APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Istri Kedua

Pembalasan Istri Kedua

Juna selalu meyakinkan Alena bahwa ia adalah cinta pertama sekaligus terakhir dalam pernikahan mereka. Namun, janji manis itu perlahan hancur saat kenyataan pahit mulai terungkap ke permukaan. Di tengah pengkhianatan yang tak terduga, Alena kini berdiri di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan menerima Juna, atau justru merancang pembalasan yang setimpal? Sebuah kisah tentang luka hati dan perjuangan mencari keadilan dalam cinta.
Bab
Bagikan

Bab 2

PART 2

Berhadapan dengan wanita berwajah angkuh serta menampilkan senyum meremehkan yang sangat kentara, membuatku geram seketika, apalagi pengakuannya di tengah kecurigaan perubahan sikap mas juna pagi ini, semakin membuat pikiranku tak karuan. Lalu ia pun duduk di sofa empuk milikku tanpa ijin, dengan angkuh ia berkata "Buatkan aku minum!" perintahnya, seolah seperti ratu yang minta di layani.

"Memangnya Ibu siapa berani ngatain saya pelakor?" jawabku dengan tidak beranjak untuk tak membuatkannya minum.

"Situ 'kan istri kedua, jadi kalau bukan pelakor apa namanya, pel4cur!?" Senyumnya semakin menyunggingkan keremehan terhadapku, dengan mengangkat kedua kaki dan menyilangkannya di atas meja, ia melihatku dengan risih. Sebenarnya yang tamu siapa, yang tuan rumah siapa?

"Aku istri sah Mas Juna, bukan pelakor," bela ku masih melayani ocehannya.

"Aku masih berbaik hati karena dua tahun pernikahan kalian, masih bersabar," ucapnya dengan memilin rambut yang ku taksir terawat salon mahal, tercium dari wanginya yang menguat di hidungku ketika ia mendekat tadi, dan tata rambut yang rapi tapi elegan, sesuai dengan wajah judesnya.

"Aku sudah menikah dengan Mas Juna lima tahun lalu dan masih berlanjut sampai sekarang." Lanjutnya seolah tahu aku butuh penjelasan.

"Kamu pasti bingung kan kenapa, aku tiba-tiba datang menemuimu?" jawabnya masih dengan posisi sombongnya.

"Kenapa?" tanyaku dengan cepat karena, aku tidak menyangka, seorang Alena Pramudyta menjadi istri kedua.

Ia bangkit dari sofa lalu dengan gaya yang sangat angkuh mendekatiku, lalu mengelus pipi dengan jemarinya yang sangat halus.

"Untuk mendapatkan Mas Juna seutuhnya," bisiknya di telingaku.

Tanpa salam, tanpa memberitahukan namanya, ia melangkah pergi dan berlalu dari rumahku dengan menyisakan tanda tanya di kepala yang menumpuk.

Aku pun hanya terbengong sekaligus syok melihat dengan mata kepala sendiri, seorang wanita yang tidak aku kenal sama sekali tiba-tiba datang kerumah dan dengan beraninya mengaku sebagai istri pertama Mas Juna.

Apakah yang dikatakannya benar? atau hanya wanita gila yang mengaku-ngaku istri pertama Mas Juna? entahlah, aku harus segera bertanya kepada suamiku.

Segera aku kembali ke kamar setelah mengunci rapat pintu depan, pikiranku masih berprasangka baik terhadap Mas Juna, dengan harapan wanita tadi cuma mengaku-ngaku saja, dengan memencet nomor suamiku, aku terus menghubungi nomor Mas Juna. Tapi tidak ada jawaban di seberang sana. Hanya nada dering, lalu dilanjutkan dengan suara operator perempuan yang kutaksir pasti bukan wanita tadi.

"Sesibuk apa sih dia, sampai tidak angkat telpon?" gerutuku dengan di dengar telinga sendiri, karena di rumah ini, aku hanya tinggal berdua dengannya.

"Biasanya, meskipun Mas Juna sibuk, pasti dia angkat telpon dan bilang tidak bisa bicara karena meeting atau apalah!" ocehanku mulai panjang, karena kesal menelpon ke dua puluh kalinya tidak di angkat sama sekali.

Aku membanting hape tersebut ke atas ranjang tempat saksi cinta dan kebersamaanku dengan Mas Juna selama dua tahun pernikahan ini.

Dengan masih bermodal kepercayaan kepada suami tercinta, aku pun berinisiatif untuk tidak menelan mentah-mentah omongan wanita yang tidak aku kenal, apalagi langsung mengaku sebagai istri pertama dari suamiku, aku harus menyelidikinya terlebih dahulu untuk memastikan apakah ucapan wanita tadi benar.

Dengan hati yang ketat ketir, aku menuju garasi tempat mobil mewahku berjejer, dengan cepat segera ku naiki salah satunya dan melaju dengan kecepatan sedang menuju kantor. Lebih tepatnya kantorku, karena selama menikah dengan Mas Juna, aku mengamanahkan perusahaan kepadanya.

Masih dengan berbau pagi menjelang siang, beberapa pegawai yang melihat dan mengenalku, menyapa dengan hormat, setelah aku masuk ke dalam kantor. Segera aku pergi ke ruang direktur perusahaan, tapi sebelum aku membuka pintu tersebut, Pak Abdul dengan tergopoh gopoh sambil agak berlari pergi menuju arahku tempat berdiri.

"Ibu Alena!" ia berusaha mengatur nafasnya yang sedikit tersengal, atau karena terlalu terkejut melihatku berada disini?

"Iya, Pak Abdul," jawabku, urung buka pintu karena Pak Abdul sudah berada di dekatku.

"Ibu cari Pak Juna?" tanyanya setelah mengatur nafas dan kembali normal.

"Iya," jawabku singkat.

"Pak Juna tidak ada di ruangannya"

Mas juna, tidak ada di sini? lalu kemana dia, atau jangan-jangan ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.
9.7
Pasca kecelakaan, Adrian membangun Nusantara Saga untukku, namun itu hanyalah penjara manipulatif. Dia berselingkuh dengan Dahlia, mencuri identitas virtualku, dan sengaja menghambat kesembuhanku demi kontrol penuh. Setelah dipermalukan secara publik dan dibuang ke air mancur hingga nyaris tewas, aku berhasil bangkit. Kini, dengan kaki yang kembali kuat, aku masuk kembali ke dunianya bukan untuk mengalah, melainkan untuk menghanguskan seluruh kerajaannya.
Sampul Novel JANGAN AMBIL ANAKKU
9.3
Almira, ibu muda berusia 30 tahun, terjebak dalam dilema besar saat memutuskan bercerai. Setelah 1,5 tahun menderita akibat suami yang pelit dan gemar berselingkuh, ia ingin mundur demi kewarasan mentalnya. Namun, melepaskan diri dari Iqbal tidaklah mudah. Iqbal justru memanfaatkan ketakutan terbesar Almira, yaitu kehilangan hak asuh anak, sebagai senjata untuk mengancamnya. Kini Almira harus berjuang mempertahankan buah hatinya di tengah tekanan mantan suami.
Sampul Novel Kakakku, Pengkhianatku
9.2
Raya hancur setelah dikhianati keempat kakak laki-lakinya yang kini lebih menyayangi Luna, gadis asing yang menggantikan posisinya. Meski Raya berupaya membuktikan diri di tengah intrik licik Luna yang haus perhatian, perjuangannya sia-sia. Ketidakadilan yang terus berulang akhirnya memadamkan rasa cinta Raya kepada saudara kandungnya. Di titik nadir, ia memilih menyerah dan pergi demi meninggalkan luka mendalam yang telah menghancurkan hidupnya selama ini.
Sampul Novel Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
8.7
Vania, mahasiswi yang terhimpit utang keluarga, terpaksa terjun ke dunia malam demi masa depan adiknya. Takdir mempertemukannya dengan Reza, pria kaya penuh trauma yang awalnya hanya menganggap Vania sebagai objek transaksi. Namun, hubungan dingin itu berubah menjadi keterikatan emosional yang rumit. Di tengah bayang-bayang masa lalu dan tekanan sosial, mereka terjebak antara benci dan candu. Mampukah cinta tumbuh di atas luka dan pengorbanan yang menghancurkan harga diri?
Sampul Novel Mantanku yang Berhati Dingin Menuntut Pernikahan
9.2
Carrie terjebak dalam pernikahan kontrak yang dingin dengan Kristopher hingga ia tak sengaja jatuh cinta. Namun, saat krisis melanda, suaminya justru memilih wanita lain. Merasa dikhianati, Carrie pun memutuskan bercerai. Saat Carrie mulai bangkit dan dikelilingi banyak pria, Kristopher baru menyadari penyesalannya. Demi mendapatkan kembali mantan istrinya, ia menawarkan mahar 40 miliar rupiah dan menuntut sebuah pernikahan baru yang penuh ambisi.
Sampul Novel Mr. CEO dan Gadis Lugu
8.9
James Myre adalah CEO muda terkaya di Prancis yang sangat tampan. Saat Mr. Benkins gagal melunasi utang sebesar USD 100 juta, James meluapkan amarahnya. Terdesak, Benkins menawarkan keponakannya yang cantik, Adelia Benkins, sebagai jaminan kontrak. Gadis lugu ini terpaksa melayani segala hasrat liar James demi menebus utang pamannya. Akankah Adelia sanggup menjalani peran kelam tersebut, atau justru benih cinta tulus akan tumbuh di antara mereka berdua?