APKDock Logo
Sampul Novel Mengasuh CEO amnesia

Mengasuh CEO amnesia

9.7 / 10.0
Hidup Aurora berubah sejak menyelamatkan pria misterius di malam Valentine. Tak disangka, pria amnesia itu adalah Roberto, CEO kaya raya. Meski sempat terpisah paksa selama lima tahun, takdir mempertemukan mereka kembali di Gemini Group. Namun, Roberto yang sekarang sangat dingin dan tak mengenalinya. Aurora pun hancur saat menyadari cinta pertamanya telah melupakan janji mereka, bahkan kini ia telah memiliki tunangan yang siap bersanding di sisinya.

Mengasuh CEO amnesia Bab 1

Episode 1/ malam valentine.

kisah cinta Aurora dengan seorang pria yang tak sengaja ia temui dimulai.

‘’Aurora, kamu tidak merayakan valentine lagi untuk tahun ini?’’

Ledek beberapa gadis kepada Aurora, mereka hanya terkekeh dan naik ke mobil lamborgini merah. Aurora hanya menghela nafas, ia memang tidak tertarik dengan drama percintaan yang membuatnya merasa seakan sesak bernafas.

Ia mampir ke toko buku untuk membeli beberapa buku, namun disana ia tak sengaja bertemu dengan seorang pria menggunakan jaket hitam serta wajah yang di tutupi oleh masker.

‘’Awhg! Kalo jalan tuh lihat-lihat kali!’’ kesal Aurora kepada pria tinggi dan bertubuh kekar yang menabraknya.

Pria itu tidak menjawab, namun ia langsung menarik tangan Aurora dan membawanya keluar dari toko buku.

Aurora ingin marah kepada pria tersebut, namun tak sempat karena ketika akan meledak marah, Aurora sudah terlanjur terpana dengan ketampanan dan wajah yang sangat old money sekali.

‘’Maaf,’’

Pria tersebut beranjak pergi meninggalkan Aurora yang masih tak berkedip menatap pria tampan tersebut, ‘’Apakah aku sedang ada di surga? Kenapa bisa ada pria se tampan dia yang terlahir ke dunia ini?’’

…..

Esok harinya, perayaan hari valentine pun akan dimulai, dimana para gadis-gadis akan memberikan kue istimewa kepada pria yang mereka sukai. Berbeda dengan Aurora, ia malah tertarik kepada buku-buku yang sudah ia beli dari hasil kerja paruh waktunya.

‘’Aurora,’’ sapa Gendis.

Aurora hanya menimpali dengan satu ucapan, ia kembali focus kepada semua buku-bukunya.

‘’Aurora, Aurora. Apakah kamu tidak bosan dengan tumpukan buku konyol ini? Sekarang valentine, apakah kamu tidak ingin memberikan coklat kepada pria manapun? Lupakan buku-buku yang tak akan membuat kamu kaya di masa depan, jika kamu ingin kaya, maka kamu harus mencari pria kaya anak konglomerat yang bisa merubah nasib kamu Aurora, bukan hanya gila dengan buku-buku ini saja!’’ saran Gendis.

Aurora hanya memberikan senyum tipis dan berkata, ‘’Gendis, mendapatkan pria kaya itu bukan segalanya, tapi menjadi kaya akan jerih payah sendiri jauh lebih baik. Kehidupan itu tak se indah drama drama, ini kenyataan. Mana mungkin ada seorang pria kaya yang akan tertarik kepada ku? Aku hanya gadis miskin yang beruntung dengan ilmu bisa berada di kampus elite seperti ini,’’

Ia menutup bukunya dan melirik kepada bungkusan coklat di tangan Gendis, ‘’Kamu sudah mempersiapkan coklat untuk seorang pria? Siapa pria itu?’’ tanya Aurora yang penasaran.

Gendis malah tersenyum-senyum sendiri, ia lantas menjatuhkan tubuhnya ke rerumputan dan memejamkan mata, ‘’Kamu tahu pria kaya yang bernama Roberto?’’

Aurora menggelengkan kepala.

‘’Cih, salah diriku yang bertanya kepada kamu, Aurora. Kamu mana mungkin akan tertarik kepada pembahasan ini, kamu kan lebih ingin menjadi kutu buku di bandingkan mendapatkan pria kaya!’’

Gendis pun bangkit duduk kembali dan menatap kepada Aurora, ia memegang kedua pipi Aurora dengan berkata, ‘’Roberto, anak tunggal dari keluarga konglomerat Gemini group. Dia mengadakan pesta besar-besaran di kediaman mewahnya dan acara itu mengundang kampus kita yang memang terkenal dengan gadis-gadis cantiknya,’’

‘’Terus, hubungan nya dengan aku apa? Jangan bilang jika kamu sedang memikirkan rencana lagi, aku tidak akan ikut acara seperti itu, kamu saja yang pergi!’’ ujar Aurora, ia seakan paham dengan maksud tatapan iba Gendis.

Gendis malah merengek meminta agar Aurora mau datang bersamanya ke pesta malam valentine itu, namun Aurora tetap kekeh dengan pendiriannya, ia tidak akan pergi.

‘’Ayolah, Aurora. Hanya kamu teman ku yang bisa ku andalkan, jika kamu tidak datang … maka nyawa ku di kampus ini pun akan ikut melayang, aku mohon Aurora … please …’’ rengek Gendis.

Aurora menghela nafasnya dan menatap lekat kepada Gendis yang memberikan wajah iba.

‘’Kamu taruhan lagi dengan mereka?’’ tebak Aurora.

Gendis hanya terkekeh dan membenarkan ucapan Aurora.

‘’Kamu kan tahu jika mereka itu terlahir dari keluarga kaya raya, sementara kita … kita hanya orang miskin yang terbantu oleh beasiswa untuk berada di tempat elite seperti ini,’’ ujar Aurora yang bangkit berdiri.

‘’Tapi Aurora, kamu tahu kan jika aku ini orangnya tidak bisa di tantang, mereka menantang aku dan kamu untuk menghadiri acara itu, jika kita tidak datang ….’’

Aurora hanya melangkah dan Gendis pun mengejar temannya untuk mau ikut ke acara malam valentine.

……

‘’Gendis! Gendis! Kamu mau bawa aku kemana, hah?!’’ kaget Aurora ketika tangannya di Tarik secara paksa.

‘’Memberikan sentuhan make up kepada kamu tentunya,’’ sahut Gendis.

Mereka berdua sudah berada di salon ternama di kota tersebut.

‘’Kamu ada uang dari mana untuk mengajak ku ke salon mahal ini?’’ bisik Aurora.

‘’Ini uang tabungan ku Aurora, makanya kamu harus membantu ku. Aku yakin jika kamu akan sangat cantik ketika di berikan sentuhan make up di wajah mulus kamu ini, kita harus memenangkan pertaruhan dengan gadis-gadis kaya itu!’’ sahut Gendis dengan berbisik.

Aurora hanya menghela nafasnya, ingin beranjak namun kasihan dengan mata iba yang di berikan oleh Gendis.

‘’Ini kali terakhirnya aku akan membantu kamu dengan taruhan konyol ini,’’

Ucapan Aurora sebelum ia di bawa masuk ke dalam ruangan dan akan di make over secantik mungkin.

……

Dua jam telah berlalu, Aurora pun sudah selesai di berikan sentuhan make up dan gaun yang sangat mewah. Bukan hanya Gendis yang tertarik dan takjub melihat betapa cantiknya Aurora dengan gaun putih, hampir semua pengunjung di salon khusus orang kaya mereka tak percaya jika ada gadis cantik seperti Cinderella di kehidupan nyata.

Aurora yang tidak terbiasa dengan sepatu tinggi, membuatnya kesusahan ketika melangkah.

‘’Kenapa semua orang menatap ku seperti itu? Apakah aku tidak cocok menggunakan gaun berat ini?’’

Gendis memegang kedua bahu Aurora, ia memberikan senyuman lebar.

‘’Kamu sangat cantik Aurora, tidak akan ada yang percaya jika kamu ini seorang Aurora, si kutu buku. Akan ku pastikan jika kita yang akan memenangi taruhan ini, semua mata akan tertuju kepada kamu di pesta valentine, aku yakin akan banyak pria kaya yang tertarik dan mengajak kamu berdansa, kamu Queen Aurora, Cinderella di kehidupan nyata!’’

"Akh, kamu terlalu berlebihan Gendis. Oh yah ngomong ngomong gaun ini sangat berat bagiku, aku tak yakin bisa memakai nya di acara malam valentine ini. Bagaimana jika kamu saja yang memakai gaun ini?" Ujar Aurora.

"Mana bisa Aurora, kamu yang Queen nya bukan aku!"

Huff.

"Tapi ... Aku tidak terbiasa dengan sepatu tinggi ini,"

Gendis tersenyum penuh makna, seakan ia sudah memiliki rencana untuk perayaan malam valentine

Bersambung.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mengasuh CEO amnesia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan