APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM

MENYUSUI MAFIA KEJAM

Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Mami, kirimkan aku gadis cantik yang masih muda dan tentunya masih perawan belum terjamah oleh siapa pun"

Suara Pria itu terkesan begitu dingin.

"Dengan senang hati sayangku, mami akan memilih gadis yang terbaik untukmu Tuan Erlangga Mahesa Raja" 

tuts! 

Telepon langsung dimatikan, tanpa berniat untuk menjawab perkataan dari mami Rachel seorang muncikari. 

Dia memilih masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya.

Setelah meneguk wine mahal yang terakhir. 

****

"Alena, kau masih di mana? Cepat datang kemari. Aku menunggumu di kamar no 32." ucap seseorang di seberang telepon.

"Tunggu aku di sana… aku akan segera sampai." 

BRUGGGHHHH!

Prank… 

Ponsel android itu hancur berantakan di lantai.

"Akhhh…. Ponselku…" teriak Alena 

Tetapi orang yang menabrak Gadis itu, tidak peduli sama sekali dengan teriakan Alena yang kini memunguti ponselnya yang hancur di lantai. 

Baru saja selesai memunguti ponselnya dan kembali berdiri.

Ceklek!

Seseorang membuka pintu kamar yang baru saja Alena tabrak tanpa di sengaja. 

Karena terdorong oleh orang yang menabraknya sebelum nya, membuat Alena menabrak kamar seseorang yang sedang menunggu pesanannya datang. 

"Akhhh…"

 Alena berteriak kencang saat sebuah tangan menarik nya masuk kedalam kamar yang sempat ditabrak oleh nya. 

"Lepaskan tanganku."  teriak Alena yang tak bisa melihat jelas pria yang memegang tangan nya. 

"Mengapa kau sangat lama sekali. Dasar jalang."  

Suara yang begitu tajam itu begitu menusuk di telinga Alena,

Membuat Alena tersentak kaget dengan sebutan yang diucapkan oleh pria yang telah menarik tangan nya masuk.

"Jalang! Apa maksudmu? Lepaskan tanganku..." Ucap Alena yang terus saja berontak saat tangannya ditarik masuk ke dalam kamar milik pria itu, yang begitu remang-remang membuat Alena tak bisa melihat jelas wajah pria  tersebut. 

"Akhh… ponselku…"  

Gadis itu meneriaki ponsel milik nya yang telah terjatuh ke lantai, karena tarikan Pria yang menyeretnya untuk masuk ke dalam dan di lemparkan begitu saja ke atas ranjang. Dengan cepat Pria itu menindih tubuh mungil Alena yang hanya memiliki tinggi badan 148 cm.

Sedangkan Pria itu begitu tinggi mungkin sekitar 185 cm dengan badan nya yang begitu besar, otot di tubuh nya begitu membentuk saat dilihat dari luar dengan kaus hitam yang begitu pas dipakai olehnya.

"Siapa kau… mengapa menarikku masuk ke dalam, aku harus segera menemui teman-temanku..." teriak Alena pada Pria yang kini berada di atas tubuhnya. 

"Kau begitu berisik, jalang…" 

"Hmmm..." 

Pria itu kini mencium bibir kenyal milik Alena yang belum pernah dicicipi oleh siapa pun.

Begitu lembut, sangat lembut. Membuat detak jantung kedua nya berdetak kencang saat bibir itu menyatu.

Ada rasa aneh yang kini sedang dirasakan oleh Pria yang berhasil merasakan bibir Alena untuk pertama kalinya. 

Bau alkohol begitu menyeruak di hidung Alena yang sedang di cium pria tidak di kenalnya.

'ciuman pertamaku' batin Alena dengan mata membulat dan segera mendorong pria yang telah berhasil mengambil ciuman pertamanya. 

Namun sayang nya pria itu sangat kuat, membuat Alena yang hanya memiliki secuil tenaganya, mana mungkin sanggup mendorong tubuh besar yang sedang menindihnya. 

Brett… 

Pria itu merobek baju Alena hingga robek begitu saja, tanpa melepaskan ciuman di bibirnya dia melucuti semua pakaian yang melekat pada tubuh Alena, tanpa menyisakan satu helai pun yang membungkus tubuhnya. 

Tubuh Alena begitu polos sekarang. 

Bulir-bulir di matanya mulai keluar dengan sendirinya, saat merasakan tubuh nya telah polos. 

Alena meremas dada bidang pria yang sedang menindihnya dengan sekuat tenaga nya. 

Pria itu melepaskan ciuman nya dan beralih menciumi leher jenjang Alena dengan begitu liar. 

"Bajingan, menjauhlah dari ku…" teriak Alena dengan keras.

Tetapi pria itu malah asyik dengan dunianya sendiri. 

Gairah yang menyelimuti dirinya membuat pria itu tidak memedulikan perkataan Alena dan terus saja menciumi Alena. 

Tubuh Alena yang begitu wangi menyejukkan hati, membuat sang Pria tidak ingin mengalihkan sedikitpun matanya. 

Bahkan dia tidak peduli dengan air mata Alena yang sudah banyak keluar. 

"Ahh… sialan… menjauhlah dari ku…ahhh..." 

Alena tidak sengaja mendesah karena pria itu menciumi leher nya sampai menjalar ke bagian dadanya. 

Mengulum salah satu pentil susu Alena yang begitu imut, namun bagian daging nya sangat besar di genggam oleh salah satu tangannya.

Meremas nya dengan kasar, membuat Alena tidak karuan antara sakit atau sensasi aneh yang baru pertama kalinya dia merasakan hal seperti ini.

Pria itu sama sekali tidak membuka mulut nya dan malah asyik bermain-main dengan dada kenyal Alena. 

Alena terus saja tidak bisa diam dan terus mencoba berontak. Pikiran nya di buat kacau, karena Alena yakin setelah ini tujuan pria itu adalah memakan abis seluruh tubuh nya.

'Bagaimana ini' batin Alena 

"Tolong.... tolong ... " teriak Alena sampai akhirnya pria itu kembali membungkam mulut nya.

Mencium nya dengan begitu beringas seakan dia tidak ingin sedikitpun ada yang terlewati. 

"Kau sangat berisik sekali jalang! tetapi aku suka caramu seperti ini. Seakan aku sedang mengendalikan wanita yang tak berdaya, membuat gairahku makin memuncak." Dengan suara yang terdengar berat itu, mampu membuat tubuh Alena menegang. 

Alena begitu ketakutan dengan apa yang akan terjadi pada nua selanjutnya. 

"Aku bukan wanita jalang. Kau salah orang…." teriak Alena dan terus berusaha mendorong dada bidang laki-laki yang masih menindih tubuh nya saat. 

"Tolong jangan lakukan ini… kau salah orang berengsek! Aku bukan wanita jalang. Kau tidak bisa seperti ini kepadaku." Teriak Alena

"Makin kau berteriak, makin kau membuat ku menginginkanmu. Kau sangat menggoda. Apalagi dua buah di dadamu ini masih begitu padat."  

Alena yang mendengar perkataan pria mesum dihadapan nya. Ingin sekali menampar wajah nya tetapi sayang nya, pria itu berhasil menangkap kedua tangan nya dan segera mengangkat kedua tangan Alena ke atas kepalanya, kemudian kembali mengulum pentil di dadanya. 

"Ah… " desah Alena 

Dia tidak mampu berontak lagi dan hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi. 

Dia hanya bisa menutup kedua matanya dengan erat. 

Walaupun air matanya sudah mengalir begitu erat. Mulut nya tidak berhenti berbicara. 

"Kumohon, jangan seperti ini…" pinta Alena. 

"Bahkan aku belum mulai pertempuran nya kau sudah memohon." 

"Kau benar-benar sudah gila." teriak Alena frustrasi. 

'ibu… aku menyesal tidak menuruti apa katamu…' batin Alena 

Sebelum datang ke hotel untuk menemui teman-temannya yang akan memberinya kejutan ulang tahun di kamar hotel. ibunya sempat melarang Alena untuk pergi. 

Apalagi sekarang sudah begitu larut malam. 

Mungkin sebentar lagi akan menunjukkan pukul 12 malam di mana hari ulang tahun Alena yang seharusnya menjadi malam yang begitu membahagiakan untuk nya.

Namun, malah menjadi malapetaka bagi Alena, karena tidak menuruti apa kata ibunya. Dia pergi dari dari rumah diam-diam hanya untuk menemui teman dan juga kekasihnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Damon
9.5
Damon menyadari keanehan dirinya sejak kecil akibat kutukan misterius. Ayahnya melarangnya bersosialisasi, namun ia tumbuh menjadi pemburu yang mematikan. Tanpa kehadiran serigala batin, Damon berubah menjadi sosok yang brutal dan menolak tanggung jawab sebagai Alpha. Segalanya berubah saat seorang putri cantik hadir di hidupnya. Demi melindunginya, Damon terpaksa merangkul takdir yang ia benci dan bangkit menjadi Alpha terkuat guna menjaga sang pujaan hati.
Sampul Novel Devil Beside Me (21+)
9.2
Renata hancur setelah dicampakkan Dinar karena menolak berhubungan intim. Rasa frustasi membawanya mabuk di bar hingga tak sadarkan diri. Ayah Rena kemudian mengutus Ervin, teman masa kecil sekaligus musuh bebuyutannya, untuk menjadi bodyguard pribadi. Meski awalnya Rena membenci pengawasan ketat Ervin dan berusaha mengusirnya, sebuah ciuman tak terduga mengubah segalanya. Hubungan benci mereka pun bergeser menjadi gairah panas yang tak terkendali.
Sampul Novel Dipaksa Open BO
8.7
Amira, seorang gadis remaja berusia tujuh belas tahun, terjebak dalam penderitaan akibat ulah ayah tirinya yang sangat kejam. Demi meraup keuntungan materi, pria tersebut tega memaksa Amira menjadi pemuas nafsu dan mengeksploitasinya tanpa ampun. Di tengah tekanan fisik dan mental yang luar biasa, mampukah Amira menemukan jalan keluar dari lingkaran setan ini? Ikuti perjuangan hidup Amira yang penuh rintangan dalam menghadapi nasib kelam yang menjeratnya.
Sampul Novel ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA
9.4
Tekanan sang kakek memaksa konglomerat Sayudha Wistara menikahi Diandra Safaluna, wanita bercadar yang penuh misteri. Yudha terus dibuat terperangah oleh kemampuan luar biasa dan prinsip unik sang istri. Pesona Diandra perlahan meruntuhkan niat Yudha untuk bercerai setelah dua tahun tanpa kontak fisik. Namun, ia tidak menyadari identitas asli Diandra. Akankah Yudha tahu bahwa istrinya adalah sosok tangguh yang memimpin kakeknya sendiri di dunia mafia?
Sampul Novel Istriku Disiksa Sampai Gila
9.4
Kepulanganku yang tak terduga dari Taiwan ke kampung halaman justru disambut oleh kenyataan pahit yang menghancurkan jiwa. Aku menemukan istri tercintaku telah kehilangan kewarasannya, sementara buah hati kami dikabarkan sudah tiada. Di balik duka ini, muncul kecurigaan mendalam terhadap kebenaran yang ada. Benarkah semua kesaksian dari pihak keluargaku bisa dipercaya? Aku harus mengungkap misteri kelam di balik tragedi yang menimpa keluargaku.
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun mendampingi Arsen sebagai asisten detektif spesialis kasus berbahaya, Leina memendam perasaan yang dalam. Meski begitu, pria itu terus menolak cinta Leina karena perbedaan usia dan risiko pekerjaannya yang penuh musuh. Sikap Arsen yang dingin membuat hati Leina terluka, namun ia tetap bersikeras berjuang. Kini, para musuh mulai mengincar Leina sebagai titik lemah Arsen. Akankah Arsen tetap menjaga jarak demi keselamatan Leina atau akhirnya mengakui perasaannya?