APKDock Logo
Sampul Novel Not Friend's With Benefit

Not Friend's With Benefit

8.3 / 10.0
Fernanda terjebak dalam hubungan fisik tanpa cinta bersama Daniel selama dua tahun. Meski Daniel tulus mencintainya, Fernanda justru menutup hati akibat trauma kegagalan pertunangan di masa lalu. Di tengah tekanan sosial dan ambisinya membahagiakan orang tua, ia mengabaikan kasih sayang Daniel. Namun, sebuah situasi pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti kehadiran Daniel. Ini adalah kisah perjuangan wanita tangguh menyembuhkan luka jiwa dan menemukan cinta sejati.

Not Friend's With Benefit Bab 1

Desah napas, erang kenikmatan, dan panas tubuh, melebur dalam satu irama. Tubuh perempuan di atas Desah napas, erang kenikmatan, dan panas tubuh, melebur dalam satu irama. Tubuh perempuan di atas meja itu melengkung ke belakang, sementara laki-laki yang terapit di kedua kakinya bergerak cepat. Derit meja kayu bergerak beriringan dengan suara rintihan keduanya. Dalam satu hujaman yang dalam, tubuh keduanya terkulai. Tangan laki-Iaki itu merengkuh sang perempuan yang memejam dan meletakkan kepala perempuan itu di bahunya.

“Apa kamu puas?” bisik laki-laki itu lembut. Tangannya mengelus lembut punggung halus dalam dekapannya. ”Mau aku gendong ke ranjang?”

Sang perempuan menggeleng. “Nggak, aku bisa jalan sendiri.” Dengan sedikit tekanan, ia mendorong pelan tubuh laki-Iaki yang mendekapnya. Memandang sekilas pada wajah tampan dengan alis tebal dan iris kecoklatan yang dibingkai rambut pendek hitam, lalu turun dari atas meja. Tangannya menyambar jubah sembarangan yang tergeletak di atas ranjang dan melangkah menuju kamar mandi.

“Fernanda..."

Perempuan itu menghentikan langkahnya di depan pintu, menoleh dan tersenyum kecil. “Aku ingin mandi sendiri.”

Tidak mengindahkan panggilan dari laki-laki telanjang yang terpana di dekat meja, Fernanda masuk ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam. la menyalakan air hangat dari shower, melepas jubah dan menggantungnya di pintu, lalu berdiri di bawah pancuran itu. la membiarkan tubuhnya diguyur air hangat yang mengucur deras dari atas kepalanya.

Selalu seperti ini, setiap kali ia selesai bercinta dengan Daniel, ia merasa kotor dan perlu membasuh tubuh sebersih mungkin. Seolah baru selesai bermain dari kubangan lumpur, tidak ia biarkan seinchi pun bagian tubuhnya tidak terbasuh oleh air hangat itu.

Tak puas hanya dengan air yang hangat suam-suam kuku, ia Kembali memutar knop air lebih ke kiri, menyalakan air dengan suhu yang lebih panas. Meraih sabun cair dan menaruhnya di atas spon mandi lalu mulai menggosok. Ia menggosok tubuh dengan sekuat tenaga, hingga nyaris terasa sakit. Saat kukunya tanpa sengaja melukai perut, Fernanda tergugu. Di bawah pancuran air panas, ia menangis.

la tersedu, teringat akan percintaan-percintaan panas yang telah ia iakukan dengan Daniel tanpa cinta. Membuatnya merasa seperti wanita murahan, dipakai tanpa perlu dicintai. la pun teringat akan hidupnya yang kacau balau setelah pertunangannya dengan Evan berakhir. Pria yang ia bayangkan akan menjadi pendampingnya hingga usia senja nanti, namun hubungan mereka harus kandas,

Sang Papa yang kini lebih banyak menghabiskan hari-harinya di atas kursi roda karena Kesehatan yang menurun, dan ia sendirian memimpin perusahaan. Di bawah tekanan para pemegang saham, karyawan yang tak percaya padanya, dan juga lingkungan sosial. Semua masalah seperti mengurungnya dalam penjara batin.

Tak berdaya pada perasaan sedih yang mencengkeram hati, ia terduduk di atas Iantai basah dan membiarkan air matanya bercampur dengan air yang membasahi tubuh. Sementara itu, Daniel yang telah memakai kemeja dan celana dalam, menghisap rokok di samping jendela terbuka yang menghadap ke arah balkon.

la memang tak melihat apa yang sedang terjadi di dalam kamar mandi, namun ia tahu kalau perempuan yang baru saja bercumbu dan berbagi peluh dengannya pasti sedang menangis. la nyaris hapal dengan tindakan Fernanda setiap kali datang ke rumahnya. Perempuan itu akan dengan sengaja menggodanya, mengajaknya bercinta, lalu kemudian menghabiskan waktunya menangis di kamar mandi. Seolah-olah apa yang dilakukan mereka adalah dosa besar.

"Shit!" Daniel mengumpat. Saat abu rokoknya tanpa sengaja mengenai kemejanya. la mengibaskan dengan keras dan menoleh saat pintu kamar mandi terbuka.

“Kamu baik-baik saja?” la bertanya lembut, memandang iba pada perempuan dengan rambut basah yang sekarang tengah berdiri di depan cermin besar di samping ranjang.

Fernanda mengangguk. "Ya, aku harus pulang. Papa pasti mencariku." Jawaban singkat yang sama selalu ia berikan.

Daniel mendekat, berdiri tiga jengkal dari Fernanda yang kini sibuk mengeringkan rambut. la memandang wajah cantik tak tercela, dengan tubuh seksi yang memesona. Ia selalu memuja perempuan ini, dari dulu hingga detik ini. Dan, perasaannya tak pernah memudar sedikit pun.

“Aku akan mandi sebentar, nanti kuantar.”

“Nggak usah, aku pulang sendiri.”

“Tapi ini sudah malam.”

Fernanda mengernyit, menatap lekat wajah Daniel dari pantulan kaca. “Daniel, aku bukan ABG dan ini Jakarta yang hidup 24 jam. Takut apa aku?”

Daniel menarik napas panjang, bahunya melunglai. “Aku berpikir untuk mengajakmu mencari makan atau cemilan.”

"Maaf, aku harus cepat pulang."

Daniel terduduk di atas ranjang, mengamati dalam diam saat Fernanda terburu-buru mengeringkan rambut, memoles krim di wajah dan berganti baju. Tanpa kecupan atau pelukan hangat, perempuan itu berpamitan singkat sebelum menghilang di balik pintu.

Sepeninggal Fernanda, ia terbaring di atas ranjang. Menatap nanar pada langit-langit kamarnya dan merasa bodoh karena terperangkap pada cinta bertepuk sebelah tangan. Sungguh Daniel ingin membersamai Fernanda saat ini, namun seolah perempuan itu menjaga jarak darinya. Cukup saat bercumbu saja mereka begitu dekat, selebihnya tidak.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Not Friend's With Benefit

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan