APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan kontrak (cinta)

Pernikahan kontrak (cinta)

Demi uang, Tamara Utami setuju menjalani pernikahan kontrak dengan Adam Malik, pengusaha kaya yang terdesak tuntutan keluarga. Namun, keputusan ini membawa penderitaan bagi Tamara akibat perlakuan ibu mertuanya. Saat Tamara ingin mengakhiri kesepakatan karena merasa salah melangkah, Adam justru mengancamnya dengan denda penalti yang fantastis. Meski terjebak dalam hubungan dingin dan penuh kebencian, Tamara kini berani menantang otoritas sang suami.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keesokan harinya, Tamara tidak tahu harus melakukan apa di rumah sebesar ini. Yang tertulis di kertas itu hanyalah menjadi istri di luar sana ketika Adam membutuhkannya saja, dan selain itu ia bebas melakukan apapun yang ia inginkan.

Tidak ada tugas untuk menyambut kepulangan Adam, menyiapkan pakai kerja atau pun menyiapkan makanan. Itu tidak ada di surat perjanjian itu, ia hanya bertugas menjadi istri yang baik ketika Adam membutuhkannya.

Tamara mengira ini akan menyenangkan tapi nyatanya tidak, bentakan dan hinaan yang tidak pernah ia dengar selama ini dan sekarang ia merasakan sakitnya di bentak dan juga di hina setelah menikah kontrak dengan Adam.

Tapi jika ia mengakhiri ini semua, ia harus membayar denda itu dengan apa? Dari mana ia mendapatkan uang sebesar itu. Apa lagi dia hanya seorang penjaga toko kue, tidak ada jalan selain menikmati keputusan yang sudah ia ambil.

" Mungkin ada yang bisa aku bantu" ucap tamara berjalan ke arah dapur, tapi di sana sangat sepi tidak ada pekerja di sana. kemana pelayanan yang ada di rumah ini?.

Tidak tahu harus melakukan apa, Tamara lebih memilih berjalan ke arah taman belakang siapa tahu ia bisa membantu tukang kebun yang ada disana.

" permisi" Ucap Tamara melihat bapak-bapak seusia pamannya sedang merapikan rumput disana..

" Iya ada yang bisa saya bantu?" tanya bapak itu sopan, ia seluruh perkerja sini tahu siapa Tamara kerena Yuda sudah memberikan semua informasi tentang Tamara.

" Gak ada, tapi saya mau bantu bapak" ucap Tamara membuat bapak-bapak itu mengkerut kan keningnya. " Saya tamara" Kata Tamara mengulurkan tangannya mengajak bapak ini berkenalan..

" saya Yanto, nyonya bisa panggil saya Yanto." Kata bapak Yanto menyatukan kedua tangannya.

" Jangan panggil saya nyonya pak, panggil nama saja. " kata Tamara tak enak mendengar pak Yanto memanggilnya dengan sebutan nyonya, apa lagi pak Yatno seusia pamannya..

" maaf tapi saya tidak bisa nyonya, itu sudah peraturan disini. Nanti kalau tuan dengar bisa menjadi masalah besar"

" dia tidak akan mendengarnya, panggil saya nama kalau kita sedang berdua seperti ini, tapi kalau ada taun bapak bisa panggil saya nyonya" kata Tamara cari aman, dia aman pak Yanto juga aman.

" baiklah kalau gitu" kata pak Yanto nurut.

" Jadi apa nih yang bisa saya bantu pak?" tanya tamara, melihat-lihat apa yang bisa ia kerjakan.

" saya sedang rapikan rumput, kalau nak Amara tidak keberatan bisa bantu bapak mengumpulkan ini semua" Kata pak Yanto, Tamara mengambil sapu untuk mengumpulkan rumput itu, dan bergegas membantu pak Yanto.

Setelah beberapa lama membantu pak Yanto, akhirnya pekerjaan pak Yanto selesai. Tamara duduk bersandar di pohon besar itu menikmati angin segar..

" Disini sangat sejuk" Kata Tamara ketika angin meniup tubuhnya.

" ini di minum dulu, biar hausnya hilang" Kata pak Yanto datang membawa minuman segar dan juga makanan ringan.

" terimakasih pak, sangat segar" Kata tamara setelah meminum air es itu " oiya pak, pekerja di sini pada kemana ya pak, kok sepi ya?" tanya tamara.

" Bapak juga kurang tahu, tapi Kalau sudah waktunya makan siang atau waktu tertentu mereka semua entah tadang dari mana. Bapak kadang bingung, walaupun sudah lama berkerja disini tapi bapak sama sekali tidak pernah masuk ke dalam rumah, bapak hanya berkerja di luar saja. " Jelas pak Yanto panjang lebar. Tamara hanya menganggukkan kepalanya.

***

Di tempat Adam, seperti biasa rutinitas setiap harinya hanya di sibukkan dengan perkejaan kantor, menemui Klein, meeting dan mengurus yang lainnya.

Tidak pernah ada hari libur tercantum di dalam otak Adam, ia hanya liburan di hari minggu saja dan itu hanya bedanya ia tidak pergi berkerja di kantor.

" Periksa semua ini, dan panggilkan staf yang terkait di bidang pemasaran!!" Perintah Adam, terus seperti itu. Entah kapan dan siapa yang akan bisa menjadi nomer satu setelah pekerjaannya.

" Yuda, tolong kirimkan dokumen kontrak atara perusahaan xxx"

" Baik tuan"

Hingga menjelang malam, Adam baru menginjakkan kakinya di rumah ini. " siapakah makan malam " Ucap Adam ketika tidak sengaja berpapasan dengan Tamara, Tamara menganggukkan kepalanya.

" Mbak, makanan kesukaan taun Adam apa ya?" Tanya tamara pada pelayanan yang ada di sana..

" tuan akan makan malam di sini?" Tanyanya, Tamara menganggukkan kepalanya. Kepala pelayanan yang mendengar itu langsung bergegas menyiapkan makanan untuk tuanya.

" Mbak, kenapa panik. Tenang saja tuan Adam hanya ingin makan malam, jadi jangan sepanik itu" Tamara mencoba menenangkan semua pelayan itu.

" maaf nyonya, kami harus cepat menyajikan makanan untuk tuan. " Jawab mereka..Tamara masih belum hapal betul tentang peraturan di rumah ini, ia hanya melihat apa yang mereka hidangkan.

Tidak butuh waktu lama, hidangan yang di masak koki itu sudah siap untuk di nikmati, Tamara hanya bisa tercengang melihat deretan makanan yang ada di sana.

" bukan kah aku menyuruhmu untuk menyiapkan makanan?" tanya Adam melihat Tamara yang berdiri mematung di sana.

" tapi tuan, bukan kah semua hidangannya sudah ada di atas meja. " Jawab Tamara heran.

" Singkirkan semua hidangan yang ada di atas meja ini!!" perintah Adam dan langsung di kerjakan dengan cepat oleh semua pelayan disini tanpa kesalahan apapun.

" Sekarang buatkan aku makan malam" kata Adam melihat ke arah Tamara.

" tapi saya harus masak apa tuan?" tanya tamara, ia tidak tahu apa yang di sukai dan yang di sukai suami kontrak nya ini.

" Buat apa saja terserah. Aku tunggu tiga puluh menit dari sekarang!!" mau tidak mau Tamara harus memasak, ia melihat di kulkas ada cumi segar, dan ia langsung mendapatkan ide untuk membuat oseng-oseng cumi.

Tidak butuh waktu lama, Tamara menyelesaikan acara masak-memasak nya dan langsung menghidangkannya di depan Adam.

" ini akan lebih enak di makan dengan nasi taun. " Kata Tamara, ia mengambil nasi putih dan menuangkannya oseng-oseng cumi itu di atas piring Adam.

Dengan penuh keraguan Adam mencoba memakan buatan istri kontraknya ini. Satu lai kunyah dua kali kunyah tenyata rasanya tidak terlalu buruk dan cocok di lidah adam.

Adam mengabiskan oseng-oseng cumi itu, ia seperti tidak pernah makan dari pagi hingga malam..

" besok pagi, kamu harus membuat kan aku sarapan. Ini tugas tambahan mu, jangan sampai telat!!" Ucap Adam lalu pergi meninggalkan meja makan. Tamara hanya bisa tersenyum menyetujui permintaan tuannya.

" Kenapa dia sangat rakus, aku sendiri belum merasakan cumi-cumi ini, tapi ia sudah menghabiskannya., " Tamara menghela nafasnya.

Para pelayan yang melihat taunya makan selahap itu hanya bisa tercengang dan terpukau, tapi tidak ada yang berani membuka suara.

" oiya, makanan yang tadi kalian taruh dimana?" Tanya Tamara pada pelayan yang masih berjejer rapi di sana.

"Di belakang nyonya " Jawab kepala pelayan.

" Dari pada makanannya mubajir, lebih baik kita makan bersama. Kebetulan saya belum makan." kata tamara, semua pelayan itu tersenyum ternyata istri tuanya tidak seperti yang mereka perkirakan.

Terdengar dari belakang, suara gelak tertawa mereka terdengar. Tamara menghabiskan waktu untuk berbincang dan berkenalan dengan pelayan yang di rumah ini.

" hari ini cukup melelahkan, aku harus tidur sekarang. Besok pagi harus menyiapkan sarapan pagi untuk tuan Adam. " Ucap Tamara merebahkan tubuhnya.

" bibi dan paman apa kabar, kenapa mereka tidak pernah menghubungi ku akhir-akhir ini." Tamara langsung menghubungi paman dan bibinya tapi tidak di angkat. " mungkin mereka sudah tidur, aku coba besok saja lagi" Ucap Tamara menaruh ponsel kembali di atas meja di samping tempat tidurnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas dendam sang pewaris yang tak bertopeng
8.1
Saat tiba di bar miliknya, sang pemilik terkejut mengetahui Lucas, kekasihnya yang mengaku bangkrut, memesan ruang mewah. Lewat kamera pengawas, terungkap Lucas hanya menjadikannya bahan taruhan dan memanfaatkannya demi uang. Lucas bahkan menghina dirinya miskin di depan wanita lain. Merasa dikhianati, sang pewaris asli ini akhirnya mengungkap identitas aslinya. Ia mempermalukan Lucas yang berlutut dengan tumpukan uang sebagai pembalasan yang setimpal.
Sampul Novel Cinta dan Dosa
9.5
Bisma, putra CEO kaya, terperosok dalam gaya hidup kelam dan gemar mempermainkan wanita. Namun, hidupnya berubah saat ia terobsesi pada Melati, kekasih sahabatnya sendiri. Tindakan Bisma justru membawa penderitaan bagi gadis yang ia harap mampu mengubahnya menjadi pria lebih baik. Kini, ia dihantui peringatan masa lalu bahwa kebahagiaan takkan pernah ia raih. Apakah ini kutukan atas segala dosanya? Bisma harus memilih antara melepaskan atau terus mengejar cinta.
Sampul Novel Cinta di Jalur Cepat
7.8
Dahulu Deddy menyelamatkan Nayla, hingga saat Deddy koma, Nayla membalas budi dengan menikahinya dan menyembuhkannya. Namun, kembalinya cinta pertama Deddy memicu perceraian. Meski diremehkan, Nayla ternyata peretas jenius, pembalap, dan dokter ahli. Saat Deddy memohon untuk kembali karena menyesal, seorang CEO tampan muncul mengklaim Nayla sebagai istrinya. Nayla pun terkejut menghadapi situasi tak terduga ini di tengah pembuktian jati dirinya.
Sampul Novel Dikhianati Saat Hati Masih Percaya
9.3
Arkan Ravendra kehilangan pengantinnya, Nayara, yang terpaksa menikah siri dengan Darryl Adraya akibat penebusan utang. Arkan bersumpah merebutnya kembali, sementara istri sah Darryl, Laras, merasa dikhianati hingga terjebak hubungan gelap dengan pria lain. Nayara kini terhimpit di antara keluarga Arkan yang obsesif dan keluarga Darryl yang merendahkannya. Akankah cinta tumbuh dari keterpaksaan ini, atau semua hancur saat masa lalu menuntut balas?
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Grace adalah sekretaris berdedikasi yang dunianya jungkir balik saat kakak sang bos mulai mendekatinya secara intens. Meski semula bersikap acuh, satu malam tak terduga mengubah segalanya hingga ia sulit menampik pesona pria itu. Kini, Grace terjebak dalam dilema besar antara menjaga profesionalisme atau mengikuti kata hati yang membara. Di balik kemewahan hidup penuh rahasia, ia harus memilih arah masa depannya dalam pusaran cinta yang rumit.
Sampul Novel Dosen Killerku Ternyata CEO
7.9
Demi masa depan putrinya, Surya Dinata menjodohkan Alzena dengan Emilio Cullen, dosen berdarah campuran yang terpaut usia lima belas tahun lebih tua. Alzena terjebak dilema karena ia telah memiliki kekasih bernama Jody. Di balik sosoknya yang tegas, Emilio ternyata seorang CEO pewaris takhta kekayaan yang menyembunyikan identitas aslinya. Akankah Alzena memilih cinta sejatinya, atau justru terjerat dalam rahasia besar suaminya yang tak pernah jujur?