APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Modern maid

Modern maid

Dalam drama romansa modern ini, jalinan asmara yang tulus harus berbenturan dengan tembok tebal perbedaan status sosial. Seorang asisten rumah tangga terjebak dalam perasaan rumit terhadap sang majikan yang memiliki derajat jauh di atasnya. Di tengah tekanan norma dan ekspektasi lingkungan, mampukah cinta mereka bertahan? Ikuti perjuangan menyentuh hati tentang pengorbanan dan pilihan sulit demi mencapai akhir bahagia yang penuh dengan ketidakpastian.
Bab
Bagikan

Bab 3

Leon Prakasa, anak sulung dari dua bersaudara. Putra dari pasangan Utama Prakasa dan Kartika Andini ini terkenal akan sikapnya yang dingin, angkuh dan arogan.

Sementara si bungsu, Agnes Prakasa adik dari Leon terkenal akan sikap manjanya yang luar biasa. Dengan kedua sifat yang saling bertolak belakang ini membuat keduanya tak pernah akur. Tapi, walaupun begitu Leon sangat menyayangi sang adik.

Kekejaman Leon pun begitu terkenal hingga santer terdengar kabar jika ia sudah bergonta-ganti beberapa kali pembantu. Alasannya karena tak sesuai kriteria yang dia inginkan.

Leon tak perlu pembantu yang muda dan cantik, mau bagaimanapun wujudnya asalkan kinerjanya memuaskan maka Leon tidak akan sampai memecat para pembantu-pembantu sebelumnya. Karena kriteria pembantu yang Leon cari adalah yang mampu membuat Leon puas.

Bagi Leon, kinerja yang baik harus layak di teruskan sementara yang buruk harus segera di hempaskan.

Leon sendiri punya beberapa peraturan yang ia terapkan untuk pembantu yang akan bekerja di rumahnya. Dan Leon kerap kali merasa kecewa dengan hasil kerja para mantan pembantunya terdahulu.

"Sangat buruk," tukasnya pada sang ibunda, nyonya Kartika. Begitulah sapaan para pembantu di rumahnya.

"Kali ini kenapa lagi? Apa pembantu baru itu membuat kesalahan?" tanya nyonya Kartika tak habis pikir. Putranya ini begitu gampang sekali main pecat para pembantunya hanya karena membuat satu kesalahan.

"Seharusnya kamu bisa memaafkan jika Ratih membuat salah," ujar nyonya Kartika menasehati anaknya. Dan Ratih, nama pembantu yang baru Leon pecat.

"Maaf?" ulang Leon merasa geli mendengar kata satu kata itu. "Aku tidak akan mentolerir kesalahan seseorang. Kalau salah ya salah, dan kinerja yang tidak becus harus segera di singkirkan, bukan? Aku pikir Mom tidak melupakan ucapan Mom sendiri."

Nyonya Kartika terdiam. Ingatannya terlempar pada beberapa tahun yang lalu. Saat itu ia menasehati Leon remaja yang sangat baik dan hangat kepada orang lain. Dan Leon remaja yang kerap kali mudah kasihan dan memaafkan orang lain. Nyonya Kartika kesal pada Leon remaja yang sempat marah dan menentang dirinya yang tengah memarahi salah satu pembantu terdahulu saat berbuat salah.

"Anakku, jangan terlalu baik dan merasa kasihan pada orang lain. Karena belum tentu orang yang kamu kasihani itu baik padamu. Kelak kamu akan mengerti bahwa hidup ini sangat keras. Orang yang salah tetaplah salah, dan orang yang pekerjaannya tidak becus itu tidak layak untuk diteruskan. Artinya, harus segera di singkirkan."

"Tidak ada pengampunan untuk orang-orang yang berbuat salah. Bukan begitu, Mom?"

Kedua mata nyonya Kartika mengerjap beberapa kali, ia tidak menyangka jika ucapannya dulu masih tetap di ingat Leon.

Apakah itu artinya, dirinya sendirilah yang mengubah Leon remaja yang baik menjadi Leon dewasa yang kejam.

Oh tidak!

Wajah nyonya Kartika pias dan beberapa kali ia menelan salivanya kasar.

"Mom baik-baik saja?" tanya Leon yang tak pernah lepas mengalihkan tatapan pada Mommy tercintanya.

Nyonya Kartika menghela nafas sesaat seraya mengangguk. "Mom punya calon pembantu baru untuk kamu."

"Ah, sudahlah," Leon mengibaskan sebelah tangannya. Merasa muak mendengar ucapan ibunya.

"Palingan juga yang tidak becus lagi kinerjanya." cibir Leon merasa kapok akan pilihan nyonya Kartika.

"Mom yakin kali ini tidak akan mengecewakan," ucap nyonya Kartika mantap.

Leon mengangkat sebelah alisnya, "oh ya? Katakan padaku, kenapa Mom bisa sangat seyakin itu?"

"Tentu saja, karena calon pembantu yang ini adalah keponakan Bi Marsiah."

"Apa? Keponakan Bi Marsiah yang bekerja di rumah kita?"

"Ya!" sahut nyonya Kartika. "Kalau kamu mau, besok sepertinya dia sudah bisa mulai bekerja disini."

"Tunggu dulu!" cegah Leon, "akan ku pikirkan lagi."

"Hmm, baiklah. Jika kamu sudah menentukan pilihan, segeralah hubungi Mom." nyonya Kartika bangkit berdiri dari duduknya bersiap pergi.

"Oke. Uhm, tunggu Mom!"

"Apalagi?" tanya nyonya Kartika kesal.

"Peraturannya masih sama, tolong sampaikan padanya untuk mematuhi peraturan bila ingin menjadi pembantu yang sesuai kriteriaku."

"Apakah itu artinya, ya?"

"Mungkin," Leon mengendikkan kedua bahunya tak acuh.

Nyonya Kartika mengulum senyum geli melihat tingkah putranya yang sebenarnya tinggal bilang mau saja sangat susah.

"Baiklah sayang, akan Mom sampaikan." nyonya Kartika mendekat pada Leon dan mengecupnya pipi putranya sayang.

"Mom pergi, dah."

"Dah," Leon membalas lambaian tangan mamanya.

Hati-hati dijalan, Mom. ucap batin Leon yang tak mampu mengungkapkannya secara langsung.

****

Mila memoles wajahnya dengan make up tipis agar terlihat cantik dan segar. Hari ini ia senang sekali karena akan memulai bekerja kembali. Ya, meskipun masih tetap hanya bekerja sebagai pembantu.

Bibinya bilang jika ia akan mulai bekerja di rumah tuan muda, anak majikan tempat bi Marsiah bekerja.

Setelah selesai dan merasa puas dengan hasil make up-nya sendiri, Mila keluar kamar dan menuju dapur. Seperti biasa ia melihat sosok bibinya yang sudah di bawah yang beralaskan tikar usang sembari menunggunya untuk sarapan bersama mu

"Eh, ya ampun cantiknya keponakan Bibi." puji bi Marsiah membuat Mila tersenyum malu.

"Terima kasih, Bi."

"Ayo sarapan," Mila mengangguk dan duduk di samping bi Marsiah.

"Mila, kamu sudah membaca semua isi peraturan dari Tuan muda Leon kan, ndok?" tanya bi Marsiah mengingatkan sang ponakan agar tidak lupa dan lalai dengan peraturan dari Leon patut sekaligus wajib ia patuhi.

"Sudah Bi," jawab Mila dengan mulut yang penuh dengan makanan.

"Astaga, banyak sekali ya Bi peraturannya. Kerja jadi pembantu aja berasa kayak anak sekolah, banyak banget peraturannya." cibir Mila merasa geli.

Bi Marsiah hanya menggelengkan kepala menanggapi celotehan Mila. "Di ingat, Mil, kamu harus patuhi peraturan itu. Jangan baru satu hari kerja kamu udah buat salah loh."

"Iya Bi," Mila mengangguk mengerti. "Aku janji akan bekerja dengan baik, memberikan segalanya yang terbaik untuk Tuan muda...."

"Leon."

"Ah, iya itu. Untuk Tuan muda Leon. Aduh, namanya unik juga ya," ucap Mila pelan di akhir kalimatnya.

Saat menyebut nama Leon Mila mengingat salah satu nama permen gagang. Ah iya, jagoan neon. Hmm, tinggal di ganti huruf depannya aja. Hehehe.

Tbc....

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ALUR CINTA TIAN DAN ARLYN
8.8
Bagi mereka yang memiliki hati, cinta sejati adalah sebuah keyakinan. Arlyna Virgolin sangat mencintai Bastian Pisceso, hingga ia berharap bisa terus jatuh cinta pada pria itu di kehidupan mendatang. Namun, romansa yang indah dan membara ini tidaklah sesederhana bayangan mereka. Di balik kesempurnaan perasaan tersebut, Arlyn dan Tian harus bersiap menghadapi berbagai badai besar. Sanggupkah kekuatan cinta mereka bertahan melewati rintangan yang sulit?
Sampul Novel Dan ternyata cinta
9.4
Pertemuan tak sengaja di pesawat tempat Vita bekerja menjadi awal kisah asmara bagi Andrian. Sebagai tentara yang sedang bertugas ke Jawa, ia langsung terpikat oleh kecantikan Vita sejak pandangan pertama. Hubungan mereka berkembang pesat hingga akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang indah. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Vita mendadak melayangkan gugatan cerai. Kini, Andrian dihadapkan pada pilihan sulit untuk menandatangani surat tersebut atau tidak.
Sampul Novel Harta, Tahta, Perjodohan
8.8
Dua remaja SMA terperangkap dalam skenario perjodohan paksa demi ambisi orang tua mereka. Laluna Hasywa, gadis cantik berwatak keras, menentang keras rencana ini karena meragukan integritas calon suaminya. Di sisi lain, Biru Al Arsakha, pewaris Arsakha Company yang tampan, awalnya menolak namun akhirnya berbalik arah. Kini, Biru berjuang keras menaklukkan hati Laluna yang sekeras batu. Akankah kegigihan sang pewaris mampu meluluhkan prinsip kuat gadis pilihannya?
Sampul Novel Hasrat Liar Istri Salihah
8.1
Lima tahun membina rumah tangga, seorang istri yang dikenal salihah justru menyimpan rahasia besar yang tak terduga. Meskipun statusnya telah lama menikah, ia ternyata masih menjaga kesuciannya sebagai perawan. Apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kamar mereka? Kisah romansa dewasa ini mengungkap gejolak hasrat terpendam dan alasan mengejutkan di balik dinginnya hubungan suami istri yang telah berjalan bertahun-tahun tersebut.
Sampul Novel Istri Kontrak CEO Galak!
9.8
Leora Adhisti, putri ceria Prayoga Alexander, harus menghadapi kenyataan pahit saat bisnis keluarganya di New York hancur total. Demi membiayai operasi sang ayah, gadis berusia 20 tahun yang ceroboh ini terpaksa mengambil langkah ekstrem. Ia terjebak dalam kesepakatan pernikahan kontrak dengan Adnan Nicholas, miliarder tampan yang dikenal angkuh dan dingin. Mampukah Leora bertahan menghadapi sikap kejam Adnan yang dijuluki Mr. Devil di tengah kemelut hidupnya?
Sampul Novel Pesona Ibu Susu Anakku
7.8
Bima terkejut saat Jenny, gadis SMA yang pernah ia bantu, kini menjadi ibu susu anaknya. Meski masih muda, Jenny tengah mengandung, memicu misteri tentang masa lalunya. Pesona Jenny perlahan memikat hati Bima meski ia sudah beristri. Sebuah kesalahpahaman akhirnya memaksa mereka menikah siri. Bima berniat menceraikan istri pertamanya, Soraya, demi Jenny, namun Jenny menolak menyakiti sesama wanita. Akankah Soraya bertahan atau justru tersingkir dari posisi istri sah?