan berjalan malas menuju tempat tinggalnya yang tidak jauh dari huru hara yang baru saja terjadi.

"Aku pul—" Zoya mematung saat berada diambang pintu begitu melihat ada sosok lain selain kedua sahabatya.

"Oneng, eh Zo kamu sudah pulang. Sini masuk ngapain berdiri disitu, mau ngecek PLN?" suara cempreng Melly menyapanya lebih dulu.

"Siapa?" bertanya lewat gerak bibir tanpa suara.

"Makanya sini masuk." jawab Melly dengan cara yang sama.

Kehadiran Zoya mengalihkan perhatian dua wanita berbeda generasi yang sebelumnya tengah berbincang serius diatas ranjang, mereka secara serentak menatap Zoya yang berjalan mendekat.

"Hallo cantik." wanita yang Zoya yakini tidak lagi muda namun masih terlihat cantik juga terawat menyapa dirinya yang masih berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi.

"I–iya tan." meski ragu Zoya tetap senyum saat menjawab sapaan ramah wanita itu.

"Zo, kenalin ini tante Lisa." melihat kebingungan di paras Zoya satu lagi sahabatnya Vina, langsung menjelaskan.

"Saya Zoya, tan." mengulurkan tangan seraya tersenyum manis.

"Wah.. Cantik sekali kamu sayang." Zoya tersenyum canggung menanggapi pujian Lisa.

"Sini duduk nak." lanjutnya seraya membimbing Zoya agar duduk bersisian dengannya.

Walaupun masih belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi, Zoya tetap menurut saat Lisa membawanya duduk diranjang bersama kedua sahabatnya. Setelah duduk Zoya melempar pandangan pada kedua sahabatnya meminta penjelasan, namun Melly hanya mengedikkan bahu sementara Vina diam dan langsung menundukkan pandangan.

'Ini pasti ada yang tidak beres.' pikir Zoya melihat Vina yang biasanya ceria kini terlihat murung.

"Begini sayang, langsung aja ibu katakan tujuan dan maksud ibu datang kemari. Yang pertama ibu ingin bersilaturahmi, juga ingin mengenal kalian lebih dekat. Dan yang kedua, ibu ingin mengutarakan niat ibu untuk melamarmu nak." jelas Lisa langsung pada intinya.

Deg

'Apa ini?' tubuh Zoya menegang seketika.

'Apakah ini karma instant,' Tanyanya lagi pada dirinya sendiri.

Zoya masih diam termangu, memikirkan permintaan Lisa yang menurutnya sangat aneh. Pikiran gadis itu kembali pada beberapa saat yang lalu ketika dia dengan lantang meminta pria asing untuk jadi kekasihnya.

'Apakah ini yang om Danu rasakan tadi, terkejut dan bingung. Astaga, karma itu memang benar-benar nyata.' Batin Zoya tersenyum getir menertawakan dirinya sendiri.

"Ini putra ibu." lanjut Lisa seraya mengulurkan selembar foto berukuran kecil, yang Zoya terima dengan posisi terbalik.

"Ibu tidak memaksamu menerima lamaran itu hari ini sayang, ibu akan memberimu waktu untuk berpikir." Zoya masih diam, bibirnya kelu untuk berucap, dan jawaban apa yang harus diberikan Zoya juga tidak tahu. Siapa wanita itu, dari mana asalnya, membuatnya semakin merutuki semua kebodohan yang pernah dia lakukan pada pria bernama Danu. Dan sekarang, Zoya bisa merasakan apa yang pria itu rasakan sampai akhirnya bisa berpikiran buruk tentang dirinya.

"Tante.." Dengan ragu Zoya memberanikan diri untuk bersuara.

"Ta–tapi kita tidak saling mengenal, bagaimana tante bisa meminta Zo menjadi menantu." gadis itu memberanikan diri untuk menyuarakan pendapat.

"Mungkin ini yang pertama bagimu, tapi tidak untuk ibu nak." jelas Lisa ambigu yang membuat ketika gadis itu serentak langsung tercengang.

"Sebenarnya, selain menginginkan kamu menjadi menantu, ibu juga berharap kalian berdua," beralih pada Vina juga Melly "Mau tinggal bersama ibu. Terkesan serakah memang, tapi tidak tahu kenapa begitu melihat kalian ibu langsung jatuh cinta. Macam cinta pada pandangan pertama begitu." Lisa terkekeh menyadari perasaannya yang tak biasa pada tiga gadis muda itu. Terlebih saat melihat Melly pertama kali, hati wanita berusia enam puluh tahun itu bergetar hebat serta ada rasa yang tidak bisa dijelaskan.

Semetara ketiga gadis muda itu hanya diam saling bertukar pandang mencerna permintaan Lisa yang terkesan mengejutkan mereka, tapi berbeda dengan Vina, gadis itu seolah menunjukkan raut penyesalan pada kedua sahabatnya, hingga membuat Zoya kembali bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

"Baiklah kalau begitu, silahkan kalian pikirkan baik-baik permintaan ibu, khususnya kamu sayang." mengusap pelan pipi Zoya disertai senyuman hangat Lisa tunjukkan pada gadis yang tengah memaksakan senyum padanya..

"Ibu akan datang seminggu lagi dari sekarang, semoga ibu tidak mendapat jawaban yang mengecewakan dari kalian." lanjur Lisa penuh harap.

"Iya tan." jawab ketiga gadis itu bebarengan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Sepuluh tahun pengabdian Delia pada mantan suaminya berakhir sia-sia hingga ia memutuskan bercerai. Tiga bulan berlalu, ia muncul kembali sebagai sosok luar biasa: CEO merek ternama, desainer kondang, dan juragan tambang sukses. Saat keluarga mantan suaminya memohon kembali, Delia yang kini dicintai Caius yang berkuasa hanya memandang mereka rendah. Baginya, mereka tak lagi selevel karena kini ia telah berada jauh di luar jangkauan mereka semua.
Sampul Novel Asisten Terkekang Oleh Majikan
8.3
Dian telah mengabdi sebagai asisten di keluarga Firdaus sejak remaja. Namun, ketenangannya terusik saat Niko, sang putra sulung, pulang untuk memimpin bisnis keluarga. Meski sudah beristri, Niko justru terobsesi mengejar Dian dan menjadikannya tawanan asmara yang tersembunyi. Tinggal satu atap membuat tekanan Niko semakin menggila hingga Dian sulit menghindar. Di tengah jeratan obsesi sang majikan, mampukah Dian melepaskan diri dari kungkungan pria itu?
Sampul Novel Cinta pertama dan terakhirku
8.7
Intan Arselina, seorang perawat, terkejut saat bertemu kembali dengan Abian Dirgantara di rumah sakit. Setelah empat tahun terpisah akibat fitnah ibunda Dirga, luka lama Intan kembali terbuka. Dirga yang baru saja mengalami kecelakaan berusaha keras memenangkan hati Intan lagi. Namun, perjuangannya tidak mudah karena kebencian keluarga Intan dan kehadiran Zidan sebagai penghalang. Dirga bertekad menebus kesalahan masa lalu demi cinta sejatinya.
Sampul Novel Ciuman Sang Ular: Balas Dendam Seorang Istri
9.0
Dahulu, aku percaya pada cinta palsu keluarga Adhitama hingga mereka membiarkanku terpanggang api. Di saat terakhir, hanya paman dingin bernama Gilang yang rela mati demi melindungiku. Kini, takdir memberiku kesempatan kedua seminggu sebelum tragedi itu terjadi. Untuk menguasai warisan triliunan dan membalas dendam pada tiga kakak yang berkhianat, aku menolak menikahi mereka. Di depan pengacara, aku justru memilih Gilang sebagai suamiku. Permainan dimulai.
Sampul Novel Menikahi Pria Lumpuh
9.3
Kehidupan Gea Athena hancur seketika saat dikhianati oleh suaminya sendiri. Tanpa belas kasihan, ia dijual seharga tiga miliar rupiah kepada seorang pria yang menderita kelumpuhan. Tragedi memilukan ini memaksa Gea memasuki babak baru yang gelap dalam hidupnya. Terjebak dalam kesepakatan bisnis yang kejam, ia kini harus menghadapi takdir bersama sosok asing yang menjadi pemilik barunya. Sebuah kisah romansa modern tentang pengkhianatan dan perjuangan.
Sampul Novel Nirmala Cinta
9.2
Setelah dua tahun menikah tanpa buah hati, Aulia memilih bercerai saat suaminya memutuskan berpoligami. Meski ditentang sang ibu yang gila harta, ia berhasil hidup mandiri. Namun, ketenangan Aulia terusik saat Candra datang menawarkan pekerjaan bergaji besar. Pesona Candra mulai menggoyahkan hati Aulia yang lama tertutup. Kini ia terjepit di antara tawaran pernikahan pria kharismatik itu atau gangguan sang mantan suami yang ingin rujuk kembali.