APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelakor Jalur Cinta

Pelakor Jalur Cinta

Alena nekat mengambil peran sebagai perebut lelaki orang demi memenangkan hati Andre. Namun, saat ia terjebak dalam misi tersebut, sosok Angga muncul dan justru berusaha keras untuk mengejar cintanya. Alena kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap mengejar Andre atau membuka hati bagi Angga yang tulus mencintainya? Simak kelanjutan kisah asmara yang penuh dilema dan emosi ini dalam pencarian akhir cinta sejati Alena.
Bab
Bagikan

Bab 3

Silvy menampilkan wajah yang berbeda. Seperti menyimpan bias curiga serta rasa keingintahuan yang mendalam.

"Siapa yang malam-malam minta uang ke kamu? Selingkuhan kamu?" tanya Silvy penuh selidik.

"Bukan urusanmu juga, kan? Tugasmu, kan, cuma ngurus anak sama pura-pura jadi istri baik di depan orang tuaku aja. Ya ngapain harus kepo sama kehidupan pribadiku." Perkataan Andre makin ke sini makin terdengar nyolot.

"Ndre! Aku ini istri kamu, loh. Jadi aku berhak tau, kamu dapat telepon dari siapa malam-malam begini."

Andre sangat malas melanjutkan perdebatan dengan istrinya. Ia putuskan untuk masuk kembali ke kamar. Mengganti celana pendeknya dengan celana jeans. Lalu mencari-cari jaket hoodie-nya di lemari pakaian.

"Ndre. Tolong jawab pertanyaan aku. Kamu malam-malam begini mau ketemu siapa?" Silvy menyusul suaminya. Mencoba bertanya baik-baik pada Andre. Namun, lelaki itu tak menggubris. Andre malah sudah siap ingin pergi meninggalkannya malam-malam begini,  demi menemui seseorang yang Silvy duga adalah simpanan Andre.

"Ndre. Aku akan bilang ke orang tua kamu, ya, kalau sebenarnya kamu memang punya perempuan lain. Biar mereka tau kalau anak kesayangannya ini kelakuannya busuk di belakang!" ancam Silvy.

Ancamannya seketika sukses membuat Andre menghentikan langkah untuk pergi dari kamar ini. Saat itu juga Shireen terbangun dan menangis. Silvy buru-buru menghampiri bayi mungilnya itu. Ia merasa telah gagal menahan kepergian Andre gara-gara sang anak terbangun.

Silvy lalu duduk di tepian tempat tidur sambil menyusui sang bayi. Tadinya ia mengira kalau Andre telah pergi gara-gara Silvy fokus dengan Shireen. Namun, siapa sangka, Andre ternyata masih berada di kamar ini.

Lelaki itu bergerak menghampirinya. Silvy sempat memiliki firasat kalau Andre akan batal pergi karena takut dengan ancamannya tadi.

Andre tiba-tiba saja duduk bersimpuh di hadapan istrinya. Masih dengan tampilan yang sama, wajah dingin itu senantiasa ia suguhkan untuk menatap sang istri.

"Kalau kamu berani berbuat macam-macam, aku juga bisa melakukan hal yang sama, Sil. Aku dan Shireen akan melakukan tes DNA. Hasil tes DNA itu akan aku serahkan pada orang tuaku sekaligus orang tuamu." Kini giliran Andre mengancam istrinya. Dan ancamannya kali ini sukses membuat nyali Silvy menciut.

***

Alena duduk dengan gelisah. Kedua telapak tangannya terasa dingin dan gemetar sejak tadi. Sudah satu jam lebih Andre tak kunjung datang. Ia takut Andre tak jadi datang menyelamatkannya. Padahal harapan satu-satunya adalah pria itu.

Di depan Alena masih ada Vivin yang tampak duduk dengan santai. Wanita itu tidak begitu mengharapkan pria bernama Andre tersebut untuk datang. Justru, kalau Andre tidak datang, Vivin senang-senang saja memiliki pekerja baru seperti Alena. Menurut Vivin, Alena ini gadis yang cantik dan bersih. Pun ia yakin kalau Alena masih segel.

"Sepertinya malaikat penolongmu nggak jadi datang, Len. Aku tunggu setengah jam lagi, kalau dia nggak datang juga, itu artinya kamu nggak ada pilihan lain untuk menjadi seorang wanita panggilan."

Alena menelan ludah susah payah. Sampai kiamat pun, ia tidak akan pernah rela bekerja sebagai seorang wanita panggilan. Ia nyaris putus asa menantikan kedatangan Andre.

"Permisi, Nyonya. Di luar ada seorang pria yang mengaku bernama Andre. Dia ingin menemui Nyonya." Seorang bodyguard tiba-tiba datang memberitahu kalau Andre sudah ada di depan. Kabar ini membuat Alena lega bukan main.

"Suruh dia masuk," perintah Vivin.

Bodyguard itu pun dengan patuh menuruti perintah majikannya. Ia bergegas keluar demi menjemput Andre. Beberapa detik kemudian, ia datang membawa Andre untuk menemui Vivin dan juga Alena.

"Mas Andre." Alena sangat senang akhirnya Andre benar datang untuk menyelamatkannya.

Lelaki dengan hoodie hitam itu mengulas senyum tipis menanggapi sapaan Alena. Ia lalu duduk di sebelah gadis tersebut, kemudian beralih menatap Vivin dengan serius.

"Jadi ini penyelamat kamu, Len? Tampan juga," puji Vivin.

Andre tidak ada mood untuk menanggapi pujian wanita tersebut. Ia lalu meraih dompet di saku celana, mengambil lipatan kertas yang merupakan sebuah cek yang telah ia siapkan dari rumah tadi. Cek tersebut ia letakkan di atas meja ruang tamu.

"Aku kebetulan nggak ada uang cash. Pakai cek, nggak masalah, kan?" tanya Andre.

Cek tersebut perlahan Vivin raih. Andre benar menebus Alena dengan cek senilai lima milyar sesuai permintaan Vivin.

"Pakai cek pun nggak masalah, Tuan Tampan. Sepertinya Alena ini adalah berlian buat kamu. Sampai-sampai, uang sebanyak ini kamu keluarkan hanya untuk menyelamatkan seorang Alena."

Andre tersenyum kecut. Bagi Andre, Alena lebih dari sekedar berlian untuknya.

"Apa Anda sering melakukan hal seperti ini? Tiba-tiba menculik gadis tak berdosa, lalu memaksa mereka untuk menjadi seorang wanita panggilan? Aku sebenarnya ingin sekali membawa polisi ke sini, tapi aku masih memikirkan pesan Alena sewaktu di telepon tadi."

Vivin lantas menertawakan tuduhan Andre. Hal ini dikarenakan Andre yang tidak tahu apa-apa itu, main menuduhnya saja.

"Kamu memang tampan, Tuan Andre, tapi sayang banget, kamu ini adalah pria yang bodoh sekaligus sok tau. Aku menculik Alena ada sebabnya. Tante gadis ini tau-tau datang ke sini. Dia terang-terangan mau menjual keponakannya yang cantik ini ke aku. Ya ... ada barang bagus mau jual, masa iya aku tolak? Rugi besar, dong."

Penjelasan Vivin refleks membuat Andre mengepalkan tangan. Lelaki itu sangat marah dengan tindakan gila yang telah dilakukan tante Alena tersebut.

"Aku nggak pernah tuh asal main culik orang kalau nggak ada sebabnya. Sebelum-sebelumnya, para gadis yang menjadi wanita panggilan di sini, mereka datang dengan sendirinya. Lagian, kalau kamu ingin melaporkan aku ke polisi, kamu tanya dulu ke Alena. Kira-kira dia siap nggak tante kesayangannya itu dipenjara? Yang punya niat jahat, kan, Citra? Otomatis, Citra-lah yang nantinya akan merasa paling kesulitan. Kalau aku ... aku punya banyak uang. Hukum pun bisa dibeli dengan uangku."

Vivin mulai menyombongkan kekayaan serta kekuasaannya.

Andre beralih menatap Alena seolah-olah tengah meminta persetujuan. Andre ingin sekali kasus ini diselesaikan di kantor polisi. Paling tidak, orang yang sudah tega menjual Alena pada Vivin, harus mendekam di balik jeruji besi agar merasa jera. Namun, tatapan memelas Alena sontak membuat nyali Andre lemah.

"Jangan laporin Tante Citra ke polisi, Mas. Aku tau tindakan Tante kali ini memang udah kelewatan, tapi aku akan berusaha minta penjelasan ke Tante Citra kenapa dia sampai setega ini ke aku," pinta Alena pada Andre. Dan Kali ini Andre tidak bisa berbuat banyak selain menuruti permintaan Alena.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bismillah Anna
9.2
Anna memendam cinta pada Malik sejak SMP, meski Malik bersikap dingin dan menyukai wanita lain. Di tengah perjuangan menjadi dokter muda, Anna harus menghadapi duka mendalam karena kehilangan sosok ayah tercinta. Meski takdir terasa pahit dan cintanya tak terbalas, Anna berusaha tegar menjalani hidupnya yang penuh cobaan. Akankah kesabaran Anna berujung pernikahan dengan Malik, atau justru ia akan bersatu dengan pria lain yang jauh lebih misterius?
Sampul Novel Istri rahasia Dosen dingin
8.1
Kayra adalah mahasiswi yang terpaksa menari pole dance di klub malam demi biaya hidup. Namun, rahasianya terbongkar oleh Alvin, dosen dingin yang kemudian mengancam karier akademisnya. Kayra dipaksa menikah hanya untuk menjadi alat balas dendam Alvin terhadap mendiang mantan kekasihnya. Di tengah hubungan toksik ini, Alvin berniat membuangnya setelah satu tahun, tetapi Kayra bersumpah akan membalikkan keadaan dan mengikat Alvin selamanya.
Sampul Novel Kembang Desa
8.4
Bagi Lasmini, paras cantik bukanlah anugerah melainkan awal dari petaka yang menghancurkan hidupnya. Di usia yang masih sangat belia, ia harus menelan kenyataan pahit akibat pengkhianatan kekasih yang tidak bertanggung jawab. Kini, ia berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal demi membesarkan buah hatinya di tengah kerasnya dunia. Mampukah Lasmini bangkit dari masa lalu yang kelam, menemukan belahan jiwa sejati, dan meraih kebahagiaan yang selama ini ia impikan?
Sampul Novel Kenapa Kalian Membuang Ibu?
8.2
Minah awalnya hidup tenang dalam asuhan Eliza dan Agung. Namun, situasi berubah drastis saat putri bungsunya itu harus pergi merantau. Minah terpaksa pindah ke rumah Edo, putra sulungnya. Di sanalah penderitaan bermula akibat perlakuan buruk sang menantu yang kejam. Masa tua Minah berakhir tragis di sebuah panti jompo. Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang memilukan, tanpa kehadiran satu pun anak kandung di sisi tempat tidurnya.
Sampul Novel Mengejar Cinta Pak Dosen
8.2
Agatha meyakini cinta sejati akan hadir secara alami, namun takdir justru membawanya ke dalam perjodohan dengan Bintang. Meski pria itu awalnya menolak tradisi ini, Agatha tetap gigih berjuang meluluhkan hatinya. Tantangan besar muncul saat bayang-bayang Aera, cinta pertama Bintang, terus membayangi hubungan mereka. Akankah Agatha berhasil memenangkan kasih sayang tulus Bintang, atau ia selamanya hanya menjadi sosok pengganti yang tak pernah diinginkan?
Sampul Novel MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
8.0
Sebulan pasca menikah, Rio justru berkhianat dengan menikahi siri Marta, sahabatku sendiri. Aku dianggap pajangan tak berarti di rumah kami, hingga suatu malam Rio merenggut paksa kehormatanku demi mengganti rugi mahar yang ia beri. Hancur karena dijadikan tumbal pernikahan tanpa cinta, aku mengadu pada orang tua namun tak mendapat pembelaan. Akhirnya, aku memilih pergi menjauh dan menghapus jejak demi menyembuhkan luka batin yang teramat perih ini.