APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENOLAK NAFKAH BATIN

MENOLAK NAFKAH BATIN

Pasca persalinan anak pertama, Vania menghadapi penolakan nafkah batin dari suaminya, Prabu. Alasan yang tak jelas memicu kecurigaan hingga terungkapnya komunikasi rahasia Prabu dengan mahasiswinya, Marsya. Meski tertangkap basah sedang bersama, Prabu berdalih itu hanya kebetulan. Vania yang hancur menolak untuk diam dan mulai menyusun rencana balas dendam. Ia bertekad memberi sanksi sosial bagi sang dosen dan membuat suaminya menyesali pengkhianatan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

PoV Vania

"Vania!" Mas Prabu terkejut melihatku ada didepan matanya. Walau hati bergemuruh namun aku tetap tenang. Toko ini sangat ramai pengunjung dan aku tidak mau kenyamanan mereka terusik oleh masalahku. 

"Oh. Ini simpanan kamu, Mas. Wanita ini biang keladi kamu gak mau memberiku nafkah batin!" sentakku padanya. Wajah Mas Prabu merah padam berusaha mencerna ini semua. Dia menggeleng cepat dan segera menjauh dari wanita muda itu. 

"Tidak Vania, aku berjumpa didepan dan tidak sengaja."

Wanita itu mencebik dan tidak terima ucapan Mas Prabu, suamiku. 

"Mas!" Protesnya ke suamiku, suamiku membesarkan matanya kearah wanita itu agar dia bisa bekerja sama dalam berbohong. 

"Maaf, Mbak ini siapa ya?" tanya nya menelisik penampilanku. 

"Kamu yang siapa? Kenapa kamu jalan bareng dengan suamiku dan kalian terlihat mesra!" sergahku dengan sengit. Wanita muda itu mencibir kearahku. 

"Aku ... Aku ...," dia terlihat gugup mau menjawab apa. Aku semakin yakin mereka punya affair di belakang ku. 

"Van. Aku cuma jumpa didepan aja tadi. Udahlah kamu gak perlu membesar-besarkan masalah. Kami gak sengaja bertemu di luar." Mas Prabu mendekatiku dan berupaya memberi penjelasan namun aku mendorong dadanya. Wajahnya mengeras dan terlihat tak suka. Sikapnya sangat memuakkan. Dia yang salah namun dia berusaha menguapkan masalah. 

"Aku tanya kamu, apa hubunganmu dengan suamiku!" tanyaku berjalan mendekati wanita itu. Dia terlihat ragu buat menjawab. 

"Apa kamu Marsya?" kataku tegas dengan wajah garang melihatnya. Dia tersentak kaget mengapa aku bisa mengetahui namanya. Ku alihkan pandangan ke Mas Prabu. Suamiku tak kalah terkejut. 

"Kamu kenal Marsya dari mana, Van?" tanya Mas Prabu padaku. Wanita itu terdiam saja. Mbak Farah mendekatiku, dia membawa anak ku Fauzan karena terbangun. 

"Mbak Farah kok di sini?" tanya suamiku lagi bingung. Aku tersenyum perih melihat wajah pias suamiku dan Marsya.

"Ternyata kamu Marsya, ia kan kamu Marsya?!" ulang ku ke wanita itu, dia mengangguk kecil. 

Plak ... Ku darat kan tamparan ke wajahnya. Rasanya aku sudah tak tahan seperti ini. Wanita itu terkejut karena aksiku. Marsya memegang pipinya karena tamparan ku. Mas Prabu terkejut dan berusaha mendekati wanita itu. 

"Vania!" Teriaknya tak terima. Beberapa pengunjung terkejut dan melihat ke arah kami. Awalnya aku menjaga agar mereka tidak terganggu namun lama kelamaan aku merasa tak tahan. Biarlah mereka melihat apa yang terjadi. 

"Kenapa kamu marah selingkuhan mu ku kasari. Harusnya kalian berdua sadar. Kamu juga sudah tahu dia pria beristri masih kamu layani. Dasar perempuan murahan!" sentakku padanya, Mas Prabu menatapku nyalang, dan Marsya tidak terima aku kasari. 

"Van, dia hanya mahasiswaku. Aku juga gak sengaja berjumpa dia." 

"Cukup kamu membohongiku," kataku ke Mas Prabu.

"Saya gak terima kamu nampar saya. Saya bisa laporkan kamu atas tuduhan fitnah," kata Marsya mencebik kesal padaku. 

"Oh, silah kah. Kulaporkan Mas Prabu juga karena berselingkuh dengan kamu. Biar dia dipecat dan kamu mahasiswa gatel juga ikut terseret!" kataku lagi. Marsya diam dan memandangku kesal. 

"Mas!" panggilnya ke suamiku namun Mas Prabu cuek padanya. Akhirnya dia dengan kekesalannya melengos pergi. Ku tatap kepergian nya dan beralih ke wajah suamiku. Wajah Mas Prabu menyiratkan rasa bersalah dan minta maaf melalui ekspresinya. 

"Van, kamu keterlaluan sekali padanya." Ucap Mas Prabu masih menyalah kah diriku. 

"Kamu masih mau membela selingkuhan kamu itu!" sergahku melotot padanya. 

"Cukup, Van. Berapa kali aku bilang sama kamu kalau kami gak selingkuh!" Mas Prabu masih menutupi perbuatan kotornya. 

"Aku lihat, Mas. Dan aku gak buta. Oh apa perlu cctv menjawab perbuatan kamu dan si Marsya yang bergandeng tangan." Ku tunjuk CCTV di depanku, Mbak Farah yang dari tadi menjadi penonton berupaya menyerahkan anakku padaku karena dia menangis. Mbak Farah bergegas ke dalam dan mengambil ASI ku didalam pendingin. Wajah suamiku langsung pias. Dia terdiam. 

"Aku gak nyangka kamu se culas ini padaku. Kamu lupa atas perjanjian kamu didepan Bapak ku dulu sebelum kamu melamar ku dua tahun yang lalu. Sebelum menikah aku mengajukan syarat tidak mau dipoligami. Dan tanah yang kamu bangun rumah diatasnya adalah milikku, warisan Bapakku dulu. Kita membuat perjanjian hitam diatas putih. Karena kita berdua yang memilikinya. Siapapun yang berselingkuh maka dia pemilik rumah itu. Jika kamu menikah lagi atau berselingkuh maka kamu keluar dari rumah itu!" sentakku marah pada Mas Prabu. Dia terlihat gusar dan dipegangnya tanganku.

"Maafkan aku, Vania. Aku tak selingkuh. Dia hanya mahasiswaku. Kami tak sengaja berjumpa dan mau membicarakan materi perkuliahan." 

"Syarat ku sebelum nikah adalah selama aku masih mampu melayani mu, memberimu anak dan memenuhi kebutuhanmu kamu tidak akan berpaling dariku, menikah lagi atau selingkuh. Agaknya kamu lupa. Aku berhak mengadukan perbuatanmu ke pengadilan agama karena mengkhianati ku." 

"Van, Cukup. Aku tidak mau berpisah karena aku tidak berselingkuh darimu. Kita pulang, Van." Mas Prabu berusaha menarik tanganku buat pulang bersamanya. Namun aku dengan kasar melepasnya. 

"Aku tak bisa pulang bersamamu. Aku akan disini bersama kakakku," ucapku tak bergeming. Mbak Farah datang membawa botol dot untuk anakku. Fauzan diambil Mbak Farah.

"Cerai aja Prabu, ngapain kamu nyakitin adikku. Lagian hidup adikku lebih bahagia tanpa kamu. Pergilah dari rumah adikku," sungut Mbak Farah pada suamiku. Mas Prabu menjadi gusar karena perbuatannya ketahuan olehku. Jika saja dia tidak kepergok seperti ini maka dia akan dengan halus menutupinya. 

"Diam Mbak, aku tak berselingkuh!" 

"Mari kita lihat CCTV kamu, kamu siap!" 

Wajah Mas Prabu kembali pias. Dia merasa takut kehilangan rumah mewah yang selama ini susah payah di bangunnya. 

Bersambung.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Become True
9.2
Gadis berlesung pipi itu tertegun saat sebuah suara berat yang sangat ia rindukan tiba-tiba memanggilnya. Meski air mata kembali membasahi pipinya dengan deras, kali ini ada binar kebahagiaan yang terpancar. Sosok yang selama ini ia nantikan dalam doa dan harapan akhirnya benar-benar berdiri tepat di hadapannya. Pertemuan tak terduga ini membawa kembali kenangan lama yang sempat hilang. Dia telah kembali, mewujudkan segala impian yang selama ini dipendam.
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Pertemuan tak terduga dengan Jaden menyeret hidup Cantika ke dalam pusaran takdir yang mencekam. Melalui ultimatum posesif bahwa tak ada orang lain yang boleh memilikinya, Jaden mengurung Cantika dalam belenggu obsesi yang menyesakkan. Kini, Cantika dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari dominasi pria itu atau justru terjerat perasaan cinta saat identitas asli Jaden terungkap. Sebuah kisah romansa penuh aksi tentang rahasia dan ambisi.
Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dalam Dekapan Dosen Tama
8.1
Dalam suasana penuh ketegangan, Tama berusaha meyakinkan Runa agar tidak menolak kehadirannya. Dengan suara serak yang sarat akan emosi, ia mendekap Runa dan menghirup aroma tubuh istrinya tersebut dengan penuh damba. Di tengah pergolakan batin yang terjadi, Tama membisikkan penegasan bahwa hubungan intim mereka adalah hal yang sah secara hukum dan agama. Sebagai sepasang suami istri, ia merasa tidak ada lagi alasan bagi Runa untuk terus menghindar darinya.
Sampul Novel DENDAM SI PELAYAN SEKSI
9.4
Kehidupan Daren dan istrinya, Carolina, terganggu oleh mimpi buruk yang terus berulang. Kehadiran Eliana sebagai pelayan baru membawa godaan yang membuat Daren terpesona sekaligus memicu ingatan asing. Eliana sebenarnya datang membawa misi balas dendam untuk menghancurkan Daren. Namun, seiring rahasia masa lalu terungkap, ia justru mulai terpikat oleh sang majikan. Akankah dendam Eliana sirna karena perasaan, atau misinya tetap berjalan tuntas?
Sampul Novel Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
8.0
Risa adalah istri muda yang pemalu dan menjalani hidup sederhana bersama Dika di desa. Namun, ketenangan itu terusik saat Hardiman, tetangga licik di balik topeng ramahnya, mulai masuk ke kehidupannya. Lewat ancaman halus dan permainan terlarang, Risa terjebak dalam dunia kenikmatan yang belum pernah ia kenal. Meski awalnya merasa terpaksa, ia justru tenggelam dalam candu hasrat yang membara. Batas moral pun hancur, dan kini Risa tidak akan pernah bisa kembali lagi.