APKDock Logo
Sampul Novel Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti

8.7 / 10.0
Demi menjaga martabat keluarga setelah mempelai wanita melarikan diri, Satya terpaksa menikahi Arabella Sky, putri sahabat orang tuanya. Bella yang baru lulus kuliah menyanggupi pernikahan ini sebagai balas budi. Namun, rumah tangga tanpa cinta mereka diuji saat mantan kekasih Satya muncul kembali untuk merebut posisinya. Di sisi lain, mantan kekasih Bella pun terus mengejarnya. Akankah mereka goyah atau justru mempertahankan janji suci tersebut?

Menjadi Istri Pengganti Bab 1

"Kau harus menikah!"

Adalah kalimat yang paling tidak ingin Bella dengar dalam waktu dekat ini. Terlebih lagi baru beberapa hari yang lalu dia baru saja tertawa bahagia sambil melempar toga kelulusan S1 nya di udara.

Kemarin Bella bahkan baru saja selesai mengurus berkas untuk beasiswa S2 nya ke luar negeri. Baginya pendidikan adalah nomor satu dari segalanya, namun mendengar permintaan tersebut membuatnya kaget bukan kepalang.

"Menikah?" Bella menatap wajah ayahnya dengan kening berkerut dan sedikit tidak percaya.

"Iya, kau harus menikah dengan anak om Dirga, Nak," ucap ayahnya yang seketika membuat kepala Bella seketika mendadak pening.

Bagaimana mungkin dengan anak om Dirga, padahal setahunya putranya hanya satu dan akan menikah hari ini juga?

Lalu kenapa tiba-tiba dia diminta untuk menikah dengan seseorang yang akan menikah dengan kekasihnya sendiri? Aneh sekali, bukan?

Bella ingat betul bahwa hari ini dia diminta untuk turut serta menghadiri pernikahan dari keluarga Dirga Haryono, yang diketahuinya adalah sahabat dekat dari ayah dan ibunya. Putra tunggalnya akan menikah hari ini dengan kekasihnya sendiri, lalu kenapa tiba-tiba ia diminta menjadi mempelai wanitanya?

Sebenarnya apa yang terjadi?

Bella tentu kenal dengan anak tunggal dari salah satu pengusaha tersukses di negara ini, Prasetya Haryono. Lelaki super menyebalkan yang selalu menjahilinya semasa sekolah dulu. Pria yang sempat berada di kelas yang sama dengannya, sekaligus sumber mimpi buruknya.

Setya suka sekali membullynya dan selalu mengejeknya gendut dan pendek. Mengatainya jelek dengan wajah berjerawat. Pokoknya orang yang dulu selalu menganggap fisik Bella adalah sebuah lelucon.

Tetapi itu dulu … dulu sekali. Karena beberapa tahun terakhir ini ia tidak pernah lagi berjumpa dengan lelaki tengil itu, setahunya Setya menempuh pendidikan di luar negeri dan jarang pulang ke Indonesia.

Bella tidak pernah merekam hal baik dari seorang Prasetya selama sekelas dengannya, dan pria yang ada di kepala Bella hanya ada kata menyebalkan dan sangat jahat itu justru akan menikah dengannya. Bagaimana mungkin?

"Tetapi, Ayah. Kita datang untuk menghadiri pernikahan, lalu bagaimana mungkin tiba-tiba aku yang harus jadi mempelainya? Ini tidak masuk akal."

Pria paruh baya itu menatap Bella penuh perhatian. "Calon istri Setya kabur, Nak. Wanita itu tidak datang ke pernikahan dan tiba-tiba membatalkan begitu saja. Keluarga Haryono bisa malu kalau Setya tidak jadi menikah hari ini sedangkan tamu-tamu sudah berdatangan."

Kedua bola mata Bella seketika membelalak tidak percaya mendengar perkataan dari orang yang sangat dihormatinya itu. Seketika amarah menggelegak mengetahui alasan dibalik dirinya harus menikah dengan pria yang sangat tidak disukainya itu.

"Jadi maksud Ayah, aku harus berkorban dan menyelamatkan keluarga Haryono dari rasa malu? Begitu?" Bella menggeleng-gelengkan kepalanya dengan air mata yang berkumpul di pelupuk matanya dan siap tumpah. "Kenapa Ayah tega sekali mengorbankan kebahagiaan putrimu ini dengan semua ini? Kenapa harus aku, Ayah?"

Rasa bersalah begitu tampak dari raut wajah itu, Bella sampai tak tega melihatnya. Tetapi tetap saja, semua ini tidak bisa dibenarkan. Bagaimana mungkin dia yang harus dikorbankan dari semua kekacauan ini?

"Ayah minta maaf kalau harus mengikutsertakan dirimu, Sayang. Tetapi kamu harus tahu bagaimana baiknya keluarga Haryono kepada keluarga kita. Aku rasa sudah saatnya kita membalas budi, Sayang."

"Tetapi, Ayah …."

Ayah Bella dengan cepat kembali mendekat dan menggenggam kedua tangan putri semata wayangnya itu saat Bella kembali mencoba melayangkan protes.

Lelaki paruh baya itu lalu menatap Bella dengan penuh kasih sayang seperti yang selalu dia lakukan ketika putrinya mulai merengek dan menolak sesuatu. Di samping itu, ia tidak mungkin membuat putrinya kecewa, oleh karena itu ia harus menyakinkannya lebih hati-hati.

Bella tahu betul, pria yang sedang berada di hadapannya adalah orang yang selalu rela memberikan segala yang terbaik yang dia bisa untuk membuatnya bahagia. Jadi seharusnya sebagai anak, Bella bisa membalasnya. Tetapi menikah adalah sesuatu yang sulit untuk Bella terima begitu saja, terlebih lagi dengan alasan tidak masuk akalnya.

"Sayang, Ayah tidak mungkin menyakitimu. Kamu tahu itu 'kan?"

Bella menatap mata ayahnya, cukup lama hanya untuk menemukan mata hitam itu memerah karena menahan tangis. Ayahnya tidak berbicara apa pun lagi, tetapi Bella tahu bahwa ada keinginan yang besar dari sana. Keinginan agar Bella bisa mengabulkan segala yang lelaki berusia empat puluh lima tahun itu inginkan.

Kemudian, tatapan Bella beralih menatap wajah ibunya yang berdiri di belakang ayahnya. Wanita itu tidak pernah melontarkan satu kalimat pun di sepanjang obrolan ini. Hanya berulang kali meneteskan air mata, meskipun tangisan tersebut tanpa suara.

Pemandangan itu cukup untuk membuat hati Bella bagai telah tersayat sebilah pedang yang tajam. Seumur hidupnya dia tidak pernah membuat kedua orang tuanya terlihat begitu terluka seperti hari ini.

"Ibu, apakah sudah saatnya aku harus menikah?"

Entah kenapa Bella perlu persetujuan dari perempuan yang sudah melahirkan dan menyayanginya dengan sedemikian rupa. Bella hanya ingin mendengar pendapat dari ibunya yang sejak tadi hanya diam dan menjadi pengamat di antara dirinya dan ayahnya.

Namun, sesuatu yang tidak disangka-sangka oleh Bella terjadi, seketika ibunya maju dan memeluknya dengan begitu erat. Tangisannya semakin keras yang membuat air mata yang sejak tadi Bella tahan pecah sudah. Kemudian tangannya terulur membalas pelukan yang begitu hangat.

"Aku selalu mengharapkan kebahagiaan dan kebaikan selalu menyertaimu, Sayang. Dan pernikahan ini adalah jalan menuju kebahagiaan. Ibu tahu, kamu belum siap untuk menikah sekarang, tetapi aku percaya Setya bisa menjadi suami yang baik untukmu."

Mendengar perkataan dari ibunya, air mata Bella semakin menderas. Lama ia bertahan dalam posisi memeluk ibunya dan mencerna segalanya.

Setelah itu, perlahan ia melepaskan pelukannya dan kembali menatap ayah dan ibunya secara bergantian.

"Apakah pernikahan ini cukup untuk menebus semua perasaan utang budi Ayah dan ibu pada keluarga mereka? Apa ayah dan ibu akan bahagia setelah ini?"

Anggukan itu terlihat samar, tetapi Bella dapat menangkap gerakan itu dengan baik. Itulah keputusan akhir dari kedua orang tuanya. Bella harus menerima pernikahan ini!

"Kamu tahu seberapa banyak bantuan yang sudah keluarga mereka berikan kepada keluarga kita, Nak. Bahkan mungkin dengan nyawa sekalipun, ayah tidak akan pernah bisa membalas budi baik mereka," ucap ayah Bella sekali lagi pada putrinya.

Sekali lagi ibu tercintanya itu mendekat, lalu mengusap lembut pipi dingin putrinya.

"Jika bukan karena keluarga Haryono, mungkin hari ini kamu hanya bisa melihat foto kami sebagai kenangan. Kita mungkin tidak akan bersama seperti saat ini. Kita tidak hanya berhutang materi kepada mereka, Sayang. Tetapi juga nyawa."

"Lagi pula, Setya adalah pria yang baik. Dan cinta bisa datang kapan dan di mana saja. Kamu hanya harus percaya bahwa pernikahan ini akan membawa kebaikan dan kebahagiaan, Sayang."

Bella memandang keluar jendela. Hari itu tak ada hujan atau lahir abu-abu. Angin juga bertiup sangat tenang, tetapi entah kenapa ia merasa ada badai yang saat ini tengah menghancurkan kehidupannya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menjadi Istri Pengganti

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Demi kesembuhan adiknya, Nadia terjun ke dalam rencana licik Satria, ibu dari konglomerat Reza Azhar. Ia diminta menjadi ibu pengganti bagi Reza dan istrinya yang tak kunjung memiliki anak. Namun, duka mendalam melanda saat adiknya meninggal, memicu Nadia untuk kabur membawa rahasia besar: ia tengah mengandung darah daging Reza. Kini, di tengah kejaran Satria dan kebenaran yang mulai terungkap, mampukah Nadia terus bersembunyi dari takdir dan intrik kekuasaan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan