APKDock Logo
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY

PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY

8.4 / 10.0
Briyan adalah seorang CEO berusia 35 tahun dengan sisi mesum yang menyimpan perasaan mendalam pada sekretarisnya sendiri, Sessyl. Namun, ambisinya terhalang oleh kenyataan pahit bahwa Sessyl telah memiliki kekasih. Di tengah dinamika kerja yang intens, sang miliarder berusaha keras memenangkan hati sang sekretaris. Akankah Briyan berhasil merebut Sessyl dari pelukan pasangannya dan menjadikannya miliknya sepenuhnya dalam balutan romansa kantor yang rumit ini?

PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY Bab 1

Happy Reading 😘😘

🍁🍁🌹🍁🍁

Briyan Baskara seorang pewaris pengusaha sukses di Jepang asal Indonesia, di usianya yang terbilang sudah matang lelaki itu sudah memperluas perusahaan ayahnya baik di Jepang maupun di luar Jepang.

Tak hanya dapat menaklukkan sebuah bisnis, lelaki dengan nama Briyan Baskara itu juga mampu membuat para wanita klepek-klepek seperti cacing kepanasan.

Tentu nya bukan hanya karena dia seorang pengusaha sukses. Tapi ketampanan yang melekat di wajah lelaki itu pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para wanita. Satu lagi jangan lupa kan daya tarik dari seorang lelaki yang bernama Briyan Baskara satu ini, sikap nya yang dingin terhadap seorang wanita. Namun tidak dengan wanita yang sudah ia incar, lelaki itu akan melakukan apapun untuk wanita yang sudah menjadi incarannya. Terlebih jika wanita itu sudah mampu mengikat hatinya yang tidak pernah mau ia berikan terhadap wanita manapun.

Briyan turun dari lamborgini hitam nya. Kakinya melangkah memasuki gedung tinggi perusahaan nya, tanpa membalas senyuman para karyawan nya yang sudah datang pagi sekali ke perusahaan. Di samping nya ada lelaki yang tak kalah tampan darinya berjalan ber-iringan bersama nya. Sebut saja nama lelaki itu Chiko orang kepercayaan sekaligus sahabatnya. Malah bisa di bilang saudara nya.

"Apa dia sudah datang?" tanya Briyan pada Chiko.

"Tentu saja belum bos, karena anda terlalu pagi, untuk datang ke perusahaan," jawab Chiko ramah.

Briyan tersenyum mendengar jawaban Chiko, merasa konyol pada dirinya sendiri karena terlalu pagi untuk berada di perusahaan, mungkin karena ia terlalu bersemangat untuk bertemu dengan wanita yang memberikan surat lamaran kerja keperusahaan milik nya.

Semenjak melihat data wanita itu, ia merasa sangat tertarik dengan nya. Maka dari itu untuk interview kali ini Briyan yang ingin menanganinya sendiri. Sedangkan Chiko yang biasanya menginterview hanya bisa menggelengkan kepalanya, karena ia tahu kalau bosnya itu ada pikiran lain.

Briyan kini sudah berada di ruangan kerjanya, senyuman tak pernah lepas dari bibir nya yang berwarna merah muda itu, yang dengan hanya melihat bibirnya saja akan membuat milik wanita basah.

Tok Tok Tok

Bunyi ketukan membuat Briyan langsung menetralkan wajahnya yang tadinya tersenyum kini berubah menjadi datar, dan dingin. Pintu ruangan nya terbuka saat dirinya menyuruh si pengetuk untuk masuk.

Briyan menatap wanita yang kini berdiri dihapan nya, hanya ada meja kerjanya saja yang menjadi penghalang, ia mengelus dagu nya yang di tumbuhi bulu-bulu halus dengan ibu jari dan jari telunjukku.

Briyan menatap wanita itu dengan intens tatapan yang mengintimidasi, membuat wanita di hadapannya ini merasa tidak nyaman. Briyan menampakan senyuman di bibirnya yang ia yakin wanita di hadapannya pun akan sama dengan wanita lainnya yang akan jatuh kedalam pelukan nya.

Bibir yang mungil dan semuanya terlihat mungil tapi menggiurkan dan hanya satu yang tumbuh subur di tubuh wanita itu ia memiliki dua buah mengkal yang besar diatas rata-rata sehingga sedikit nyembul ke atas, apa tidak berat membawa beban sebesar itu di tubuhnya yang mungil pikir nya.

Tapi bukanya itu bagus untuk litle Briyan di jepit diantara belahan gunung kembar itu dan untuk mulutnya Briyan tak yakin mulutnya yang mungil itu muat untuk dimasuki little Briyan.

Briyan sadar, batin nya mengingatkan karena tadinya Briyan ingin bersikap dingin, namun nyatanya di hadapan wanita ini ia tidak bisa. Otak mesumnya langsung bekerja, begitu pun dengan kedua matanya yang tiada henti menatap gundukan besar di depan nya.

Tapi dari keseluruhan wanita ini lumayan lah karena mempunyai satu kelebihannya yaitu kedua buah dadanya yang besar.

Mungkin orang-orang berpikir is orang yang pemilih padahal ini hanya sekretaris, tetapi menurut nya sekertaris itu harus tidak hanya sekedar pintar lalu bisa menjadi sekertaris apalagi ini untuk dirinya, dia harus cantik dan sexy, tentunya semua karyawan wanita di perusahaan nya ini harus berpakaian sexy dan mempunyai bentuk tubuh yang indah.

Tak hanya wanita, laki-laki yang bekerja di perusahaannya pun harus bersih dan tampan, tetapi semua itu tak luput dari IQ nyan mereka buat apa cantik atau tampan tapi tidak memiliki IQ yang bisa menguntungkan perusahaan.

Dan sepertinya wanita dihadapannya ini dia punya IQ yang bagus dan untuk tubuhnya yah lumayan lah untuk memanjakan matanya.

"Duduk," perintah nya dungin setelah selesai mengamati wanita itu.

"I iya pak," ucap wanita di hadapan Briyan terbata, sambil mendorong kursi di hadapannya ke belakang lalu dengan canggung ia duduk di kursi itu.

"Nama kamu siapa?" tanya Briyan masih dengan nada yang di usahakan nya sedingin mungkin agar tidak terlihat jelas kalau ia menginginkan nya. meskipun sudah tahu namanya tetapi Briyan ingin mendengar dari bibir mungil itu ketika menyebutkan namannya dengan suara yang terdengar sexy menurut nya apalagi kalau mendesah pikir Briyan.

"Se-Sessylia Cantika pak," jawabnya dengan kepala menunduk.

"Hummhh kalau diajak bicara itu kamu harus menatap lawan bicara kamu,! Apalagi dengan atasan kamu,! Umur kamu berapa,?" tanya nya, Briyan berdiri dari tempat duduk nya, lalu mendekatiΒ  dan berdiri dengan belakang tubuhnya yang menyeder di meja kerja .

"Ma-maaf pak,! Umur saya 25 tahun," jawabnya sambil menatap Briyan dengan wajah merah, sungguh lucu pikir Briyan.

"Ukuran buah dada kamu berapa,?" entah kenapa pertannyaan itu terlontar begitu saja karena matanya yang terpaku dengan salah satu kenikmatan didunia itu.

"Eekkkhhh," wanita itu menatap Briyan dengan tatapan terkejut karena pertanyaan nya.

"Akhh lupakan saja pertanyaan saya barusan, aku rasa ini sudah cukup kalau begituh kamu boleh pergi,"

Setelah Briyan mengatakan itu wanita yang bernama Sessyl itu berdiri hendak melangkahkan kakinya namun naas nya kerena high hels nya yang agak tinggi mungkin sehingga membuat wanita itu tersungkur karena kecerobohannya yang tidak hati-hati.

Sepertinya aku tambahkan minus untuk wanita ini, yaitu ceroboh pikir Briyan .

Roknya yang pendek terangkat keatas memperlihatkan bongkahan yang berisi itu terlihat.

Wanita itu berusaha bangun , posisinya kini dengang nungging kearah Briyan memperlihatkan dengan jelas bukit berisi itu dari belakang.

Tanpa sadar Briyan mendekatinya.

"Hey apa kau baik-baik saja? Sepertinya beban yang kamu bawa memang terlalu berat,"Β  ucap Briyan sambil melirik kearah buah nya yang besar dan tangannya yang tidak sabar mengelus pantat berisi wanita itu yang terlihat karena roknya yang keatas sedangkan jari tengah nya bergerak halus mengelus belahan bukit kecil berisi itu sangat empuk dan halus ketika jari tengah ku mengelus di luar cd nya yang berwarna merah itu yang kurasa ternyata sudah mulai lembab.

🍁🍁🌹🍁🍁

Sessy mengeram kesal dalam hatinya ia menyalahkan lelaki yang baru saja menginterview nya, ia merasa gugup apalagi pertanyaan tidak jelas dari laki-laki yang akan menjadi atasannya itu dengan cerobohnya sampai menyebabkan tersungkur diatas karpet berbulu itu menampakan pantat nya yang tidak tertutup karena rok nya yang pendek tetangkat ke atas.

Dan apa-apaan atasannya ini pake bilang bawa beban berat apanya coba, yang ada tuh dirinya jatuh salah dia yang membuat ia merasa terintimidasi dan akhirnya ceroboh ku datang gara-gara gugup.

"Maaf pak sebaiknya anda singkirkan tangan mesum dan jari anda dari pantat dan inti saya," ucap Sessyl dengan ketus entah kemana rasa gugupnya tadi yang pasti ia sekarang benar-benar kesal karena lelaki dihadapannya ini dengan beraninya mengelus bagian intinya kekasihnya saja tidak pernah.

Setelah lelaki itu melepaskna tangannya Sessyl pun berhasil berdiri, ia melihat lelaki itu tersenyum mungkin itu senyum andalannya yang lelaki itu biasa gunakan untuk menjerat kaum wanita tetapi tidak untuk seorang Sessyl, batinya.

Sessyl melihat lelaki yang akan menjadi atasan dirinya menjilat dan menghirup jari tengah yang tadi bermain-main di area sensitif nya, dasar lelaki mesum.

"Permisi," ucap Sessyl sebelum meninggalkan ruangan dengan aroma mesum menurut nya.

Diluar pintu ruangan Sessyl menyenderkan punggung nya , dasar CEO mesum dia pikir dirinya gak tau apa kalau dia itu lelaki yang suka menjerat wanita, untung tadi ia sempat mendengar beberapa karyawan wanita yang bertubuh sexy tadi sedang membicarakan atasan mereka sebelum ia masuk ruangannya.

Setelahnya itu Sessyl mulai melangkahkan kakinya pergi menjauhi pintu berat hitam di hadapannya, Sessyl berpikir kalau itu interview yang tak bermanfaat menurut nya ia juga berharap tidak akan ada panggilan kerja untuk nya di perusahaan ini, pikir nya.

COMINGSOON

🍁🍁🌹🍁🍁

Lanjut Membaca

Daftar Isi PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan