APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Dunia Hancur, Ia Memilih Wanita Lain

Ketika Dunia Hancur, Ia Memilih Wanita Lain

Dunia Calla hancur saat putrinya kritis di ICU. Di tengah kesendiriannya menggenggam tangan si kecil yang kian dingin, suaminya, Ares, justru menghilang. Ares lebih memilih menjemput cinta pertamanya, Lyanna, yang baru kembali. Saat napas sang buah hati berakhir, Calla meratap dalam sunyi sementara Ares asyik berpesta dan berdansa memeluk Lyanna. Tanpa sadar, kebahagiaan semu itu harus dibayar mahal dengan kehilangan keluarga dan kepercayaan Calla selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sejak hari itu, hidup Calla berubah total. Semua yang dulu ia kenal-rumah, pernikahan, bahkan impiannya tentang keluarga bahagia-runtuh bersamaan dengan hilangnya Leona. Tapi yang paling menyakitkan adalah mengetahui bahwa Ares, suaminya, lebih memilih untuk merayakan bersama wanita lain ketimbang menemani putrinya di saat kritis.

Hari-hari Calla kini dihabiskan dengan kesunyian yang mengerikan, penuh dengan pertanyaan tanpa jawaban.

Pagi itu, Calla duduk di meja makan, menatap cangkir kopi yang sudah dingin. Ia tak lagi peduli pada hal-hal kecil yang dulu membuatnya tersenyum. Kehilangan Leona menyisakan luka yang dalam, tapi luka itu juga membakar amarah yang sulit ia kendalikan.

"Bagaimana mungkin kau bisa begitu kejam, Ares?" gumamnya, suaranya pecah. "Apakah kau benar-benar tidak peduli? Atau kau sudah tidak pernah peduli sejak awal?"

Teleponnya bergetar. Sebuah pesan masuk dari Ares.

"Calla, aku tahu aku tak berhak memintamu memaafkanku. Tapi aku butuh kita bicara. Tolong beri aku kesempatan."

Calla membalas dengan satu kata saja: "Tidak."

Ia menatap langit-langit rumah, mencoba meredam amarah yang menyala-nyala. Ia tahu Ares butuh pembicaraan, tapi ia belum siap. Bahkan, mungkin tidak akan pernah.

Hari-hari berlalu dengan perlahan, dan Calla mulai memusatkan energinya pada hal lain: membangun kembali dirinya yang hancur. Ia tahu, ia harus kuat-bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk keadilan bagi Leona.

Ia memutuskan untuk kembali ke pekerjaannya sebagai arsitek, sebuah dunia yang dulu pernah membuatnya merasa hidup dan berdaya.

Di kantor, rekan-rekannya menyambut dengan hangat, tapi tatapan mereka penuh belas kasihan yang membuat Calla semakin tersiksa. Ia tak mau jadi objek belas kasihan. Ia ingin mereka melihatnya sebagai wanita yang kuat, yang akan bangkit dari puing-puing hidupnya.

Suatu sore, saat sedang mengerjakan proyek besar, Calla bertemu dengan seorang pria muda bernama Dario. Dia adalah konsultan bisnis yang baru saja bergabung di perusahaan.

Dario punya mata yang tajam, tapi hangat. Ada sesuatu di dirinya yang membuat Calla merasa nyaman, meski hatinya masih berdarah dan penuh dendam.

"Mau kopi?" tanya Dario sambil tersenyum ramah.

Calla mengangguk pelan. "Kenapa kau begitu baik padaku?" tanyanya tanpa sadar.

Dario menatapnya serius. "Karena aku tahu apa artinya kehilangan dan bagaimana rasanya bangkit lagi. Aku juga pernah di titik terendah."

Percakapan itu mengalir begitu saja, dan untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, Calla merasa ada secercah harapan yang tumbuh di dalam dirinya.

Namun, dunia Calla segera kembali bergejolak.

Ares tiba-tiba muncul di depan kantor, dengan ekspresi yang sulit dibaca. Mata mereka bertemu, dan Calla bisa melihat luka dalam di balik tatapan itu.

"Calla, aku ingin bicara," katanya pelan.

Calla menggeleng, suaranya dingin. "Tidak ada yang ingin aku dengar darimu, Ares."

Namun Ares tak menyerah. "Aku tahu aku sudah menghancurkan semuanya. Tapi aku tak bisa hidup tanpamu. Aku siap melakukan apa saja untuk memperbaiki semuanya."

Calla menatapnya tajam. "Apa yang kau ingin perbaiki? Kehilangan putri kita? Atau kebohongan dan pengkhianatanmu?"

Ares terdiam sejenak, lalu berkata lirih, "Aku salah. Aku tak membela diriku. Tapi aku ingin menebus kesalahan itu. Tolong beri aku waktu."

Calla merasa hatinya tercabik-cabik. Ia ingin membenci Ares sepenuhnya, tapi di dalamnya masih ada rasa cinta yang tak bisa ia abaikan.

Malam itu, Calla duduk di ruang tamu, merenung. Ia tahu perjalanannya belum selesai. Ia harus menghadapi Ares dan semua kebenaran yang selama ini disembunyikan.

Esok harinya, ia mengundang Ares untuk bertemu di sebuah kafe yang tenang.

Saat Ares datang, suasana tegang memenuhi ruangan. Calla memandangnya dengan mata penuh tanya.

"Aku ingin tahu semuanya, Ares. Mengapa kau tega memilih wanita lain saat putri kita sekarat? Apa yang sebenarnya terjadi?"

Ares menghela napas dalam, lalu mulai bercerita tentang masa lalunya yang kelam. Tentang bagaimana Lyanna, wanita yang selama ini disebut sebagai cinta pertamanya, ternyata adalah bagian dari masa lalu yang tak pernah ia tinggalkan sepenuhnya.

"Aku bodoh, Calla. Aku mencoba melupakan, tapi dia selalu ada di pikiranku. Saat Leona sakit, aku bingung dan takut. Aku memilih kabur, bukan karena aku tak mencintai kalian, tapi karena aku tak tahu bagaimana menghadapi semuanya."

Calla mendengarkan dengan hati yang hancur, tapi juga sedikit lega mengetahui kebenaran.

Namun ada satu hal yang masih mengganjal.

"Apakah kau masih mencintainya?" tanya Calla dengan suara bergetar.

Ares menunduk. "Aku tidak tahu. Yang aku tahu, aku mencintaimu dan Leona lebih dari apapun. Aku harus belajar bagaimana mencintai kalian dengan cara yang benar."

Waktu berlalu, dan hubungan mereka tetap dalam ketegangan yang rapuh.

Calla tahu, untuk bisa memaafkan Ares, ia harus melewati proses yang panjang dan menyakitkan. Tapi ia juga sadar, membiarkan kebencian menguasai hati hanya akan menghancurkan dirinya sendiri.

Dengan perlahan, ia mulai membuka hati lagi, sedikit demi sedikit.

Namun bayangan Lyanna terus menghantui mereka berdua.

Lyanna sendiri tak tinggal diam. Ia berusaha memasuki kehidupan Ares dengan cara apapun, berharap suatu hari bisa mendapatkan tempat yang dulu pernah ia miliki di hati Ares.

Calla pun harus menghadapi pertarungan batin yang tak berkesudahan antara cinta, dendam, dan pengkhianatan.

Suatu malam, saat hujan deras membasahi kota, Calla mendapat telepon dari Dario.

"Ares ada di luar rumahmu. Dia butuh bicara denganmu. Ini penting."

Calla ragu, tapi hatinya memberanikan diri untuk membuka pintu.

Di depan pintu berdiri Ares, basah kuyup, dengan mata yang penuh penyesalan.

"Aku tak bisa terus seperti ini, Calla. Aku siap melakukan apa saja untuk mendapatkan kepercayaanmu kembali. Tolong, beri aku kesempatan."

Calla menatapnya dalam-dalam, kemudian membuka pintu selebar-lebarnya.

"Ini bukan soal kesempatan, Ares. Ini soal aku yang harus belajar mempercayai lagi. Dan itu bukan hal yang mudah."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Takdirku Mati Dalam Api
9.7
Dunia Gita hancur saat mengetahui kekasihnya, Dzaki, hanya memanfaatkannya demi Rosa. Tak hanya mencuri desainnya, mereka meracuni Gita dan menjebaknya dalam kebakaran villa yang mematikan. Namun, Gita berhasil memalsukan kematiannya dan melarikan diri ke Milan. Tiga tahun berlalu, ia kembali ke Jakarta sebagai desainer elit bernama Gia. Saat Dzaki yang terkejut melihat sosoknya yang serupa, Gita bersiap membalas dendam pada monster yang mengkhianatinya.
Sampul Novel Dendam Menantu Miskin
8.5
Akibat kemiskinannya, Rendra Gumilar dipaksa bercerai oleh Tuan Brata, mertuanya yang angkuh. Meski berat hati, buruh pabrik ini terpaksa berpisah dengan Viona serta bayi mereka yang masih kecil. Diusir dan dihina, Rendra tidak menyerah pada nasib. Ia bertekad bangkit menjadi pria sukses demi merebut kembali keluarga kecilnya. Mampukah Rendra membuktikan harga dirinya di hadapan mertua yang dulu meremehkannya, ataukah ia justru akan kehilangan mereka selamanya?
Sampul Novel Gue Bukan Perempuan Nakal!
8.3
Terjebak dalam obsesi masa lalu, seorang wanita rela melakukan apa pun demi mendapatkan kembali hati sang mantan kekasih. Keputusannya memicu kehancuran besar, merusak ikatan persahabatan, keharmonisan keluarga, hingga menyakiti pria tulus yang benar-benar mencintainya. Akankah pengorbanan buta ini berakhir dengan kebahagiaan, atau justru menjadi penyesalan abadi? Simak perjuangan emosionalnya dalam menghadapi konsekuensi dari pilihan hidup yang keliru.
Sampul Novel Hasrat Cinta Om Zafran
9.0
Hidup satu atap dengan Zafran Anthony membuat Bella Eleya Zadik terjebak dalam cinta terlarang pada omnya sendiri. Saat Bella mencoba menghapus rasanya, Zafran justru menyadari hasrat serupa hingga mereka berpacaran secara sembunyi-sembunyi. Namun, Bella dihantui ketakutan jika ayahnya tahu. Konflik memuncak saat Zafran dipaksa mengikuti perjodohan oleh kakaknya sendiri. Akankah hubungan mereka bertahan di tengah tekanan keluarga dan rahasia yang mengancam?
Sampul Novel Liang Hangat Sang Penari
8.7
Lisnawati, janda muda usia 16 tahun, kehilangan suaminya, Komar, akibat pembegalan tragis. Sebagai biduan dangdut keliling, pesona dan kecantikan Lisna memikat banyak pria hingga ia direkrut Tante Shinta ke dunia malam. Di sana, ia menjadi primadona dan terlibat hubungan benci tapi cinta dengan Budi Hendrajit, pengusaha kaya yang kerap menghinanya. Meski Budi sangat terobsesi pada Lisna, rencana pernikahan mereka terhalang restu sang ibu yang menentang latar belakang Lisna.
Sampul Novel MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)
9.6
Sean Palmer hanyalah putra pelayan di kediaman keluarga Hernandez yang sangat kaya. Ia memendam cinta pada sang putri majikan, Xavia Price, meski sadar perbedaan kasta menghalangi mereka. Saat pernikahan Xavia terancam hancur karena mempelai pria kabur, Tuan Hernandez justru meminta Sean menggantikannya demi menjaga nama baik. Mampukah pemuda miskin ini menjalani hidup sebagai menantu konglomerat? Simak kisah drama romansa karya Dewa Amour ini.