APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengantin Iblis Gila

Pengantin Iblis Gila

Isolde Varelle terpaksa menikahi Severian Valemont, Duke yang dijuluki iblis, demi menyelamatkan ayahnya dari fitnah kejam Raja Aldebrand. Di tengah istana yang dingin, Isolde harus menghadapi Severian yang ditakuti semua orang. Namun, ia menemukan sisi lain dari suaminya yang penuh dendam tersembunyi. Saat sang raja yang tamak terus mengancam, Isolde harus memilih: mempercayai sang Duke yang misterius atau menghadapi kehancuran yang sudah di depan mata.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pagi setelah perjamuan, Isolde terbangun dengan rasa cemas yang tak bisa dihilangkan. Bahkan udara di dalam kamar terasa lebih berat dari biasanya, seolah setiap sudut mengingatkannya pada perjanjian yang telah dibuat, pada takdir yang telah menunggu.

Dia duduk di tepi tempat tidur, tangannya menggenggam erat sisi kain selimut. Duke Severian Valemont, suaminya yang tak diinginkan, bukan hanya mengerikan karena ketenarannya yang menakutkan, tetapi juga karena kekuatan yang dia miliki. Ada sesuatu yang lebih gelap di balik matanya yang dingin, dan Isolde tahu itu. Dia tidak hanya menikah dengan pria yang dipandang sebagai iblis oleh banyak orang-dia menikahi seseorang yang tidak pernah berkompromi dengan kelemahan.

Pintu kamar terbuka dengan satu hentakan pelan, dan pelayan masuk membawa secangkir teh, mencoba mengalihkan pikiran Isolde.

"Lady Isolde," kata pelayan itu dengan suara lembut, "Duke Valemont mengundang Anda untuk menemui beliau di perpustakaan."

Isolde menatap pelayan itu dengan kosong. Perpustakaan. Sudah hampir satu hari sejak mereka menikah, namun perasaan ini-ketidaknyamanan yang mendalam-tak pernah meninggalkannya.

"Terima kasih," Isolde berkata singkat, dan meskipun ia tahu pertemuan itu tidak akan menyenangkan, ia tetap melangkah keluar dari kamarnya.

Langkahnya terasa berat, setiap detik berlalu membawa beban yang semakin menekan dada. Ketika dia memasuki perpustakaan yang luas, suhu ruangan itu terasa lebih dingin, lebih gelap. Rak-rak buku tinggi menjulang, menciptakan bayangan yang menyerupai dinding tak terlihat, memenjara siapa pun yang berada di dalamnya.

Di meja tengah perpustakaan, Severian duduk, menatap sebuah buku yang terbuka di hadapannya, namun tatapannya kosong, seperti sedang melamun jauh. Isolde menghela napas pelan dan melangkah maju, merasa semakin cemas saat semakin dekat dengan pria itu.

"Apa yang ingin Anda bicarakan, Duke?" tanyanya, berusaha menjaga suaranya tetap tenang meskipun dalam hatinya bergolak rasa takut dan kebingungan.

Severian tidak segera menanggapi. Dia hanya mengangkat matanya, memandangi Isolde dengan pandangan yang sulit dimengerti. Matanya yang abu-abu terlihat seperti dua kawah yang dalam, penuh dengan segala macam rahasia yang menunggu untuk terungkap.

"Apakah kau benar-benar ingin tahu?" Suaranya terdengar datar, namun ada nada yang hampir seperti peringatan di sana.

Isolde hanya bisa mengangguk. Dia tidak bisa lari, tidak bisa menghindari pria ini.

"Ini tentang kepercayaan, Isolde." Severian akhirnya berbicara, matanya tetap terkunci dengan mata Isolde. "Kau dan aku... tidak bisa hanya menjalani hidup ini seperti pasangan biasa."

Isolde merasakan keringat dingin menetes di pelipisnya. "Apa maksud Anda?"

Severian berdiri dari kursinya dan melangkah mendekat, tiap langkahnya membawa aura kekuasaan yang menakutkan. "Aku tidak percaya pada cinta, Isolde," katanya perlahan, suara yang dalam dan menakutkan itu menggetarkan suasana ruangan. "Kau hanyalah alat yang bisa kugunakan. Dan kau tahu itu."

Isolde merasa tubuhnya membeku, kata-kata itu seperti belati yang menusuk hati. Namun, dia berusaha menenangkan dirinya, berusaha menjaga pikirannya tetap jernih.

"Tapi aku masih manusia," balasnya dengan suara yang terjaga, meski ketakutan masih menggerogoti hatinya. "Aku tidak akan menjadi boneka dalam permainan Anda."

Severian tersenyum dingin, senyum yang tidak mengandung kehangatan sedikit pun. "Kau harus mengerti, Isolde, permainan ini lebih besar dari sekadar kita berdua. Jika kau ingin bertahan hidup, kau harus mengikuti aturanku."

Isolde menggigit bibir bawahnya, berjuang untuk mengendalikan perasaan yang hampir pecah. "Apa yang harus saya lakukan?"

Severian mendekatkan wajahnya, dan untuk pertama kalinya, Isolde bisa merasakan hawa dingin yang tajam di tubuhnya, seolah seluruh dunia terhenti di sekeliling mereka. "Belajarlah untuk menjadi bagian dari dunia ini. Belajarlah untuk tidak ragu, dan lebih dari itu, belajarlah untuk mempercayai dirimu sendiri."

Isolde menatapnya dalam diam, rasa benci dan kebingungannya semakin membara. Namun, dalam dirinya, ada sesuatu yang lebih kuat-sebuah tekad untuk bertahan, untuk mencari jalan keluar dari cengkeraman ini, meski itu berarti harus menghadapinya.

"Aku akan bertahan," bisiknya pelan, "meski harus bertaruh dengan nyawaku."

Severian mengangkat alisnya, tampaknya terkesan dengan keteguhan hati Isolde. Namun, di balik tatapannya yang tajam, ada sesuatu yang lebih gelap, seperti ancaman yang mengintai, siap menghancurkan siapa saja yang berdiri di jalannya.

"Baiklah, Isolde," katanya akhirnya, suaranya lebih rendah dari sebelumnya, "kita lihat seberapa jauh kau bisa bertahan."

Dan dengan itu, dunia Isolde yang sudah gelap, kini semakin menenggelamkan dirinya dalam kegelapan yang lebih dalam lagi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antagonist Girl
8.2
Arlan memenuhi setiap sudut apartemennya dengan foto seorang wanita demi menjaga ingatan agar tidak pudar barang sejenak pun. Tindakan ini bukan sekadar obsesi, melainkan bentuk ketakutan mendalam akan kehilangan memori tentang sosok tersebut. Sementara itu, Vellice hadir sebagai manusia dari dimensi berbeda yang justru sangat menikmati perannya sebagai antagonis. Kisah ini mengikuti ikatan unik mereka di tengah benturan dunia modern dan fantasi.
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo terjebak dalam perselingkuhan dengan seorang wanita hingga berujung pada kehamilan. Karena dihantui rasa takut akan kehilangan sang istri tercinta, ia nekat melakukan tindakan di luar nalar dengan memindahkan janin selingkuhannya ke dalam rahim istrinya sendiri. Keputusan fatal ini memicu berbagai komplikasi dan konflik batin yang hebat, yang mengancam keutuhan rumah tangga mereka serta menghadirkan penderitaan panjang dalam kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Cinta Yang Ditulis Ulang
9.3
Madelyn Jent wafat penuh sesal setelah delapan tahun pernikahan hambar dan vonis kanker mematikan. Di detik terakhir, Zach Jardin tak kunjung datang hingga Madelyn bersumpah takkan mencintainya lagi jika waktu terulang. Keajaiban membawanya kembali ke usia delapan belas tahun. Madelyn bertekad menjauhi Zach demi masa depan baru, namun takdir berkata lain. Pria itu justru muncul kembali, mendekat dengan aura intimidasi dan janji untuk menjaganya seumur hidup.
Sampul Novel Dia Mimpi Burukku
9.3
Achlys dihantui mimpi buruk tentang kematian anaknya dan pengkhianatan suaminya. Demi memulai hidup baru, ia melamar kerja di Kynleigh dan bertemu Duke Julian yang dingin. Namun, dunianya runtuh saat menyadari sang Duke sangat mirip dengan pria dalam mimpinya. Takut nasib tragis itu terulang, Achlys berusaha mengundurkan diri dan menjauh. Ironisnya, tindakan itu justru memicu ketertarikan sang Duke yang selama ini dikenal tidak memiliki perasaan.
Sampul Novel Dunia Mimpi Para Jomblo
8.1
Rino Rahman, seorang pemuda yang baru menyelesaikan studinya di Bandung, mendambakan pengalaman asmara yang selama ini belum pernah ia rasakan. Di tengah kesendiriannya, sosok misterius hadir menawarkan bantuan untuk mewujudkan keinginan Rino melalui alam mimpi. Akankah janji pria tersebut menjadi kenyataan indah bagi Rino, ataukah tawaran itu hanyalah bualan kosong belaka? Ikuti perjalanan unik Rino dalam mencari cinta di antara realita dan imajinasi.