APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Melotot kedua bola mata Belinda seperti akan keluar dari tempatnya. Manik matanya terus mengikuti tanganku yang sedang menunjuk gadis berhijab coklat muda yang sedang berjalan menjauh.

"Dahlia?!!!" Suara Belinda seperti memekik.

Oh rupanya, namanya Dahlia. Hemmm ... tak buruk.

Gadis itu berhenti. Ia membalik tubuhnya lalu celingak-cekinguk. Semua mata di ruangan itu sedang menatapnya serius.

"Non?" tanyanya seperti kebingungan.

Sedangkan Belinda masih tampak kehilangan akal.

"Kamu jangan gila, ya!" seru Bu Yuni berang.

Aku tak peduli.

"Kamu, sudah menikah?" tanyaku bangkit menghampiri gadis yang bernama Dahlia itu.

Ia makin kebingungan. Pandangannya menatap majikannya, namun aku segera menutupi mereka dengan punggungku. Kini, hanya wajah tampanku ini yang di depannya.

"Aku tak punya banyak waktu, Mbak. Kamu sudah menikah?"

Kuulangi pertanyaanku lebih tegas, lebih jelas dan juga lebih dekat lagi dengan wajah Dahlia. Sorot mata kami beradu. Cukup banyak detik yang terlewatkan. Dia lalu menggeleng pelan. Aku tersenyum.

"Baiklah. Besok aku akan datang ke rumahmu. Bersiaplah menjadi pengantinku."

Tak perlu menunggu responnya, segera kubelakangi gadis berhidung bangir itu.

Namun beberapa saat ....

"Eeeee... Eeeh, Mas!" serunya.

Sepertinya dia mulai sadar. Aku berbalik menolehnya santai.

"Sinting ya? Jangan ngadi-ngadi deh! Gimana ceritanya kamu mau nikahin aku sedangkan kamu calonnya majikanku! Ketemu juga baru sekarang."

"Dia menolakku. Jadi aku pilih kamu. Jangan berisik," ketusku.

Dasar gadis tak peka, apa dia tak merasakan aura kepemimpinan dan kedikjayaan dalam diriku?

"Memang miring ya otaknya orang ini! Lagian siapa juga yang mau nikah sama orang modelan gini. Belagu. Ogah. Aku sudah punya lelaki idaman ya!"

"Terserah."

"Eeeh! Gak bisa!" teriaknya.

Aku mendekatinya sangat dekat sekali. Aroma keringatnya tercium di hidungku. Aku tahu, pastilah dia memakai sabun murahan. Tapi tak masalah. Aku butuh gadis ini untuk membungkam ego dua wanita sombong di belakangku itu. Kupegang bahu Dahlia dengan sangat kencang.

"Dengarkan aku. Diamlah. Aku akan menbayarmu hanya dengan kau menutup mulutmu itu. Anggukan kepalamu sekarang, kuhargai 10 juta. Hanya satu anggukan kepala saja. Kau tak mungkin kan melewati kesempatan ini?" bisikku yang kupastikan hanya dia dan aku yang tahu.

Aku bisa melihat pergerakan rahang gadis itu. Ia sedang menelan salivanya yang mungkin terasa pahit karena kekagetannya yang luar biasa. Namun aku terus menatapnya tajam dan akhirnya dia mengangguk.

"Oke!" seruku menghentak bahu Dahlia lalu melepaskan tubuh gadis itu. Ia sedikit terdorong ke belakang. Dahlia nampaknya terlihat penuh tanda tanya dan aku tak peduli.

"Terimakasih semuanya. Bu, Pak dan kamu Bel, aku pamit ya," ujarku datar.

"Oh ya, tolong pecat dia karena mulai hari ini, dia calon istriku. Dia tak pantas menjadi pembantu. Dia adalah nyonya Central Glory tbk," lanjutku.

Belinda melempariku dengan kotak tisu di depannya. Untung saja benda itu ringan, terbuat dari sejenis kain flanel. Sungguh Belinda ternyata bukan wanita yang kukira beretika yang baik.

"Kamu jangan banyak gaya, banyak bicara! Kamu bisa aku laporkan sama atasan karena secara tidak langsung, kamu sudah menghina perusahaan!"

"Detik dimana aku bicara begitu, detik itu juga aku sudah bukan admin lagi di sana, Bel! Mulai besok, kamu harus minta tanda tanganku untuk segala urusan proyek perusahaan."

Bu Yuni menarik tangan putrinya agar duduk kembali ke sofa. Nampak nafas Belinda memburu. Aku tahu, dia sedang cemburu. Aaah... Aku suka permainan ini. Awas saja, kubuat kau menyesal karena memperlakukanku begitu hina di depan orang lain, Bel!

"Mama gak bisa bayangin kalau seandainya, kamu beneran menikah dengan dia, Bel! Baru ditolak sama kamu, dia sudah langsung gila. Hahahahaha! Lucu!"

Mulut Bu Yuni begitu lebar saat menertawakanku. Suaminya juga terlihat menundukkan wajah, berusaha menyembunyikan tawanya. Lihat saja, tawa kalian akan berubah menjadi air mata penyesalan.

"Eeh Dahlia! Jadi kamu menikah sama dia? Ya sudah. Lanjut aja terus sekalian kamu ikutan gilanya!" ucap Belinda sangat sombong menoleh pada Dahlia yang masih mematung.

"Awas saja kalau kamu kemakan rayuannya. Besok kamu harus tetap kerja. Mau makan apa kamu sama orang tuamu yang miskin kalau gak kerja di saya?!" lanjut Bu Yuni.

Wanita itu menatap sinis pada calon istriku. Ya. Aku tegaskan, gadis berkulit kusam itu calon istriku. Akan kusulap dia menjadi lebih cantik dari Belinda. Lihat saja.

Dahlia mencoba membuka mulut tapi tak ada suara darinya. Aku tahu, dia pasti merasa terikat dengan ucapanku tadi. Baguslah.

"Mari, Tuan Muda, kita pulang!" seru Parjo.

Bu Yuni langsung tersedak, batuk-batuk mendengar laki-laki yang kulitnya agak hitam karena sering terkena sinar matahari secara langsung.

"Bel! Bahkan orang tuanya aja langsung gak waras. Tuan muda? Ampun deh," ejek wanita tua itu.

"Dia memang Tuan Muda kami, Bu. Anak ...

Aku mengangkat tanganku sedikit pada Romlah. Tak perlu mengatakan siapa aku, biar mereka melihat langsung nanti. Mudahan tak langsung kena serangan jantung.

Kedua pasangan itu kuperkenalkan sebagai bapak dan ibuku. Tidak ada yang tahu, termasuk Belinda sendiri. Mereka sebenarnya adalah kepala pelayan di kediaman keluarga besar Hadi Pratama, pengusaha batu bara, pemilik banyak real estate di kota ini. Dialah ayahku.

Terlihat Belinda hanya menggeleng, menutup mulutnya yang sedang tertawa.

"Please deh, Aditya! Kamu kalau mau sirkus ngelawak janganlah di sini. Dah kamu cepet aja nikah tu sama Dahlia. Pastilah lima puluh juta bisa langsung yess sama dia dan keluarganya! Lima juta pasti oke. Mereka itu cocok sama kamu. Sama-sama miskin."

"Kamu kenapa sejahat ini menghina aku, Bel? Selama enam bulan ini, sikapmu tak seperti ini. "

"Ya sejujurnya aku hanya suka wajah tampanmu. Tapi makin ke sini, tampan tapi miskin, itu buatku sadar kalau selama ini aku sudah menghabiskan banyak waktuku."

"Masih banyak yang nikah hanya dengan mahar seperangkat alat solat, Bel! Semua uang itu murni hasil keringatku sendiri!" seruku menimpali.

"Tidak untukku, Adit. Kita beda level, beda kasta. Kamu silahkan keluar dari rumah ini."

Ucapan Belinda menambah rasa sakit hatiku. Rupanya kata-kata cintanya kemarin padaku itu hanya permainan belaka. Baiklah, akan kutunjukkan cara bermain yang sesungguhnya.

Aku merogoh sebuah kotak dari kantung celanaku. Benda itu berlapiskan beludru lembut. Kuhampiri Dahlia yang masih mematung menyaksikan perdebatanku. Gadis itu mundur. Aku melototkan mataku padanya. Dia semakin mundur namun langkah kakinya terhenti karena terhalang dinding ruang tamu itu.

"Berikan tanganmu!" perintahku dingin.

Dahlia menggeleng. Mataku semakin melotot padanya. Setelah mendapatkan tekanan dariku, gadis itu mengulurkan tangannya perlahan dan nampak gemetar. Aku menyeringai puas.

Kleeek!

Kubuka kotak kecil di tanganku. Aku pastikan, kilau cincin berlian ini adalah permulaan pembalasan atas hinaan keluarga ini padaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, asisten rumah tangga yatim piatu, terjebak dalam tragedi berdarah yang menewaskan majikannya. Setelah menyelamatkan bayi sang majikan, ia bertemu Arkan, pria misterius yang menawarkan perlindungan. Arkan mengajukan kontrak pernikahan senilai satu miliar rupiah agar Nayla bersedia menjadi istri palsu sekaligus ibu bagi bayi itu. Demi masa depan si kecil, Nayla setuju. Namun, rahasia dan bahaya mengintai saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka.
Sampul Novel Bukan Mantan Istri Biasa
9.2
Tiga tahun Laura mengabdi sebagai istri yang penurut, namun Nikolas Riyadi justru membalasnya dengan dingin karena wanita lain. Sadar pengorbanannya sia-sia, Laura akhirnya memilih bercerai. Kabar kembalinya status lajang sang ahli waris kaya ini langsung menggemparkan publik, memicu persaingan para CEO tampan untuk meminangnya. Saat Nikolas memohon kesempatan kedua di depan umum, akankah Laura luluh atau tetap pergi meninggalkan masa lalunya?
Sampul Novel CEO Dingin Itu Penyelamatku
7.8
Embun terjebak dalam pernikahan yang menyiksa. Alih-alih kasih sayang, Putra justru menciptakan neraka karena hatinya terpaku pada wanita lain yang sudah Embun anggap kakak sendiri. Meski telah berkorban demi meraih cinta sang suami, perjuangan Embun selalu dipandang sebelah mata. Luka hatinya kian dalam saat Putra menyebut nama wanita itu usai mereka berhubungan intim. Di tengah kepedihan ini, mampukah Embun tetap bertahan saat kehadirannya tak lagi dianggap?
Sampul Novel Married to the Scandalous Billionaire
9.5
Pasca konflik dengan ibu tirinya, Beverley Holmes terkejut menemukan namanya sendiri tertera sebagai mempelai wanita dalam sebuah undangan pernikahan. Ternyata, dia telah dijual demi melunasi utang jutaan dolar. Di sisi lain, Brent Oliver sang suami awalnya bersumpah takkan tergoda oleh kecantikan istrinya. Namun, kepolosan Beverley justru perlahan meluluhkan hatinya. Kini Brent bimbang, akankah dia setia pada kekasih rahasianya atau menyerah pada pesona istrinya?
Sampul Novel My Crazy Boss
8.6
Alexander Aimes adalah bos dingin yang kerap berganti asisten. Nasib mempertemukannya dengan Winona Kim, wanita yang pernah melukainya di kelab malam dan tak sengaja menabrak mobilnya. Winny, putri konglomerat bangkrut yang butuh biaya untuk ayahnya, dipaksa bekerja sebagai asisten Alex guna melunasi ganti rugi. Meski Winny memberontak, ancaman penjara membuatnya tak berkutik. Dimulailah hubungan penuh ketegangan antara bos arogan dan sekretaris yang keras kepala.
Sampul Novel My Possessive Sugar Daddy
9.6
Terhimpit kemiskinan dan tekanan kaum elit, Fahira terpaksa mengesampingkan prinsip hidupnya demi menjadi sugar baby milik Fatih. Meski batinnya berontak, tawaran sang CEO tampan itu menjadi satu-satunya jalan keluar dari jerat nestapa. Kehidupan Fahira pun berubah drastis berkat gelimang harta, namun kemewahan tersebut nyatanya membawa petaka baru. Ia kini harus menghadapi berbagai sabotase licik dari saudara sepupunya sendiri yang berusaha menghancurkannya.