APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendamnya, Hidupnya yang Hancur

Pembalasan Dendamnya, Hidupnya yang Hancur

Dunia forensik adalah hidupku, namun saat putraku tewas, sistem justru melindungi pembunuhnya. Jaksa Budi Santoso menolak bukti pembunuhan dariku dan menyebutnya bunuh diri. Demi keadilan, aku menculik putrinya, Dinda, lalu menyiksa gadis itu secara live di depan publik. Meski Dr. Gunawan dan Amanda mencoba memanipulasi mentalku dengan surat wasiat palsu, aku menemukan kode rahasia di sana. Putraku minta tolong. Kini, dendamku takkan berhenti meski aparat mengepungku.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku mengabaikan kebencian yang mengalir dari layar. Aku memperhatikan jam. Sepuluh menit lagi berlalu dalam keheningan yang menyiksa, hanya dipecah oleh sirene yang jauh dan teriakan panik yang teredam dari pusat komando polisi.

Kemudian, Budi Santoso muncul di layar lagi, kali ini di sebuah podium. Konferensi pers. Dia mengangkat sebuah berkas.

"Dalam upaya untuk meredakan situasi yang mengerikan ini," ia mengumumkan, suaranya tegang, "kami merilis berkas investigasi lengkap tentang kematian Bima Suryo."

Seorang petugas menyerahkan salinannya kepada seorang reporter. Dokumen-dokumen itu diproyeksikan ke layar di belakangnya.

Aku melirik layar. Itu adalah laporan otopsi palsu yang sama yang ditandatangani oleh Dr. Gunawan. Pernyataan saksi yang sama yang direkayasa dari Amanda. Kebohongan yang sama.

Aku tidak mengatakan sepatah kata pun.

Aku mengambil alat ketiga. Sebuah pena kauter.

Dengan satu sentakan pergelangan tangan, aku menyalakannya. Ujungnya bersinar merah kusam yang marah.

Sebelum ada orang di pusat komando yang bisa bereaksi, aku menekan ujung panas itu ke kulit tepat di atas staples di lengan Dinda.

Terdengar desisan lembut dan bau daging terbakar. Sebuah tanda gelap kecil, sebuah merek permanen, kini menodai kulit gadis itu.

"Lima kesempatan," kataku, suaraku nyaris berbisik.

Wajah Budi Santoso memucat. Dokumen-dokumen yang dipegangnya hanyalah tumpukan kebohongan, dan dia tahu aku tahu itu. Dia telah menyia-nyiakan kesempatan lain.

Aku mulai membuat sayatan-sayatan kecil di lengan Dinda dengan pisau bedah, tidak cukup dalam untuk menyebabkan luka serius, tetapi cukup untuk menggambar garis-garis merah tipis di kulitnya, sebuah hitungan mundur yang terlihat.

"Ini bukan laporannya," kataku dengan tenang. "Aku mau yang asli. Yang kau kubur. Aku mau nama orang yang mengendarai mobil yang menabrak anakku."

Aku menatap kamera, langsung padanya. "Jangan coba-coba menipuku lagi. Lain kali, kerusakannya akan ada di wajahnya."

Budi terhuyung mundur dari podium, topeng otoritasnya hancur. Dia menatap layar, pada garis-garis merah yang kugambar di lengan putrinya, dan untuk pertama kalinya, aku melihat secercah sesuatu di luar penyelamatan diri di matanya. Ketakutan murni.

Cynthia histeris. "Berikan padanya, Budi! Demi Tuhan, berikan saja apa yang dia mau!" teriaknya, riasan sempurnanya luntur di wajahnya dalam aliran hitam.

Tapi dia menggelengkan kepala, rahangnya mengeras. "Aku tidak bisa."

Aku memperhatikan mereka, seorang ibu dan seorang ayah, dan aku mengeluarkan suara yang hampir seperti tawa, tetapi hampa dan penuh rasa sakit.

"Aku tahu perasaanmu, Cynthia," kataku, suaraku serak karena duka yang begitu dalam hingga terasa seperti mencekikku secara fisik. "Aku juga seorang ibu. Aku tahu bagaimana rasanya melihat anakmu menderita. Kau merasakan sebagian kecil dari apa yang kurasakan setiap hari selama enam bulan terakhir."

Komentar online meledak lagi.

Dia mengaku menikmatinya! Dia sakit jiwa!

Bagaimana bisa dia membandingkan anaknya yang pecandu narkoba dengan gadis kecil tak berdosa ini?

Terima saja anakmu itu pecundang dan lepaskan gadis itu!

Aku tidak mendengar mereka. Duniaku telah menyempit menjadi ruangan putih ini, gadis kecil ini, dan wajah orang-orang yang telah mencuri kehidupan dan nama anakku.

Jam terus berdetak. Kesempatan lain sedang terbakar habis. Polisi semakin dekat; aku tahu itu. Tapi begitu juga kebenaran. Ini adalah perlombaan. Dan demi anakku, aku tidak boleh kalah.

Mereka mencoba lagi. Mereka menunjukkan dokumen lain. Laporan toksikologi. Itu yang sama, hanya disajikan sendiri. Mereka mengulur waktu.

Aku tahu apa yang harus kulakukan. Hatiku mengeras menjadi balok es. Aku mengambil pena kauter lagi.

Kali ini, aku menggerakkannya ke arah kakinya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkit dari Kematian Palsuku
8.7
Sepuluh tahun pernikahan dikhianati saat Mahendra berselingkuh dengan Kiana. Setelah disiksa hingga cacat permanen akibat ulah mereka, aku dibiarkan sekarat dalam kecelakaan tragis. Dibantu Prakoso, aku memalsukan kematian di sebuah kebakaran demi memulai hidup baru sebagai pelatih balap legendaris di luar negeri. Tiga tahun berlalu, aku telah sukses dan berada di puncak karier. Tiba-tiba, Mahendra muncul dengan penuh penyesalan dan memohon kesempatan kedua.
Sampul Novel Darah Sang Mafia
8.9
Dastan, sang pembunuh berjuluk The Black Wings, terpaksa menampung Dara di kediamannya sebagai jaminan utang. Meski awalnya membenci Dara karena dianggap wanita simpanan ayahnya, Dastan mulai luluh setelah kebenaran terungkap. Dara tetap mencintai Dastan walau sering diperlakukan kasar. Di tengah ancaman maut dan dunia mafia yang kelam, mampukah Dara membawa Dastan menuju cahaya, ataukah takdir akan memisahkan mereka selamanya dalam kegelapan?
Sampul Novel Dendam seorang Janda
9.5
Pasca kehilangan suaminya dalam kecelakaan tragis, Mutia justru difitnah oleh keluarga mendiang suaminya atas tuduhan menggoda pria beristri. Ia pun diusir hingga mengalami insiden fatal yang menghancurkan wajahnya. Setelah menjalani operasi rekonstruksi total, Mutia bangkit dengan identitas baru. Kini, ia bertekad mengejar keadilan dan membalas dendam kepada semua pihak yang telah menghancurkan hidupnya. Ikuti perjuangan berani Mutia menuntut balas.
Sampul Novel Dilema Cinta Narkoboy
8.9
Andrean Kenzo, seorang gembong narkoba, terjebak dalam perjodohan dengan Tita Shanum yang menawan. Demi memenangkan hati gadis itu, Andrean harus bersaing sengit melawan musuh bebuyutannya sendiri. Namun, situasi semakin rumit saat Tita menyadari sebuah rahasia besar bahwa pria yang selama ini ia patuhi bukanlah ayah kandungnya. Di tengah konflik mafia dan asmara, siapakah yang akhirnya akan dipilih oleh Tita untuk mendampingi hidupnya?
Sampul Novel KEMBALINYA RATU MAFIA
9.3
Pasca wafatnya Aderald Ibrahim, Diandra Safaluna mewarisi seluruh kekayaannya. Namun, ketiga anak Aderald yang murka berusaha melenyapkan Luna demi harta tersebut. Beruntung, Luna diselamatkan oleh rival mafianya. Kini ia kembali dengan identitas baru sebagai Diana, seorang ART di rumah suaminya sendiri. Sambil menyembunyikan cintanya yang mendalam, Luna memulai misi balas dendam. Akankah Sayudha menyadari bahwa sang istri berada di dekatnya?
Sampul Novel Ketika Dokter Menentang Perwira
7.8
Nayra Adeline, dokter ortopedi yang gila kerja, tewas akibat kelelahan usai operasi 48 jam. Keajaiban membawanya terbangun di Bandung tahun 1975 sebagai Ratri Larasati, wanita pemalas bertubuh tambun yang dibenci lingkungan asrama militer. Nayra harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya, Kapten Ardan Wicaksana, sangat dingin dan enggan menyentuhnya karena reputasi buruk Ratri. Di tengah keterbatasan zaman, Nayra berjuang memperbaiki hidup barunya.