APKDock Logo
Sampul Novel Nenek Mertua Yang Culas

Nenek Mertua Yang Culas

9.7 / 10.0
Ambarningsih bukannya sadar di usia senja, ia justru kian licik dalam menghancurkan kebahagiaan keluarganya. Setelah berhasil memisahkan Ravindra dan Dewi, kini ia mengincar pernikahan cucunya, Elang dan Citra, sebagai target sabotase berikutnya. Akankah rencana jahat Ambar kembali membuahkan hasil? Ataukah ketulusan Citra mampu meruntuhkan kerasnya hati sang nenek hingga ia akhirnya bertobat? Ikuti perjuangan Citra dalam menghadapi mertua yang culas ini.

Nenek Mertua Yang Culas Bab 1

Prang!!!

Gelas yang dipegang Citra jatuh kelantai dan pecah karena tangannya lemas mendapat pesan dari suaminya.

Wanita mana yang tidak lemas ketika suatu hari yang cerah tiba-tiba ponselnya berbunyi, dengan wajah ceria seperti biasanya Citra meraih ponselnya yang berbunyi menandakan notifikasi pesan masuk, dengan senyum dia membuka pesan yang tertera nama sang suami yang mengirimnya pesan.

Seketika senyumnya sirna ketika pesan yang dia baca bukan kata-kata cinta romantis yang biasa Elang kirim untuknya melainkan pesan TALAK untuk dirinya.

Iya, Elang menceraikan istrinya lewat pesan singkat.

Suamiku

[Citra, maafkan aku karena aku tidak bisa melanjutkan pernikahan kita, kamu aku TALAK, Citra Prayoga mulai saat ini kamu bukan istriku lagi. Jangan tanya alasannya apa, karena semua bukan salahmu atau salahku. Aku akan urus perceraian kita.]

Citra merasa heran dan penuh tanda tanya, kalau suaminya masih mencintainya mengapa dia menceraikan dirinya. Apa kekurangannya, kalaupun ada masalah seharusnya dapat mereka bicarakan baik-baik karena selama setengah tahun ini mereka menikah selalu terbuka, masalah apapun mereka diskusikan sampai ada jalan keluarnya.

Bahkan semalam mereka baru saja melakukan hubungan badan berkali-kali, tidak ada gelagat aneh dari Elang yang Citra ingat. Semalam keduanya penuh kehangatan cinta sampai melakukan permainan panas berulang kali. Dan mengucapkan kalimat cinta. Tapi kenapa tiba-tiba pagi ini Elang mengirim pesan seperti itu?

Ada apa dengan suaminya, itu yang terus berputar di otaknya.

Sepintas Citra berfikir kalau Elang mempermainkan pernikahan mereka, bukan cerita lama kalau pria yang kaya raya sukses mapan dan tampan mempermainkan wanita, mereka akan mengejar satu wanita dan setelah mendapatkan wanita itu dengan seenaknya mereka campakkan begitu saja. Tetapi wanita itu berusaha masih berfikiran positif pada suaminya.

Air matanya terus mengalir tanpa dapat dia hentikan, sedih bingung campur aduk. Karena dia dan Elang menikah diam-diam tanpa orangtuanya ketahui.

Dia seorang diri sekarang, orang tuanya jauh di kampung halaman, tidak punya saudara ataupun teman karena Citra dan Elang kawin lari, tidak memberi kabar siapapun di mana dia dan Elang tinggal sekarang. Harus mengadu kemana?

[Nomer yang Anda hubungi sedang tidak aktif, cobalah beberapa saat lagi.]

Citra mencoba menghubungi ponsel Elang. Namun, lagi-lagi hanya operator provider nomer itu yang menjawab.

"MAS ELANG ...," teriak Citra dalam isak tangisnya.

***

Setelah mendapat kabar talak dari pesan yang di kirim olah Elang, Citra jatuh sakit. Tubuhnya panas tinggi, beruntung ada tetangga dekatnya yang merawat wanita itu.

"Kita kerumah sakit ya, Teh," bujuk Lilis, tetangga dekat Citra yang saat ini sedang khawatir dengan kondisi Citra yang dia kenal sebatang kara.

Kepala Citra menggeleng lemah.

Bersama ibu RT setempat kedua orang itu merawat Citra bergantian, bahkan Lilis sampai menginap menemani Citra karena takut terjadi hal buruk pada wanita yang baru saja di talak suaminya itu.

"Kenapa ya, si Aa Elang itu kok tega menalak kamu lewat pesan singkat kek gitu?" tanya Lilis setelah kondisi Citra membaik.

Citra tersenyum getir dan menggeleng lemah.

"Saya juga gak tau, Teh," jawab Citra Lirih.

"Mas Elang tidak mungkin melakukan hal seperti ini tanpa ada sebab yang jelas," lanjut Citra menjelaskan.

***

Esoknya Citra mendapat surat dari pengadilan agama, surat yang isinya gugatan cerai dari Elang.

Hatinya hancur sehancur-hancurnya, sudah berkali-kali Citra menghubungi ponsel pria yang akan menjadi mantan suaminya itu tapi tidak aktif, kantor kecilnya tutup dan tidak ada seorang pun di sana, dia coba telpon kekantor lamanya di mana dulu dirinya bekerja dan Elang sebagai pemilik perusahaan tapi hasilnya nihil, mereka tidak ada yang tahu di mana Elang atau mereka merahasiakan di mana suaminya kini berada.

Citra juga memberanikan diri pergi kerumah besar milik keluarga Narendra tetapi yang dia dapat malah perlakuan kasar dari security rumah itu.

Segala cara sudah Citra lakukan hanya untuk sekedar bertemu Elang dan menanyakan perihal perceraian. Tapi pria itu seakan menghilang bak di telan bumi.

Langkah kakinya sudah sangat lelah kesana kemari. Sekeras apapun dia tidak menemukan suaminya.

"Maaf, Mbak. Pak Elang tidak ada di kantor ini," ucap Receptionis perusahaan keluar besar Narendra.

"Maaf, Mbak Citra. Sudah hampir setengah tahun ini aku tidak lihat Pak Elang."

"Maaf, Mbak. Kami gak tau Pak Elang di mana, emangnya ada apa? Kenapa Mbak Citra mencari beliau?"

"Sebaiknya Anda pergi dari sini karena Pak Elang tidak ada di sini!'

"Pergi dari sini!'

Penolakan demi penolakan Citra terima dari halus sampai kasar.

***

Pada akhirnya Citra pasrah dan mengikuti permainan takdir, dia datang ke Pengadilan Agama sesuai dengan tanggal yang sudah ditetapkan. Disana dia bertemu Elang yang datang bersama Ambar-neneknya. Sekarang Citra tahu di mana selama ini Elang bersembunyi darinya, di rumah besar itu rumah yang Citra datangi tapi dia di usir dari sana oleh pihak keamanan yang menjaga rumah besar itu.

Ketika mereka bertemu Elang seakan menjadi pria dingin yang tidak mau menatap Citra sedikitpun.

Di ruang mediasi ada dua orang pengacara, di sana mereka saling bicara dan bernegosiasi, sebagai seorang pengacara yang membela hak asasi wanita Deena-pengacara dari Citra meminta hak yang harus kliennya terima, tetapi wanita itu tidak minta apapun, padahal dia berhak menerima biaya hidup setiap bulannya sebagai janda dari Elang.

"Saya tidak minta apapun, yang saya mau Mas Elang mengucapkan kata TALAK itu secara langsung di depan saya bukan melalui pesan singkat di ponsel," pinta Citra ditengah-tengah ketegangan kedua belah pihak. Ucapannya sontak membuat rahang Elang mengeras dan tangannya mengepal di dalam saku celananya.

Dari awal datang tidak satu kata pun yang keluar dari mulutnya, hanya pengacaranya yang terus berbicara. Elang langsung keluar ketika mendengar permintaan Citra.

Citra mengejar Elang sampai di luar ruangan, di sana ada Ambar sang nenek yang sedang duduk manis menunggu urusan cucunya selesai.

"Seperti ini kah aslinya suami yang aku cintai? Seperti ini kah pria yang dulu berjanji akan mencintaiku dan bersama denganku sampai maut memisahkan?" ucap Citra dengan suara tertahan, tenggorokannya serasa ada yang mengganjal dan mencekiknya, tapi dia sekuat tenaga agar dapat berucap jelas ditelinga Elang.

Langkah Elang terhenti ketika dia mendengar ucapan wanita yang sebentar lagi akan menjadi mantan istrinya.

"Kalian tidak boleh mempertahankan pernikahan ini karena kalian berdua sedarah! Satu Ibu!" gertak Ambar dengan lantang hingga menggema.

Ucapan Ambar sontak membuat kaki Citra lemas seketika, dia berusaha mencari pegangan namun tidak dapat dia raih apapun sampai dia jatuh dan pingsan.

Elang ingin menolongnya tapi Ambar menahannya dan membawanya pergi bersamanya. Meninggalkan Citra tergeletak dilantai seorang diri.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Nenek Mertua Yang Culas

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan