APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Laluna

Laluna

Menikah dengan Arka adalah impian yang jadi nyata bagi Laluna Renata Azuhra. Namun, kebahagiaan mereka selama lima tahun hancur seketika saat sikap Arka dan ibu mertuanya berubah drastis menjadi penuh kebencian. Di tengah penderitaan akibat perubahan misterius ini, Luna mencoba membuka hatinya kembali untuk sosok dari masa lalu. Saat itulah, sebuah rahasia besar yang memicu keretakan rumah tangganya terungkap. Apa sebenarnya fakta mengejutkan yang selama ini disembunyikan?
Bab
Bagikan

Bab 2

Flashback on

"Sayang, kau sangat cantik. Kau benar-benar sangat cantik" Ucap Arka kepadaku.

"Kamu berlebihan sayang." Jawabku singkat.

"Tapi itu memang benar, kamu benar-benar sangat cantik. Bahkan jika ada sejuta wanita yang lebih cantik dari kamu, aku tetap akan memilihmu sayang." Sambung Arka lagi dengan posisi dia menatapku dengan tatapan penuh cinta.

Aku hanya tersenyum mendengar ocehan dari Arka yang sudah untuk keberapa ribu kali mengatakan hal itu. Akan tetapi aku juga sangat menyukai hal itu, Arka benar-benar membuat separuh jiwaku melayang.

"Kalau kau terus memujiku, nanti kamu cepat bosan denganku." Balasku ke Arka.

"Mana mungkin aku bosan dengan istriku yang sangat cantik ini." Arka mencium bibirku singkat.

“Ayo cepat tidur, besok aku pasti kesiangan kalau terlalu lama memandang wajahmu terus sayang.” Gombal Arka lagi.

Setiap ingin tidur Arka selalu saja memujiku seperti itu. Dan selama lima tahun hal seperti itu tetap selalu saja dilakukan. Bagiku dia adalah laki-laki yang sangat lembut dan juga baik yang pernah saya kenal dalam hidupku ini.

Flashback off.

Aku terus saja menangis dibawah bantal, entah sudah sampai berapa lama aku mengeluarkan air mataku. Hingga aku tertidur dengan posisi kepalaku dibawah bantal.

Wajahku terasa sangat hangat, tentu saja itu karena sang mentari sudah berani masuk seenaknya menembus dinding kaca kamar apartemenku. Perlahan aku membuka mataku yang terasa sangat berat karena tangis semalam. Aku beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi, bahkan sekarang aku sudah mulai terbiasa dengan rutinitas kesendirianku tanpa adanya morning kiss dan ucapan selamat pagi dari Arka.

Semuanya sudah berubah dan tidak perlu untuk diingat kembali masa lalu yang indah bersama Arka tak lain hanyalah sebuah mimpi belaka. Aku masuk ke kamar mandi, sengaja untuk berendam sejenak dibathtub dan merilekskan kepenatan yang sudah tiga bulan ini sangat berat sekali untuk dijalani. Tak lupa aku juga mengompres mataku yang sangat sembab hasil dari tangis semalam.

Satu jam berlalu lalu aku keluar dan bersiap-siap merias wajahku sebelum berangkat ke butik milik mamaku yang sudah seutuhnya menjadi milikku sekarang.

Aku keluar dari kamar menuju dapur berniat untuk sarapan seadanya. Mataku menyusuri semua sudut ruangan dan tidak aku temukan sosok Arka dimanapun. Entah dia sudah pergi sejak kapan aku tak tahu.

Aku menghela nafasku perlahan, tiba-tiba mataku dikejutkan dengan munculnya sosok Arka yang muncul dari pintu luar dengan seorang jalang. Aku benar-benar tidak sanggup lagi melihat pemandangan seperti ini. Dengan cepat aku segera mengalihkan pandanganku kesegala arah. Lalu aku mengembalikan sarapanku kedalam kulkas. Rasanya sungguh sudah tidak sanggup lagi untuk melihat pemandangan yang menjijikan itu.

"Kalau memang sudah sangat benci denganku, setidaknya jangan menyakitiku seperti ini." Gumamku dalam hati.

Ya Alloh tolong hambamu ini. Dengan cepat aku bergegas menuju taksi online yang sengaja sudah aku pesan beberapa menit yang lalu. Karena waktu masih cukup dini, aku memutuskan untuk mampir kewarung soto favoritku sejak dulu.

"Hai lun." Rasanya tidak asing dengan suara itu. Ya benar itu adalah Aldi.

"Aldi! kebetulan sekali." Jawabku antusias.

Aldi hanya tersenyum manis menatapku, sejenak aku membalas tatapannya. Iya itu tatapan yang sejak dulu sangat aku sukai.

“Tidak tidak tidak, ini tidak boleh terjadi.” Batinku berkata, bahkan sebentar lagi dia akan meminang seorang wanita. Mengingat itu hatiku terasa sangat ngilu.

"Mau sarapan bersama." Suara itu memecah lamunanku sejenak.

"Boleh." Jawabku singkat.

Kami berdua sarapan bersama diwarung soto yang biasa kami kunjungi sejak dulu waktu masih kuliah. Sesekali kami menceritakan kenangan masa-masa dimana kita kuliah, sekilas mengingat masa lalu bisa membuatku tersenyum. Aldi juga sangat antusias menceritakan kekonyolan-kekonyolan dan kenangan kita waktu masih kuliah.

"Aku tidak menyangka ternyata selera kamu masih seperti dulu?" Ujar Aldi.

"Iya memang kenapa, apa aku salah?" Jawabku ke Aldi.

"Tentu saja tidak, cuma kalau kamu masih sering makan disini itu artinya kita akan sering bertemu. Bahkan aku hampir setiap hari makan disini." Jawabnya berusaha untuk menjelaskan.

Mendengan Aldi berujara, aku hanya membalas dengan senyum manis maduku.

"Lun, sepertinya aku tidak melihat mobilmu parkir didepan." Tanya Aldi lagi kepadaku dengan sengaja ia membuka keheningan yang terjadi sejenak.

"Oh, iya tadi aku pakai jasa taksi online al." Jawabku menjelaskan ke Aldi dengan tersenyum menampakan deretan gigi putihku.

“Andai sebentar lagi kau tidak akan menikah aku pasti sudah menceritakan semuanya padamu al, bahkan detik ini memang sedang di titik terendah. Mobilku aku jual untuk menambah modal butik mama. Bahkan sebagian investasiku dulu juga sudahku jual. Begitulah keadaanku sekarang. Tidak mungkin aku akan terus bergantung pada Arka lagi. Karena sebentar lagi kami akan berpisah untuk selamanya. Aku hancur sekali saat ini. Suamiku yang dulu sangat mencintaiku sekarang sudah berubah 180° aku sehancur-hancurnya al.” gumamku dalam hati.

Aku menatap Aldi dengan tatapan tajam dan melamun. Tanpa kusadari ternyata Aldi dari tadi sudah memanggilku.

"Luna... Luna… hai. Apa kamu melamun? " Panggil Aldi sambil mengayunkan telapak tangannya didepan wajahku yang cantik.

"Oh maaf, tadi aku sedikit melamun." Jawabku dengan wajah kembali tersenyum.

"Kalau memang ada masalah ceritakan lun, aku akan mendengarkannya." Tawar Aldi kepadaku kembali.

“Tidak ada al, tadi aku hanya teringat mama.” Jawabku bohong ke Aldi, sebenarnya aku ingin sekali menyanggupi tawaran Aldi tapi itu tidak mungkin bagiku. Andai saja dia masih bisa menjadi sahabat yang baik seperti dulu, aku pasti sangat bahagia. Aku juga tidak merasa sangat kesepian seperti hari-hariku tanpa adanya orang yang sangat aku cintai.

Sudah tiga hari ini hidupku terasa ringan dari hari-hari sebelumnya. Dan sudah tiga hari ini aku menjalani rutinitasku seperti orang normal. Bahkan aku sudah tidak melihat lagi penampakan Arka yang seenaknya saja membawa jalang masuk keapartemen pribadiku ini. Meski terkadang aku juga masih merindukannya, merindukan senyumannya, kehangatannya dan juga merindukan kasih sayangnya. Tapi semua itu hanya mimpi dan anganku saja, kebahagiaan itu mungkin sudah tidak akan aku temui lagi bersama Arka.

Pagi ini setelah selesai sarapan aku berniat untuk bergegas datang kebutik lebih awal. Aku memegang gagang pintu dan betapa terkejutnya aku setelah melihat mama Sarah ada di depan pintu dengan tatapan tajamnya.

"Mama" seruku berucap lembut.

"Silahkan masuk ma." Sahutku kembali dengan lembut dan sopan.

"Tidak perlu! Aku harap kamu segera meninggalkan Arka! Karena Arka akan segera mama jodohkan dengan orang bisa memberi keturunan. Tidak seperti kau, kau bahkan benar-benar wanita yang tidak tahu diri dan sangat tidak berguna. Sudah tahu suamimu sangat membencimu tapi masih saja dengan seenaknya saja membawa pergi Arka." Sembur mama Sarah yang sangat menusuk hatiku. Lalu dengan kasar mama melemparkan undangan persidangan perceraian kepadaku dan berlalu pergi meninggalkan apartemen milikku dengan kaki yang di hentak-hentakkan dengan kasar. Bahkan suara heels itu menambah rasa sakit hati dalam diriku.

Aku hanya menunduk dan menahan rasa air mata dengan rasa sakit hati atas sikap ibu mertuaku yang sudah berubah. Bahkan aku tidak pernah memiliki celah untuk membela diri. Meski aku membela diri pun itu sia-sia. Karena apapun yang aku lakukan, pasti aku selalu kalah dan salah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel After Of You
9.2
Tiga tahun mendampingi Alvin dari nol hingga sukses rupanya tak menjamin kesetiaan. Saat kariernya memuncak, Alvin justru berselingkuh dengan sekretarisnya, memaksa Laura pergi dengan hati hancur. Terpuruk dalam depresi, Laura nyaris mengakhiri hidupnya sendiri. Namun, di ambang kematian, seorang pria misterius datang menyelamatkannya. Sebelum kehilangan kesadaran, Laura hanya sempat mendengar suara dingin yang menyebutnya wanita bodoh.
Sampul Novel Anak Yang Tertukar
9.2
Raya, wanita kaya yang merasa hampa, tiba-tiba masuk ke dunia novel sebagai Selina, sosok antagonis yang kejam. Ternyata, Selina adalah anak yang tertukar saat lahir akibat kelalaian suster. Kini, Raya berada di posisi sulit dalam hidup Selina yang penuh manipulasi. Ia harus memilih: menebus kesalahan masa lalu dengan mengubah sikapnya, atau tetap menjadi jahat dan menghadapi masa depan kelam. Setiap pilihannya akan menentukan apakah ia selamat atau hancur.
Sampul Novel Di Bawah Rintik Hujan
8.9
Kehidupan pernikahan Juan Malvin dan Azalea kini berada di ambang kehancuran. Di tengah peliknya badai rumah tangga yang tak kunjung usai, muncul sosok Marissa, seorang karyawan baru yang menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka. Kesetiaan dan kepercayaan pasangan ini diuji secara hebat oleh berbagai konflik yang terus melanda. Mampukah Juan dan Azalea mempertahankan ikatan suci mereka dari godaan serta masalah yang kian rumit? Ikuti perjuangan cinta mereka.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
9.1
Nadine terburu-buru menikah dengan pengusaha yang dikabarkan bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban mulai terjadi. Nadine memenangkan Porsche dan vila mewah secara tak terduga. Segala masalahnya tuntas berkat bantuan sang suami yang misterius. Semula ia tak curiga, hingga orang-orang memujinya karena bersuamikan pria kaya raya. Nadine akhirnya menyadari bahwa suaminya bukan orang biasa, melainkan seorang konglomerat ternama.
Sampul Novel Istri Kontrak: Penebusan Thorne
8.8
Clara kehilangan bayinya akibat ulah kejam Marko, suaminya sendiri. Bukannya berduka, Marko justru menyodorkan surat cerai demi menikahi sahabat Clara yang sedang mengandung anaknya. Diancam akan dijebloskan ke RSJ, Clara terdesak hingga pengacara orang tuanya datang membawa kunci rahasia. Kunci itu mengungkap kontrak kuno yang menjodohkannya dengan Julian Aditama, miliarder tangguh yang sangat ditakuti Marko. Kini, Clara memiliki peluang untuk membalas dendam.
Sampul Novel Kodrat (Menjadi Wanita)
8.0
Reyna Anastasya adalah gadis tomboy yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan dua sahabatnya. Gadis yang akrab disapa Rey ini terpaksa menjalani peran sebagai istri kedua secara rahasia tanpa diketahui siapa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi yang ia hadapi menjadi kian rumit dan penuh tekanan. Di tengah badai konflik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, mampukah Rey tetap tegar dan bertahan menghadapi peliknya takdir hidup ini?