APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjalanan Fantasi

Perjalanan Fantasi

Keisha Yania Putri, aktris berbakat yang hancur karena pengkhianatan kekasihnya menjelang pertunangan, jatuh terlelap dalam duka sambil memeluk kalung ibunya. Secara misterius, ia terbangun di sebuah dimensi asing yang jauh dari realita. Setelah disekap di gubuk, Keisha diselamatkan oleh seorang Pangeran dan Panglimanya. Di tengah petualangan dunia baru ini, cinta segitiga pun tumbuh. Siapakah di antara dua ksatria itu yang akan memenangkan hati Keisha?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Nak, maafkan Ibu.”

Keisha menikmati tidur sampai matahari terbit. Ia tertidur lelap sambil memimpikan sosok wanita yang mengaku sebagai ibunya. Ia mendengar samar-samar seorang gadis memanggil.

“Keisha, ayo bangun! Waktunya kerja! Kita disuruh berkumpul!” Yoana berusaha membangunkan Keisha. Ia pun langsung terbangun.

“Mandi dulu sana!” kata Yoana.

“Iya, Aku mandi dulu.” Keisha segera turun dari ranjang untuk pergi mandi.

Setelah mandi, dia dan Yoana cepat-cepat ke ruang istana perkumpulan para pelayan. Di sana, sudah ada Gloria, seorang pelayan senior yang masih muda. Juga ada beberapa pelayan senior lainnya yang sudah agak tua.

“Hari ini, Ratu Shourina memerintahkan kita untuk membersihkan seluruh istana dalam sehari!” ujar pelayan senior paruh baya itu membuat semua kaget. Karena istana sangatlah luas bahkan istana untuk pelayan pun ada.

Pelayan-pelayan istana pada mengeluh karena pasti mereka akan kelelahan bekerja seharian bahkan sampai malam.

Keisha ditugaskan untuk membersihkan istana pangeran, tempat belajar pangeran, dan tempat latihan pangeran.

Ia melihat Gilbert, panglima sahabat Pangeran Dominic, menatap dari jauh. Ia memalingkan pandangan setelah Keisha melihatnya.

Setelah para pelayan di ruangan pelayan istana selesai bekerja, mereka keluar untuk memulai pekerjaan mereka. Ia melihat Gilbert masih berdiri di balik pintu.

“Tuan Gilbert, ada apa?” tanya Keisha padanya.

“Aku ingin bicara denganmu,” jawabnya.

“Ehem, Keisha dapat laki-laki tampan nih!” goda Yoana.

“Apaan sih, Yoana!” kata Keisha sambil meninggalkan Yoana dan mengikuti Gilbert.

Di koridor istana, Gilbert nampaknya ingin berbicara penting, “Sudah makan?”

“Belum, Tuan,” jawab Keisha sambil bingung dengan pertanyaannya.

“Ini aku ada roti untukmu,” katanya sambil memberikan sebungkus roti kepada Keisha.

“Terima kasih, Tuan,” kata gadis itu sambil menunduk hormat.

“Kalau ada yang perlu dibantu, hubungi aku saja, ya?” ujarnya.

“Baik, Tuan. Terima kasih, Tuan,” jawab Keisha.

Panglima muda itu pergi sambil sesekali menoleh ke arah Keisha. Ia hanya bisa membalasnya dengan senyuman.

Kemudian, Keisha bersama Yoana memulai pekerjaannya di istana. Ia melihat senior mereka, Gloria, santai-santai sambil makan tanpa membantu mereka.

“Dasar, Gloria! Mentang-mentang sudah senior, semaunya saja tidak membantu!” kesal Yoana.

“Sudahlah, Yoana. Biarkan saja dia,” kata Keisha menenangkan Yoana.

Yoana kesal sambil menyapu istana dapur.

“Aku ke istana pangeran dulu, ya!” kata Keisha.

“Iya!” Yoana sambil menatap Keisha pergi.

Ia tiba di istana pangeran yang lumayan dekat dari istana dapur. Dia habis menyiapkan makanan untuk teman-temannya lalu Keisha melanjutkan kerja di istana pangeran.

Keisha memang seorang aktris. Tetapi, ia orangnya suka bekerja di rumah jadi pekerjaan bersih-bersih sudah biasa dia lakukan.

Istana pangeran juga dekat dengan tempat latihan Pangeran Dominic bela diri, bermain pedang dan anak panah serta bermain kuda.

Keisha menyapu sampai di luar istana pangeran. Di luar, ada beberapa pelayan meninggalkan pekerjaannya sambil melihat Gilbert, Pangeran Dominic, dan para ksatria lainnya bermain kuda.

“Wah, mereka semua pada tampan!”

“Mereka itu calon suamiku!”

“Gak boleh semuanya! Tuan Muda Gilbert itu punyaku!”

“Kalau aku milih Pangeran Dominic!”

Keisha mendengar para penggemar pemuda bangsawan itu. Ia menatap para pemuda tampan itu dengan tatapan biasa saja. Karena dia sedang tidak siap untuk menyukai pria lagi setelah pengkhianatan Farrel, tunangannya.

Dia melanjutkan menyapu sampai bersih. Gilbert menatap Keisha sambil bermain kuda mereka lagi lomba balap kuda. Gilbert kehilangan fokus sampai dia hampir terjatuh dari kuda untungnya dia punya keseimbangan yang kuat.

“Gilbert, kau tidak apa-apa?” tanya Dominic yang menghampiri pemuda itu.

“Iya, saya tidak apa-apa, Yang Mulia,” jawab Gilbert.

Keisha sempat melihat mereka saling menolong. Tampaknya mereka sangatlah akrab.

Gloria datang ke istana pangeran sambil marah-marah karena para pelayan tidak bekerja. Mendengar kemarahan Gloria, para pelayan itu pun kembali bekerja dengan cepat.

Gloria melihat Gilbert yang dari tadi melihat Keisha. Lalu, dia memasang wajah tak suka kepada gadis itu.

Gloria memerintahkan untuk memberikan makanan kepada para ksatria muda itu. Keisha pun menyiapkan dan pergi menuju mereka.

Ketika Keisha di dekat mereka, Gilbert dari tadi menatapnya terus sambil tersenyum. Keisha jadi risih dan takut dengan cepatnya dia meninggalkan tempat itu tetapi dia malah tersenggol batu hampir saja terjatuh. Ia diselamatkan oleh Pangeran Dominic yang memegang punggungnya.

“Yang Mulia, terima kasih!” Keisha merapikan pakaian memberi hormat kepada Dominic.

Gilbert tampak cemburu melihat adegan romantis bagi sebagian orang yang melihatnya.

Ia meninggalkan mereka secepatnya karena malu. Gloria semakin yakin kalau Keisha disukai oleh para ksatria muda itu.

Saat ia sedang merapikan tempat di istana pangeran, Tiba-tiba saja Gloria masuk dan berseru, “Keisha, Nona Charlotte memanggilmu!”

Sebelum ia sempat bereaksi dan menjawab, dia sudah dibawa paksa oleh Gloria ke tempat di mana ada Charlotte.

“Ada apa Nona memanggilku?” dia mencoba memahami situasi karena Charlotte tampak marah dan kesal kepadanya.

“Dasar jalang!” Charlotte menarik rambut Keisha sampai kesakitan.

“Berani-beraninya kamu godain para ksatria di sini?” Charlotte semakin menarik rambut Keisha yang membuatnya makin kesakitan.

Dari kejauhan, Pangeran Dominic menyaksikan semuanya. Ia pun menghampiri mereka dengan wajah serius.

“Charlotte, apa yang kau lakukan?” kata Dominic sambil mendorong Charlotte.

“Kau tidak apa-apa?” ujarnya.

“Saya tidak apa-apa, Yang Mulia,” jawab Keisha.

“Pergilah dari sini,” titah Dominic.

Ia pun meninggalkan mereka. Entah apa yang akan dilakukan Dominic kepada Charlotte.

“Kamu kalau taunya cari masalah gak usah datang ke istana sekalian!” tegas Dominic kepada Charlotte.

“Maaf, Yang Mulia. Saya hanya mendisiplinkan Keisha saja.”

“Sudah gak usah banyak alasan! Sekarang kamu pergi dari sini!” perintah Dominic membuat Charlotte dan lainnya pergi.

Dominic menghampiri Keisha yang mencoba merapikan rambutnya yang berantakan. Dominic mencoba untuk berbicara kepada Keisha.

“Kamu jangan ambil hati kelakuan Charlotte sama kamu, ya?” sahut Dominic yang muncul di hadapannya.

“Iya, Yang Mulia. Terima kasih.” ia sambil menunduk apalagi dia malu karena rambutnya masih berantakan.

Ketika ia sedang merapikan rambut, Dominic memperhatikannya dengan pandangan tajam.

Keisha melihat Ratu Shourina menghampiri mereka.

“Dominic, kenapa kau mengusir Charlotte, hah?” kesal Ratu Shourina sambil menatap sinis kepada Keisha.

“Dia suka cari masalah sih, Bu!” Dominic jadi ikut kesal juga.

“Dia itu calon istrimu jangan perlakukan dia seperti itu!” balas Shourina.

“Dia aja gak direstui sama Ayah!” Dominic tambah kesal sampai meninggalkan ratu.

Keisha melihat mereka membuatnya harus pergi daripada dia ikut dalam drama kerajaan.

Ratu Shourina memandangiku dari jauh. Ia semakin tidak menyukai Keisha.

“Pelayan, buat gadis itu tidak betah di istana!” perintah Ratu Shourina.

“Baik, Yang Mulia! Saya akan segera mengatur agar gadis tersebut bisa pergi dari istana.” kata pelayan setia Shourina.

Dengan sinisnya, sang ratu menatapku dari jauh mengisyaratkan Keisha akan diganggu oleh mereka.

Bersambung

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Force Skadron7
7.9
Yudi Juliansyah, pemuda asal Bandung anak seorang dokter dan model Prancis, nekat mengejar mimpi menjadi tentara meski ditentang orang tuanya. Setelah terusir dari rumah, ia berjuang mandiri berjualan gorengan demi membiayai sekolah di AAU Yogyakarta. Kerja kerasnya membuahkan gelar Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik Angkatan Udara. Kini, Yudi pulang berseragam untuk membuktikan baktinya. Akankah orang tuanya luluh dan mengakui pilihannya sebagai prajurit?
Sampul Novel ENTERNAL LOVE
9.0
Kehidupan Elgar hancur setelah penyihir hitam merenggut nyawa tunangannya, Carolina. Didorong dendam, ia berlatih di bawah bimbingan penyihir agung untuk memburu sang musuh. Namun, Elgar justru menghadapi pengkhianatan Putri Liana dan bertemu gadis misterius yang sangat mirip dengan Carolina. Kini, ia terjebak dalam dilema besar: melanjutkan misi balas dendamnya atau mengungkap identitas asli gadis tersebut yang mengguncang jiwanya.
Sampul Novel Hilang Di Bunian
9.2
Lima sahabat terjebak dalam situasi mengerikan saat terdampar di pulau tak berpenghuni. Niat awal untuk berpetualang seketika berubah menjadi mimpi buruk penuh misteri. Berbagai ancaman mematikan mulai mengintai dari kegelapan, memaksa mereka menghadapi serangkaian teror yang datang silih berganti tanpa henti. Di tengah keputusasaan, mampukah mereka bertahan hidup dan menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk ini sebelum bahaya benar-benar melenyapkan mereka?
Sampul Novel Indra, Reinkarnasi Tiga Dewa
9.6
Nobel adalah dunia sihir yang menjadi medan perang antara manusia dan iblis. Saat populasi manusia melonjak, Raja Iblis menyebarkan virus mematikan. Indra, pemuda yatim piatu yang dibesarkan ras Triton, kehilangan desanya akibat monster terinfeksi. Ia berkelana melawan kegelapan bersama Aruna yang penuh rahasia dan Rai, pendekar yang ingin memulihkan kerajaannya. Akankah Indra mengungkap asal-usulnya dan menghentikan teror iblis dalam petualangan epik ini?
Sampul Novel Kafan Hitam
9.6
Desa Ciboeh mencekam usai Mbah Atim, sang penjaga makam, ditemukan tewas tanpa kepala. Tragedi ini memicu serangkaian teror mistis yang mengusik ketenangan warga. Rojali, seorang pemuda lulusan pesantren, bertekad membongkar misteri kematian tersebut. Penyelidikannya justru menyeretnya ke rahasia kelam masa lalu tentang warga yang hilang, kelompok misterius Kalong Hideung, dan takdir hidupnya sendiri. Di tengah kegelapan, sebuah tawaran bantuan gaib datang menghampiri.
Sampul Novel Misteri Mata Air Kembar Yang Tak Pernah Kering
9.2
Kampung Serigi memiliki mata air kembar ajaib yang terus mengalir meski kemarau melanda. Aliran air dari bambu sederhana ini menjadi tumpuan warga, namun menyimpan rahasia kelam. Ada banyak pantangan ketat yang wajib dipatuhi siapa pun. Jika dilanggar, sosok gaib penghuni tempat keramat itu akan mendatangi rumah pelaku. Rentetan kejadian mistis terus menghantui penduduk dan pendatang, menciptakan teror nyata di balik ketenangan sumber air yang tak pernah kering tersebut.