APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pemburu Iblis

Pemburu Iblis

Skylark tumbuh besar sebagai anak angkat saudagar kaya di era dinasti. Tanpa disadari, ia mewarisi darah Raja Iblis yang hilang dan kelembutan hati ibunya yang tewas di tangan rival sang ayah. Berkat umur panjang dan kekuatan dahsyat, Skylark berjuang membasmi teror monster hingga era modern. Akankah identitas aslinya terungkap saat ia mengejar pembunuh sang ibu? Ikuti perjalanan epik sang pemburu iblis dalam menuntaskan dendam masa lalu yang kelam.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Boom ...!" Suara ledakan yang sangat dasyat.

"Apa yang sedang terjadi di sana?" lirih Skylark.

Skylark yang sedang bersantai di atas sebuah pohon besar terkejut dengan suara dentuman di sertai asap tebal, yang berasal dari arah timur dimana dirinya berada.

Ia pun bergegas menuju ketempat asal suara dentuman kerasa tersebut, untuk memeriksa apa yang sedang terjadi.

Dengan melompat dari atas pohon satu ke pohon lainnya agar lebih mudah mengambil jalan pintas menuju ke tempat tersebut, Skylark mulai mempercepat langkah kakinya lalu mendarat ke tanah dan kembali berlari.

Sesampainya di sana, ternyata ada sebuah kebakaran hebat di sebuah perkampungan kecil yang mana kemungkinan kebarakan tersebut akibat ledakan yang sangat dasyat yang baru saja terjadi.

Di perkampungan tersebut, ternyata seluruh warga sedang dalam keadaan panik dan berlari berhamburan untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Lalu, Skylark melihat ada sebuah bangunan yang hampir rubuh dan ingin menimpa seorang anak kecil di bawhanya. Anak itu sepertinya terpisah dari kedua orang tuanya, ia nampak menangis tersendu-sendu dan mengharapkan sebuah pertolongan untuk dirinya.

Hal itulah yang membuat Skylark langsung melompat dan menangkap anak tersebut untuk membawanya pergi dari tempat itu untuk menghindari bangunan yang akan menimpanya.

"Blaarr ...!" Atap bangunan itu seketika ambruk dan hampir mengenai anak kecil itu.

Untungnya Skylark tepat waktu untuk menyelamatkannya.

Anak itu nampak sangat ketakutan dengan apa yang baru saja ia alami dan menimpa dirinya.

"Bagaimana keadaanmu? Apa kau baik-baik saja?" tanya Skylark.

Akan tetapi anak tersebut hanya diam dan tak mengatakan sepatah katapun untuk menjawab pertanyaan Skylark.

"Sudahlah, kau jangan takut sebab ada aku di sini. Hapuslah air matamu itu, jangan sampai wajah cantikmu itu berubah karena kau menangis," kata Skylark sambil tersenyum ke arah anak perempuan itu.

"Nah, sekarang pergilah ke tempat yang aman. Sebab di sini sangat berbahaya, ikutilah orang-orang itu dan keluar dari sini." sambungnya.

Anak perempuan itupun hanya menganggukan kepalanya, mengikuti apa yang di katakan oleh Skylark untuk pergi dari sana.

Skylark pun kemudian berjalan, lebih dalam ke perkampungan yang terbakar tersebut. Sepanjang perjalanan ia merasakan ada aura jahat yang sedang berada di tempat itu.

Dan pirasat Skylark pun benar dengan di buktikan setelah ia melihat ada 3 sosok makhluk buas yang sangat sangat jahat dan sedang mengacak-ngacak perkampungan tersebut.

"Oh, Ternyata kalian rupanya! Sungguh iblis rendahan, kalian ini sungguh sangat merepotkan sekali. Apa yang sedang kalian lakukan di tempat ini!" teriak Skylark.

Tatapan Ketiga makhluk itupun langsung tertuju ke arah dimana Skylark berdiri.

"Rrrr .... Sepertinya ada santapan lezat buat kita," ucap salah satu makhluk berukuran besar itu.

"Ya ... Nampaknya dia memiliki energi yang sangat kuat untuk mengenyangkan perut kita bertiga, haha!"

Ketiga makhluk tersebut bernama, Orc, Chimerea, dan laviant. Orc merupakan makhluk berbadan besar seperti manusia namun memiliki dua buah tanduk di kepalanya , ia juga membawa sebuah kapak berukuran raksasa di kedua tanganya.

Lalu, Chimerea adalah makhluk seperti binatang berkaki empat dengan dua buah taring yang memanjang ke bawah serta di bagian punggungnya hingga ke bagia ekor di selimuti oleh api berwarna merah bercampur orange di tambah dengan cakar yang sangat tajam ke empat kakinya.

Dan yang terakhir adalah laviant, ia sangat mirip dengan seekor burung gagak besar berwarna hitam dengan sayap yang sangat lebar, ia juga memegang sebuah tombak panjang di salah satu tangannya. Laviant adalah iblis pengintai sekaligus iblis penyerang dari udara, laviant terus berputar-putar di atas Skylark untuk memantau situasi di bawahnya.

Mereka semua adalah makhluk iblis dari dimensi lain, yang selalu membunuh manusia untuk mereka jadikan santapan. Dan dalam ketegori yang tercatat dalam sejarah mereka bertiga adalah iblis yang masih berada di level paling rendah yaitu pada level 1.

"Lebih baik kita habisi orang itu sekarang juga, sebelum dia itu kabur dan melarikan diri setelah melihat betapa mengerikannya kita," kata Chimerea.

"Haha! Benar, mari kita santap dia!" sahut Laviat dengan melesat turun dari atas ke arah Skylark.

Akhirnya ketiga iblis tersebut menyerang Skylark secara bersamaan. Akan tetapi Skykar terlihat tidak takut sama sekali dengan ketiga iblis itu.

Ia hanya berdiri sambil mengambil sebuah pedang katana yang sebelumnya ia letakan di pinggangnya. Skylark hanya menunggu kedatangan ketiga iblis tersebut dan cuma menatap tajam ke arah mereka.

"Matilah kau manusia sialan!" umpat Orc berlari kencang ke arah Skylark.

Skylark, pun terlihat tersenyum kecil setelah mendengar perkataan orc. Sebelum ketiga iblis itu menyerang Skylark terlebih dahulu. Skylark ternyata telah mempersiapkan diri serta sebuah rencana untuk mengalahkan ketiga iblis tersebut.

ia dengan sangat cepat melompat dan melesat ke arah Orc dengan pedang katana yang masih belum di keluarkan dari sarungnya. Sambil berlari Orc yang terkejut melihat kedatangan Skylark kemudian menyilangkan kedua kapaknya untuk sebuah menjadikannya sebuah pertahanan jika saja dirinya di serang secara mendadak oleh Skylark.

"Cih! Senjatamu itu tidak ada apa-apanya di bandingkan pedangku ini," gumam Skylark.

Setelah sampai di hadapan Orc, Skylark kemudian langsung menebaskan pedang katanya itu tepat ke arah perut Orc tersebut.

"Wuuzzhh,"

"Brukk ..." suara tubuh Orc terlempar dan menabrak sebuah rumah setelah menerima serangan dari Skylark.

Kedua iblis lainnya pun terkejut melihat Orc berhasil di kalahkan oleh seorang manusia itu. Mereka pun secara bersamaan langsung menyerang Skylark dari atas dan belakang.

Skylark yang menyadari kehadiran mereka dengan aura jahat yang ia rasakan, langsung memutar tubuhnya ke arah belakang sambil mengayunkan pedang di tangannya tepat di wajah Chimerea. Pedang itu pun kemudian menghantam wajah Chimerea dengan sangat keras hingga membuatnya terpental cukup jauh sebelum akhirnya mematahkan leher iblis tersebut.

Lalu tinggallah Laviant yang yang tinggal berjarak 5, meter dari atas kepala Skylark. Skylark pun kemudian melompat ke arah dimana Laviant akan datang. Ternyata Ia melompat lebih tinggi dan berpapasan di atas Laviant, pada kesempatan itulah Skylark menebaskan pedang katananya tepat ke punggung Laviant hingga membuat Laviant yang tidak sempat menghindar langsung terkena tebasan itu.

Tubuh laviant melesat sangat cepat sebelum akhirnya membentur tanah dengan keras.

"Boomm...!"

Ketiga iblis itu langsung terkapar setelah menerima serangan langsung dari Skylark. Akan tetapi Skylark masih bisa meraskan aura dari ketiga iblis itu dan nampaknya mereka bertiga belum benar-benar musnah setelah menerima serangan tadi.

"Sialan rupanya mereka cukup kuat juga," lirih Skylark berdiri membelakangi ketiga iblis tersebut.

Dan ternyata ketiga iblis itu memang kembali bangkit, dan telah berdiri di belakang Skylark.

"Kau pikir kami dapat kau kalahkan begitu saja! Jangan bercanda kau manusia sialan!" kata Orc.

"Rrrr... Hahaha! Dia sungguh percaya diri sekali, dia tidak tahu bahwa kita ini adalah iblis yang sangat kuat dan tak terkalahkan," sahut Chimerea.

Sambil menarik keluar pedang katana dari sarungnya, Skylar bersiap untuk membasmi mereka semua dan tidak akan mengampuni mereka kali ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Buku Harian Seorang Pengacara Muda
8.3
Edward Cicero adalah pemuda ambisius yang sedang menempuh pendidikan demi menjadi pengacara profesional. Namun, langkahnya di sekolah hukum langsung diuji saat ia harus menangani kasus perdana melawan perusahaan asuransi raksasa. Edward kini terjebak dalam dilema moral yang berbahaya. Ia wajib memenangkan gugatan itu dengan segala cara, termasuk menempuh jalur kriminal, atau ia akan menghadapi konsekuensi pahit berupa pengusiran dari kampusnya.
Sampul Novel Dewa Alkemis
8.9
Tian Fan adalah pemuda berbakat dari keluarga bangsawan rendah yang bermimpi menjadi seorang alkemis hebat. Namun, kejeniusannya justru memicu kebencian para tuan muda dari kalangan atas yang terus menekannya. Di tengah berbagai kesulitan dan intimidasi tersebut, sebuah peristiwa besar menimpa dirinya dan mengubah segalanya. Kejadian tak terduga ini membuka jalan baru yang memperbesar peluang Tian Fan untuk mewujudkan ambisinya menjadi Grandmaster Alkemis.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Nyawa Alexa, pewaris dinasti politik, terancam bahaya. Ayahnya menugaskan Rafael, mantan pasukan khusus yang kaku dan disiplin, sebagai pengawal pribadi. Meski Rafael berusaha menjaga batas profesional, pesona Alexa perlahan meruntuhkan pertahanannya. Di tengah intaian musuh, sebuah godaan muncul. Bagi Rafael, melindunginya dari pembunuh adalah tugas rutin, namun tantangan terberatnya justru menahan perasaan agar Alexa tidak jatuh hati padanya.
Sampul Novel GAIRAH TENGAH MALAM
9.5
Seorang fotografer alam liar melakukan ekspedisi mendalam ke jantung hutan Amazon yang misterius. Di sana, ia bertemu dengan pemandu lokal tangguh yang memicu ketertarikan kuat sejak awal. Di balik pesona hutan hujan yang eksotis, mereka harus menghadapi berbagai rintangan berbahaya yang mengancam nyawa. Di sela ketegangan dan ancaman alam tersebut, tumbuh gairah membara yang menyatukan keduanya dalam sebuah petualangan cinta yang penuh dengan risiko dan aksi.
Sampul Novel Keturunan Terakhir!
9.5
Zha, ketua mafia Legion Of Death yang dijuluki Gadis Pecinta Asap, berambisi memburu keturunan terakhir Klan Jangkar Perak demi membalas dendam kematian ayahnya. Pencariannya hanya berbekal petunjuk tato jangkar misterius. Namun, sebuah insiden peluru mengungkap keberadaan chip manipulasi yang tertanam di tubuhnya sejak bayi. Saat chip itu diangkat, tato jangkar justru muncul di kulit Zha sendiri. Siapakah pewaris sejati yang ia cari? Zha kini harus menghadapi kenyataan pahit.
Sampul Novel Pejuang Restu
8.5
Basti berusaha keras melindungi ibunya dari ancaman Aldri, pria yang tega menyudutkan Helen demi harta kekuasaan. Meski Aldri bersikeras mengungkit rencana masa lalu mereka untuk menguras kekayaan Jonas, Helen kini justru menunjukkan sikap yang berbeda. Di tengah tekanan fisik dan intimidasi mental, Helen tetap bungkam seraya terus meronta. Aldri yang terbakar amarah dan nafsu mencoba memaksa Helen kembali ke sisinya demi ambisi pribadi yang licik.