APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang

Nikah Siri : Cinta Dibalik Bayang-Bayang

Dunia seakan hancur saat pengkhianatan Dimas terungkap. Sang suami ternyata telah melangsungkan nikah siri dengan Nadia, sahabat dekatku sendiri. Janji suci yang pernah terucap kini sirna, meninggalkanku dalam dilema antara bertahan demi pernikahan atau pergi demi harga diri. Semakin dalam aku menyelidik, semakin banyak rahasia kelam yang menyayat hati. Kini, aku harus memilih: terus memperjuangkan cinta yang telah ternoda atau melangkah pergi mencari kesembuhan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pagi itu terasa hampa. Matahari yang bersinar terang seakan tak mampu mengusir awan kelabu yang melingkupi pikiranku. Aku duduk di meja makan, menatap kosong secangkir kopi yang belum tersentuh. Dulu, aku suka menikmati pagi-pagi seperti ini bersama Dimas. Kami akan berbicara tentang apa yang terjadi semalam, merencanakan hari ini, saling tersenyum dan berbagi tawa. Namun sekarang, semua itu terasa begitu jauh, seolah kenangan itu hanya milik orang lain.

Setiap kali aku mencoba untuk berpikir jernih, bayangan Dimas dan Nadia selalu muncul. Mereka berdua, bersama-sama, dalam rahasia yang mereka simpan dari aku selama ini. Aku merasa dikhianati, bukan hanya oleh suamiku, tetapi juga oleh sahabat yang telah aku percayai lebih dari apapun. Apakah cinta mereka lebih besar dari persahabatan kita? Apakah aku hanya menjadi figur yang terlupakan dalam permainan mereka?

Aku menarik napas dalam-dalam dan menatap jam dinding. Waktu terus berjalan, dan aku tidak bisa terus terjebak dalam keraguan dan kesedihan ini. Aku harus membuat keputusan. Aku harus memutuskan apakah aku akan terus bertahan dalam pernikahan yang penuh kebohongan ini, ataukah aku akan berani melepaskan diri dan mencari kebahagiaan sendiri.

Pikiranku terus melayang, berusaha menemukan jawaban, namun tiba-tiba teleponku berbunyi. Nama Dimas muncul di layar. Hatiku berdetak lebih cepat, tetapi aku menahan diri untuk tidak segera mengangkatnya. Aku menatap telepon itu, ragu-ragu. Apa yang bisa dia katakan padaku? Apakah ada yang bisa mengubah perasaan hatiku?

Aku menekan tombol untuk menolak panggilan tersebut dan melemparkan ponsel ke atas meja. Hatiku terasa penuh amarah, tapi juga ada secercah perasaan bingung yang terus mengganggu pikiranku. Aku ingin mendengarkan apa yang ingin Dimas katakan, tapi di saat yang sama, aku juga takut akan lebih terluka jika mendengarnya.

Tak lama setelah itu, pintu depan terdengar diketuk pelan. Aku tahu itu pasti Dimas. Hanya dia yang datang begitu pagi tanpa memberi tahu terlebih dahulu. Aku merasa dadaku sesak, tak tahu harus bagaimana. Apakah aku harus membuka pintu dan menghadapi kenyataan? Atau aku bisa memilih untuk mengabaikannya dan terus melanjutkan hidupku tanpa dia?

Dengan perasaan cemas, aku akhirnya berjalan menuju pintu dan membukanya. Dimas berdiri di sana, wajahnya tampak kelelahan, dengan mata yang dipenuhi penyesalan. Ia memakai pakaian yang sama seperti semalam, seolah tidak tidur semalam karena berpikir tentang semuanya. Aku bisa melihat dari ekspresinya bahwa dia tidak tahu harus mulai dari mana.

"Aku tahu kamu pasti marah, Rina," kata Dimas pelan, suaranya serak. "Tapi, tolong beri aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya."

Aku menatapnya dengan tatapan yang tajam, berusaha menahan semua perasaan yang ingin meledak. "Menjelaskan? Apa yang bisa kamu jelaskan, Dimas? Semua sudah jelas. Aku sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri. Kamu menikahi Nadia secara diam-diam, dan selama ini kamu menyembunyikan semuanya dariku. Apa lagi yang perlu dijelaskan?" aku berkata, suaraku naik tak terkendali, penuh amarah.

Dimas terdiam, tidak berani membalas kata-kataku. Aku tahu dia merasa bersalah, tapi itu tidak mengurangi rasa sakit yang terus merobek hatiku. Aku merasa seperti tubuhku tertarik ke dalam sebuah pusaran emosi yang tidak bisa kuendalikan. Di satu sisi, aku ingin mendengarkan penjelasannya, tetapi di sisi lain, aku tahu bahwa apapun yang dia katakan tidak akan bisa memperbaiki apa yang telah dia hancurkan.

"Aku tahu, aku salah, Rina. Aku tidak pernah bermaksud menyakitimu. Aku... aku merasa terjebak. Nadia... dia mengandung anakku, dan aku merasa harus melakukan sesuatu untuk tanggung jawab itu. Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya, tapi aku ingin kamu tahu bahwa aku masih mencintaimu. Aku hanya tidak tahu bagaimana keluar dari situasi ini," ujar Dimas dengan suara yang penuh keputusasaan.

Aku menggelengkan kepala, merasa seolah semua kata-kata itu hanyalah sebuah alasan. "Kamu bisa memilih jalan yang lebih baik, Dimas. Kamu bisa memilih untuk jujur, untuk berterus terang sejak awal. Tapi kamu malah memilih untuk membohongi aku. Apakah itu cara kamu mencintaiku?"

Dimas melangkah maju, mendekatiku, namun aku mundur sedikit, menjaga jarak di antara kami. "Rina, tolong dengarkan aku. Aku tahu aku tidak bisa menghapus semua kesalahan yang telah kulakukan. Tapi aku minta kesempatan untuk memperbaikinya. Aku ingin kita mulai lagi, aku ingin kita bisa bersama, seperti dulu."

Suara Dimas terdengar penuh harapan, tetapi itu hanya membuatku semakin terluka. Aku menatapnya, mencari jawaban, tetapi semakin aku memikirkannya, semakin aku merasa kosong. Apa yang bisa memperbaiki semuanya? Apa yang bisa mengembalikan kepercayaan yang telah hancur begitu saja?

"Aku tidak tahu, Dimas," aku berkata pelan, suaraku hampir tak terdengar. "Aku tidak tahu apakah kita masih bisa kembali seperti dulu. Aku merasa sangat dikhianati. Aku merasa seperti aku tidak mengenalmu lagi. Semua yang kita bangun bersama, semua kenangan itu, kini terasa seperti kebohongan."

Dimas terdiam, dan aku bisa melihat ada air mata yang mulai muncul di pelupuk matanya. Dia tampak sangat menyesal, tetapi itu tidak cukup untuk membuatku mengubah keputusan. Aku merasa seperti aku sedang berdiri di tepi jurang, harus memilih untuk melompat atau mundur.

Aku menarik napas dalam-dalam dan mengangkat kepala, mencoba menenangkan diri. "Aku butuh waktu, Dimas. Aku butuh waktu untuk berpikir. Aku tidak tahu apa yang akan aku putuskan. Tapi yang pasti, aku tidak bisa terus hidup dalam kebohongan ini."

Dengan langkah yang lambat, aku menutup pintu dan kembali masuk ke dalam rumah. Aku merasa tubuhku begitu lelah, dan hatiku terasa sangat berat. Sementara itu, Dimas tetap berdiri di luar, tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Aku merosot ke sofa, menatap langit-langit, berusaha mengusir semua pikiran yang berlarian di kepalaku. Satu-satunya hal yang aku tahu adalah bahwa hidupku telah berubah, dan aku harus memutuskan ke mana aku akan melangkah selanjutnya. Apakah aku akan tetap bersama Dimas, berusaha memperbaiki semuanya, ataukah aku akan melepaskan diri dari semua kebohongan ini dan mencari jalan kebahagiaanku sendiri?

Semuanya terasa begitu gelap, dan aku tidak tahu apakah aku cukup kuat untuk menghadapi semuanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Terlarang & Rahasia
9.4
Karina, gadis dari keluarga retak, terjebak asmara terlarang dengan Evan, kakak sahabatnya yang sudah beristri. Saat hubungan rahasia ini terungkap, ia pun dihujat dan dimusuhi Siska. Karina memilih pergi sambil mengandung buah hati mereka tanpa sepengetahuan siapa pun. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali ke Jakarta membawa seorang putra. Kini, rahasia besar mengenai ayah biologis sang anak terancam terbongkar. Sanggupkah ia terus menutupi fakta dari masa lalunya?
Sampul Novel Dari Kekasih Bayangan Menuju Dirinya Sendiri
9.6
Lima tahun lamanya aku terjebak sebagai kekasih rahasia yang hidup di balik bayang-bayang. Hubungan ini terpaksa kujalani demi menepati janji terakhir kepada mendiang kakaknya, pria yang semula ditakdirkan menjadi suamiku. Namun, tepat saat masa perjanjian itu berakhir, dia justru memberikan tugas yang menghancurkan hati. Aku diminta untuk menyusun seluruh rencana pesta pertunangannya dengan wanita lain yang telah dia pilih sendiri.
Sampul Novel Kanjeng Ratu Minta Mantu
9.5
Menjadi sekuel dari Tante, Mau kan jadi Mamaku?, kisah ini mengeksplorasi dilema horor yang tak biasa. Mana yang lebih menakutkan: teror makhluk halus atau desakan menikah setiap hari? Bagi sang protagonis yang baru saja menyandang status sarjana, tekanan sang ibu yang sangat ambisius mencari menantu jauh lebih mencekam daripada gangguan gaib. Ikuti perjuangannya menghadapi tuntutan keluarga di tengah situasi yang penuh komedi dan nuansa misteri.
Sampul Novel Kau Milikku
9.4
Hanna sangat membenci Will Greyson, pria angkuh yang langsung meminta kontak fisik saat pertama kali mereka bertemu. Kegilaan Will berlanjut ketika ia tiba-tiba melamar Hanna demi menjadikannya sarana terapi pribadi. Meski ditolak mentah-mentah, miliarder sombong ini tak mau menyerah begitu saja. Hanna yang geram berniat memberi pelajaran keras pada pria asing itu, sementara Will bertekad menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya tersebut.
Sampul Novel Kumpulan Cerita Dewasa Untuk 21+++
9.3
Antologi ini menyajikan deretan kisah romansa modern yang dikhususkan bagi pembaca dewasa. Setiap cerita di dalamnya dirancang dengan narasi yang berani dan eksplisit, sehingga sangat tidak disarankan bagi pembaca di bawah umur. Fokus utama karya ini adalah mengeksplorasi hubungan intim serta momen-momen penuh gairah yang intens. Pastikan Anda telah cukup umur sebelum menyelami kumpulan narasi sensual yang ditujukan khusus untuk audiens berusia 21 tahun ke atas ini.
Sampul Novel Menikah dengan CEO Dingin
9.7
Jasmine Mariana harus menghadapi tantangan besar saat menikahi Kevin Prakarsa, CEO dingin yang tampak tidak bergairah. Pernikahan ini terpaksa ia jalani demi melunasi utang ayahnya. Namun, status sebagai istri Kevin justru membawanya ke dalam pusaran masalah baru, mulai dari gangguan mantan istri hingga berbagai peristiwa tak terduga lainnya. Bagi Jasmine, pernikahan ini barulah awal dari perjuangan berat. Mampukah ia bertahan dalam ikatan tanpa kehangatan tersebut?