APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr. G itu Bos-nya!

Mr. G itu Bos-nya!

Briana Jeany dikhianati kekasihnya, Alex, tepat di hari istimewa mereka. Dalam balutan amarah, ia nekat menggoda pria asing bernama Mr. G dan membayarnya karena dikira pria sewaan. Sialnya, pria itu adalah bos barunya yang kini menyimpan dendam akibat harga dirinya diinjak-injak. Saat Mr. G mulai memberikan pelajaran yang justru menumbuhkan benih cinta, Alex kembali membawa janji pernikahan. Briana pun terjebak di antara tuntutan sang bos dan masa lalunya.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Jika sudah tidak kuat lagi, kami menyediakan kamar VIP.” Bartender itu menawarkan kamar pada Briana untuk beristirahat.

Briana hanya diam menatap gelas kecil di tangan. Mengabaikan ucapan bartender yang cukup tampan itu, ia teringat bagaimana hari buruk ini terjadi.

Briana baru saja kembali dari luar kota. Ia dipindahkan ke anak perusahaan tempatnya bekerja selama tiga bulan. Setelah tugasnya selesai, ia sengaja pulang tanpa memberitahu Alex karena ingin memberinya kejutan. Ia datang ke rumah Alex dengan membawa kue buatannya serta rasa bahagia karena memutuskan memberi kegadisannya sebagai hadiah. Entah mendapat pikiran dari mana, tapi dirinya merasa sudah sangat cocok dengan Alex juga sangat mencintainya, jadi tak ada salahnya memberikan sesuatu yang paling berharga untuk Alex. Dan sebuah kebetulan, menemukan lingerie merah seksi di kamar Alex, ia pikir itu sengaja Alex siapakan untuknya. Memutuskan memakainya, kemudian dirinya akan mengejutkan Alex saat Alex sampai di rumah. Sayangnya semua hancur tak sesuai rencana saat melihat Alex membawa Mila.

“Kudengar setiap malam dia akan ke sini.”

Samar-samar Briana mendengar percakapan dua wanita yang duduk di sebelahnya.

“Benarkah?”

“Tentu saja. Temanku bilang pelayanannya sangat memuaskan.”

Lagi, tanpa sengaja Briana menguping pembicaraan dua tante-tante tersebut.

“Nah itu dia!”

Briana pasti sudah gila. Mendengar jeritan dari dua wanita itu membuatnya semakin penasaran dan membuatnya menoleh pada arah tunjuk tangan.

“Tampan sekali!”

Untuk kali ini Briana sependapat dengan dua wanita aneh itu bahwa pria yang saat ini berjalan masuk memanglah tampan. Tinggi tegap, tubuh yang tampak kokoh terbalut kemeja dan jas, serta langkah kakinya yang terlihat begitu tegas. Wajahnya begitu tampan lebih tampan dari Alex, pikirnya.

Briana segera menggeleng dan menajamkan penglihatan pada pria yang kini telah duduk di sofa sudut ruangan. Apa karena pengaruh minuman membuat penglihatannya samar? Padahal sebelumnya tak pernah sekalipun ia berpendapat bahwa ada pria yang lebih tampan dari Alex. Baginya Alex adalah pria paling tampan sebelum insiden beberapa jam lalu terjadi.

Tiba-tiba mata Briana melebar saat mendengar dua wanita itu kembali berbisik. Dan rasanya ia tak percaya. Bagaimana mungkin pria setampan itu adalah seorang Mr. G? Pria yang pekerjaannya memuaskan wanita yang menyewanya.

Briana menelan ludah susah payah saat pikiran gila menyerang. Selama 24 tahun hidupnya, ia belum pernah melakukannya. Ia selalu menjaga kesuciannya hanya untuk suaminya kelak. Sayangnya Alex, pria yang ia harap menjadi suaminya itu telah menghianatinya.

Briana turun dari duduknya dan dengan berani berjalan mendekati pria itu.

“Selamat malam, boleh aku duduk di sini?” tanya Briana setelah berdiri di samping sofa yang pria itu duduki.

Pria itu hanya diam dan melirik Briana sekilas lewat ekor mata. “Tidak,” jawabnya.

Briana terkejut. Untuk sekelas Mr. G, pria itu terlalu sombong bukan? Atau apa karena mengira ia tak sanggup bayar? Bagaimanapun pria itu tampan mungkin bayarannya mahal, pikirnya.

Briana mengukirkan senyuman dan tetap duduk walau telah mendapat penolakan. “Sayangnya aku ingin duduk di sini,” ucapnya yang dengan sengaja menghapus jarak antara mereka.

Pria itu tampak kesal kemudian berniat pergi. Namun saat ia berdiri, tangan Briana segera menahannya.

“Berapa aku harus membayarmu?” tanya Briana tanpa ragu.

Alis pria itu terlihat mengernyit tak mengerti maksud Briana.

Melihat respon pria itu, Briana bangkit berdiri dan berbisik di telinganya.

Pria itu mengamati Briana dengan seksama setelah mendapat bisikan godaan darinya. Kemudian ditariknya tangan Briana dan membawanya melangkah menuju lantai atas bar tempat kamar VIP yang sebelumnya bartender tawarkan pada Briana.

Sesampainya di kamar, pria itu mendorong Brina hingga terlentang di atas sofa beludru warna merah. Sebenarnya kamar itu adalah ruang karaoke namun bisa beralih fungsi kapanpun dan oleh siapapun.

Pria itu mengendurkan simpul dasinya tanpa melepas pandangan sedikitpun dari Briana. Kemudian dalam sekali tarik, dasi berwarna hitamnya itu pun terlepas.

Briana menelan ludah susah payah dengan tubuh menegang. Jujur saja ia takut tapi ia sudah terlanjur menyelam dan tak mungkin kembali ke permukaan. Dan apa itu tadi? Dirinya pasti sudah gila karena tubuhnya meremang kala melihat pria itu membuka dasinya sama seperti di film romansa dewasa yang pernah ia tonton.

Pria itu menunduk, lutut dan tangannya bertumpu sofa menahan berat tubuhnya. “Jika kau berbohong, kau akan tahu akibatnya,” bisiknya di telinga Briana dan semakin membuat Briana ingin segera memulainya dan segera menyelesaikannya.

Di tempat lain, terlihat Alex yang duduk berhadapan dengan seorang dokter. Mila berinisiatif membawanya ke rumah sakit takut terjadi sesuatu dengan Alex karena apa yang Briana lakukan. Tapi Alex memilih memeriksanya ke klinik terdekat.

“Setelah memeriksa, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi jika anda masih mengalami rasa sakit atau nyeri setelah enam jam, sebaiknya anda periksakan ke rumah sakit. Alat dan perlengkapan di rumah sakit lebih lengkap, jadi jika terjadi sesuatu bisa segera melakukan tindakan,” saran dokter tersebut.

“Ba– baik, dok,” jawab Alex pelan. Sebenarnya ia malu harus periksa karena masalah seperti ini.

“Ini resepnya,” kata dokter itu kembali dan memberikan resep obat pada Alex. Namun sebelum Alex menerimanya, Mila lebih dulu merampasnya. Mila melihat resep obat yang dokter itu tulis dan gerutuan pun lolos dari mulut. “Wanita itu memang sudah tidak waras! Gila! Apa yang dilakukannya tak bisa dimaafkan!”

“Mil, sudah,” peringat Alex tak ingin dokter mendengar gerutuannya.

“Bagaimana aku bisa diam?! Jika terjadi sesuatu denganmu, bagaimana? Bagaimana nanti jika kita tidak bisa punya anak?!”

“Ehm.” Suara deheman terdengar dari dokter membuat Alex segera bangkit berdiri dari duduknya.

“Maaf, dok. Dan terima kasih,” ucap Alex yang segera membawa Mila keluar dari sana.

“Ish, Lex. Apa yang kau lakukan?! Biar semua orang tahu bagaimana kelakuan Briana yang sebenarnya! Dia itu hanya wanita bar-bar yang gila!” protes Mila karena Alex menyeretnya kasar.

Alex hanya diam dan melirik Mila yang tak berhenti menggerutu. Tiba-tiba ia teringat Briana yang membuatnya kembali ingat awal mula hubungannya dengan Mila. Tapi melihat sifat Mila yang semakin ke sini semakin kasar, mungkinkah dirinya telah masuk jebakan?

***

Kuku-kuku Briana menancap di punggung pria yang saat ini berada di atasnya. Air matanya menetes melewati ujung mata dan segera diseka ibu jari pria tersebut.

Pria itu tak pernah mengira malam ini adalah keberuntungan sepanjang sejarah baginya. Dengan gilanya didatangi seorang wanita yang mengajaknya menghabiskan malam bersama. Dan sebuah fakta bahwa wanita itu masih gadis membuatnya merasa menjadi bajingan paling beruntung. Mereka tak saling mengenal, baru bertemu saat ini bahkan sama sekali tak mengetahui nama satu sama lain.

Pria itu menunduk dan berbisik di telinga Briana. “Bukankah kau yang memintanya? Kenapa kau menangis?”

“Diamlah. Ini sangat menyakitkan jadi selesaikan dengan segera,” jawab Briana dengan rintihan tertahan.

Seringai tipis terukir di bibir pria itu di mana ia kembali berbisik, “Kau tenang saja, akan kuberi sihir agar rasa sakit ini menjadi kenikmatan.”

Sementara di lantai bawah, terlihat dua wanita yang sebelumnya menjadi sumber informasi Briana. Menjadi dalang yang membuat Briana melakukan hal gila. Dua wanita itu duduk di samping seorang pria yang sebelumnya mereka bicarakan. Kalau begitu, siapa sebenarnya pria yang saat ini memanjakan Briana?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A-PD170
8.1
Winnie harus menelan pil pahit saat Jako membatalkan pertunangan mereka di depan umum, tepat ketika keluarganya jatuh miskin. Terdesak oleh keadaan, ia nekat mengaku tengah mengandung anak Dion, paman Jako yang sangat berpengaruh. Tak disangka, Dion justru menerima klaim tersebut dan mengajaknya bekerja sama. Dimulailah pernikahan kontrak yang penuh dengan intrik, perhitungan matang, serta kesalahpahaman rumit yang menjerat perasaan mereka berdua.
Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Ivy Anderson terjebak dalam nasib buruk setelah melakukan kesalahan kecil di hadapan Ben Clayton, CEO berkuasa di New York. Ben yang terobsesi mulai menggunakan taktik licik untuk menjerat Ivy, termasuk mendekati anak kembarnya, Terra dan Terry. Demi keselamatan buah hatinya, Ivy dipaksa tunduk pada ancaman Ben yang kejam. Akankah Ivy mampu meloloskan diri dari cengkeraman pria berbahaya ini, atau justru terperangkap selamanya dalam dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel Dendam dan Hasrat Liar
9.5
Alyssa Hartanto bertekad membalas dendam pada Damian Valente, pengusaha yang menghancurkan keluarga dan bisnis orang tuanya. Dengan identitas samaran, ia menyusup ke kediaman Damian sebagai asisten pribadi demi menjalankan misi penghancuran. Namun, rencana Alyssa goyah saat kebencian mendalam tersebut perlahan berubah menjadi gairah yang tak terduga. Kini, ia terjebak dalam dilema antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Lima Tahun Kebohongan
9.6
Damon dan Aurelia terikat pernikahan kontrak demi warisan dan stabilitas finansial. Setelah lima tahun berpisah, Damon kembali untuk bercerai, namun ia terkejut menemukan Aurelia membesarkan seorang putra yang sangat mirip dengannya. Di tengah tuntutan komitmen dari kekasihnya, Mira, Damon harus memilih antara rencana masa lalunya atau tanggung jawab sebagai ayah. Rahasia besar mulai terungkap, memaksa Damon mempertaruhkan segalanya demi keputusan yang benar.
Sampul Novel Membebaskan Diri: Cinta CEO yang Hilang
8.8
Miley bertahan dalam pernikahan dingin dengan Harold meski sang suami mencintai wanita lain. Saat semua orang menanti kehancurannya karena kembalinya cinta sejati Harold, Miley justru memilih pergi dan menandatangani surat cerai. Harold yang murka menuntut penjelasan, namun Miley dengan tenang mengumumkan rencana pernikahan barunya. Ternyata, selama ini Miley tidak benar-benar mencintai Harold; ada sosok lain yang selama ini diam-diam ia dambakan dalam hatinya.
Sampul Novel Merebut Kekasih Selingkuhan
8.5
Sienna hancur saat memergoki Miranda, kakak iparnya, berselingkuh dengan musuh bisnis Damian di klub malam. Demi melindungi kakaknya yang rapuh, Sienna merahasiakan pengkhianatan ini. Ia pun merancang rencana nekat: menggoda Alec, selingkuhan Miranda, agar hubungan gelap itu hancur. Namun, misi balas dendam ini menjadi rumit saat Sienna mulai terjebak dalam permainan emosi yang ia ciptakan sendiri. Akankah ia berhasil menyelamatkan Damian atau justru ikut tenggelam?