APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Misteri Birahi Kampung Cilendir

Misteri Birahi Kampung Cilendir

Kehidupan Reza sebagai duda di lingkungan baru terusik saat bertemu Naila. Meski dikenal sebagai ustazah yang salehah dan santun, Naila menyimpan gejolak rasa yang sulit dibendung terhadap Reza. Kedekatan mereka memicu dilema antara iman dan hasrat yang melanggar norma. Saat pertemuan rutin berubah menjadi momen penuh getaran, mampukah mereka menjaga batasan? Ataukah keduanya akan menyerah pada gairah terlarang yang mulai membakar hati mereka?
Bab
Bagikan

Bab 3

Wildan pun kemudian membuka cadar hitam yang menutupi wajah Alisa kemudian melemparkannya entah kemana. Wajah putih indah Alisa begitu indah. Membuat Wildan makin tak bisa menahan nafsunya.

Wildan: Duh... makin klepek-klepek nih ana lihat kecantikan Alisa.

Alisa: Uhh... gantian doong Alisa yang buka baju Wildan. Pintannya manja.

Kini Alisa pun sudah mulai hilang rasa malunya dan tidak segan-segan untuk mengatakan maunya. Alisa pun menarik kaos Wildan sehingga terpampang badannya yang cukup sixpack. Membuat Alisa tak bisa melepaskan tatapan matanya dari bentuk badan itu. Tangannya pun kini meraba perut Wildan yang memang atletis. Warna kulit tubuhnya yang sawo matang begitu kontras dengan warna kulit putih Alisa yang putih mulus.

Alisa: Uhh Mas Wildan badannya bagus. Ana panggil Mas Wildan, boleh?

Wildan: terserah Alisa aja mau panggil apa dah.

Alisa yang makin penasaran kini menarik turun sarung Wildan dan akhirnya terbebaskanlah kontol Wildan. Mata Alisa terbelalak melihat ukuran kontol Wildan yang begitu besar dan berurat.

Alisa: Ge… gede bang.... banget maass…

Alisa mengelus kontol Wildan dari ujung hingga pangkal

Wildan: Alisa suka kan?

Alisa: Takut maass... baru pertama lihat kemaluan ikhwan...

Wildan: Gak apa-apa sekarang memulainya.

Alisa pun hanya mengangguk. Wildan pun paham dengan apa yang menjadi kemauan Alisa. Wildan meminta Alisa untuk duduk bersimpuh di depannya. Lali ia membuka kedua kakinya sehingga kontol besarnya terlihat gagah dihadapan Alisa.

Wildan: Mas tau kok Alisa pengen ngemut kan? Udah ga usa ditahan

Alisa: Emm... ta... tapi malu mass... belum pernah Alisa nglakuin itu...

Wildan: Gak usah malu... kan sekalian belajar... buat persiapan kalo nikah besok.

Canda Wildan sambil membimbing Alisa.

Alisa pun memberanikan diri mendekatkan wajahnya ke kontol besar Wildan. Bau khas lelaki yang masih baru untuk Alisa membuatnya semakin bernafsu. Wildan membimbing tangan Alisa untuk meremas-remas lembut Telurnya, sementara tangan kanannya menekan kepala Alisa sehingga bibirnya menempel di kepala kontolnya.

Wildan: nah sekarang coba di jilat dulu

Alisa pun hanya menuruti apa yang diperintahkan Wildan. Ini pertama kalinya Alisa menjilat kontol laki-laki. Bukannya jijik, Alisa justru terangsang ketika mulai menjilati kontol besar Wildan. Ia membayangkan seperti yang ada di video yang pernah ia lihat.

Wildan: ouuhh... iyaahh... nahh gitu Alisaa...

Alisa yang melihat Wildan merem melek semakin liar menjilati kontolnya mulai dari pangkal hingga ujung kepala kontol Wildan. Kadang kalau keluar cairan pre-cum di kontol Wildan, Alisa pun langsung melibasnya dengan lidahnya. Kini Alisa sudah semakin birahi dan mulai membuka mulutnya lebar-lebar agar kontol besar Wildan bisa masuk kemulutnya. Perlahan tapi pasti kontol Wildan pun mulai masuk ke mulut mungil Alisa.

Wildan: Unghhh… ohh… mantabnya mulut Alisa yang cantik ini... Lenguh Wildan merasakan kehangatan mulut Alisa.

Tangan Wildan pun meremas bagian belakang jilbab Alisa menahan kenikmatan yang didapatnya. Alisa mulai menggerakkan kepalanya naik turun, namun hanya sepertiga dari kontol Wildan yang bisa ia taklukan. Suara decak benturan kontol dan tenggorokan Alisa membuat suasana kamar menjadi semakin menggairahkan

Cpok... cpokk... nghkk... nghkk... ummm… sluurrpp…

Wildan: Ouhh teruuss Alisa, sayaaang

Alisa pun mempercepat gerakan kepalanya naik turun, menikmati kontol yang selama ini hanya ada di fantasinya. Tangan kanan Alisa pun terus meremas lembut dua telur di bawah batang Wildan.

Wildan yang sudah terangsang berat menarik Alisa dan didudukkan di pinggir ranjang. Wildan yang sudah gelap mata langsung saja melumat bibir Alisa. Tangannya dengan cekatan melepas beha Alisa dan langsung saja payudara yang berukuran besar itu pun seperti melompat dari tempatnya seakan terbebas dari kungkungan.

Tangan Wildan pun langsung meremas-remas payudara Alisa sambil sesekali memilin putingnya yang berwarna coklat muda. Alisa pun menahan desahannya ketika merasakan aliran birahi memuncak saat putingnya dirangsang seperti itu.

Wildan terus menciumi Alisa sambil mendorongnya hingga terlentang di ranjang.

Kini dengan penuh nafsu liar, Wildan menciumi leher Alisa dan disambut dengan desahan Alisa menahan rangsangan yang belum pernah ia rasakan. Alisa memeluk Wildan sambil terus mendesah, kakinya pun ia silangkan ke pinggang Wildan.

Alisa: Ouuhh… aahhh… teruuss maasss... aahhhh... iyaaahh...

Wildan pun mulai mencupangi pangkal leher hingga belahan dada Alisa. Kini ia memandangi dua buah gunung besar di hadapannya. Sudah sering Wildan melihat langsung payudara akhwat seindah dan sebesar ini, namun tetap saja semua memiliki keindahan dan rangsangannya masing-masing.

Alisa: uhh... kenapa mass? Jangan diliatin terus... Alisa malu...

Meskipun malu, tapi Alisa tidak berusaha menutupinya. Tanpa basa basi lagi, Wildan langsung menyerang kedua bongkahan payudara akhwat itu. Dimulai dari menjilati sekelilingnya hingga mendekat ke arah puting. Sengaja dia menjilati sekelilingnya tanpa menyentuh puting payudara Alisa yang membuat Alisa makin gelisah tak karuan.

Alisa: ahh... masss... isepp dong... jangan gituu...

Alisa pun berusaha membusungkan dadanya dan mengarahkan kepala Wildan supaya mau melumat putingnya, tapi Wildan pun tak mau terbawa suasana Alisa. Dia tetap mempermainkan Alisa dengan jilatan dan remasan di payudara Alisa. Bergantian kadang kiri kadang kanan. Sampai akhirnya Wildan pun membenamkan mukanya di payudara Alisa dan mengulum habis putingnya.

Kelakuan Wildan ini sontak membuat Alisa melenguh panjang merasakan kenikmatan luar biasa.

Alisa: OOOOUUUHHHHHHHH… SAYAAAANGHHHH…

Mendengar Alisa melenguh hebat, Wildan semakin meliarkan kulumannya di puting Alisa. Dia melakukannya bergantian kiri dan kanan membuat badan Alisa kelonjotan merasakan serangan kenikmatan. Kepalanya bergulir ke kanan kiri, kadang mendongak ke atas sembari menggigit bibir bawah menahan rasa nikmat di payudaranya.

Kemudian Wildan melakukan serangan akhir dengan menyatukan payudaranya dan mengulum kedua puting Alisa secara bersamaan. Alisa pun seperti tersengat listrik. Kali ini ia merasakan kenikmatan yang lebih daripada sebelumnya hingga membuatnya menjambak-jambak rambut Wildan.

Tak lama berselang Alisa pun merasakan desakan cairan di vaginanya.

Alisa: MMPHHHH… OUUUHHH MASSS….

Alisa pun langsung lemas setelah mendapatkan orgasmenya yang pertama kali.

Wildan: Ehh... barusan Alisa orgasme ya?

Alisa: Iya mas?

Alisa menunduk ia masih merasakan sisa kenikmatan dari orgasme pertama dalam seumur hidupnya. Belum selesai merasakan nikmatnya itu, Wildan mulai melanjutkan menikmati tubuh indah akhwat suci itu. Ia melanjutkan menciumi perut hingga mendekati celana dalam Alisa yang basah kuyup oleh cairan surgawinya. Bahkan sepreinya pun ikut basah…

Wildan pun menarik turun celana dalam Alisa yang basah kuyup hingga terlepas. Kini tergeletak di depanan Wildan, seorang akhwat berparas cantik putih tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya, hanya jilbab saja yang masih menempel di kepala Alisa dan itu yang menambahkan sisi keasyikan tersendiri.

Wildan masih tak percaya dengan apa yang dia lihat, vagina Alisa pun terlihat indah tanpa bulu sedikitpun dan nampak rapat sempurna.

Wildan: Indahnya tubuhmu Alisa sayaanng

Wildan melanjutkan menjilati tubuh indah nan suci Alisa mulai dari ujung kaki hingga pangkal paha. Selesai kaki kanan ia lanjutkan kaki kiri. Ketika sampai di depan liang surgawi Alisa, Wildan mulai menciumi bagian luarnya.

^*^

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA ATAU BENCI
8.5
Akibat fitnah keji, Ella harus merasakan kekejaman Evan, pria yang sangat ia cintai. Ketidakpercayaan Evan dan penolakan keras dari keluarganya membuat hidup Ella hancur hingga berujung di penjara. Setelah bebas, takdir justru menyeretnya kembali ke pelukan Evan. Meski diselimuti ketakutan luar biasa, Ella seolah tak bisa menjauh dari pria itu. Di tengah siksaan yang terus berlanjut, Ella tidak menyadari bahwa Evan sebenarnya juga menyimpan rasa cinta.
Sampul Novel Cowokku Lebih Muda
8.9
Andini tengah menjalani kisah asmara dengan seorang pria yang usianya jauh di bawahnya. Namun, stabilitas hubungan mereka mendadak goyah saat sosok dari masa lalu yang selama ini Andini nantikan kehadirannya muncul kembali secara tiba-tiba. Kini, Andini dihadapkan pada pilihan sulit mengenai masa depan perasaannya. Apakah ikatan cintanya dengan Alex sanggup bertahan, ataukah kehadiran orang lama tersebut akan mengakhiri segalanya?
Sampul Novel Dendam Cinta dan wanita
8.3
Zheyya hanyalah gadis sederhana, sementara Kanha dikenal sebagai pemuda playboy. Meski berasal dari latar belakang kontras, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi benih cinta. Di tengah dinamika obsesi dan keikhlasan, mereka belajar tentang arti mempertahankan serta melepaskan perasaan. Kisah ini mengeksplorasi emosi mendalam layaknya hujan di gurun pasir yang gersang. Akankah cinta mereka berhasil berlabuh di muara yang sama pada akhirnya?
Sampul Novel DINIKAHI KONGLOMERAT
9.3
Sinta menghadapi cobaan berat setelah menerima lamaran Ashraf, sang pewaris kaya. Selain teror misterius yang menuduhnya memakai guna-guna, ia harus menelan hinaan kejam dari saudara sepupunya karena status sosialnya yang rendah. Meski ibunya menangis menyesali kemiskinan mereka, Sinta tetap tegar dan beriman. Ia percaya bahwa kehormatan sejati datang dari Tuhan, bukan sekadar harta atau pendidikan, sembari berharap restu tulus sang ibu menyertai langkahnya.
Sampul Novel Lost In Heart
9.7
Kehidupan Pricila Putri Patty hancur saat sang suami berselingkuh, mengulang luka lama ayahnya yang pergi demi wanita lain. Di tengah keputusasaan, ia memulai perjalanan ke Bromo demi mencari ketenangan jiwa. Tak disangka, ia bertemu Yohan Pratama, pria dewasa yang pernah menolongnya dulu. Melalui berbagai peristiwa dan pelajaran hidup dari Yohan, benih cinta mulai tumbuh di hati Cila. Mampukah Cila menemukan kedamaian sejati dan kebahagiaan baru dalam petualangan ini?
Sampul Novel Luka Seorang Istri
8.2
Selama ini aku memilih untuk terus mengalah demi menutupi segala kehancuran yang terjadi, mencoba berpura-pura bahwa segalanya masih baik-baik saja. Namun, kini batas kesabaranku telah habis dan aku memutuskan untuk menyerah pada keadaan ini. Egoku bangkit dengan kuat, menolak untuk terus tertindas. Izinkan aku pergi dan menjalani takdir dengan caraku sendiri, demi merasakan kembali kebebasan sejati sebagai manusia yang benar-benar hidup.