APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Enemy Is My Husband

My Enemy Is My Husband

Niat Joana melepas penat di kelab justru berujung pilu saat memergoki kekasihnya berselingkuh dengan empat wanita. Dalam kondisi mabuk berat akibat patah hati, ia terjebak dalam cinta satu malam dengan pria asing. Dunianya seketika runtuh saat menyadari lelaki misterius yang kini mengklaim kepemilikan atas dirinya adalah kakak kandung dari sang mantan. Terjebak dalam kuasa pria itu, Joana kini tak bisa lagi melarikan diri dari takdir yang rumit.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di tengah derasnya hujan yang mengguyur. Joana Griselda, berlari keluar dari mobil sahabatnya--Vinka, yang baru saja parkir di samping gedung kelab.

Joana, si wanita pemilik julukan Dewi Aphrodite, karena kecantikannya yang memukau. Tampak mengibaskan rambut panjangnya yang basah.

Pemilik manik hijau, seperti zamrud yang berkilauan itu menatap ke arah sahabatnya yang baru ke luar dari mobil.

"Vin, cepat!" Joana melambai ke arah Vinka yang tampak ragu-ragu menerobos hujan.

"Kamu tinggal di situ. Aku masuk duluan!" kali ini Joana berseru lantang. Sengaja mengeluarkan nada ancaman agar Vinka segera menyusulnya menerobos hujan.

"Shit! Kau tidak lihat pakaianku sekarang, Joa?! Tunggu aku perempuan gila!" Vinka balas berteriak sembari menunjuk gaun mini sebatas paha dengan model tali spageti yang menggantung di pundak.

"I don't care! Cepat ke mari!" segala keanggunan Joana malam itu seketika menghilang diakibatkan stress yang melanda.

Joana ingin segera masuk ke dalam dan menghabiskan beberapa botol minuman.

"Oke, tunggu di situ!" Vinka dengan sangat terpaksa menerobos hujan yang membasahi riasan wajah dan gaun cantiknya.

Begitu Vinka berdiri di hadapannya sembari mengibaskan rambut. Joana lantas menarik pergelangan tangan wanita itu untuk segera masuk bersamanya.

"Astaga, Joa! Kau tidak bisa pelan-pelan? Minuman di dalam tidak akan habis. Kau tenang saja." Vinka menepis kesal tangan Joana.

Joana mengangkat kedua pundak acuh. "Siapa yang tahu kalau ada banyak pengunjung stress sepertiku, yang butuh minuman dalam jumlah banyak?"

Vinka hanya bisa menggelengkan kepala. Mencoba sabar dengan keadaan Joana yang saat ini memang sedang dilanda gundah-gulana.

Baru satu menit Joana dan Vinka berada dalam gedung itu. Beberapa pandangan langsung tertuju ke arah mereka.

Walaupun sejak kecil Joana kerap mendapat perhatian seperti ini. Namun, tetap saja ada rasa tidak nyaman yang mendera.

"Joa, aku ke toilet sebentar. Aku tidak nyaman pakaianku basah begini. Rambut dan riasanku juga berantakan," ujar Vinka sembari menunjukkan keadaannya yang tidak sempurna lagi.

Joana tentu tidak melarang. "Aku tunggu di sana." Telunjuk Joana mengarah ke meja bar, yang lantas diangguki oleh Vinka.

Beruntungnya, Joana tidak mengenakan riasan apapun. Wajahnya tetap terlihat mempesona meski hanya menggunakan lipstik.

Kedua kaki jenjang Joana melangkah percaya diri di tengah kerumunan para pengunjung, yang terus menari tanpa peduli dengan keadaan sekitar.

Setelah mengambil posisi duduk di salah satu kursi yang berhadapan dengan meja bar. Pandangan Joana memutar ke segala arah. Memandang orang-orang yang terlihat happy dengan apa yang mereka lakukan.

Pemandangan erotis. Bau alkohol yang berpadu dengan asap rokok. Musik EDM yang mengentak keras. Menyadarkan Joana di mana tempatnya berada sekarang.

Sejenak Joana mendesah berat. Jika saja tadi pagi dia tidak berdebat dengan Levin--kekasihnya. Joana tidak akan berakhir di sini. Jujur saja, selimut tebal yang lembut di kamarnya jauh lebih menggoda daripada membuang waktu di tempat ini.

Namun, berdiam diri di kamar dalam keadaan pikiran berkecamuk. Hanya akan membuat pikirannya semakin kacau. Dengan kebisingan yang memenuhi ruangan ini. Joana berharap agar keresahan yang terus membelenggu sejak pagi tadi bisa menghilang, atau setidaknya mereda.

Joana mengalihkan atensi dari pemandangan liar di hadapannya. Seorang bartender tampan dengan model rambut gimbal yang terikat satu di belakang, menyambutnya dengan senyum mempesona.

"Wiski, tolong shake pesananku sekarang."

"Wait a minute!" ujar sang bartender tampan itu.

Selang beberapa saat kemudian, sang bartender menyerahkan gelas, balok es dan tentunya sebotol wiski pesanan Joana.

Joana menikmati minumannya dalam diam. Tanpa menunggu kedatangan Vinka yang sangat lama berada di toilet.

Dentum musik EDM yang semakin mengentak keras itu nyatanya tak mampu menenangkan hati Joana. Tentu saja, cara tercepat agar hatinya kembali membaik adalah mendapat telepon dari kekasihnya. Meminta maaf padanya dan mengakui kesalahan.

Namun, pada akhirnya apa? Bahkan sampai larut malam seperti ini. Pria itu sama sekali tidak memberi kabar. Walau hanya pesan singkat pun tidak ada. Joana paling malas jika harus memulai duluan. Apalagi dirinya dalam posisi yang benar.

Semua orang akan setuju jika dialah yang benar. Joana tidak pernah meminta uang atau barang-barang branded pada sang kekasih. Hanya sebuah permintaan kecil yang sederhana, yakni bertemu dengan keluarga kekasihnya.

Apa yang salah dari permintaannya itu? Joana hanya ingin mengenal Levin lebih dekat lagi. Mereka sudah menghabiskan hampir dua tahun lamanya menjadi sepasang kekasih. Namun, Levin belum juga mengenalkannya pada keluarga pria itu.

Jangankan pada keluarga, bahkan pada teman-teman dekat Levin pun. Pria itu enggan mengenalkan padanya.

Terkadang Joana berpikir, apakah Levin benar-benar menganggap serius hubungan mereka atau justru hanya menganggapnya sebagai permainan semata yang tidak penting?

Joana terus menyesap minumannya hingga tanpa sadar ia telah menghabiskannya setengah botol. Pandanganya pun mulai berbayang sejak tadi. Kehilangan fokus tanpa seseorang yang dikenalnya di tempat itu. Sedikit membuatnya khawatir. Terlebih Vinka belum datang. Entah ke mana perginya gadis liar itu.

"Jaga minumanku. Aku ke toilet sebentar," ujar Joana pada sang pria bartender.

"Pergilah, Nona. Tempatmu aman di sini," kata pria itu serius.

Joana kemudian bangkit. Berniat menyusul Vinka yang belum datang juga. Bahkan botol minumannya sudah menyusut banyak. Namun, batang hidung gadis itu belum muncul juga.

Siulan dan berbagai macam godaan yang diterimanya, membuat Joana memutar bola mata malas. Dia sangat tidak tertarik mencari pria di tempat kotor seperti ini. Sebab, tempat ini dikunjungi sembilan puluh persen oleh pria-pria bejat.

Joana yang berjalan sedikit sempoyongan. Tidak sengaja menyambar bahu seorang wanita muda, yang sedang memegang gelas minuman.

"What the hell?! Bitch, matamu sudah buta, hah!" maki wanita muda itu dengan tatapan melotot. Sebab, bir merah itu jatuh membasahi gaunnya.

"Oh, Tuhan! Maafkan aku. Aku tidak sengaja. Tunggu sebentar!" Joana hendak menunduk meraih tissue. Namun, tiba-tiba saja punggungnya terasa dingin setelah diguyur minuman oleh wanita tadi.

Joana seketika bangkit dengan tatapan nyalang. "Apa yang kau lakukan, Bitch?!" jangan pikir wanita itu saja yang bisa memanggil Joana dengan panggilan hina. Joana pun bisa melakukannya.

"Itu balasan atas kesalahanmu!" ucap wanita itu sebelum akhirnya berbalik pergi dengan langkah lebar. Joana belum sempat membalas. Namun, wanita itu sudah menghilang di antara kerumunan pengunjung.

Desahan keras ke luar dari bibir ranum Joana. Mencoba bersabar dengan segala kejadian yang menimpanya.

Tissue yang baru saja Joana tarik ternyata tinggal selembar. Manik hijau zamrud itu memutar ke segala arah untuk mencari tissue lainnya.

Deg!

Deg!

Bukanya mendapatkan benda yang dicarinya. Joana justru mendapati hal lain yang sukses membuat jantungnya seolah berhenti berdetak.

"Levin?!" Joana menutup mulutnya yang terbuka. Pemandangan erotis di hadapannya itu seketika membuat hatinya terluka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Affair With My Ex
9.1
Tepat sebelum janji suci terucap, Bella Nayaka hancur saat Alura Gayatri muncul mengklaim mengandung anak Ellard William. Alih-alih membela Bella, Ellard justru memilih menikahi selingkuhannya itu. Meski dikhianati setelah dua tahun bersama, Bella yang masih mencintai Ellard nekat hadir di hari pernikahan mantan kekasihnya tersebut. Apakah pengorbanan Bella akan berujung sia-sia, ataukah ada rencana tersembunyi saat ia kembali menghadapi Ellard?
Sampul Novel Baby Daddy
8.2
Bastian Cokro, CEO F&B berusia 30 tahun, diterpa isu miring mengenai kemandulan yang membuatnya tetap melajang. Sementara itu, Eva Sania adalah penyiar berita sukses yang menikmati hidup bebas bersama pasangan FWB-nya. Namun, dunianya jungkir balik saat sang ibu memberikan perintah tak terduga. Alih-alih mendesak Eva untuk menikah, ibunya justru meminta Eva segera memiliki anak tanpa perlu mencari suami. Kini, pencarian pria sehat untuk membuahinya pun dimulai.
Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
8.2
Berusaha menyelamatkan saudaranya dari jebakan satu malam, seorang gadis justru terjaring rencana gelap pria asing hingga menjalani prosedur inseminasi paksa. Meski hamil tanpa pernah bersentuhan, ia terpaksa menikahi tunangan saudaranya sebelum akhirnya bercerai dan kabur demi menutupi kebohongan. Namun, impian hidup mandiri hancur saat ia menyadari bahwa ayah biologis dari bayinya merupakan pemimpin mafia kejam yang kini mulai memburunya kembali.
Sampul Novel Godaan Mantan Istri
8.2
Anne terikat kontrak untuk menikahi Kevin dan memberikan ahli waris dalam setahun demi melindungi miliknya. Namun, penghinaan Kevin membuatnya lelah bertahan. Saat kecelakaan tragis menimpa Kevin, Anne berkorban demi menyelamatkannya lalu menghilang dari dunia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat anak mereka telah tumbuh besar. Kini Anne kembali bukan untuk mengejar cinta Kevin lagi, melainkan demi memperjuangkan hak dan masa depan putra tercintanya.
Sampul Novel Ketagihan Mama Temanku
8.8
Pras adalah remaja delapan belas tahun yang terpikat oleh pesona wanita matang. Baginya, kedewasaan dan ketenangan mereka jauh lebih menarik dibandingkan drama teman sebaya. Namun, obsesi ini perlahan berubah menjadi candu yang rumit. Di balik gairah yang membara, Pras mulai mempertanyakan apakah pencariannya ini adalah bentuk pelarian dari kekosongan di rumahnya sendiri. Ini adalah kisah tentang nafsu dan pendewasaan seorang pemuda yang tumbuh terlalu cepat.
Sampul Novel Ku hancurkan rumah tanggaku
8.6
Selama ini aku selalu berusaha berlapang dada memaklumi segala kesalahan suamiku demi menjaga pernikahan hasil perjodohan kami. Namun, pengkhianatan berupa perselingkuhan adalah batas akhir yang tidak mungkin kumaafkan. Kesetiaanku kini berubah menjadi tekad bulat untuk menuntut balas. Aku akan memastikan dia merasakan penyesalan terdalam karena telah menghancurkan kepercayaan ini dan mengkhianati komitmen suci yang telah kami bangun bersama.