APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Panen Buah Cinta

Panen Buah Cinta

Ken hanyalah pria biasa yang tidak pernah membayangkan bisa masuk ke dalam lingkaran kehidupan wanita-wanita luar biasa. Namun, keberuntungan besar justru memihaknya saat ia tanpa sadar memikat hati dua perempuan cantik sekaligus populer. Meski sebelumnya mereka terasa sangat mustahil untuk digapai, kini Ken terlibat dalam dinamika asmara yang tak terduga. Ikuti perjalanan Ken saat ia menghadapi pilihan sulit di antara dua sosok yang memuja dirinya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

@Rinrin

[Semoga, kita bisa cepet bertemu ya, Ay.]

Itulah isi pesan terakhir yang Ken lewatkan. Pesan itu juga membuat Ken penasaran dengan maksud dan tujuan dari Rinrin saat mengirimkan pesan tersebut kepada Ken.

Karena selama ini Rinrin tidak pernah menyinggung tentang identitas atau pertemuan, tetapi pesan yang Rinrin kirim saat Ken akan off itu, membuat Ken makin penasaran. Saat Ken akan bertanya kepada Rinrin, ternyata akun milik Rinrin masih belum online.

Ken langsung menuliskan pesan untuk di kirim kepada Rinrin. Ken ingin bertanya pada Rinrin tentang pesan tersebut, tetapi saat akan dikirim oleh Ken, dia ingat bahwa Rinrin saat itu sedang menghadapi try out selama 1 minggu penuh. Rinrin juga sudah mengatakan pada Ken bila dia akan off selama menghadapai try out, akhirnya Ken membatalkan untuk mengirim pesan tersebut dan berniat bertanya kepada Rinrin saat dia sudah online nanti.

Ken tetap merasa penasaran dengan maksud dari pesan Rinrin tersebut. Dia kembali menuliskan sebuah pesan karena merasa bimbang. Terlintas di benak Ken, sebuah pemikiran tentang pesan tersebut yang mungkin diungkapkan karena Rinrin saat itu baru jadian dengan Ken. Status mereka sudah menjadi pacar, membuat Rinrin mengirim pesan tersebut untuk membuat Ken pensaran. Karena itu, meski banyak yang ingin Ken tanyakan kepada Rinrin, pada akhirnya Ken mengurungkan niatnya itu dan menghapus lagi pesan yang baru saja dia tulis, Ken berpikir untuk membiarkan Rinrin sendiri yang menjelaskannya.

***

Setelah Rinrin selesai dengan try out, mereka berdua kembali bertukar pesan yang makin mesra, dengan status mereka sudah menjadi pacar. Meski begitu, Rinrin tidak pernah menyinggung tentang pesan yang terakhir kali dia kirim pada Ken, sebelum Rinrin menjalani try out, Ken juga sudah lupa untuk menanyakan tentang pesan tersebut kepada Rinrin.

Hingga satu bulan berlalu setelah mereka berpacaran dan Rinrin akan menghadapi ujian nasional. Rinrin memutuskan untuk bertukar pesan dengan Ken sebelum dia off selama ujian.

@Rinrin

[Ay, besok, aku mau ujian nasional nih, kasih semangat dan motivasi dong, biar pacarnya lebih semangat buat ujian besok, agar aku tidak gugup gitu.]

Pesan yang Rinrin kirimkan, disertai dengan emotion mengharap dan peluk, lalu Ken berpikir tentang pesan motivasi yang akan dia kirimkan kepada Rinrin, agar membuatnya semangat.

@Ken

[Iya Ay, Aku akan selalu do’akan agar Ay ujiannya lancar.]

[Aku juga akan kirim cintaku, di setiap do’a yang aku baca untuk Ay, agar Ay makin semangat menghadapi ujiannya.]

[Aku juga akan menambah rasa cintaku sama Ay, kalau Ay bisa mendapat nilai yang terbaik.]

@Rinrin

[Terus, kalau aku tidak dapat nilai terbaik bagaimana Ay?]

@Ken

[Ay tenang saja, meski nilai Ay tidak sesuai dengan harapan Ay, aku akan tetap mendukung dan mencintai Ay, setulus hatiku.]

Setelah pesan tersebut Ken mengirimkan emotion love, peluk dan cium. Rinrin juga langsung membalas pesan itu dengan emotion love dan cium yang sangat banyak, hingga membuat Ken tertawa sendiri di kamarnya, karena melihat pesan yang Rinrin kirim.

@Rinrin

[Amin … makasih ya, Ay.]

[Dengan ini, akhirnya aku bisa selangkah lebih dekat dengan impianku untuk menjadi dokter.]

Rinrin menuliskan pesan yang membuat Ken terkejut, karena untuk pertama kalinya, Rinrin mengungkapkan tentang sesuatu yang behubungan dengan identitas dirinya, secara terus terang dan tidak dalam kondisi yang bercanda. Selain itu, Ken juga menjadi ingat dengan pesan Rinrin yang mengatakan ingin bertemu dengan Ken, tetapi Ken yang lebih penasaran dengan impian Rinrin yang ingin menjadi dokter. Karena pesan tersebut sedikit mengungkapkan identitas dari Rinrin, apalagi tidak semua orang bisa masuk fakultas kedokteran. Selain biaya yang terbilang sangat mahal, kecerdasan juga sangat dibutuhkan untuk menjadi dokter, apalagi bila yang dipilih itu Universitas ternama.

Alasan lain yang membuat Ken pensaran akan hal itu, karena selama ini, Rinrin belum pernah mengungkapkan impian atau apapun, tentang hal-hal yang bisa mengungkapkan identitas dirinya. Meski dia sudah sering bercerita aktivitasnya kesehariannya, tetapi pesan tersebut selalu diakhiri dengan candaan, yang membuat Ken tidak bisa menebak atau membayangkan seperti apa Rinrin sebenarnya. Karena itu, Ken menjadi sangat penasaran dengan impian Rinrin tersebut.

Karena rasa penasaran itu, membuat Ken semakin ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang pacarnya itu. Ken akhirnya memutuskan untuk bertanya tentang impian Rinrin, daripada bertanya tentang pertemuan yang Rinrin tulis pada pesannya. Ken berpikir untuk membiarkan Rinrin sendiri yang menjelaskan maksud dari pesannya, apalagi bila hubungan mereka makin serius, Ken yakin suatu saat nanti, Ken pasti akan bertemu dengan Rinrin secara langsung.

@Ken

[Jadi … impiannya Ay itu, ingin jadi Dokter, ya?]

[Ay, tidak lagi bercandakan?]

@Rinrin

[Iya Ay, aku serius ingin jadi Dokter, dan aku ingin jadi Dokter kandungan yang membantu wanita melahirkan, agar mereka bisa melahirkan dengan mudah dan lancar.]

Meski Rinrin sudah menuliskan tentang alasannya untuk memilih menjadi dokter kandungan, tetapi Ken merasa ingin menanyakan alasan Rinrin lebih jauh tentang pilihannya tersebut.

@Ken

[Kenapa jadi dokter kandungan Ay? pasti ada alasan lain, selain yang Ay beri tahu padaku.]

Ken mencoba menebak pilihan Rinrin dan menunggu pesannya dibalas, hal itu juga Abdi tanyakan, untuk mengetahui lebih banyak tentang identitas dan sosok pacarnya itu.

[Hm… kalau alasan lainnya, karena aku tahu tentang mamaku yang kesusahan saat melahirkan aku Ay, aku juga suka saat mendengar tangisan bayi yang beru saja lahir, karena itu menandakan keberhasilan Dokter dalam membantu sebuah nyawa baru hadir ke dunia ini.]

Ken mulai mengetahui tentang sikap dan sifat dari pacarnya tersebut, dan dia ingin mendukug Rinrin dalam menggapai impiannya yang mulia itu.

@Ken

[Untuk menggapai impian itu, Ay harus menyipakan semuanya dari sekarang, dari mulai diri Ay sendiri, nilai sekolah, hingga semua yang Ay butuhkan untuk menggapainya. Besok adalah awal dari persiapan Ay, jadi Ay harus siapinn, semua yang dibutuhkan buat besok.]

Ken memberi sedikit motivasi pada Rinrin. Ken juga mengingatkan kepada pacarnya tentang kesiapannya untuk ujian besok, yang mana akan menjadi awal dari jalan menuju impiannya.

@Rinrin

[Pastinya, sudah dong Ay, dari alat tulis, pakaian, mental hingga pikiran sudah siap semuanya, apalagi udah dikasih motivasi sama Ay, tetapi masih ada hal yang belum aku siapkan Ay.]

@Ken

[Loh, kok bisa sih, ada yang kelupaan Ay, terus apa yang belum Ay siapkan itu?”]

@Rinrin

[Em ….]

Hanya satu kata itu saja, yang Rinrin tulis untuk membalas pesan Ken dan dia tidak mengirimkan pesan lagi hingga beberapa menit. Hal itu membuat Ken bingung dan akhirnya bertanya kembali kepada Rinrin, karena dia bingung dengan pesan Rinrin yang hanya membalas satu kata saja.

@Ken

[Kok, cuman jawab em … aja, Ay?]

@Rinrin

[Em … gimana ya, jelasinnya sama Ay, aku bingung mau bilangnya.]

@Ken

[Pasti Ay, sedang bercanda nih.]

@Rinrin

[Aku tidak bercanda Ay, aku serius, cuman bingung aja yang mau jelasin sama Ay.]

Pesan yang Rinrin kirim itu, semakin membuat Ken bingung, tentang benada apa yang sebenarnya belum Rinrin siapkan, selain itu Rinrin juga semakin lama untuk membalas pesan dari Ken. Ken sudah pensaran, mencoba untuk membujuk Rinrin.

@Ken

[Kalau memang Ay serius, langsung bilang aja Ay, siapa tahu aku bisa bantu.]

Meski sebenarnya, Ken juga tidak bisa membantu untuk memenuhinya, tapi Ken mengirimkan pesan itu untuk meyakinkan Rinrin, agar Rinrin mengatakan kepada Ken tentang hal tersebut. Ken sangat penasaran akan hal itu, karena Ken berpikir, mungkin dia bisa mengetahui tempat Rinrin bersekolah dari hal yang telah Rinrin lewatkan itu. Sudah lebih dari lima menit, tetapi Rinrin tidak kunjung membalas pesan dari Ken dan semakin membuat Ken pensaran.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dunia Rinduku Adalah Dirimu
8.5
Dalam suasana mencekam, Ammad tiba-tiba memeluk tubuhku dari belakang dan membungkam mulutku dengan telapak tangannya. Aroma cendana yang khas dari bajunya tercium sangat kuat saat dia melarangku bersuara. Meski aku berusaha memanggilnya, Ammad justru semakin merapatkan dekapannya hingga tubuh kami bersentuhan tanpa jarak. Aku pun bertanya-tanya dalam hati, apakah tindakan mendadak ini dilakukan dengan sengaja atau murni karena situasi yang panik.
Sampul Novel Istri Kelima Sang Presdir
8.3
Menjadi istri Presdir kaya mungkin impian banyak orang, namun bagi Cassandra, hal itu adalah jebakan maut. Lewat siasat licik Bardolf Konstantino, ia terikat kontrak sebagai istri kelima. Hidupnya penuh penghinaan dan ia dipaksa melahirkan anak demi bertahan hidup. Demi melindungi masa depan sang adik dari ancaman keluarga Konstantino, Cassandra harus bertahan. Kini ia bertekad memenangkan hati suaminya yang dingin, meski pria itu tampak tak punya perasaan.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel KUBALAS SAKIT HATIKU
8.4
Lima tahun membina rumah tangga tanpa anak, Kienan akhirnya mengandung. Namun, sukacita itu hancur saat ia memergoki perselingkuhan Akbar. Suaminya tersebut ternyata memiliki simpanan yang tengah hamil tua. Tak hanya dikhianati secara perasaan, Kienan harus menghadapi kenyataan pahit bahwa perusahaan keluarganya di ambang kehancuran akibat ulah korup sang suami. Kini, ia harus berjuang menyelamatkan diri dan warisannya dari kehancuran total.
Sampul Novel Melahirkan Anak Mantan
9.3
Rania terpaksa meninggalkan kota kelahiran dan cintanya, Devano, karena tekanan situasi yang tak terelakkan. Tanpa penjelasan, ia menghilang dan meninggalkan luka mendalam bagi Devano. Enam tahun berlalu, takdir mempertemukan Devano dengan bocah laki-laki yang memiliki kemiripan fisik antara dirinya dan Rania. Rahasia besar apa yang sebenarnya disembunyikan Rania selama ini? Mengapa ia tega pergi hingga memicu kebencian di hati Devano? Ikuti kisah penuh emosi ini.
Sampul Novel Menantu Menjadi Madu
9.6
Chika mendambakan pernikahan yang abadi, namun Irsan justru menceraikannya demi menuruti keinginan sang ibu. Di tengah rasa sakit hati dan luka yang mendalam, Chika bertekad untuk membalas dendam. Namun, rencana tersebut berubah haluan saat ia justru jatuh hati pada ayah tiri dari mantan suaminya sendiri. Akankah hubungan yang rumit ini membawa kebahagiaan? Simak perjalanan cinta tak terduga yang penuh dengan gejolak emosi dan konflik ini.