APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Malam Panas Dengan Mantan Suami

Malam Panas Dengan Mantan Suami

Satu malam penuh gairah bersama Calvin mengubah segalanya bagi diriku. Awalnya, aku merancang jebakan sempurna agar ia jatuh ke pelukan Nona Agnes untuk mengakhiri hubungan kami selamanya. Namun, rencana itu justru menjadi senjata makan tuan yang menjeratku kembali. Meski sadar ini adalah kesalahan fatal, aku sulit melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu dan kenangan manis kami. Kini aku terjebak dalam dilema besar atas konsekuensi perbuatanku sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kak Calvin??" gumamku pelan merasa tak percaya, dengan siapa orang yang berada di hadapanku saat ini.

Tidak! Kenapa aku harus bertemu dengan Kak Calvin yang merupakan mantan suamiku? Dan bukankah dia ini berada di Korea? Tapi kenapa malah ada di Indonesia?

Selain itu, lima tahun sudah waktu yang telah berlalu. Tapi jika dilihat-lihat, wajahnya tampak semakin tampan dan berkharisma saja. Padahal dulu pas masih jadi suamiku-perasan biasa saja.

Apa mungkin karena aku memang tidak ada rasa padanya? Ah bukankah sekarang pun sama saja?

Hanya saja bedanya jantungku sekarang berdebar kencang saat berada di dekatnya. Tapi mungkin ini efek aku yang terlalu terkejut.

"Kukira salah orang tadi. Ternyata benar." Kak Calvin menatap wajahku sebentar dan kulihat begitu sinis. Setelah itu dia berlalu pergi begitu saja tanpa mengatakan apa pun. Bahkan sebelum aku menanggapi ucapannya.

Ada apa dengan Kak Calvin?

Ah, seharusnya aku tahu. Sikapnya yang berubah mungkin disebabkan oleh luka yang masih membekas akibat perpisahan kami. Aku seharusnya bisa memahaminya, karena memang ini adalah akibat dari kesalahanku yang terlalu memikirkan diri sendiri.

Pernikahan kami dulu adalah hasil dari paksaan. Ayahnya yang bernama Andre, telah menyelamatkan hidupku dengan mendonorkan darahnya saat aku mengalami kecelakaan.

Papa berpikir Ayah Andre melakukannya dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan apapun. Tapi, ternyata kami salah. Ayah Andre tidak meminta uang, tetapi dia meminta sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu pernikahan antara aku dan putra sulungnya-Calvin.

Papa dan aku tidak punya pilihan lain selain menyetujui permintaan Ayah Andre. Meski dengan berat hati, aku terpaksa menikah dengan Kak Calvin. Ironisnya, pernikahan itu tidak bertahan lama.

Kak Calvin mencintaiku, tapi aku tidak bisa membalas cintanya. Aku terlalu egois, aku lebih memilih Kak Yogi daripada Kak Calvin.

Kak Yogi ini adalah pacarku, jauh sebelum aku menikah dengan Kak Calvin.

Papa sempat berpesan, supaya aku memutuskan hubungan dengannya. Tapi karena terlalu dalam mencintai Kak Yogi, aku tak kuasa melakukannya sampai akhirnya aku kepergok oleh Kak Calvin, saat dimana aku dan Kak Yogi bertemu.

Pria itu terlihat begitu kecewa, sama halnya dengan Kak Yogi, karena dia sendiri baru mengetahui bahwa aku sudah menikah.

Selanjutnya, aku mendapatkan beberapa pertanyaan dari Kak Calvin perihal sedalam mana aku mencintai Kak Yogi, sampai dimana dia menawarkan diri apakah aku ingin bercerai darinya, lalu menikah dengan Kak Yogi?

Tentu saja pertanyaan itu sangat mudah bagiku untuk menjawabnya, tentu saja aku mencintai Kak Yogi, mau menikah dengannya yang berarti dengan senang hati berpisah dengan Kak Calvin.

Aku tahu betul bahwa Kak Calvin pasti merasa sakit hati saat mendengar hal itu, tapi dia memilih untuk menghargai keputusanku.

Namun, pada kenyataannya, setelah aku berhasil terlepas dari Kak Calvin, aku justru tidak jadi menikah dengan Kak Yogi.

Itu semua karena aku hamil, dan Kak Yogi tidak mau bertanggung jawab karena anak itu adalah anak Kak Calvin.

Apakah aku kecewa?! Tentu saja! Aku merasa seolah-olah telah membuang-buang waktu dan perasaan orang yang mencintaiku, demi orang yang aku cintai tapi tidak mau menerima keadaanku.

Mungkin aku memang bodoh. Aku telah membuat keputusan yang salah dan sekarang aku harus menanggung semua konsekuensinya.

Jika saja waktu bisa diputar kembali, mungkin aku tidak akan meminta perceraian ini terjadi. Karena imbasnya kepada Kenzie, yang sejak lahir sampai sekarang, tak pernah merasakan vigur seorang Ayah.

Ting!

Bunyi hapeku yang masih berada dalam genggaman seketika membuyarkan lamunan, aku terhenyak dan segera membuka chat yang dikirim oleh Nona Agnes.

Namun, sontak mataku kembali membulat.

"Apa-apaan ini?"

Nona Agnes ternyata bukan mengirimkan sebuah chat, melainkan sebuah foto. Tapi anehnya, mengapa itu adalah foto Kak Calvin?

Apa ini berarti Kak Calvin adalah pacarnya Nona Agnes?

Untuk memastikannya dengan jelas, aku segera menelepon Nona Agnes. Dalam hati berharap mungkin dia salah kirim foto. Sayangnya tidak.

"Benar, itu pacarku. Orang yang harus kamu jebak." Jawaban dari Nona Agnes seketika membuat jantungku berdebar kencang.

Aku merasa dunia ini begitu sempit seperti daun kelor. Kenapa harus Kak Calvin? Apa tidak ada pria lain di dunia ini?

Aku sudah terlalu banyak menyakitinya, dan sekarang aku diminta untuk menjebaknya? Ahh dasar gila!

"Lakukan segera, aku sudah standby di hotel. Jangan lupa, nomor 1006 lantai 4."

"Baik, Nona."

Ya ampun bagaimana sekarang? Aku terpaksa mengiyakan karena memang sudah dari awal aku setuju, meski itu dari paksaan.

Aahh aku bingung, kepalanya juga ikut berdenyut-denyut secara tiba-tiba. Rasanya aku ingin menjerit, tapi dengan menjerit itu tak akan menyelesaikan masalah.

Aku tidak mau menyakiti Kak Calvin lagi, tapi aku juga tidak mau kehilangan pekerjaan.

Kak Calvin tolong maafkan aku. Aku terpaksa melakukan hal ini, dan semoga saja apa yang aku lakukan sama sekali tidak merugikan Kakak. Karena kuyakin, Nona Agnes sangat mencintai Kakak, itu sebabnya dia melakukan hal ini.

Setelah menutup telepon, aku segera masuk ke dalam restoran tersebut untuk memilih tempat duduk yang tidak jauh dari Kak Calvin, kemudian meminta tolong pada salah satu pelayan untuk mau bekerjasama denganku.

Tidak sulit ternyata meminta orang untuk mau bekerjasama, asalkan kita menyodorkan uang, pasti dia langsung setuju. Itulah penting dimana kita harus selalu punya uang.

Karena saudara saja, akan menganggap kita orang asing jika kita tak memiliki uang. Namun sebaliknya, jika kita memiliki banyak uang, orang asing pun bisa menganggap kita sebagai saudaranya.

"Silahkan diminum, Pak," ucap seorang pelayan yang berada di meja Kak Calvin, yang baru saja mengantarkan pesanan. Seperti dua gelas kopi hitam, satu untuk Kak Calvin dan satu lagi untuk seorang pria di depannya. Yang sebelumnya memang sudah ada sebelum aku masuk ke restoran.

Mungkin dia rekan bisnisnya Kak Calvin.

Pelayan perempuan itu langsung tersenyum, saat mata kami bertemu. Apakah ini merupakan kode, bahwa dia sudah memasukkan obat yang aku minta ke dalam minuman Kak Calvin? Ahhh semoga saja.

Jadi, aku tunggu saja bagaimana reaksinya nanti.

Setelah beberapa menit berlalu, kuperhatikan Kak Calvin sering sekali menyentuh kepalanya setiap kali mengobrol dengan pria di depannya. Cara dia duduk pun begitu gelisah, ditambah wajahnya merah sekali seperti orang yang sedang kasmaran.

Ada apa dengannya? Tidak mungkin 'kan dia menyukai pria di depannya? Ya walau aku sendiri sempat mendengar kabar jika dulunya Ayah Kak Calvin memiliki kelainan homoseksual, tapi sepertinya tidak mungkin jika Kak Calvin pun begitu.

Meskipun aku tidak terlalu mengenal dekat mantan suamiku, tapi aku yakin jika dia adalah pria normal.

Tiba-tiba....

Brukk!!

Mataku sontak membulat, saat melihat Kak Calvin terjungkal dari tempat duduknya. Refleks aku berdiri dan melihatnya yang sudah kehilangan kesadaran.

Ya Allah, ada apa dengannya? Apa dia keracunan?

"Astaghfirullah! Pak Calvin! Security tolooonnng!!!" Seorang pria yang bersama Kak Calvin berteriak, wajahnya terlihat panik. Dan aku yang ikut panik pun segera berlari mendekatinya.

"Ada apa, Pak?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjebak dalam dilema rasa terhadap William, sahabat masa kecilnya yang kini menjadi pewaris tunggal kaya raya. Meski William menganggap Ella sosok terpenting, ia justru jatuh hati pada Camelia. Posisi Ella kian sulit saat ia dituduh sebagai penghambat asmara mereka, sementara William tidak peka atas penderitaan batin sahabatnya itu. Akankah William tetap memprioritaskan Ella, atau justru Camelia akan memutus ikatan lama mereka selamanya?
Sampul Novel Keturunan Rahasia
8.5
Akibat jebakan licik pamannya, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal terhadap Amara Lucia Haidar di masa lalu. Setelah sepuluh tahun hidup dalam penyesalan mendalam, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat mengetahui Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putranya secara rahasia. Namun, upaya Rajendra untuk menebus dosa tidaklah mudah. Ia justru menghadapi penolakan keras dari Amara, orang tuanya, bahkan anak kandung yang baru diketahuinya itu.
Sampul Novel Maafkan Aku Mam
9.5
Andre memamerkan tubuh atletisnya, memicu gairah sang tante yang tak tertahan. Rasa penasaran yang muncul sejak pertemuan mereka di toko Albert kini memuncak saat ia menyentuh Andre dengan penuh damba. Andre pun membiarkan dirinya menjadi milik sang tante sepenuhnya malam itu. Dengan penuh godaan, Andre perlahan membuka pakaiannya, sementara sang tante yang sudah tidak sabar segera membantu demi menuntaskan rasa penasaran yang telah menghantuinya sepanjang hari.
Sampul Novel Membalas Suami Bajinganku
8.2
Keinginan Lara membina keluarga hancur saat Seno berselingkuh dan menjalankan proyek rahasia yang mengorbankan mereka. Meski sering berganti pasangan, Seno menolak melepaskan Lara demi ambisinya. Di tengah keterpurukan, Lara bangkit bersama Andre, cinta pertamanya yang sempat dituduh membunuh ibunya. Saat mereka bekerja sama membalas dendam, Dokter Miriam muncul untuk menghalangi. Mampukah Lara meraih kebahagiaan setelah mengalahkan pengkhianatan suaminya?
Sampul Novel Mengandung Anak Boss
8.3
Siska mencoba peruntungan dengan melamar posisi sekretaris di sebuah perusahaan mewah. Namun, ia justru dihadapkan pada tawaran kontrak yang sangat tidak lazim dari atasannya yang tampan, Arga. Sang bos ternyata mengidap kelainan kesehatan khusus yang mengharuskannya mengonsumsi ASI. Kini, Siska terjebak dalam dilema antara tuntutan profesional dan peran tambahan sebagai penyedia ASI demi memenuhi kebutuhan medis unik dari pimpinan perusahaannya tersebut.
Sampul Novel My Perfect Hero
8.6
Raline terpaksa menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan demi menjaga martabat keluarga. Ia harus menikahi Liam Bernardus Nelson, pria kaya raya yang ternyata berwatak dingin dan kejam. Meski awalnya menderita, Raline terkejut karena Liam selalu melindunginya di saat sulit. Namun, keharmonisan mereka terancam ketika Bora kembali untuk merebut Liam. Kini Raline harus berjuang mempertahankan posisinya sebagai istri sah di tengah konflik tersebut.