APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mas duda

Mas duda

Wika Adelia terkejut saat mengetahui tetangga barunya ternyata dosen di kampusnya sendiri. Di tengah lingkungan kampus, beredar rumor tak sedap bahwa sang dosen adalah duda yang ditinggalkan istrinya karena masalah impotensi. Hal ini memicu tanda tanya besar bagi Wika, terutama karena pria itu diketahui memiliki seorang anak. Didorong rasa penasaran, Wika nekat melakukan berbagai aksi gila demi mengungkap kebenaran di balik rahasia pribadi sang dosen tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Wika mengumpati dirinya melihat dari kejauhan sosok dosennya yang mengajar di kampus. Dosen yang sekarang merangkap menjadi tetangga baru di komplek lingkungan perumahan ini.

Merasa bingung, haruskah Wika menegur saja dosennya atau berpura-pura tidak melihat dengan cara menundukkan kepalanya?

Aishh! Wika mengomel ngedumel tak jelas. Lagian, ngapain juga tuh si dosen pakai acara ikut-ikutan joging segala.

Tak mau ambil pusing karena si dosen yang hampir dekat sedikit lagi akan lewat melintasinya. Wika pun membungkus kepala sampai batas hidungnya dengan penutup kepala hoddie yang di pakainya.

Hal ini tentu sangat membantu Wika, dengan begini ketika sang dosen melewatinya di jamin tidak akan mengenali sosoknya.

Wika bersorak gembira karena tak harus larut dalam situasi berbasa-basi menegur sang dosen. Di kampusnya saja Wika sangat membenci ketika ia mengajar dan Wika lebih sering memilih bolos, padahal Wika sangat suka pelajaran bahasa Inggris.

Selesai joging, Wika masuk ke dalam rumahnya dengan tubuh yang bersimbah penuh keringat, Wika berjalan ke arah lemari pendingin, membukanya dan mengambil satu botol air mineral dingin. Meneguk isi di dalam botol tersebut sampai tandas.

Wika membuka jaketnya karena merasakan panas dan membiarkan tubuhnya yang hanya mengenakan tanktop. Inilah kebiasaan Wika yang memang suka saat berolahraga mengunakan jaket dan celana training panjang, hal itu Wika lakukan karena menurutnya membakar lemak dalam tubuhnya lebih banyak, karena Wika tidak suka tubuhnya menjadi gendut.

Wika berjalan ke arah dapur dimana sang mama tercintanya pasti sedang berkutat disana. Dan dugaan Wika benar, mamanya tengah membuat sarapan untuk mereka.

Beruntung hari ini hari libur, jadi Wika bisa sedikit bersantai dan menenangkan otaknya yang stress menghadapi segala urusan kuliahnya. Menghampiri sang mama dan memberikan kecupan manis di pipi mamanya.

"Pagi sayang, baru pulang joging?" tanya Bu Asti menyapa putrinya yang sejak pagi sudah tak terlihat keberadaannya di rumah.

Wika mengangguk, lalu kemudian matanya berbinar bahagia saat melihat sebuah kue cokelat kesukaannya.

"Kue cokelat!" pekik Wika bahagia dan hendak mengambil kue cokelat itu untuk ia makan.

Gerakan tangan Bu Asti menghentikan pergerakan Wika, menatap ibunya dengan pandangan bingung.

"Kenapa, Ma?" tanya Wika.

"Nanti saja makannya, sekarang bantu mama dulu ya?!"

"Boleh, bantu apa ma?" tanya Wika antusias.

"Tolong kamu antarkan separuh dari kue cokelat ini ke rumah tetangga baru yang ada di sebelah rumah kita." kata Bu Asti yang langsung memotong kue itu menjadi bagian kecil-kecil.

Jederrrr.

Bagaikan kesambar petir tubuh Wika menegang kaku jegang-jegang dengan wajah gosong, sayangnya wajah Wika tidak gosong melainkan merah padam kala ia harus menuruti permintaan mamanya.

"Ini!" Bu Asti menyodorkan piring yang berisi potongan kecil-kecil kue bolu cokelat tersebut untuk di berikan ke tetangga baru.

Wika menatap bergantian ke arah kue cokelat itu dan mamanya. Bu Asti mengerutkan dahinya bingung saat melihat ekspresi raut wajah anaknya.

*****

Setelah bersusah payah menolak permintaan sang mama, akhirnya Wika kalah dan tetap harus mengantarkan kue cokelat itu untuk dosennya.

Menghembuskan nafas kesal berulang kali sambil menatap pintu di depannya kini sebelum mengetuknya. Wika dilanda rasa bimbang, ketuk, tidak? Ketuk, kabur saja?

Tidak, tidak. Perintah ibunya harus tersampaikan. Jika tidak maka akan menjadi bencana besar, bagaimanapun ini amanah, amanah yang membawa bencana.

Baru saja tangan Wika terangkat ingin mengetuk pintu tersebut, namun pintu sudah terbuka lebih dulu dan membuat tangan Wika menggapai udara.

Mangerjapkan mata berulang kali sebagai reaksi spontan yang Wika lakukan, tangannya yang terangkat dengan terkepal pun ia ubah dengan gerakan lima jari yang melambai. Nyengir cengengesan menyapa sang dosen dengan sangat kikuk.

"Hehe, selamat pagi pak Pras." sapa Wika membungkukkan badannya sedikit sebagai sikap hormatnya.

Pras memperhatikan wanita di depannya saat ini dengan sorot mata menyipit. "Pagi, siapa ya?"

Dia tidak mengenaliku? Atau pura-pura lupa? batin Wika bingung.

Tapi, baguslah jika dia tidak mengingatku. Aku kan memang selalu bolos tiap ada pelajarannya, hihi. sambung batin Wika bersorak gembira.

"T-tetangga," Wika menunjuk ke arah sebelah dimana rumahnya berada.

Pras mengikuti arah jari Wika kemudian mengangguk mengerti. "ada apa?" tanya Pras tak suka berbasa-basi.

"Ah iya, ini!" Wika menyodorkan Piring berisi kue bolu cokelat. "Dari Mama saya untuk bapak." kata Wika tersenyum.

"Untuk saya?" ulang Pras menunjuk dirinya sendiri memastikan jika wanita ini tidak salah mengasih.

Tidak pak, kue ini tadinya mau saya buang ke tong sampah. batin Wika ingin menyuarakan kata-kata itu.

"Iya pak, kue ini untuk bapak. Mama saya membuatnya dengan penuh kasih sayang dan ketulusan loh pak, mohon di terima ya." ucap Wika memasang wajah sendu yang menggemaskan.

Pras tersenyum senang dan segera meraih piring tersebut. "Terima kasih ya."

Wika mengangguk dengan cepat, "sama-sama pak, kalau begitu saya permisi." kata Wika cepat dan terburu-buru hendak pergi dari situ

"Tunggu!" suara Pras berseru menyuruh Wika untuk berhenti.

Gerakan langkah kaki Wika berhenti. Mampus! Apalagi nih?

Wika kembali berbalik badan menghadap Pras dengan senyuman manis. "Iya pak, kenapa ya?"

Dahi Pras berkerut dalam seakan-akan tengah mengingat-ingat sesuatu. "apakah sebelumnya kita pernah bertemu dan saling mengenal?" tanya Pras yang seperti mengenali Wika.

"Dan, kamu juga tahu nama saya."

Wika sekarang tahu jika pak Pras memang tak mengenalinya. Haruskah Wika merasa sedih atau gembira?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Bawah Rintik Hujan
8.9
Kehidupan pernikahan Juan Malvin dan Azalea kini berada di ambang kehancuran. Di tengah peliknya badai rumah tangga yang tak kunjung usai, muncul sosok Marissa, seorang karyawan baru yang menjadi orang ketiga dalam hubungan mereka. Kesetiaan dan kepercayaan pasangan ini diuji secara hebat oleh berbagai konflik yang terus melanda. Mampukah Juan dan Azalea mempertahankan ikatan suci mereka dari godaan serta masalah yang kian rumit? Ikuti perjuangan cinta mereka.
Sampul Novel DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL
8.8
Empat tahun membina rumah tangga, Aisyah justru dituduh mandul oleh suami dan mertuanya. Penderitaannya kian memuncak saat sang suami memutuskan berpoligami dengan sahabat karib Aisyah sendiri. Enggan terus terluka, ia memilih bercerai demi mencari kebahagiaan baru. Namun, roda kehidupan berputar saat mantan suaminya justru terpuruk dalam kehancuran. Inilah kisah tentang penyesalan yang terlambat dan pembalasan dendam yang bermula dari sebuah fitnah keji.
Sampul Novel Dive In You
9.2
Maryam dan Alaska terjebak dalam dilema cinta beda agama yang menguras emosi. Meski perasaan mereka begitu kuat, perbedaan iman menjadi penghalang besar yang menyesakkan dada. Saat dipaksa menuruti perjodohan pilihan orang tua masing-masing, mereka mencoba patuh pada takdir. Namun, simbol keyakinan mereka tak mampu menghapus rasa yang tetap hidup. Di tengah konflik batin dan kepatuhan, mungkinkah ada jalan bagi cinta mereka untuk bersatu kembali?
Sampul Novel Gadis Nakal Sang Bidadari Surga
7.9
Ayana adalah pemimpin geng motor The Wild Ants yang terkenal pemberontak. Kenakalannya membuat sang Papa mengirimnya ke pesantren untuk dibina. Di sana, ia terkejut saat mengetahui dirinya dijodohkan dengan Gus Farhan, putra pemilik pesantren. Ayana tak berdaya menolak karena perjodohan tersebut merupakan wasiat terakhir almarhumah ibunya. Kini, ratu jalanan itu harus berjuang menghadapi kehidupan religi dan komitmen pernikahan yang tak pernah ia duga.
Sampul Novel GAIRAH PRIA IMPOTEN
9.8
Mela, wanita memesona yang malang, diusir ibu tirinya dan menjadi korban pelecehan. Terdesak keadaan, ia terjerumus ke dunia malam sebagai wanita penghibur. Nasib membawanya pada misi khusus untuk menggoda seorang pria impoten yang menyimpan banyak rahasia besar. Tak disangka, interaksi itu membuat Mela mengandung anak sang pria misterius. Kini, Mela terjebak dalam dilema pelik mengenai masa depan janin di rahimnya dan rahasia yang menyelimuti mereka.
Sampul Novel I Will Always Love You
9.7
Aarav Ravindra terjebak dalam penyesalan mendalam setelah mengabaikan istrinya akibat konflik masa lalu. Saat benih cinta akhirnya tumbuh, sang istri justru pergi selamanya. Hancur oleh rasa bersalah, Aarav sangat mendambakan kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Keajaiban muncul saat ia bertemu wanita misterius yang menawarkan perjalanan waktu. Mampukah Aarav menebus dosanya di masa lalu dan menghapus luka yang selama ini menghantui hidupnya?