APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Zahara tewas mengenaskan di gudang dingin saat hendak bersalin, dikhianati Ardy yang lebih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan nyawa dan bayinya akibat kekejaman mereka, ia terbangun di masa lalu sebagai putri tunggal keluarga konglomerat. Kini, Zahara tak lagi buta karena cinta. Dengan identitas aslinya yang penuh kuasa, ia bertekad menghancurkan Ardy serta keluarganya. Pembalasan dendam dimulai demi menebus setiap tetes darah dan rasa sakitnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di gudang tua yang dingin, aku akan melahirkan. Namun, suamiku, Ardy, justru mengurungku di sini atas hasutan selingkuhannya, Kamila.

"Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil," desis adik iparku, Astrid, dari balik pintu yang terkunci.

Dia berbohong pada Ardy di telepon, mengatakan aku hanya berpura-pura sakit untuk menarik perhatian.

"Biarkan dia di sana. Kalau dia memang akan melahirkan, biarkan dia melahirkan di sana," perintah Ardy dengan dingin.

Astrid bahkan melepaskan anjing Doberman untuk menyerangku. Aku kehilangan bayiku dan nyawaku sendiri dalam genangan darah dan keputusasaan.

Aku tidak mengerti, mengapa cinta yang begitu tulus dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam? Mengapa dia dan keluarganya ingin aku dan anakku mati?

Saat membuka mata lagi, aku terlahir kembali sebagai Zahara Widoretno, putri tunggal dari keluarga konglomerat yang kutinggalkan demi cinta. Kali ini, aku akan mengambil kembali semua yang menjadi milikku dan membuat mereka membayar dengan darah.

Bab 1

Zahara POV:

Aku terbangun. Dingin yang menyengat menembus tulang, seolah setiap sel tubuhku membeku. Mataku terbuka perlahan, penglihatan buram. Atap kayu yang sudah lapuk, jaring laba-laba tebal menggantung di setiap sudut, dan debu yang beterbangan dalam cahaya samar. Ini bukan kamarku. Ini adalah gudang tua yang ditinggalkan, tempat kami menyimpan barang-barang usang.

Perutku terasa seperti dirobek-robek dari dalam. Rasa sakit yang tajam dan menusuk, berulang kali datang dan pergi. Aku mencengkeram perutku, berusaha menahan erangan yang lolos dari tenggorokanku.

Tiba-tiba, suara dentuman keras menggema. Pintu gudang di dekatku tertutup rapat, kuncinya berputar. Klik.

Aku mencoba untuk bangkit, tapi tubuhku begitu lemah. Hampir saja aku terjatuh lagi. Aku bisa merasakan lantai semen yang dingin dan kotor di bawah jari-jariku.

Ketakutan mencekam saat aku menyadari sesuatu. Perutku. Ada yang tidak beres. Gerakan janin di dalam sana terasa begitu kuat, begitu panik, seolah ingin keluar.

Ini dia. Ini adalah kontraksi. Aku akan melahirkan.

Kekuatan rasa sakit itu membuatku merinding. Wajahku memucat, keringat dingin membanjiri pelipisku. Aku panik.

"Tidak, tidak mungkin," bisikku, suaraku serak dan gemetar.

Ini terlalu cepat. Ini bukan waktunya. Bayiku belum siap. Aku harus tetap tenang. Aku harus memanggil bantuan.

Aku meraba-raba saku gaunku, mencari ponsel. Tidak ada. Aku mencari di sekitarku, di antara tumpukan kotak dan kain kotor. Kosong.

Ponselku diambil. Mereka sengaja melakukannya. Mereka ingin aku terisolasi. Mereka ingin aku sendirian di sini. Sendirian saat melahirkan.

Bayiku menendang lagi, lebih kuat dari sebelumnya. Rasa sakit itu merambat dari punggungku ke perut bagian bawah, seperti kawat berduri yang ditarik kencang. Aku terengah-engah, udara di gudang terasa begitu tipis.

Dingin yang menggigit semakin menjadi-jadi. Aku menggigil hebat, meskipun keringat membasahi seluruh tubuhku. Tubuhku sudah mencapai batasnya.

"Tolong! Siapapun!" teriakku, suaraku pecah.

Aku mencengkeram erat kemejaku, air mata mulai mengalir. Aku tidak bisa menyerah. Aku tidak boleh menyerah. Demi bayiku. Aku harus bertahan.

Aku mendengar langkah kaki mendekat. Jantungku berdebar kencang. Harapan kecil menyelinap masuk.

"Tolong! Aku di sini! Aku butuh bantuan!" seruku, berusaha memberi tahu mereka bahwa aku ada di sini.

"Aku akan melahirkan! Bayiku!"

Aku terus berteriak, suaraku semakin lemah. Aku menunggu. Aku menunggu mereka membuka pintu. Aku menunggu seseorang datang untuk menyelamatkan kami.

Namun, yang kudengar selanjutnya adalah suara tawa. Tawa yang sinis, dingin, dan penuh kemenangan.

"Wah, wah, wah, lihat siapa yang akhirnya bangun dari tidur cantiknya," suara itu terdengar mengejek. "Sudah kubilang, trikmu tidak akan pernah berhasil padaku."

Suara itu sangat familiar. Itu adalah Astrid. Adik iparku.

Aku merasakan gelombang kemarahan, tapi rasa sakit yang menyerang lagi lebih kuat. Aku mencoba mengeraskan suaraku.

"Astrid, tolong... aku... aku benar-benar... akan melahirkan..."

"Melahirkan?" Astrid mendengus. "Tentu saja. Agar kau bisa mendapatkan simpati Ardy, kan? Kau pikir aku sebodoh itu?"

Dia menendang pintu, membuat suaranya bergema.

"Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Sepuluh tahun pengabdian Delia pada mantan suaminya berakhir sia-sia hingga ia memutuskan bercerai. Tiga bulan berlalu, ia muncul kembali sebagai sosok luar biasa: CEO merek ternama, desainer kondang, dan juragan tambang sukses. Saat keluarga mantan suaminya memohon kembali, Delia yang kini dicintai Caius yang berkuasa hanya memandang mereka rendah. Baginya, mereka tak lagi selevel karena kini ia telah berada jauh di luar jangkauan mereka semua.
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Tiga tahun mencintai Elton hancur seketika saat ia mencampakkan Jilly ke laut demi menyelamatkan Rachel. Di tengah pengkhianatan itu, Jilly menyembunyikan kehamilannya dan merancang pelarian dari pernikahan beracun mereka. Saat Elton akhirnya menemukan persembunyian Jilly dalam kondisi hancur, ia memohon pengampunan demi sang buah hati. Namun, bagi Jilly, sosok ayah dari bayinya telah mati sejak hari suaminya lebih memilih wanita lain daripada nyawanya sendiri.
Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel Cinta Melawan Syarat
9.4
Demi kesembuhan sang ayah, Helena terpaksa menggantikan saudara tirinya menikahi pewaris kota yang tuli. Namun, malam pertama mereka justru diawali peringatan dingin bahwa pernikahan ini hanyalah bisnis. Helena harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sulit ditebak. Meski banyak yang meramal kehancurannya, sang suami justru menjadi pelindung utama. Saat kontrak usai dan Helena bersiap pergi, pria itu memohon sambil menangis agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Hasrat Cahaya Bulan: Lamaran Sang CEO yang Berani
8.7
Bertha melakukan kesalahan fatal dengan meminta kiriman video dewasa kepada CEO-nya di tengah malam. Alih-alih mendapatkan apa yang ia inginkan, sang bos justru menawarkan demonstrasi nyata secara langsung. Usai menghabiskan malam penuh gairah yang tak terduga, Bertha pasrah akan nasib kariernya. Namun, kejutan besar datang saat Justin justru melamarnya untuk menikah. Di tengah kebingungan, Bertha pun mempertanyakan apakah bosnya itu sedang bercanda.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
9.1
Nadine terburu-buru menikah dengan pengusaha yang dikabarkan bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban mulai terjadi. Nadine memenangkan Porsche dan vila mewah secara tak terduga. Segala masalahnya tuntas berkat bantuan sang suami yang misterius. Semula ia tak curiga, hingga orang-orang memujinya karena bersuamikan pria kaya raya. Nadine akhirnya menyadari bahwa suaminya bukan orang biasa, melainkan seorang konglomerat ternama.