APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mertua Hiperseks

Mertua Hiperseks

Dua tahun menikah, Winda Anita Sari harus pindah ke rumah orang tua Andre karena ibu mertuanya terserang stroke. Namun, kepindahan ini menjadi awal petaka saat ia menyadari ayah mertuanya, Wijaya, mengidap hiperseks. Anita menemukan fakta kelam bahwa adik iparnya, Lola, telah menjadi korban pelecehan sang ayah. Kini, Anita hidup dalam ketakutan karena Wijaya terus mengincarnya dengan tatapan nafsu dan nekat masuk ke kamarnya. Sanggupkah ia bertahan tanpa menjadi korban berikutnya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Andre membuka perlahan kamar ayahnya yang tak dikunci, sedangkan ayahnya sudah tidur di sofa ruang tamu karena tidak bisa tidur karena suara berisik ibu yang sedari tadi mengganggu. Entah apa yang terjadi pada ibunya, perlahan ia menuju ibunya yang sedang berusaha mengucapkan sesuatu namun terasa sangat sulit.

Ibu Melati yang sedari tadi hanya bisa terbaring di tempat tidur dengan tangan yang sedikit bengkok dan mulut sumbing karena dampak dari penyakitnya yang telah mengenai syaraf, seperti sedang mengatakan sesuatu yang tak jelas karena lidahnya terasa kelu untuk mengeluarkan suara.

"Eeww...eeeehh,,,," Suara ibu Andre yang tak dapat di mengerti. Andre menatap ibunya nanar, merasa tak tega karena wanita yang selama ini telah melahirkan dan merawatnya hingga dewasa kini hanya bisa terbujur kaku tak berdaya diatas tempat tidurnya.

"Ada apa, Bu? Ibu haus ya, mau minum?" Tanya Andre dengan lembut sambil menyeka air mata yang mulai menetes dan membasahi permukaan pipinya. Ibunya pun hanya bisa menganggukkan kepala dengan tangan yang gemetaran.

"Sebentar ya Bu, Andre ambil dulu di dapur," Andre pun berlalu dari kamar ibunya, tapi ketika Andre melewati ruang tamu ia tak menemukan Ayahnya yang tadi sedang tidur saat Andre akan melihat ibunya. Andre berfikir mungkin Ayahnya sedang ke kamar mandi di dapur. Namun, saat ia melewati kamarnya ia melihat sang Ayah sedang ada dikamarnya, Andre yang melihat tingkah Ayahnya itu menjadi heran untuk apa sang Ayah ada dikamarnya dan seperti ingin menyingkap selimut istrinya. Saat Andre ingin menegur Ayahnya tiba-tiba sang Ayah menoleh pada Andre seperti seseorang yang terkejut melihat kedatangan Andre yang secara tiba-tiba.

"Bapak ngapain disini? Ini udah malem loh pak, bapak belum tidur juga? Bukannya tadi udah tidur di sofa kok bisa kesini?" Berbagai pertanyaan Andre lontarkan pada sang Ayah karena ia takut terjadi sesuatu pada istrinya, seperti yang dikatakan oleh Anita bahwa Ayahnya selalu menatap Anita dengan penuh nafsu. Rasa curiga mulai menyelimuti Andre, apa benar apa yang dikatakan oleh Anita tentang Ayahnya yang semakin hari semakin aneh.

"Anita teriak-teriak, Ayah jadi kebangun! Mungkin lagi mimpi jadi ingin Ayah bangunkan," ucap Ayah Andre yang begitu datar lalu melewati Andre yang masih berdiri didepan pintu tanpa penjelasan apapun lagi. Tak mau berfikir yang aneh-aneh lagi tentang Ayahnya Andre pun segera mengambil air ke dapur dan memberikannya pada ibu Melati.

Selesai memberikan minum, Andre masih menemani ibunya sampai ibunya benar-benar tertidur, setelah memastikan ibunya sudah tidur Andre hendak kembali ke kamarnya. Namun, ketika Andre keluar dari kamar ibunya, ia mendengar suara desahan yang entah dari mana asalnya.

Andre menyadari kalau kamarnya tadi belum dia kunci, dan teringat tingkah ayahnya yang tiba-tiba masuk kedalam kamarnya saat istrinya sedang tidur membuat Andre semakin khawatir. Andre langsung bergegas ke kamarnya untuk memastikan bahwa Anita baik-baik saja, Sesampainya dikamar, Andre merasa lega karena melihat sang istri masih tertidur dengan nyenyak. Ia pun menghampiri istrinya dan mengecup kening istrinya yang masih terlelap.

***

Esok harinya Andre menanyakan perihal apa yang diakatakan oleh ayahnya tadi malam saat sang ayah tiba-tiba ada dikamarnya karena mendengar teriakan Anita.

"Sayang, tadi malem kamu mimpi buruk ya?" Tanya Andre pada Anita yang masih sibuk merapikan dasi di leher suaminya.

"Nggak tuh, malah tadi malem itu aku mimpi indah banget. Aku mimpi kita punya adek bayi, udah gitu kembar lagi. Satu cewek satu cowok mas," Ucap Anita yang kegirangan menceritakan mimpinya itu.

"Ah masak!? Kata Ayah tadi malem kamu teiak-teriak loh, Ayah sampek masuk ke kamar karena kebangun gara-gara denger teriakan kamu,"

"Hah, Ayah masuk kamar kita? Kok bisa sih mas, kamu gak kunci pintunya sebelum tidur?"

"Tadi malem itu, aku ngambilin air buat ibu, karena kata Ayah ibu berisik gak tidur-tidur jadi aku nyamperin ibu. Ayah tidur di sofa karena gak bisa tidur sama suara ibu. Eh pas aku mau ngambil air ke dapur Ayah malah ada dikamar kita, katanya kamu teriak-teriak sampek ayah kebangun. Ayah kira mungkin kamu mimpi buruk jadi mau dibangunin."

"Nggk kok, aku sama sekali gak mimpi buruk. Duh mas, aku kok malah makin ngeri ya sama Ayahmu, apalagi tadi malem aku tidur cuma ditutup selimut dan gak pakek apa-apa sama sekali," ucap Anita yang mulai ketakutan dengan sikap Ayah mertuanya.

"Kamu tuh selalu aja negatif thinking sama Ayah, gak mungkin ayah bakalan ngapa-ngapain kamu, kamu ini menantunya dan istri aku pula. Mana mungkin menggauli istri anak sendiri, apa gak malu sama aku!" Jelas Andre yang masih membela ayahnya agar Anita tak lagi negatif thinking pada ayahnya, walau sebenarnya dia pun merasa curiga pada sikap sang ayah.

"Udah yuk, sarapan. Nanti telat ngantor lagi,"

"Ya udah deh, udah aku siapin dari tadi juga mas, tinggal makan doang. Yuk mas..." Ajak Anita pada suaminya sambil menenteng tas yang akan dibawa Andre ke kantor.

...

Di meja makan Andre menuturkan apa yang ia dengar semalam, bahwa ada suara desahan saat ia hendak kembali ke kamarnya. Namun, Andre tak menyelidikinya karena sudah larut malam.

"Oya, tadi malem aku juga denger suara desahan gitu, tapi gak tau asalnya dari mana," ujar Andre dengan nada penasaran.

"Desahan apa sih mas, apa kamu terbayang-bayang sama permainan kita tadi malem? Sampek denger suara desahan segala," ucap Ayu sambil menyiapkan nasi goreng ke piring suaminya.

"Beneran loh ta, aku denger suara desahan cewek. Tapi aku gak hiraukan, aku langsung ke kamar takutnya yang mendesah itu kamu, karena merasa kurang ku puasakan," ucap Andre sambil menggoda Anita yang mukanya mulai memerah.

"Ih nggk ya, jangan mulai kamu mas." Andre langsung mencubit hidung istrinya karena gemas ketika melihat wajah merona Anita yang menahan malu.

"Oya, Lola mana ya kok belum keluar juga! Apa gak mau sekolah tu anak,"

"Biar aku cek dulu deh mas, kamu lanjut sarapan aja. Takutnya nanti dia sakit lago makanya gak keluar-keluar dari kamar," Anita segera menuju kamar adik iparnya Lola, biasanya jam 6.30 Lola sudah stand by di meja makan sambil menunggu Andre untuk berangkat sekolah. Tapi pagi ini sudah jam 6.45 Lola tak kunjung keluar.

Kamar Lola ada di lorong paling ujung, dan bisa dikatakan berada di pojokan. Sejak pertama kali Anita mengenal Lola ia hanya beberapa kali bertegur sapa dengannya, karena Lola lebibh sering mengurung diri di kamar. Anita hanya akan berpapasan dengannya saat sarapan itu pun tanpa bertegur sapa layaknya seorang ipar. Lola cenderung dingin bahkan dengan kakaknya sendiri ia tak banyak bicara, ia hanya terbuka dengan ibunya. Dan semenjak ibunya sakit Lola semakin menjadi seorang pendiam seperti yang Ayahnya alami.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Wanita Malam
9.8
Sania memulai hari dengan terburu-buru saat Gevan, kakak kelas populer, menjemputnya di kos. Kedatangan mereka di SMA Brawijaya memicu kehebohan, membuat Sania merasa jadi pusat perhatian. Namun, suasana tenang di kelas XI IPS 2 terusik oleh Bara, murid baru pindahan yang dingin dan misterius. Pertemuan pertama mereka diawali ketegangan saat Bara membongkar kebohongan Sania di depan guru. Di antara pesona Gevan dan sikap sinis Bara, kehidupan sekolah Sania kini tak lagi sama.
Sampul Novel Do You Love Me
9.7
Allia terkejut saat Azzel memintanya menjadi ibu bagi Lia. Sadar akan posisi Azzel yang sudah berkeluarga, Allia memilih mengakhiri hubungan mereka demi kebaikan bersama. Namun, keputusan itu justru memicu kemarahan Azzel yang arogan dan temperamental. Kini, gadis lembut ini terjebak dalam dilema antara rasa cinta dan sikap kasar sang kekasih. Mampukah Allia bertahan menghadapi tekanan dari pria yang tidak mau melepaskannya meski situasi kian rumit?
Sampul Novel Mengungkap Cinta: Pernikahan Kilat dengan Seorang Taipan Rahasia
9.6
Elyse terkejut saat melihat pria berkuasa di televisi yang sangat mirip dengan Adrian, suami yang ia nikahi lewat perjanjian satu tahun. Meski awalnya berencana cerai, kedekatan harian membuat Adrian meminta pernikahan mereka menjadi nyata. Namun, segalanya berubah saat identitas asli Adrian sebagai taipan terungkap. Konflik memuncak ketika rahasia tentang anak mereka terbongkar, memicu konfrontasi besar tentang kejujuran dan masa depan cinta mereka.
Sampul Novel GODAAN PAK DOSEN
8.8
Naina Alexandra terjebak dalam dilema besar saat harus menikahi Arhan Bramantio, dosen pembimbing skripsinya yang sangat dingin dan angkuh. Meski membenci sifat kaku sang dosen, Naina tak berdaya menolak wasiat terakhir mendiang ibunya. Pernikahan yang berawal dari keterpaksaan ini pun dipenuhi ketegangan dan tantangan emosional. Mampukah Naina bertahan menjalani rumah tangga bersama pria yang paling ia benci demi sebuah janji masa lalu yang sakral?
Sampul Novel ISABELLA: Dibelai Maut, Dicintai Takdir
9.2
Isabella terjebak dalam dunia prostitusi eksklusif setelah dikhianati ayahnya sendiri. Di tengah kegelapan itu, ia menemukan cinta yang berakhir tragis saat calon suaminya tewas secara misterius. Bertekad menuntut balas, ia justru menemukan fakta bahwa Ronald, pria pertama yang membelinya, adalah sang pembunuh. Kini, Isabella harus menghadapi konspirasi dendam antar keluarga yang mengincar nyawanya sambil mengungkap identitas aslinya yang tersembunyi.
Sampul Novel Jovanca Sang Penggoda
7.9
Jovanca adalah wanita cantik yang hidup keras sebagai yatim piatu. Demi bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi, ia bekerja serabutan hingga merasa jenuh. Keadaan ini mendorongnya memanfaatkan pesonanya untuk menggoda pria demi kesenangan. Namun, permainan itu justru menjadi bumerang saat ia dikejar banyak pria beristri. Di tengah kekacauan tersebut, hati Jovanca justru tertambat pada lelaki lain. Terjebak dalam intrik cinta, mampukah ia menemukan kebahagiaan?