APKDock Logo
Sampul Novel Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

9.1 / 10.0
Pasca kecelakaan yang membuatnya buta, hanya Elara yang bersedia menikahi Kurnia. Namun, saat penglihatannya pulih tiga tahun kemudian, Kurnia justru menceraikannya demi kebebasan. Elara pergi dalam diam meski dihina, hingga identitas aslinya sebagai maestro perhiasan, dokter ajaib, dan putri Presiden terungkap. Saat Kurnia memohon kesempatan kedua, seorang miliarder kejam menghadangnya dan menegaskan bahwa Elara kini adalah istrinya yang tak tersentuh.

Penyesalan yang Terlambat Bab 1

Malam sebelum ulang tahun pernikahan tahun ketiga mereka, Kurnia Gunardi muncul sebagai pemenang dari lelang mewah, mendapatkan sepasang anting safir langka.

Dia berkata dengan nada lembut, "Aku berutang budi banyak pada seseorang, dan aku akan memberikan anting-anting ini kepadanya—kekasihku."

Dari rumah, istrinya, Elara Mustafa, merasakan air mata mengalir saat menyaksikan pelelangan di televisi. Besok adalah ulang tahun pernikahan tahun ketiga mereka, dan mungkin, akhirnya, Kurnia menyadari pengabdiannya.

Nenek Kurnia, Dian Gustama, menghela napas puas. "Akhirnya, Kurnia menyadari betapa berharganya istrinya."

Malam berikutnya, ketika Elara baru saja memberikan sentuhan akhir pada semeja penuh hidangan makan malam, Kurnia melangkah masuk pintu.

Dia bergegas menyambutnya, cepat-cepat mengambil tas kerjanya sebelum meraih mantelnya.

"Malam ini ada begitu banyak hidangan, apakah hari ini merupakan hari khusus?" ucap Kurnia dengan nada ringan.

Tinggi dan menawan, Kurnia memiliki daya pikat yang tinggi. Bahkan tindakan sederhana melonggarkan dasinya pun tampak seperti gerakan anggun dari pemotretan mode kelas atas.

Namun, entah bagaimana, dia selalu berhasil membuat Elara merinding hanya dengan beberapa patah kata. Jemarinya berhenti dengan ragu, lalu dia berkata lirih, "Kamu tidak lupa, 'kan?"

Tidak, itu tidak mungkin benar. Dia telah membeli anting-anting safir yang tak ternilai itu untuk menebus kesalahannya, 'kan?

Alis Kurnia sedikit berkerut. "Lupa apa tepatnya, Elara?"

"Anting-anting safir ... kamu membelinya, 'kan?" Hatinya bergetar karena gelisah, tetapi harapan tetap ada.

"Bagaimana kamu tahu tentang anting-anting itu?" Kurnia tampak benar-benar terkejut. Dia jelas tidak menyangka istrinya yang lemah lembut dan hanya tahu mengerjakan pekerjaan pembantu itu akan mengawasi hal-hal yang begitu boros.

Senyum tipis tersungging di bibirnya, mengisyaratkan penghinaan.

Tentu saja, Elara memiliki kecantikan alami—fitur wajah halus, mata lembut dan ekspresif—tetapi dia menolak untuk memamerkannya. Dia berpakaian sederhana, tampak selalu kusam dan terabaikan, seperti bunga yang berhenti mekar.

Bahkan pembantu Keluarga Gunardi tampak berpenampilan lebih baik daripada Elara.

Namun, Elara mengumpulkan keberaniannya, ada kehati-hatian yang bersinar di matanya. "Aku melihat siaran lelang. Anting-anting itu benar-benar cantik ...."

Kurnia tiba-tiba menyela, "Itu untuk Emilia."

Saat menyebut nama cinta pertamanya, Emilia Budiono, suara Kurnia langsung melembut. "Dia akhirnya setuju untuk kembali padaku. Tentu saja aku membutuhkan sesuatu yang istimewa untuk menyambutnya kembali."

Elara merasakan dadanya sesak menyakitkan, napasnya tersendat.

Jadi, orang yang membuatnya merasa berutang budi adalah Emilia Budiono, wanita yang telah meninggalkannya?

Lalu, apa yang membuatnya menjadi seorang istri setia yang telah berdiri di sampingnya selama tiga tahun tanpa mengeluh, bahkan tak pernah meminta pengakuan?

Karena tidak mampu menahannya, suara Elara bergetar karena terluka. "Kurnia, apakah kamu lupa siapa yang salah dalam kecelakaan itu—orang yang membuatmu buta?"

Pada hari yang mengerikan itu, Emilia mengamuk karena sesuatu yang tidak penting, yang mengalihkan perhatian Kurnia dan menyebabkannya mengalami tabrakan mobil.

Ketika tersiar kabar bahwa penglihatan Kurnia kemungkinan besar hilang secara permanen, Emilia segera menghilang, mengarang alasan yang lemah sebelum melarikan diri ke luar negeri pada hari yang sama. Wanita itu tidak meninggalkan jejak, menghilang sepenuhnya.

Pernikahan mereka telah diumumkan, undangan telah dikirim. Baik Emilia maupun keluarganya tidak dapat ditemukan.

Jika Elara tidak dengan berani turun tangan di saat-saat terakhir, Keluarga Gunardi akan menjadi bahan gosip skandal di seluruh kota.

"Kamu tidak tahu apa-apa tentang itu!" balas Kurnia dengan kasar. "Emilia tidak bersalah!"

Dia menolak menoleransi kritik apa pun yang ditujukan pada apa yang disebut cinta sejatinya. "Emilia yang mengatur operasi mataku," jawabnya membela diri. "Jika saja tidak ada orang yang secara tidak sengaja mengungkapkan kebenaran, aku tidak akan pernah tahu semua hal yang dilakukannya secara diam-diam untukku."

Tercengang, Elara hampir tidak bisa berkata apa-apa. "Apa ... kamu bilang apa?"

Elara sendirilah yang melakukan operasinya. Neneknya hampir memohon bantuannya. Dia telah menjalani tiga prosedur kritis, memaksakan diri hingga kelelahan. Dia menghabiskan banyak malam tanpa tidur untuk merawatnya, tidak pernah mengungkapkan bahwa dirinya adalah Dewi Penyembuh yang terkenal, yang mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada Kurnia.

Bagaimana Emilia bisa mendapatkan semua penghargaan itu?

"Apakah kamu yakin? Kamu mempercayai setiap rumor yang kamu dengar?"

"Tentu saja! Emilia adalah murid terakhir Profesor Lando Mashuri—satu-satunya orang di Bumi yang memenuhi syarat untuk melakukan operasi tersebut," jawab Kurnia dengan rasa bangga dan terima kasih yang tak tergoyahkan.

Namun, bukankah Elara sebenarnya adalah murid terakhir Profesor Lando? Sudah berapa lama Emilia berpura-pura menjadi dirinya?

Elara sangat ingin mengungkap penipuan Emilia saat ini juga, tetapi dia segera teringat kematian gurunya enam bulan sebelumnya.

Tentu saja, Emilia akan memilih untuk kembali sekarang.

Setelah Lando pergi, tak seorang pun dapat menentang klaim Emilia. Dan Kurnia, yang sembuh sepenuhnya berkat perawatan Elara, kini memegang pengaruh signifikan sebagai pimpinan Grup Gunardi. Waktu yang dipilih Emilia sangatlah strategis.

Elara tidak punya bukti, tidak punya cara untuk mengungkapkan kebenaran. Dengan nada pelan dan getir, dia bertanya, "Lalu apa yang kamu lakukan di sini malam ini? Bukankah seharusnya kamu merayakannya bersama Emilia?"

Tiba-tiba melepaskan celemeknya, Elara merasakan keputusasaan menggerogoti hatinya dengan menyakitkan.

Jawaban Kurnia santai dan cuek. "Aku kelelahan, Elara. Mari kita akhiri pernikahan ini. Kita sepakat selama tiga tahun, dan aku sudah cukup lama menolerirmu."

Sudah cukup lama menolerir? Beraninya pria ini mengabaikan semua pengorbanannya begitu saja?

Tiga tahun lamanya dia berkorban, mencurahkan segala yang dimilikinya untuk menyembuhkannya dari kebutaannya, membuatnya menjadi pria kuat seperti sekarang ini.

Tanpa menunjukkan kesedihan di wajahnya, Kurnia dengan tenang mengeluarkan surat perjanjian perceraian, yang jelas sudah dipersiapkan sebelumnya. "Bacalah ini. Kalau kamu tidak keberatan, tandatangani. Aku sudah cukup membuang waktu. Aku tidak akan membuat Emilia menunggu lagi."

Sambil melirik kertas itu, Elara memusatkan perhatiannya dengan getir pada kompensasi perceraian—sebuah apartemen yang jauh dari pusat kota, mobil tua yang dia kendarai untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, dan uang enam miliar rupiah.

Menakjubkan. Keberaniannya sungguh menakjubkan.

Kurnia menghadiahkan anting-anting safir senilai enam ratus miliar kepada wanita yang menyebabkan kebutaannya, tetapi hanya menawarkan enam miliar kepada istrinya yang telah menyelamatkannya.

Enam miliar tidak akan cukup untuk membiayai salah satu operasinya, apalagi mengganti prosedur operasi yang tak terhitung jumlahnya yang telah dia tolak selama tiga tahun dia bersembunyi, hanya peduli padanya.

"Jika kamu menginginkan lebih ...." Kurnia mengantisipasi air mata atau permohonan dari Elara.

Tanpa disangka, wanita itu mendengus pelan, mengambil pulpen dengan tegas, dan menandatangani namanya dengan penuh tekad.

Kurnia tertegun karena bingung. Dia tidak menduga Elara akan menyerah secepat itu. Elara adalah seorang yatim piatu—apakah wanita itu benar-benar akan meninggalkan kehidupan yang nyaman?

Sambil menyerahkan kembali kertas yang sudah ditandatangani, Elara berkata dengan dingin dan jelas, "Sudah selesai. Tapi Kurnia, sebaiknya kamu tidak menyesali pilihanmu."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Penyesalan yang Terlambat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita cantik dengan reputasi buruk sebagai perusak hubungan, memutuskan untuk bertobat. Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Namun, Amber dirampok dan terdampar di hutan beku. Satu-satunya harapan hidupnya adalah pria misterius bernama Tuan Dingin. Duda yang membenci wanita ini dicap kanibal oleh warga sekitar. Akankah Amber mampu meluluhkan hatinya atau justru menjadi korban kebencian sang pria?
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Satu dekade membina rumah tangga, Bram dan Sinta belum juga dikaruniai keturunan. Tanpa pemeriksaan medis, Bram dan ibunya terus menghakimi Sinta sebagai pihak yang mandul. Akibat desakan sang ibu yang ingin segera menimang cucu, Bram akhirnya memutuskan untuk berpoligami secara diam-diam. Namun, sebuah rahasia besar tersimpan rapat: bagaimana jika sebenarnya Bram lah yang tidak bisa memiliki anak? Akankah Sinta tetap diam saat pengkhianatan ini terungkap?
Sampul Novel SEPENGGAL KISAH TANPA JUDUL
8.9
Jeany, gadis Minang yang pendiam, terjebak dalam pusaran luka mendalam. Setelah diselingkuhi kekasihnya, ia harus menyaksikan kehancuran keluarganya. Sang papa pergi demi wanita lain, bahkan selingkuhannya tega mengirimkan video asusila yang membuat mama Jeany depresi berat. Trauma pernikahan kini menghantui Jeany. Bersama Jeje, saudara perempuannya, ia berjuang menghadapi teror pelakor dan cobaan hidup yang seolah tak kunjung usai. Sanggupkah Jeany bertahan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan