APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Aku & Dia

Kisah Aku & Dia

Rina bermimpi bisa terus bersanding dengan Damar dalam segala situasi. Meski hubungan mereka sangat erat, melebihi kedekatan Damar dengan keluarganya, kenyataan pahit justru menghantam. Damar tidak memiliki perasaan cinta yang sama terhadap Rina. Luka hati ini terpaksa Rina pendam sendirian tanpa berani diungkapkan kepada siapa pun. Harapannya kian hancur saat Damar harus pindah ke luar kota, meninggalkan Rina yang hanya bisa mendoakan kebahagiaannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Cabut, cabut!”

“Dasar tolol!” makiku dengan perasaan campur aduk. Cemas sudah pasti, marah dan kesal juga iya pada Damar.

Kami terus berlari di antara gang-gang kecil di tengah pasar, berputar-putar, dan menghadapi caci maki dari pengunjung dan pedagang pasar.

Meski aku lebih sering menyerukan kata maaf, si Damar sialan ini justru terkekeh-kekeh saja, seolah-olah semua hal yang sedang terjadi sekarang ini adalah sesuatu yang memang dia cari. Atau sesuatu yang menyenangkan baginya.

Belasan menit kemudian, aku dan Damar berhasil keluar dari pasar itu dengan tanpa seorang pun yang mengikuti kami.

Yah, sepertinya dengan aku yang sangat hafal kondisi pasar itu memudahkan kami untuk menghindari kejaran anak-anak SMA dari sekolah lain tadi.

Dan rumahku, tidak berapa jauh lagi dari posisi kami sekarang.

“Ayo, kita ke rumah elu aja, Rin!”

“Ntar dulu, bego!” Aku terbungkuk-bungkuk dengan dada yang sesak, perut yang terasa kram, dan rusuk yang bernyut setiap kali menghela napas. “Ngap, gue ngap. Ntar dulu!”

Damar juga terbungkuk-bungkuk, kami saling pandang, dan dia terkekeh seraya menepuk-nepuk punggungku.

“Keren!” ucapnya.

“Berengsek lu!” makiku.

Dia tetap saja tertawa. “Ayok!”

Sampai di depan rumah, ayahku baru saja menaiki sepeda motornya yang sudah butut, dia memandangi kami dengan kening mengernyit.

“Lho, udah pulang?” tanyanya. “Padahal Ayah mo jemput kamu lho, Rin.”

“Gak usah, Om,” sahut Damar sembari merangkul bahuku. “Aku udah nemenin Rina ini, kok.”

Aku mendelik padanya dan dia tetap saja terkekeh menanggapiku. Dasar cowok selengean!

“Oh, ya udah,” balas ayahku.

“Ayah mo kemana lagi?” tanyaku dengan napas yang masih saja sedikit memburu.

“Mau tahu aja lu!”

Yah, begitulah ayahku. Entah dia menganggapku anaknya atau justru temannya, yang jelas, selalu saja percakapan di antara kami terjadi seperti percakapan di antara teman sepermainan.

Menyebalkan!

Mesin motor meraung dan sekejap kemudian, ayahku telah berlalu dari depan rumah.

“Ayuk ah, Rin!” Damar mendahului memasuki rumahku dengan terlebih dahulu melepaskan sepatunya. “Permisi, ada orang di rumah?”

“Nggak ada!” seruku dari belakang sembari melepaskan sepatu. “Penghuni udah pada mati!”

Dan si cowok sialan itu hanya tertawa-tawa saja menanggapi.

“Eh, Rin.”

“Apa lagi?” Yah, aku masih kesal padanya. Gara-gara dia aku terpaksa lari selama beberapa belas menit dan itu sangat tidak menyenangkan.

“Dih, sewot!” kekehnya seraya menghempaskan tubuhnya di sofa panjang di ruang tengah. “Ambilin gue minum, dong!”

“Berengsek lu, ya!” Aku berdiri tegap dengan tangan berada di pinggang dan menatap garang padanya. “Lu gak lihat, hah?”

Dia mengernyit seolah tak berdosa. “Lihat apaan?”

“Badan gue!” balasku. “Muka gue, habis semua basah. Semua gara-gara elu, anak setan!”

Dan sudah bisa ditebak, Damar lagi-lagi menanggapi kekesalanku dengan tertawa saja, bahkan dengan santai dia merebahkan punggungnya di sofa panjang yang sudah kusam itu, seolah-olah dia sedang berada di rumahnya sendiri.

“Buruan dong,” katanya, lagi. “Air dingin, ya!”

“Lu―”

Dan aku tidak bisa berbuat banyak selain meninggalkan Damar di ruang tengah sendirian.

Tapi ‘masa bodo’ saja dengan permintananya itu. Memangnya dia pikir aku ini pelayannya, begitukah? Main suruh begitu aja, ini kan rumahku―maksudku, rumah orang tuaku, bukan rumahnya dia.

Sialan! Dasar anak orang kaya!

“Assalamualaikum!”

“Waalaikumusalam.”

Dari dalam kamarku, selagi aku berganti pakaian, aku mendengar suara seorang wanita yang memasuki rumah dan disambut oleh Damar. Aku tahu itu adalah ibuku dan aku bergegas keluar dari kamar.

“Lho, Damar … habis ngapain, keringetan gitu?”

“Ahh, ini Tan, biasalah, habis jogging.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhir dari Penantianku
9.8
Menjalani hubungan bertahun-tahun membuat seseorang yakin telah menemukan pasangan hidup yang ideal. Namun, realita pernikahan jauh lebih rumit saat dua kepribadian asing harus menyatu dalam satu atap. Ujian demi ujian mulai menggoyahkan fondasi rumah tangga mereka hingga konflik tak lagi terbendung. Meski telah lama bersama, perbedaan yang tajam memicu kegagalan fatal yang membuat perpisahan menjadi satu-satunya jalan keluar yang tak terelakkan.
Sampul Novel Aku Bukan Perawan
9.3
Shinta Larasati hancur setelah dikhianati Predi Prasetiyo yang berselingkuh dengan Putri Patrisia. Alasan Predi pergi karena masa lalu Shinta yang tak lagi suci. Demi membalas luka itu, Shinta merantau ke ibu kota untuk meraih kesuksesan dan membuktikan harga dirinya. Di tengah perjuangan, muncul Brama Sebastian yang mencoba mencuri hatinya. Namun, bayang-bayang cinta lama pada Predi masih menghantui. Akankah Shinta memilih Brama atau tetap terobsesi pada dendamnya?
Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Eveline terjebak dalam nasib kelam karena kemiripan wajah dengan kakaknya, Mariana. Di hari pernikahan, ia dipaksa menggantikan Mariana yang hamil akibat hubungan gelap demi menjaga nama baik keluarga. Eveline setuju menyamar hanya satu malam dengan rencana memberi obat tidur kepada Viktor, sang mempelai pria. Namun, janji Mariana untuk bertukar posisi kembali esok hari justru memicu komplikasi besar yang membongkar rahasia kelam keluarga mereka.
Sampul Novel Hot Sugar Daddy
9.6
Logan Caldwell adalah sosok perfeksionis dan dingin yang sangat dibenci oleh Amanda Fletcher. Namun, sebuah pertemuan intim satu malam mengubah segalanya, menciptakan getaran asing di antara mereka. Situasi menjadi rumit saat Amanda menyadari bahwa Logan adalah dosen baru di kelas seninya. Terjebak dalam hubungan mahasiswi dan pengajar, mereka kini harus memilih: mengikuti ego masing-masing atau membiarkan rasa cinta mencairkan kebekuan hati Logan yang sangat kaku.
Sampul Novel Is This Love?
8.7
Farrel Aditama Effendi dikenal sebagai pria kaya yang gemar bersenang-senang, berbeda jauh dari Fachmi, kembarannya yang kaku. Karena obsesi memiliki sang kakak, Farrel bertekad menggagalkan pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, rencana sabotase ini berbalik saat Farrel justru jatuh cinta pada wanita tersebut saat menyamar menjadi Fachmi. Kini, ia terjebak dalam dilema besar jika rahasia tentang identitas aslinya terbongkar.
Sampul Novel KUBALAS SAKIT HATIKU
8.4
Lima tahun membina rumah tangga tanpa anak, Kienan akhirnya mengandung. Namun, sukacita itu hancur saat ia memergoki perselingkuhan Akbar. Suaminya tersebut ternyata memiliki simpanan yang tengah hamil tua. Tak hanya dikhianati secara perasaan, Kienan harus menghadapi kenyataan pahit bahwa perusahaan keluarganya di ambang kehancuran akibat ulah korup sang suami. Kini, ia harus berjuang menyelamatkan diri dan warisannya dari kehancuran total.