APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Hati Aisyah hancur saat suaminya meminta izin untuk menikahi sahabat baiknya sendiri. Meski terluka, ia memilih bertahan dan mengizinkan poligami tersebut demi keutuhan rumah tangga. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang imam bersikap dingin dan enggan memberikan kasih sayang padanya. Di tengah perlakuan kasar dan kata-kata menyakitkan, Aisyah harus menguji kesabarannya. Sanggupkah ia tetap bertahan dalam pernikahan yang tidak adil ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Mobil pengantin yang membawa Putra sudah sampai di rumah Difa. Semua orang langsung turun dan masuk ke dalam. Terlihat semua orang sudah menunggu mereka. Namun, Aisyah masih di dalam mobil.

Wanita muda itu bingung harus berbuat apa dan bersikap seperti apa. Sebab, hati-nya sangat kacau tidak menentu saat ini.

'Ya Allah, semoga aku bisa menyaksikan pernikahan Mas Putra dan Difa,' batin Aisyah lirih.

Aisyah mengatur napasnya dengan perlahan. Setelah itu turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam. Kemudian, ia duduk di samping ibu mertua-nya yang tengah menggendong Muzammil.

"Aisyah, semua akan baik-baik saja! Kamu jangan menangis. Sebab, rencana Allah lebih indah dari rencana yang kita inginkan," ujar Maryam lembut, sambil memegang tangan sang menantu.

Aisyah tersenyum. Kemudian, memeluk ibu mertua yang sudah dia anggap sebagai ibu kandung-nya sendiri. Sebab, ia sangat menyayangi wanita paruh baya itu.

Hati Aisyah berdenyut, saat melihat Difa yang terlihat sangat cantik menggunakan kebaya berwarna putih menghampiri suami-nya. Wanita muda itu juga melihat sang suami tersenyum manis melihat Difa.

"Pak Putra, di mana istri pertama Bapak?" tanya Pak Penghulu pada Putra.

"Ada di sana Pak, yang memakai cadar itu," jawab Putra sambil menunjuk ke arah Aisyah.

Pak Penghulu itu melirik ke arah Aisyah. Kemudian, tersenyum sambil menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan. Setelah itu, Ayah kandung Difa mulai menjabat tangan Putra dengan lembut, sesuai arahan dari Penghulu.

"Ananda Anggara Syahputra," ucap Pak Toyib lembut.

"Saya Pak," jawab Putra gugup, dengan derai keringat yang mulai membasahi kepala-nya.

"Aku nikahkan engkau Ananda Anggara Syahputra bin, Abdul Syahputra dengan anak kandungku yang bernama Difa Salsabila dengan maskawin berupa emas 30 gram tunai!"

"Aku terima nikahnya Difa Salsabila dengan maskawin emas 30 gram tunai!"

Semua orang menatap ke arah Putra yang terlihat sangat gugup, sampai pria itu mengeluarkan keringat.

"Bagaimana para saksi, Sah?" tanya Pak Penghulu.

"Sah!" teriak semua orang yang ada di sana dengan serempak, termaksuk Aisyah.

Sontak, Aisyah langsung meneteskan air mata. Sebab, sang suami sudah menjadi milik wanita lain. Yang artinya ia harus bisa berbagi suami dengan sahabat baiknya.

Wanita muda itu cepat-cepat menghapus air matanya. Karena, tidak ingin orang lain melihat dia menangis. Jujur, hati Aisyah sangat sakit melihat Difa mencium tangan Putra di hadapan-nya.

'Ya Allah, aku kuat menjalani semua ini. Aku pasti bisa berbagi suami,' batin Aisyah lirih.

Putra dan Difa meminta izin kepada orang tua mereka masing-masing. Setelah itu, semuanya makan bersama yang sudah disiapkan oleh keluarga Difa.

Selama acara berlangsung, Aisyah sama sekali tidak mengucapkan apa-apa. Sebab, dia menahan bulir-bulir bening yang menghiasi kelopak matanya yang indah agar tidak tumpah.

Tidak sanggup lagi melihat sang suami bersama wanita lain. Aisyah bergegas pergi dari sana tanpa berpamitan kepada siapa pun.

Wanita muda itu berlari tanpa tujuan. Karena, hati Aisyah sangat sakit mengingat kembali suami yang sangat dia cintai menikah dengan wanita lain, yang selama ini menjadi sahabat baiknya.

"Ya Allah kuatkan aku menjalani semua ini. Aku ikhlas kalau mas Putra menikah lagi. Karena, semua ini memang yang terbaik untuk kami," ucap Aisyah dengan lirih.

Wanita itu menangis tersedu-sedu. Kemudian, dia terdiam dan melihat ada panggilan masuk dari Putra. Namun, Aisyah tidak menjawab. Karena, ia tidak ingin diganggu siapa pun saat ini.

Aisyah memilih pergi dari sana menuju masjid terdekat dan melaksanakan Shalat Duha. Setelah selesai Shalat, ia berdoa kepada Allah SWT, agar mempermudah segala urusannya.

Tidak sadar waktu sudah siang. Adzan Dzuhur sudah berkumandang, Aisyah pun bersiap-siap melaksanakan Shalat Dzuhur setelah itu baru ia pulang. Sebab, sudah merasa jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.

Sesampainya di rumah, Aisyah melihat semua orang ada di teras. Kemudian, melihat kedatangannya.

"Aisyah," panggil Maryam lembut.

Aisyah tersenyum. Kemudian, dia menghampiri ibu mertuanya. Sedangkan Putra hanya diam sambil menggendong putra semata wayang mereka.

"Kamu dari mana saja, Nak? Kami semua cemas memikirkan kamu?" tanya Maryam cemas, dengan tutur kata yang lembut.

"Tidak usah cemas Bu! Aisyah cuma Shalat di masjid tadi. Maaf tidak memberitahu siapa pun," sahut Aisyah lirih.

Maryam memeluk Aisyah dengan lembut. Karena, dia tahu menantunya sangat terpukul atas pernikahan sang putra untuk yang kedua kalinya.

"Maaf Mbak Asiyah, apa aku bisa berbicara padamu sebentar?" tanya Difa ragu-ragu.

Aisyah menoleh. Kemudian, menganggukkan kepala. Sebab, dia belum sempat berbicara dengan Difa tentang hubungannya dan Putra selama ini.

Aisyah berjalan dengan perlahan menuju kamar utama. Kemudian, duduk di sofa bersama dengan Difa.

"Difa, aku minta padamu jaga mas Putra. Aku tidak bisa mempertahankan pernikahan kami. Sebab, kamu tahu apa permasalahan selama ini, 'kan?" terang Aisyah dengan lembut sambil membuka cadar yang dikenakan.

"Maksudnya Mbak, tentang keperawanan Mbak yang terenggut itu?" jawab Difa dengan pertanyaan.

Aisyah tidak menjawab, dia hanya menganggukkan kepala. Kemudian, menangis tersedu-sedu di hadapan madunya.

Bersambung.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Babu Kumal VS CEO Kutub Utara
8.4
Terryn dikirim ibunya untuk tinggal bersama sahabat lamanya, Ibu Imelda. Meski dididik menjadi wanita berpendidikan, Terryn justru diperlakukan bak pembantu oleh Deva, putra bungsu Imelda yang dingin dan angkuh. Konflik memuncak hingga sebuah peristiwa besar memaksa mereka menikah atas keinginan Imelda. Terryn yang mencintai Deva harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya tetap tak acuh. Namun, saat Deva mulai luluh, Terryn justru pergi menjauh darinya.
Sampul Novel BENIH PEWARIS TUNGGAL TUAN MUDA
9.5
Sofia, gadis 19 tahun, terpaksa menikahi keponakan rentenir bernama Yesaya demi melunasi utang mendiang ayahnya. Yesaya ternyata pemimpin mafia yang kejam. Ketakutan setelah melihat Yesaya membunuh, Sofia yang sedang hamil pun melarikan diri. Berbulan-bulan sembunyi, mereka bertemu kembali saat Sofia hendak melahirkan bayi kembar. Meski Yesaya mencoba berubah demi cintanya, Sofia yang telanjur benci justru berbohong bahwa anak itu adalah darah daging pria lain.
Sampul Novel Di Balik Kenangan
9.1
Selama tiga tahun, Evelyn setia merawat Aidan yang mengaku amnesia hingga menjadi kekasih rahasianya. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa ingatan Aidan sebenarnya utuh. Evelyn hancur saat mengetahui Aidan dan kekasihnya adalah dalang kematian ayahnya. Dengan tekad bulat, Evelyn mengumpulkan bukti dan menjebloskan mereka ke penjara tepat di hari pernikahan. Meski Aidan akhirnya menyadari cintanya, bagi Evelyn, penyesalan itu sudah tidak berguna lagi.
Sampul Novel Diamnya Istriku
9.8
Bagi seorang istri, kemiskinan mungkin bisa dihadapi dengan ketabahan, namun pengkhianatan suami adalah luka yang menghancurkan harga diri. Ayu memilih jalan yang berbeda saat rumah tangganya diguncang prahara kesetiaan. Alih-alih mengeluh, ia bersimpuh memohon petunjuk Sang Pencipta agar suaminya bertobat. Ia percaya keajaiban doa mampu melunakkan hati yang sekeras batu. Inilah kisah perjuangan batin Ayu dalam menjaga keutuhan pernikahan lewat kesabaran.
Sampul Novel Gamelan Retak
8.4
Kedekatan yang intens memicu benih cinta di hati Watining dan Fakhri. Meski perasaan mereka saling bertaut, hubungan ini terhalang oleh status Fakhri yang masih terikat pernikahan dengan Arianti. Fakhri pun enggan meninggalkan istrinya demi Watining. Namun, rahasia ini akhirnya terungkap hingga Arianti melayangkan gugatan cerai karena tak sudi dikhianati. Di tengah kemelut rumah tangga dan dilema moral, akankah cinta terlarang mereka berakhir bahagia?
Sampul Novel Liang Hangat Sang Penari
8.7
Lisnawati, janda muda usia 16 tahun, kehilangan suaminya, Komar, akibat pembegalan tragis. Sebagai biduan dangdut keliling, pesona dan kecantikan Lisna memikat banyak pria hingga ia direkrut Tante Shinta ke dunia malam. Di sana, ia menjadi primadona dan terlibat hubungan benci tapi cinta dengan Budi Hendrajit, pengusaha kaya yang kerap menghinanya. Meski Budi sangat terobsesi pada Lisna, rencana pernikahan mereka terhalang restu sang ibu yang menentang latar belakang Lisna.