APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Malam Pertama Dengan Pria Arab

Malam Pertama Dengan Pria Arab

Terobsesi mengikuti jejak sang nenek, aku selalu mendambakan pria Arab sebagai pendamping hidup. Impian tersebut akhirnya menjadi nyata, namun kebahagiaan itu justru sirna dalam sekejap. Akibat keputusan impulsif yang kuambil tanpa pertimbangan matang, mahligai pernikahan kami hancur berantakan. Kini, hanya penyesalan mendalam yang tersisa di hati. Akankah ada kesempatan kedua setelah segala kehancuran yang terjadi akibat kecerobohanku sendiri?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Anak ku....juga baik-baik saja," jawab ku sedikit takut, aku takut anak nya tidak mau lagi mengenal ku, jika dia tahu aku janda dengan satu anak, tapi aku memperhatikan wajah nya, tidak ada yang berubah, reaksi nya tetap datar, tidak menunjukan ekspresi apapun, aku menggaruk kepala ku yang tidak gatal, dia melirik sebentar, tapi kemudian dia kembali melihat ke arah laptop nya, ekspresi bingung ku dengan sikap nya ternyata bisa dibaca oleh Lidia, Lidia pun berkata.

"Putra ku orang yang tidak suka bicara, tapi dia pria yang baik." ucap nya sambil tersenyum, dia melirik kearah layar putra nya berada, disaat yang sama putra nya juga melihat ke arah nya, sekilas aku merasa hubungan mereka tidak harmonis.

"Sayang katakan, makanan apa yang kamu sukai?" tanya Lidia sambil memandang kearah ku.

"Aku suka makanan yang pedas dan juga manis, walaupun kadang aku sakit perut karna makanan pedas membuat asam lambung ku naik" jawab ku jujur.

"Selera kita sama, tapi aku tidak suka manis. karna aku memiliki reseko diabetes, aku terpaksa menghindari gula." sahut Lidia, aku kembali melirik kearah putra nya yang sejak tadi memandangi Ibu nya berbicara.

"Lalu apakah Ibu menyukai makanan pedas?"

"Aku suka makanan dengan sedikit pedas, Neyrean yang menyukai makanan pedas, benar kan Neyreen?" tanya Lidia kepada putra nya, tapi putra nya hanya menggelengkan kepala nya saja tanpa memberikan jawaban, aku merasa Lidia tidak terlalu mengenal putra nya.

"Tapi apakah kamu suka makanan manis? Seingat Ibu, dulu kamu menyukai makanan manis," tanya Lidia mulai gugup di depan putra nya, dari situ aku memiliki keyakinan bahwa hubungan mereka sangat buruk, putra nya kembali menggelengkan kepala, terlihat ada rasa kecewa di wajah Lidia. karna dia tidak tahu banyak tentang Putra nya sendiri, Lidia memandangi wajah putra nya yang sedang memandangi ku, aku sendiri memandangi Lidia dengan banyak pertanyaan di benak ku.

"Umi, apakah di sana siang?" tanya ku berusaha mengubah topik pembicaraan.

"Ah, iya. Pasti ada perbedaan waktu diantara kita," sahut Lidia sambil memandang kearah ku, kemudian dia kembali memandang kearah putra nya.

"Sayang, aku rasa kamu tahu bahwa hubungan ku dengan putra ku tidak baik-baik saja, dia dan aku sangat sedikit berkomunikasi, bahkan dia sering mengganti nomor whatsapp nya. karna ingin menghindari ku, hanya di Apk biru ini saja aku bisa berbicara dengan nya, karna di apk ini ada banyak keluarga ku di daftar pertemanan nya." Lidia mulai terbuka, pernyataan itu menjawab sedikit rasa penasaran ku.

"Tapi mengapa begitu? Bukan kah anda adalah Ibu kandung nya?" tanyaku sambil melihat kearah Neyreen yang entah sedang melamun atau mendengarkan percakapan kami.

"Putra ku sering menghindari ku, setelah dia tinggal bersama ayah nya, dia menjadikan aku musuh nya, dia dulu seorang anak yang periang dan juga banyak bicara, tapi entah pendidikan seperti apa yang diberikan oleh ayah nya, sehingga dia kehilangan rasa hormat nya kepada ku." Lidia mulai menangis.

"Lidia," untuk pertama kalinya aku mendengar Neyreen berbicara, tapi kenapa? Kenapa dia memanggil ibunya dengan sebutan Nama? Apa yang sebenar nya terjadi diantara mereka? Hubungan seperti apa yang mereka miliki? Semua Pertanyaan itu mengganggu fikiran ku.

"Ayah mu yang mengajari mu untuk selalu melawan ku!" Bentak Lidia, Neyreen tidak memberikan jawaban apapun, dia hanya menggelengkan kepala nya saja.

"Umi, tenang lah." pinta ku. berusaha menenangkan nya.

"Putra ku selalu menyalahkan ku karna perceraian kami, karna Ayah nya yang sudah meracuni fikiran nya."

"Kamu salah faham lagi." Sahut Neyreen.

"Kenyataan nya kamu selalu menyalahkan ku! mengapa? Mengapa kamu membela ayah mu? Aku yang sudah melahirkan mu, setidak nya tunjukan sedikit rasa hormat mu kepada ku." Bentak Lidia, aku bingung. tidak tahu siapa yang harus aku bela, aku hanya diam melihat perdebatan mereka.

"Saat itu usia ku sudah 10 tahun, aku bisa memahami semua hal yang terjadi hari itu, aku minta maaf karna aku merasa kamu yang bersalah." ucap Neyreen dengan tegas, suaranya tidak lantang tapi kenapa rasanya kuping ku sakit mendengar nya.

"Neyren!" Bentak Lidia.

"Maaf' Assalamualaikum Faridah." ucap Neyreen dengan mata melihat ke arah ku, Setelah itu dia menutup panggilan dan hanya ada aku saja bersama Lidia yang mulai menangis.

"Umi, tenangkan diri mu." Pintaku.

"Tidak kah dia tahu, bahwa aku sangat menyayangi nya?" tanya Lidia kepada ku dengan air mata mengalir yang tidak mampu dia tahan.

"Umi, janganlah kamu membenci putra mu, kamu adalah ibu kandung nya, do'a mu, kutukan mu, semua akan terjadi, maafkan lah putra mu dan jangan berfikiran buruk tentang putra mu, aku bisa merasakan bahwa dia masih memiliki rasa hormat kepada mu, buktinya dia mau hadir di vidio call hari ini." ucap ku, Lidia menghapus air mata nya kemudian menarik nafas nya, aku melihat dia sudah lebih tenang.

"Aku dan Neyreen, tidak pernah lagi bertemu secara langsung. setelah aku dan ayah nya Neyreen bercerai, saat itu dia berusia 10 tahun, entah apa yang dia fikirkan tentang ku, meski aku berusaha bertanya kepada nya, aku tidak pernah mendapatkan jawaban apapun." Lidia mulai melamun setelah berkata begitu.

Ting!

Notif pesan, masuk di ponsel ku, bertuliskan nama Muhamad Kashafa, aku sempat melamun dan mengingat-ingat siapa Muhamad Kashafa. Karna sepanjang aku menggunakan Apk biru, aku tidak pernah berbicara dengan akun yang bernama Muhamad Kashafa, diam-diam aku membuka pesan nya dan tanpa sepengetahuan Lidia aku membaca pesan nya yang bertuliskan.

"Maaf! Atas kejadian tadi." Begitu isi pesan nya, aku merasa itu adalah Neyreen tetapi mengapa profil nya berbeda. yaitu dengan nama yang tidak aku kenal, aku mengunjungi profil nya kemudian aku melihat foto di unggahan nya adalah foto Neyreen, karna aku sangat penasaran, aku mulai berusaha mencari alasan untuk meninggalkan Lidia.

"Umi, tenangkan dirimu, istirahat lah," ucapku mencari alasan untuk mengakhiri panggilan, Lidia pun mengangguk tanda setuju dan mungkin dia memang ingin sendirian untuk menenangkan diri.

"Baiklah, aku akan istirahat, By...." sahut nya sambil melambaikan tangan kemudian dia memutuskan panggilan.

"Mengapa sikap mu seperti itu kepada ibu mu?" begitulah isi balasan pesan ku kepada nya, tetapi pesan ku hanya di baca dan tidak dibalas, pastinya bikin kesal, karna aku sudah bela-belain meninggalkan Ibunya demi dia, tapi hasil nya malah dia abaikan, aku sempat berfikir apakah dia orang yang berbeda.

Ting!

10 menit kemudian masuk lagi notif lain, aku kembali membuka pesan masuk dan aku melihat ini adalah pesan grub lagi, grub yang di buat oleh Muhamad Kashafa.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Bersemi Setelah Perceraian
8.0
Lima tahun Cornelia mengabdi pada Darius, namun pengorbanannya dibalas perceraian saat ia hamil. Setelah selamat dari rencana pembunuhan di hari persalinan, ia menghilang. Kini Cornelia kembali sebagai pengusaha sukses yang tangguh. Saat para musuh jatuh, rahasia kelam masa lalu mulai terkuak. Darius yang terpesona berusaha mengejar mantan istrinya kembali. Meski Darius memohon demi anak mereka, Cornelia tak lagi peduli pada pria yang dulu menyia-nyiakannya.
Sampul Novel Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
8.6
Kirei Nakamoto bersedia menikahi River King Mountbatten, jutawan yang buta dan lumpuh, demi membalas dendam atas kehancuran keluarganya. Di sisi lain, River hidup dalam trauma setelah dikhianati kekasihnya dan berencana melawan ibu serta adik tirinya yang tamak. Meski awalnya hanya sekadar kerja sama demi tujuan masing-masing, luka yang sama justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Akankah Kirei menjadi sosok wanita terakhir yang mampu menyembuhkan hati River?
Sampul Novel Gara-Gara Taruhan
7.9
Delapan pria tampan yang masih melajang kini terdesak oleh tuntutan orang tua mereka untuk segera membangun rumah tangga. Meski belum memiliki pasangan, mereka dihadapkan pada tenggat waktu pernikahan yang sudah ditentukan secara sepihak. Di tengah tekanan tersebut, masing-masing harus memilih antara berburu cinta sejati dengan cepat atau menyusun rencana cerdik demi menghindari perjodohan paksa. Ikuti perjuangan unik kedelapan pria ini dalam menghadapi drama hidup mereka.
Sampul Novel HARMONI BULAN DAN MATAHARI
8.0
Hidup Arlyna Aira berubah gelisah sejak bertemu Gideon Bastian, pria blasteran tampan yang ternyata bukan orang sembarangan. Sebagai pewaris tunggal keluarga terpandang, Gideon telah jatuh hati pada Arlyna sejak awal. Namun, hubungan mereka tidaklah mudah karena rintangan rumit terus membayangi setiap langkah. Di tengah tekanan keadaan yang memaksa untuk menyerah, mampukah Arlyna dan Gideon mempertahankan ikatan cinta tulus mereka hingga akhir?
Sampul Novel JANDA, MARRY ME!
7.9
Menjadi janda bukanlah sebuah pilihan atau kesalahan yang patut dihakimi. Namun, jika status tersebut dianggap sebagai noda, siapakah yang layak disalahkan? Apakah takdir Tuhan yang harus digugat, ataukah sosok pria yang tega pergi meninggalkan wanita itu sendirian? Inilah kisah emosional mengenai perjuangan seorang janda dalam menghadapi stigma sosial dan luka hati yang mendalam, saat dirinya terus berupaya mencari kebahagiaan yang seolah mustahil untuk ia temukan kembali.